Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT MARJIN TATANIAGA IKAN KARANGDI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI ) UJOENG BAROH KOTA MEULABOH KABUPATEN ACEH BARAT Zuriat Zuriat
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Terpadu
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/.v1i1.285

Abstract

Ikan karang merupakan ikan yang mempunyai harga atau nilai ekonomis tinggi dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Terdapat jenis ikan karang yang mempunyai nilai ekonomi antara lain terdiri dari ikan kerapu, kakap, jabung dan Gabu.Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujoeng Baroh, merupakan tempat pendaratan ikan yang and tempat pemasaran yang berlokasi di pusat perkotaan, yakni kota Meulaboh Kabupaten Aceh Barat.Potensi perikanan laut di Aceh Barat meliputi ikan karang, yang terdiri dari berbagai jenis ikan seperti kerapu, kakap dan sunu dan lainlain, dimana merupakan sumber pendapatan bagi nelayan ikan pelagis dan nelayan bemersal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat marjin dalam pemasaran atau tataniaga ikan karang dari nelayan hingga ke konsumen. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling dari beberapa orang pedagang dan nelayan, dari populasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan harga atau margin yang berbeda dengan berbagai ikan karang. Namun secara rata-rata diperoleh tingkat margin ikan karang adalah sebesar Rp.16.000/kg.Nilai margin yang besar, merupakan kerugian bagi produsen. Produsen yang dalam hal ini adalah nelayan yang melakukan penangkapan ikan. Dalam upaya peningkatan pendapatan nelayan dimasa yang akan datang. Perlu dikaji lebih lanjut upaya-upaya kearah memperlemah nilai margin, sehingga pendapatan yang diterima nelayan dapat meningkat.Kata Kunci : Ikan Karang, Tataniaga dan Margin
Analisis Pendapatan Pedagang Ikan Di Lokasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Seurangga Kabupaten Aceh Barat Daya Syarifah Zuraidah; Zuriat Zuriat; Ismail Ismail; Teuku Amarullah
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 2, No 2 (2021): JURNAL PERIKANAN TERPADU VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v2i2.5203

Abstract

PPI Ujong Serangga merupakan satu-satunya PPI yang terletak di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Transaksi pembelian ikan berasal dari berbagai daerah baik dari masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya maupun dari luar kabupaten. Permasalahan yang terjadi pada pedagang ikan yaitu harga ikan yang mengalami fluktuasi dan tidak tersedianya data mengenai modal usaha dan keuntungan pedagang ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pendapatan pedagang ikan di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (Studi Kasus TPI Ujong Serangga). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan data dengan cara pengamatan dan wawancara terhadap 8 orang pedagang ikan di pelataran TPI. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil kuesioner, wawancara dan observasi langsung di lapangan, sedangkan data sekunder berupa data jumlah produksi ikan segar selama satu bulan dan melalui penelusuran pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa penghasilan rata-rata pedagang ikan perbulan sebesar Rp 22.514.513 dengan hasil penjualan sebesar Rp142.268.750/bulan dan biaya operasional sebesar Rp 119.754.237/bulan. Hal ini menunjukkan bahwa pedangang ikan di TPI Ujong Seurangga memiliki profit yang baik.
Analisis Finansial Budidaya Ikan Air Tawar Di Kabupaten Nagan Raya Zuriat Zuriat; Sanawiyah Sanawiyah; Teuku Amarullah; Afdhal Fuadi
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 2, No 2 (2021): JURNAL PERIKANAN TERPADU VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jupiter.v2i2.5202

Abstract

Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan Mai  2018 yang berlokasi di dua kecamatan, yaitu di Kecamatan Beutong dan Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Metode pengambailan data dilakukan secara sensus dengan sasaran responden pembudidaya ikan untuk pengambilan data primer. Anlalisis finansial diperoleh melalui kajian terhadap data primer pembudidaya ikan dengan nilai finansial B/C ratio sebesar 2,25, perhitungan pendapatan menggunakan rumus π = TR – TC. Hasil yang diperoleh nilai sebesar Rp 2.087.234/panen alokasi biaya terbesar dikeluarkan petani untuk masing-masing usaha terdapat pada biaya pakan yaitu Rp 33.632.181,81 (77,72%) dan Rp.15.354.046.89 (46,46%) dari total biaya yang dikeluarkan petani ikan. Keuntungan yang diterima petani ikan untuk masing-masing usaha yaitu sebesar  Rp 4.241.255,56/periode produksi untuk usaha budidaya ikan nila dan ikan Mas dalam kolam dan Rp 3.708.062,35/periode produksi. Faktor yang pempengaruhi pendapatan usaha ikan nila dan ikan mas adalah benih ikan,  pupuk, dan pakan.
KAJIAN TINGKAT PENDAPATAN NELAYAN DENGAN STATUS SUMBERDAYA IKAN DI SUNGAI WOYLA KABUPATEN ACEH BARAT Zuriat Zuriat; Yuliani Yuliani
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 1, No 1 (2017): Journal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Journal of Aceh Aquatic Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/.v1i1.690

Abstract

Woyla river is one of the fish resources potency in the Woyla district West of Aceh Regency. The research method by using survey method that conducted in April to July 2017. The data processing by using analysis including tabulation and bussiness analysis. The correlation of income level related with with existing of fish resources. Which spesies and amount of spesies that economical valued have important role to give income level in consist of freshwater catfish, snakehead fish and etc. The result of biodiversity that gaining from various fishes that contributed to income level. The fishing result showed that the Station 2 much more than other station namely snakehead fish that give income bigger. According to observed that the fishes that succeed to catch at Woyla river as much as 197 fishes in consist of 13 spesies that represented 10 famili. Species diversity at Woyla River is  relatively low (H’<1)  with diversity index (H’)  on average 0,0473  (low) that showed fish resources status is needed to elevated. Average income per month is Rp.2.472.190.- with B/C ratio more than 1. The fishing result on average 5 kg/days or 150 kg/month that purchase value reached 3 million rupiahs by using trap fishing gear.