Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Perbandingan Model Pendidikan Karakter Berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik di MTs Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram Lalu Sumardi; Yuliatin Yuliatin; Sawaludin Sawaludin; Baiq Fina Maulidiya; Basariah Basariah; Maria Grace Putri Edi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4045

Abstract

Pendidikan karakter menjadi domain penting dalam dunia pendidikan yang posisinya sejajar dengan aspek pengetahuan dan keterampilan. Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai jalur pendidikan formal awal memiliki peran penting dalam menumbuhkembangkan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pendidikan karakter berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui praktik terbaik di MTs Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi. Data dianalisis dengan model analisis interaktif (Miles, Huberman, & Saldana, 2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 efektif meningkatkan soft skills peserta didik seperti disiplin, kerja sama, kolaborasi, kreativitas, serta kepedulian sosial. MTs Negeri 1 Mataram menekankan tema kearifan lokal, gaya hidup berkelanjutan, dan suara demokrasi, sementara SMP Negeri 2 Mataram fokus pada kewirausahaan, kebinekaan, dan kebugaran jasmani. Keterbatasan dana (MTs Negeri 1 Mataram) dan rendahnya partisipasi siswa akibat penjadwalan yang kurang tepat (SMP Negeri 2 Mataram) menjadi tantangan utama. Upaya perbaikan dilakukan melalui evaluasi reflektif, penyesuaian jadwal, dan rencana integrasi P5 secara berkelanjutan dalam kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan model pendidikan karakter berbasis P5 yang aplikatif dan adaptif terhadap konteks sekolah.
PERAN ORANG TUA DALAM MENGONTROL PERGAULAN REMAJA DI DESA NCERA KABUPATEN BIMA Uswatun Hasanah; Yuliatin Yuliatin; Sawaludin Sawaludin; Edy Kurniawansyah
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i1.28098

Abstract

The role of parents is essential in monitoring adolescents' social interactions. Parents bear full responsibility for supervising and managing adolescents' peer relationships. However, current conditions indicate that many parents are increasingly neglecting their roles and responsibilities due to factors such as busy schedules and other commitments. This situation has led to a decline in parental control over adolescents' social interactions. This studdy aims to analyze the implementation of parental roles in controlling adolescents' social interactions and identify the factors influencing these roles in Ncera Village. The research adopts a qualitative approach with a case study design. Informants were selected using purposive sampling, and data analysis involved data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The findings reveal that the implementation of parental roles in supervising adolescents' social interactions remains inadequate. Moreover, several factors influence the effectiveness of parental roles in Ncera Village, including parents' educational background, economic status, type of employment, availability of time, peer influence, and social media usage.
Pola pengasuhan di pondok pesantren dalam membentuk karakter mandiri para santri Zulia Hendriawan; Yuliatin Yuliatin; Ega Anzani
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 6 No. 2 (2026): Sixteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v6i2.996

