Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Wellness And Healthy Magazine

Pengetahuan ibu tentang posyandu dengan keteraturan menimbang batita usia 12 – 36 Bulan Sanjaya, Riona; Dalina, D
Wellness And Healthy Magazine Vol 1, No 2 (2019): August
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.45 KB) | DOI: 10.30604/well.47122019

Abstract

Program penimbangan balita di Wilayah Puskesmas Candra Mukti mengalami penurunan dikarenakan bertambahnya umur Balita sehinga partisipasi ibu menjadi berkurang. Orang tua cenderung merasa tidak perlu lagi menimbang dan memeriksakan anaknya di posyandu setelah anak diimunisasi lengkap. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan angka partisipasi ibu untuk melakukan penimbangan Balita ke Posyandu di Desa Tirta Makmur Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun dari tahun 2016 sebsar 62,3% menurun menjadi 47,7% pada tahun 2017. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang posyandu dengan keteraturan menimbang  batita usia 12-36 bulan ke posyandu Desa Tirta Makmur Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2019. Penelitian ini merupakan Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian survey analitik dengan  pendekatan cross sectional sampel berjumlah 36 orang. analisis data dengan univariat dan bivariat dengan Chi square. Hasil penelitian didapatkan dari 36  ibu, terdapat  sebanyak 11 (30,6%) ibu memiliki pengetahuan kurang baik, sebanyak 20 (55,6%) ibu tidak melakukan penimbangan secara teratur. Ada hubungan pengetahuan ibu tentang posyandu dengan keteraturan menimbang batita umur 12-36 bulan di posyandu Desa Tirta Makmur Kabupaten Tulang Bawang Barat p value = 0,002  (kurang dari 0,05). Saran bagi ibu agar ibu berperan aktif dalam mengikuti program posyandu melalui pengetahuan dan wawasan dari petugas kesehatan, yang bersumber dari manfaat posyandu.
Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Wati, Ika Fujica; Sanjaya, Riona
Wellness And Healthy Magazine Vol 3, No 1 (2021): February
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.157312021

Abstract

The prevalence of stunting in Indonesia is the second-highest after Cambodia in the Southeast Asian region.  Stunting is caused by multi-dimensional factors, one of which is poor parenting practices or parenting patterns.  The purpose of this study was to determine the relationship between parenting patterns and the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months. The design in this study was cross-sectional.  The population in this study were all parents of toddlers aged 24-59 months in the Neglasari village, the working area of the Tanjung Agung Health Center, South Lampung Regency as many as 117 people.  With a total sample of 100 mothers under five and the sampling technique was simple random sampling.  Processing data with SPSS 25 application with analysis test using Chi-Square test. The results showed that the majority of parenting patterns were good (74%) and the nutritional status of the majority of toddlers was not stunted, then the test results showed that there was a significant relationship between parenting parents on the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the village of Neglasari, the work area of the Tanjung Agung Health Center, South Lampung Regency in 2021 with a p-value of 0.000 less than 0.05.  Advice is given to health workers to be able to intervene to reduce stunting, especially counselling about the importance of parenting Abstrak: Prevalensi stunting di Indonesia berada di peringkat kedua tertinggi setelah Kamboja di kawasan Asia Tenggara. Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi, salah satunya adalah praktek pengasuhan atau pola asuh orang tua yang kurang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan  Desain dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian  ini adalah seluruh orang tua balita usia 24-59 bulan yang ada di desa Neglasari wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 117 orang. Dengan jumlah sampel sebanyak 100 ibu balita dan Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Pengolahan data dengan aplikasi SPSS 25 dengan Uji analisis menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pola asuh orang tua adalah baik (74%) dan status gizi pada balita mayoritas tidak stunting, kemudian hasil uji menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan  di desa Neglasari wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Lampung Selatan tahun 2021 dengan  nilai p value 0,000 kurang dari 0,05. Saran yang diberikan kepada tenaga kesehatan untuk dapat melakukan intervensi penurunan stunting terutama penyuluhan tentang pentingnya pola asuh orang tua
Faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan post partum pada ibu bersalin Anggraini, Novita Dwi; Fuziah, Nur Alfi; Kristianingsih, Ani; Sanjaya, Riona
Wellness And Healthy Magazine Vol 2, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.022.82000110

