Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Hubungan antara Kematangan Emosi dan Penyesuaian Sosial dengan Alienasi pada Siswi SMP Islam Terpadu Ihsanul Fikri Boarding School Magelang Kartika Ningrum, Winda; Hardjajani, Tuti; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Kematangan Emosi dan Penyesuaian Sosial dengan Alienasi pada Siswi SMP Islam Terpadu Ihsanul Fikri Boarding School Magelang     Relationship Between Emotional Maturity and Social Adjustment with Alienation on the Schoolgirls of SMP Islam Terpadu Ihsanul Fikri Boarding School Magelang   Winda Kartika Ningrum, Tuti Hardjajani, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Alienasi merupakan suatu kondisi individu merasa terasing dan tidak berarti di lingkungan sosial. Tingginya kematangan emosi dan penyesuaian sosial akan membantu menurunkan tingkat alienasi pada siswi boarding school yang dianggap menghadapi berbagai kondisi sosial yang berpotensi menimbulkan alienasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan antara kematangan emosi dan penyesuaian sosial dengan alienasi; 2) hubungan antara kematangan emosi dengan alienasi; 3) hubungan antara penyesuaian sosial dengan alienasi pada siswi SMP IT Ihsanul Fikri Boarding School Magelang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SMP IT Ihsanul Fikri Boarding School Magelang kelas VII dan VIII yang berjumlah 5 kelas. Sampel penelitian sebanyak 3 kelas, yaitu 2 kelas VII dan 1 kelas VIII. Sampling menggunakan cluster sampling. Alat ukur yang digunakan disusun sendiri oleh peneliti yaitu Skala Alienasi yang terdiri dari 28 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,872; Skala Kematangan Emosi yang terdiri dari 29 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,863; dan Skala Penyesuaian Sosial yang terdiri dari 30 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,912. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,788; p=0,000 (p<0,05) dan Fhitung=72,084>Ftabel=3,95. Hasil tersebut berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dan penyesuaian sosial dengan alienasi pada siswi. Secara parsial menunjukkan ada hubungan negatif yang sedang antara kematangan emosi dengan alienasi pada siswi dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,467 dan menunjukkan ada hubungan negatif yang sedang antara penyesuaian sosial dengan alienasi pada siswi dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,533. Nilai R2 (R Square) sebesar 0,621 atau 62,1% terdiri atas sumbangan efektif kematangan emosi terhadap alienasi sebesar 27,6% dan sumbangan efektif penyesuaian sosial terhadap alienasi sebesar 34,5%. Kata kunci : alienasi, kematangan emosi, penyesuaian sosial, boarding school
Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosi dengan Menggunakan Menulis Catatan Harian pada Mahasiswa Psikologi UNS yang sedang Mengerjakan Skripsi Rahmawati, Diah; Hardjajani, Tuti; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosi dengan Menggunakan Menulis Catatan Harian pada Mahasiswa Psikologi UNS yang sedang Mengerjakan Skripsi Improving The Ability of  Emotional Regulation by Using Writing Diary for Students of Psychology to Accomplish Their Theses at Sebelas Maret University     Diah Rahmawati, Tuti Hardjajani, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret       ABSTRAK   Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adanya pengaruh menulis catatan harian terhadap peningkatan kemampuan regulasi emosi pada mahasiswa Psikologi UNS yang sedang mengerjakan skripsi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuasi eksperimental dengan desain penelitian nonrandomized control group pretest and posttest design, serta menggunakan purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Subjek penelitian ini berjumlah 14 orang mahasiswa yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok control. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik independent sample/uncorrelated data t-test terhadap gain score. Hasil penelitian menunjukkan hasil menggunakan teknik Independent sample t-test dengan hasil perhitngan nilai t hitung = 2,191 dan ttabel = 0,1782. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh perlakuan menulis catatan harian terhadap kemampuan regulasi emosi pada mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS yang sedang mengerjakan skripsi. Sedangkan dengan Paired Sample t-test dengan hasil perhitungan nilai t hitung = 2.566 dengan pengujian 2 sisi, dan didapatkan ttabel sebesar 1,943. Hal ini menunjukkan adanya Terdapat perbedaan tingkat kemampuan regulasi emosi antara sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan perlakuan menulis catatan harian. Kata kunci: menulis catatan harian, kemampuan regulasi emosi
Hubungan antara Locus of Control Internal dan Kecerdasan Emosi dengan Perilaku Prososial pada Mahasiswa Program Studi Psikologi UNS Aji Nugroho, Damas; Hardjajani, Tuti; Arif Karyanta, Nugraha
Wacana Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.478 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i2.82