Abstract

This study discusses the parenting patterns in shaping the independent character of students at Al-Kamal NWDI Islamic Boarding School in Narmada, West Lombok. Using a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation, this study involved informants including the Head of Male Students' Care and the Head of Female Students' Care. The results showed that the parenting pattern applied is a democratic pattern manifested in three integrated domains of students' lives, namely the management of the Al-Kamal Student Organization (OSAKA) which provides space to plan, implement, and evaluate work programs independently; the active involvement of students in various internal committee activities of the Islamic boarding school such as Khazanah, New Student Admission and Welcoming, ESSENSIAL, and OSAKA Replacement; as well as the arrangement of dormitory life through the arrangement of personal belongings and the establishment of a cleaning picket system based on deliberation and mutual agreement. This democratic parenting pattern creates a balance between caregiver guidance and space for students to develop as active subjects capable of making decisions, solving problems, cooperating, and taking responsibility for their actions, thus proving successful in shaping students' independent character in a strong, sustainable, and well-internalized manner.
Tradisi Ngaha Karedo Maci Masyarakat Desa Simpasai Kabupaten Bima Putri Regina; Moh Zubair; Bagdawansyah Alqadri; Yuliatin Yuliatin
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v13i2.31588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi Ngaha Karedo Maci masyarakat Desa Simpasai Kabupetan Bima serta untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Ngaha Karedo Maci. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan tradisi Ngaha Karedo Maci  masyarakat Desa Simpasai Kabupaten Bima memiliki beberapa rangkaian kegiatan. 1) Kegiatan pada tahap persiapan yang meliputi: (a) Musyawarah persiapan pelaksanaan, (b) persiapan bahan-bahan, (c) memasak Karedo Maci. 2) Pada kegiatan inti yang meliputi: (a) mempersiapkan Karedo Maci, (b) Ngaha Karedo Maci, (c) pembagian sedekah. 3) kegiatan pada tahapan penutupan yang meliputi: (a) kebersihan. Kemudian terdapat nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Ngaha Karedo Maci yang meliputi: 1) Nilai religius, 2) Nilai sosial, dan 3) Nilai budaya.This study aims to determine the process of implementing the Ngaha Karedo Maci tradition in the Simpasai Village community of Bima Regency and to find out the values contained in the Ngaha Karedo Maci tradition. The approach used in this research is a quantitative approach with the type of ethnography. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that in the implementation of the Ngaha Karedo Maci tradition, the Simpasai Village community of Bima Regency has several series of activities. 1) Activities at the preparation stage which include: (a) deliberation of preparation for implementation, (b) preparation of ingredients, (c) cooking Karedo Maci. 2) In the core activities which include: (a) preparing Karedo Maci, (b) Ngaha Karedo Maci, (c) distribution of alms. 3) activities at the closing stage which include: (a) cleaning. Then there are values contained in the Ngaha Karedo Maci tradition which include: 1) Religious values, 2) Social values, and 3) Cultural values.
Implementasi Kebijakan Penanggulangan Pengemis di Kota Mataram Lina Rahmayani; Yuliatin Yuliatin; Sawaludin Sawaludin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3597

Abstract

Fenomena keberadaan pengemis di Kota Mataram masih menjadi persoalan sosial yang kompleks. Meskipun pemerintah daerah telah menerbitkan Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2012 tentang Penanggulangan Anak Jalanan, Gelandangan, dan Pengemis, praktik mengemis masih sering dijumpai di berbagai titik strategis kota. Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan dalam implementasi kebijakan, baik dari sisi penegakan, pembinaan, maupun partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan penanggulangan pengemis di Kota Mataram berdasarkan Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2012 serta dampaknya terhadap ketertiban sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Informan penelitian terdiri dari aparat pelaksana (Satpol PP dan Dinas Sosial), tokoh masyarakat, dan pengemis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dilaksanakan melalui penertiban dan razia rutin, pengembalian pengemis ke keluarga dan masyarakat, pemberian bantuan sosial dan pembinaan keterampilan, serta rehabilitasi sosial melalui penampungan sementara. Implementasi kebijakan ini berdampak pada berkurangnya jumlah pengemis di titik strategis, meningkatnya kesadaran masyarakat, dan adanya upaya pemulihan sosial, meskipun masih terkendala keterbatasan sumber daya dan rendahnya partisipasi masyarakat. Kesimpulannya, kebijakan ini berkontribusi terhadap ketertiban umum dan kesejahteraan sosial, namun masih memerlukan optimalisasi.
Implementation of the Principle of Openness in the Village Government misriani dita; Rispawati; Bagdawansyah Alqadari; Yuliatin Yuliatin
MANDALIKA : Journal of Social Science Vol. 1 No. 1 (2023): February
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/mandalika.v1i1.54

Abstract

This study aims to describe the role of the village government in applying the principle of openness to village government, the factors that influence the implementation of the principle of openness, and the village government's efforts to apply the principle of openness and transparency in Dasan Tapen Village, Gerung District, West Lombok Regency. A qualitative approach with a descriptive type is applied in this study. Therefore, the subjects in this study were the village head, the secretary of the village finance division and 2 informants from religious and community leaders. The collected data was analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The analyzed data was tested again through source and time triangulation. The results of this study indicate that the village government's strategy in implementing the principle of openness in the village government of Dasan Tapen village, Gerung district, West Lombok regency included the information preparation, information processing and village apparatus services. Factors that influenced the application of the principle of openness to village government include internal factors such as facilities and human resources. While the external factors consist of cooperation, community ideas or ideas, and the leadership of the village head. The implementation of the principle of openness in the village government is by implementing Law Number 6 of 2014 concerning villages.