Abstract

Postpartum hemorrhage is the loss of more than 500 cc of blood during or after birth. According to the results of the pre-survey conducted by researchers at RSUD Dr. H. Abdul Moelok of Lampung Province found that the number of deliveries with bleeding in 2019 was 78 (7.1 percent) cases of 1098 deliveries. The purpose of this research is to determine whether the factors related on the incidence of postpartum hemorrhage in Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province. The design used in this study is quantitative by using a Case-Control design. The population in this study were all postpartum mothers in 2019 at Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province. The sample used was maternity mothers who experienced bleeding and maternity mothers who did not experience bleeding that is with a ratio of 1: 1 so that the total sample was 156 people. Bivariate analysis in this study used the Chi-Square Test. The results of this study were obtained p-value less than 0.05 which is 0.007 which means there is a relationship between age and the incidence of postpartum hemorrhage, a p-value less than 0.05 which is 0.022 which means there is a relationship between parity and postpartum hemorrhage event, a p-value less than 0,05, which is 0.001, which means there is a relationship between old parturition and postpartum hemorrhage. For RSUD Dr. H Abdul Moeloek of Lampung Province to health workers and related parties in order to provide information to the public about postpartum hemorrhage as well as factors related to postpartum hemorrhage that is expected by the public to understand so as to reduce the number of postpartum hemorrhage events.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Akhirin, May Munah; Sanjaya, Riona; Sagita, Yona Desni; Putri, Nopi Anggista
Wellness And Healthy Magazine Vol 3, No 1 (2021): February
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.158312021

Abstract

Anemia in pregnancy usually occurs in the first and third trimesters with Hb levels below 11gr% and in the second trimester with Hb levels less than 10.5gr%. The incidence of anemia in pregnant women in Indonesia still reaches 40 - 50%. There are several factors that cause anemia such as nutritional status, pregnancy spacing, education, parity, mother's age, and frequency of Antenatal Care (ANC). The purpose of this research was to determine the associated factors to the anemia incidence of pregnant women in the Working Area of Biha Public Health Center Pesisir Barat Regency in 2021. This research type is quantitative with a cross-sectional design. The population in this study were all the third trimester of pregnant women in the working area of the Biha Public Health Center Pesisir Barat Regency in February-March 2021, amounting to 55 people with a sample of 55 people. The sampling technique used is total sampling. The data analysis used was univariate and bivariate (chi-square) analysis. The research result indicated that there was a correlation between mothers’ age and the anemia incidence of pregnant women in the Working Area of Biha Public Health Center, Pesisir Barat Regency in 2021 with a P-value of 0.044. There was a correlation between maternal parity and the anemia incidence of pregnant women in the Working Area of Biha Public Health Center Pesisir Barat Regency in 2021 with a P-value of 0.036. There was a correlation between maternal pregnancy and the anemia incidence of pregnant women in the working area of Biha Public Health Center Pesisir Barat Regency in 2021 with a p-value of 0.002. The suggestions for pregnant women can routinely carry out ANC so that the health condition of pregnant women is always monitored so that there are no complications during childbirth.Abstrak: Anemia pada kehamilan biasanya terjadi pada trimester 1 dan 3 dengan kadar Hb dibawah 11gr% dan trimester 2 dengan kadar Hb kurang dari 10,5gr%. Angka kejadian anemia pada ibu hamil di Indonesia masih mencapai 40 - 50%. Ada beberapa faktor yang menyebabkan anemia seperti status gizi, jarak kehamilan, pendidikan, jumlah paritas, umur ibu, dan frekuensi Antenatal Care (ANC). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Biha Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Biha Kabupaten Pesisir Barat pada bulan Februari-Maret tahun 2021 yang berjumlah 55 orang dengan sampel 55 orang. Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan usia ibu dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Biha Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021 dengan P value 0,044. Ada hubungan paritas ibu dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Biha Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021 dengan P value 0,036. Ada hubungan jarak kehamilan ibu dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Biha Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021 dengan p value 0,002. Saran ibu hamil dapat rutin melakukan ANC agar keadaan kesehatan ibu hamil selalu terpantau sehingga tidak ada penyulit saat persalinan.
Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Juliani, Witama; Sanjaya, Riona; Veronica, Septika Yani; Ifayanti, Hikmah
Wellness And Healthy Magazine Vol 3, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.165322021

