Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Dampak dilakukan Merger pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Terhadap Kinerja Keuangan Berdasarkan Literature Review Handayani, Annisa; Wati, Fidia; Siahaan, Karin Sarah Angelina; Handani, Tia; Manalu, Rafael Benediktus; Pratama, Lucky Satria
BanKu: Jurnal Perbankan dan Keuangan Vol 6, No 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Perbankan dan Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/banku.v6i2.16226

Abstract

Merger yang terjadi pada tiga Bank Umum Syariah di Indonesia, diantaranya Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank BRI Syariah, dan Bank BNI Syariah, menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan kinerja keuangan perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak merger terhadap kinerja keuangan BSI melalui tinjauan literatur (Literature Review ) terhadap 15 artikel terbitan tahun 2021–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literature (Literature Review ). Data diperoleh penulis dengan melakukan pencarian terhadap berbagai sumber tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua artikel yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh merger terhadap profitabilitas. Sementara itu, lima artikel lainnya menyatakan bahwa setelah dilakukan merger menunjukkan adanya peningkatan profitabilitas. Terdapat enam artikel yang menunjukkan adanya peningkatan ROA (Return on Assets). Selain itu, terdapat lima artikel menunjukkan adanya peningkatan ROE (Return on Equity). Merger BSI berhasil meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan sumber daya serta modal, membawa sinergi positif dan meningkatkan nilai perusahaan bank.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Pelayanan Posyandu Lansua Rutin Di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar Handayani, Annisa; Hasbullah; Rahayu, Sri Ayu
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): Volume 2 No 3 2026
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v2i3.65

Abstract

Posyandu Lansia merupakan layanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pemeriksaan kesehatan rutin, edukasi, serta kegiatan sosial (Kemenkes RI 2021). Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan lansia dalam mengikuti pelayanan Posyandu rutin Lansia di wilayah kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 66 responden lansia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value < 0,005), motivasi (p-value < 0,005), pelayanan kader (p-value < 0,005), dan layanan Posyandu Lansia (p-value < 0,005) dengan keaktifan lansia dalam mengikuti Posyandu. Kesimpulan: Faktor pengetahuan, motivasi, pelayanan kader, dan layanan Posyandu Lansia secara signifikan mempengaruhi keaktifan lansia dalam mengikuti Posyandu di Puskesmas Batua Kota Makassar
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Pelayanan Posyandu Lansua Rutin Di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar Handayani, Annisa; Hasbullah; Rahayu, Sri Ayu
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): Volume 2 No 3 2026
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v2i3.64

Abstract

Posyandu Lansia merupakan layanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pemeriksaan kesehatan rutin, edukasi, serta kegiatan sosial (Kemenkes RI 2021). Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan lansia dalam mengikuti pelayanan Posyandu rutin Lansia di wilayah kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 66 responden lansia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value < 0,005), motivasi (p-value < 0,005), pelayanan kader (p-value < 0,005), dan layanan Posyandu Lansia (p-value < 0,005) dengan keaktifan lansia dalam mengikuti Posyandu. Kesimpulan: Faktor pengetahuan, motivasi, pelayanan kader, dan layanan Posyandu Lansia secara signifikan mempengaruhi keaktifan lansia dalam mengikuti Posyandu di Puskesmas Batua Kota Makassar.