Abstract

Mothers who give birth suffer pain during the labor process. Labor pain is caused by uterine contractions through the secretion of increased levels of catecholamines and cortisol, resulting in decreased uterine blood flow and decreased uterine activity resulting in prolonged labor. The genesis of pain during labor in Indonesia is 21%. The research objective was to determine the effect of giving lavender aromatherapy to the reduction of labor pain in the active phase of the first stage labor on women who give birth at the working area of public health center in North Raman of East Lampung Regency 2021.This type of research is quantitative research with a pre-experimental design and one group pretest and posttest design. The population in this research were all mothers who give birth on March up to April 2021 with a total sample of 16 people. The sampling technique used purposive sampling. Analysis of the data used the paired sample t-test.The results of this research indicate that the average level of labor pain in the active phase of the first stage before being given lavender aromatherapy is 7.19 while after being given lavender aromatherapy it decreases to 5.50. The results of data analysis showed that there was an effect of giving lavender aromatherapy to the reduction of labor pain in the active phase of the first stage of labor at the working area of public health center in North Raman of East Lampung Regency 2021 with a p value of 0.000. It is expected that this research can be applied in non-pharmacological interventions, namely using lavender aromatherapy for mothers who experience pain in the face of labor.Abstrak: Ibu bersalin mengalami nyeri saat proses persalinan. Nyeri persalinan disebabkan karena kontraksi uterus melalui sekresi kadar katekolamin dan kortisol yang meningkat, sehingga menyebabkan terjadinya penurunan aliran darah uterus dan penurunan aktivitas uterus yang mengakibatkan persalinan lama. Angka kejadian nyeri saat persalinan di Indonesia didapatkan 21%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap pengurangan nyeri persalinan kala I fase Aktif pada ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Raman Utara Kabupaten Lampung Timur  tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan rancangan pre experiment dan desain one group pretest and posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin pada bulan Maret-April tahun 2021 dengan jumlah sampel 16 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata tingkat nyeri persalinan kala 1 fase aktif sebelum diberikan aromaterapi lavender 7,19 sedangkan sesudah diberikan aromaterapi lavender menurun menjadi 5,50. Hasil analisis data menunjukkan ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap pengurangan nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Raman Utara Kabupaten Lampung Timur tahun 2021 dengan p value  0,000. Saran diharapkan penelitian ini dapat diterapkan dalam intervensi non farmakologis yaitu menggunakan aromaterapi lavender pada ibu yang mengalami nyeri dalam menghadapi persalinan.
Pengaruh Sari Kacang Hijau Terhadap Kenaikan Kadar HB Pada Ibu Hamil Mayasari, Miranti; Sanjaya, Riona; Sagita, Yona Desni; Putri, Nopi Anggista
Wellness And Healthy Magazine Vol 3, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.167322021

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), 20% of the 515,000 maternal deaths worldwide are caused by anemia. Anemia is a condition where there is a decrease in hemoglobin, hematocrit and erythrocyte counts below normal values. Generally, anemia is a condition in which the hemoglobin and erythrocyte levels are lower than normal by setting Hb 11gr% as the basis. The research purpose was to determine the effect of giving green bean extract on the increase of HB levels in pregnant women of Seroja mother's class in Karang Rejo Village in the working area of Ketapang Public Health Center North Lampung 2021. The type of research used is pre-experimental with a one-group pre-test and post-test design approach. The population in this research were pregnant women in the third trimester. The sample in this study amounted to 15 people. The sampling technique used was purposive sampling. Univariate and Bivariate analysis used dependent t-test The results showed that the average Hb level in pregnant women of the third trimester before consuming green bean extract was 9.747, the minimum Hb level was 9.0 and the maximum was 11.0. The average Hb level in pregnant women of the their trimester after consuming green bean extract was 10,707, the minimum Hb level was 9.8 and the maximum was 12.0. There was an effect of Green Bean Extract on the Increase of HB Levels in pregnant women of the third trimester in Seroja class Karang Rejo Village, in the working area of Ketapang Public Health Center North Lampung with a p-value 0.000. The health workers can provide information about the benefits of non-pharmacological treatments such as giving green bean extract to increase hemoglobin levels to prevent anemia. Abstrak: Menurut World Health Organization (WHO) 20% dari 515.000 kematian maternal di seluruh dunia disebabkan oleh anemia. Anemia merupakan suatu keadaan adanya penurunan kadar hemoglobin, hematokrit dan jumlah ertirosit dibawah nilai normal. Anemia secara umum merupakan suatu keadaan di mana kadar hemoglobin dan eritrosit lebih rendah dari normal dengan menetapkan Hb 11gr% sebagai dasarnya. Tujuan penelitian adalah untuk Diketahui pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kenaikan kadar HB pada ibu hamil di kelas ibu Seroja Desa Karang Rejo Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kabupaten Lampung Utara Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental  dengan pendekatan one group pre test and post test desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil Trimester III. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Tehnik sampling yang di gunakan yaitu purposive sampling. Analisa Univariat dan Bivariat menggunkan uji t dependen. Hasil penelitian didapat rata-rata kadar Hb pada ibu hamil TM III sebelum mengkonsumsi sari kacang hijau adalah 9,747, kadar Hb minimal 9,0 dan maksimal 11,0. Rata-rata kadar Hb pada ibu hamil TM III sesudah mengkonsumsi sari kacang hijauadalah 10,707, kadar Hb minimal 9,8 dan maksimal 12,0. Ada Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Kenaikan Kadar HB pada ibu hamil TM III di Kelas Ibu Seroja Desa Karang Rejo Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang  Kabupaten Lampung Utara  p value 0,000. Petugas kesehatan dapat memberikan informasi tentang manfaat pengobatan non farmakologi seperti sari kacang hijau untuk meningkatkan kadar hemoglobin untuk mencegah anemia.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan K4 Pada Kehamilan Farida, Irnani; Sanjaya, Riona
Wellness And Healthy Magazine Vol 3, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.164322021

Abstract

Based on the data from Basic Health Research (Riskesdas) in 2018, the proportion of K4 pregnancy examinations for Indonesian women aged 10-54 years in 2013 was 70.0% and increased to 74.1% in 2018, while according to the results of IDHS in 2017 it reached 77%. However, this coverage is still under the national target namely 95%. The purpose of this research was to know the associated factors with K4 visits on pregnancy in the working area of Krui Public Health Center West Pesisir Regency in 2021. This research type is quantitative with a cross-sectional design. The population in this research were all mothers who had babies aged 0-6 months who were in the working area of Krui Public Health Center West Pesisir Regency in 2021 as many as 163 mothers. The sample in this research amounted to 62 respondents. The sampling in this research used the purposive sampling technique. The analysis used was the chi-square test. The research results proved that the associated variables with K4 visits were Knowledge (p-value = 0.042 less than a = 0.05, OR 0.042) and parity (p-value = 0.03 less than a = 0.05, OR: 0.24) while there was no relationship between age and K4 visits in the working area of Krui Public Health Center West Pesisir Regency in 2021 (p-value 0.258). Based on the conducted research, it can be suggested for pregnant women for increasing their K4 visits so, if complications occur, early treatment can be done. Besides,  it is better if mothers involve their husbands or families in conducting K4 visits in order to someone will motivate them if they are lazy to visit. Abstrak: Berdasarkan data Riset kesehatan dasar (Riskesdas) Tahun 2018, proporsi pemeriksaan kehamilan K4 pada perempuan umur 10-54 tahun di Indonesia pada tahun 2013 adalah sebanyak 70.0% dan meningkat menjadi 74.1% di tahun 2018, sedangkan menurut hasil SDKI tahun 2017 mencapai 77% tetapi cakupan tersebut masih di bawah target nasional yaitu 95%. Tujuan dari penelitian ini adalah Diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan K4 pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan  yang berada di wilayah kerja Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2021 yang berjumlah 163 ibu. Sampel pada penelitian ini berjumlah 62 responden.  Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil dari penelitian adalah variabel yang berhubungan dengan kunjungan K4 adalah Pengetahuan( p value=  0,042 kurang dari  a = 0,05, OR 0,042) dan paritas (p value=  0,03 kurang dari a = 0,05, OR : 0,24) sedangkan usia tidak ada hubungan  usia dengan kunjungan K4  di  Wilayah Kerja Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021 (p value 0,258). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disarankan untuk Ibu hamil  lebih meningkatkan kunjungan K4 supaya jika terjadi komplikasi dapat dilakukan penanganan secara dini. Dan sebaiknya ibu melibatkan suami atau keluarga dalam melakukan kunjungan K4 supaya ada yang memotivasi ibu jika ibu malas berkunjung. 
Co-Authors Abung, Sari Ideal Adawiyah, Rosbiatul Adhi Pribadi Ainasari, Ainasari Akhirin, May Munah Alfiyanti Muharramah Ana Maulani Andri Kariny, Elsy Juni Andrian, Gusri Anggraini, Novita Dwi Ani Kristianingsih Antika, Diyan Nosy Asih, Langgeng Sri Atmasari, Yeti Beniqna Maharani Besmaya Cahyani, Anita Dian Dalina Dalina Dalina, D Dalina, Dalina Desi Kumalasari Dwi Fitriyani Dwi Fitriyani, Dwi Dwi Yanti Eka Triwulandari Emelya, Seska Ermanitasari, Ermanitasari Esti Supriati Evi Susanti Falina, Chrysa Fara, Yetty Dwi Farida, Irnani Fauziah, Nur Alfi Febriayanti, Hellen Fidiawati, Reni Fita Fatimah, Fita FITRI, DIANA Fitriyanti Fuziah, Nur Alfi Halimatusakdiah, Adinda Hamid Mukhlis Handayanti, Riyani Hariyanti, Nur Hellen Febriyanti Hellen Febriyanti Helyani Helyani Helyani, Helyani Herni Ismiati Hikmah Ifayanti Hodijah, Hodijah Ida Tri Yuliana Iis Tri Utami Indriyani, Diyana Jaya, Arlina Tati Juliani, Witama Juni, Elsy Jusuf Sulaeman Effendi K Komalasari Kalissing Pangudi Rahayu kariny, Elsy juni andri Kencanawati, Ida Komalasari , Komalasari Komalasari Komalasari Kristianti, Yeti Kusumawardani, Amalia Laila Fitri, Laila Linda Puspita Loleh, Kalista Mariyami, Temtrem Masnoni, Masnoni Mayasari, Ade Tyas Mayasari, Miranti Meriska Septianingtyas Mirna Desiyanti Muharramah, Alfiyanti Mukhlis Mukhlis Naro, Dina Nila Kurniasih Ningrum, Cahya Nisa Septiana Nofiani, Patma Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Nova, Evy Roberta Nugroho, Tri Adi Nur Dewi Septiana Nurwati, Endang Pebi Nelia Sari Poniah, Poniah Primadevi, Inggit Purbawati, Adias Sari Puspitasari , Angelia Putri Arshella Rika Agustina Rika Agustina, Rika Rini Wahyuni Rini, Widuri Mustika Riska Novianasari Rita Zahara, Rita Riyanti, Emi Sabrima, Eby Juliana Safitri, Dea Ayu Sari, Ade Tyas Maya Sari, Cahaya Evita sari, Mutia Sari, Pebi Nelia Sari, Zelda Mulia Septiara Erfika Putri Septika Yani Veronica Siregar, Yulianarti Siti Maesaroh Siti Maesaroh Siti Maesaroh Sulistiawati, Ari Sulistiawati, Yuni Supriati, Esti Surmiasih Surmiasih Susanti, Yenny Tri Adi Nugroho Trisniawati Trisniawati, Trisniawati Umi, Sri Utami, Iis Tri Utami, Ita Resti Wati, Ika Fujica Widyaningsih, Dian Palupi Wulan Dari, Wulan Yeti Atmasari Yetty Dwi Farra Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita, Yona Desni Yuli Yati Asri Yuni Sulistiawati