Abstract

Hubungan antara Locus of Control Internal dan Kecerdasan Emosi dengan Perilaku Prososial pada Mahasiswa Program Studi Psikologi UNS The Relationship between Internal Locus of Control and Emotional Intelligence with Prosocial Behavior on Students of Psychology Department UNS Damas Aji Nugroho, Tuti Hardjajani, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Perilaku prososial merupakan tindakan yang ditunjukkan individu dalam rangka memberikan keuntungan bagi orang lain. Sebagai elemen masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial yang besar, mahasiswa perlu untuk meningkatkan perilaku prososial. Ada banyak hal yang mempengaruhi perilaku prososial, diantaranya adalah locus of control internal dan kecerdasan emosi. Sikap tanggung jawab yang dimiliki individu dengan locus of control internal akan memberikan andil bagi pemberian pertolongan, sedangkan individu dengan kecerdasan emosi tinggi akan mengaktivasi empati yang akan digunakan sebagai dasar dalam pemberian pertolongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara locus of control internal dan kecerdasan emosi dengan perilaku prososial, hubungan antara locus of control internal dengan perilaku prososial, dan hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku prososial pada mahasiswa Program Studi Psikologi UNS. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Psikologi UNS yang terdiri dari empat angkatan sejumlah 293 mahasiswa. Sampling yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah skala perilaku prososial, skala locus of control internal, dan skala kecerdasan emosi. Hasil analisis data menggunakan regresi linear berganda didapatkan nilai Fhitung 52,878 > Ftabel 3,09, p < 0,05, dan nilai R = 0,722. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,522 atau 52,2%, dimana sumbangan efektif locus of control internal sebesar 12,84% dan sumbangan efektif kecerdasan emosi sebesar 39,36%. Secara parsial, terdapat hubungan antara locus of control internal dengan perilaku prososial dengan nilai rx1y¬ = 0,220, p < 0,05; serta terdapat hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku prososial dengan nilai rx2y = 0,507, p < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara locus of control internal dan kecerdasan emosi dengan perilaku prososial, antara locus of control internal dengan perilaku prososial, dan antara kecerdasan emosi dengan perilaku prososial pada mahasiswa Program Studi Psikologi UNS. Locus of control yang berorientasi internal dan kecerdasan emosi yang tinggi akan berpengaruh kepada perilaku prososial yang tinggi. Kata kunci: perilaku prososial, locus of control internal, kecerdasan emosi
Hubungan antara Kebutuhan Aktualisasi Diri dengan Stres Kerja pada Perawat Wanita Berperan Ganda di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Wina Rosiano, Maria; Hardjajani, Tuti; Yusuf, Munawir
Wacana Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.752 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i1.73

Abstract

Hubungan antara Kebutuhan Aktualisasi Diri dengan Stres Kerja pada Perawat Wanita Berperan Ganda di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten The Relationship between Self-Actualization Need with Work Stress in Female Nurse with Double Role in RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Maria Wina Rosiano, Tuti Hardjajani, Munawir Yusuf Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Ibu yang bekerja harus dapat menjalankan peran sebaik mungkin, baik di lingkungan kerja maupun di rumah. Lingkungan kerja dapat menjadi sumber stres bagi ibu bekerja terutama bagi pekerjaan yang memiliki tanggung jawab besar, seperti perawat. Seorang wanita yang menjalankan peran ganda memiliki beberapa alasan, yaitu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, mengembangkan kemampuan, maupun mengaktualisasikan diri. Apabila kebutuhan aktualisasi diri tidak terpenuhi maka akan menimbulkan penderitaan pada diri orang tersebut yang dapat memicu frustrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebutuhan aktualisasi diri dengan stres kerja pada perawat wanita berperan ganda di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Populasi dalam penelitian adalah perawat wanita yang telah menikah dan memiliki anak di bangsal rawat inap RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten berjumlah 164 orang. Sampel penelitian berjumlah 116 orang dan sampling penelitian ini adalah purposive total sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala kebutuhan aktualisasi diri dengan jumlah aitem 38 valid dan reliabilitas 0,916 serta skala stres kerja sejumlah 34 aitem valid dengan reliabilitas 0,891. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment Pearson, diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,390; p = 0,000 (p
PENGARUH PELATIHAN BRAIN GYM TERHADAP PERKEMBANGAN KEMAMPUAN LITERACY PADA ANAK KELAS SATU SEKOLAH DASAR Nugroho, Ihwan Sidiq; Hardjajani, Tuti; Hardjono, .
Wacana Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.752 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v1i2.59

Abstract

Abstrak: Kemampuan anak dalam menerima dan mencerna sesuatu yang dipelajari merupakan salah satu faktor yang menentukan hasil belajar. Keseimbangan antara otak kanan dan kiri menjadi salah satu hal yang menentukan aspek kognitif dan kreativitas anak, sehingga apabila keduanya dapat berkembang, maka kemampuan belajar anak diharapkan juga dapat meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pelatihan brain gym terhadap perkembangan literacy pada anak kelas 1 sekolah dasar, selain itu juga untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan skor perkembangan literacy antara siswa laki-laki dan perempuan setelah diberikan pelatihan brain gym. Penelitian ini menggunakan populasi seluruh siswa-siswi kelas satu sekolah dasar negeri se-Kelurahan Ngringo, Jaten, Karanganyar. Sampel penelitian diambil dengan cara cluster random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pengumpulan data menggunakan tes prestasi kemampuan membaca dan menulis. Metode analisis data menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test dengan program SPSS12. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian pelatihan brain gym terhadap perkembangan kemampuan literacy pada anak SD kelas satu dengan Sig. (2-tailed) 0.000 < 0,05 level of significant (α). Perbedaan kemampuan literacy antara siswa laki-laki dengan perempuan menunjukkan hasil Sig.(2-tailed) 0,294 > 0,05 level of significant (α) yang menyatakan tidak adanya perbedaan yang signifikan. Kata Kunci : brain gym, literacy
PELATIHAN BERPIKIR DIVERGEN MELALUI PERTANYAAN DAN TUGAS-TUGAS IMAJINATIF UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK Mardiyati, Siti; Wahyuningsih, Siti; Hardjajani, Tuti
Jurnal Inovasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Inovasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine: (1) the influence of divergent thinking training that is designed in a question and imaginative tasks, to improve the creativity of children. (2) To determine the influence of divergent thinking training is packaged in a question and imaginative tasks, can provide the atmosphere of excitement as the atmosphere of playing in children. The experiment was conducted in kindergarten Aisyiah Premulung Laweyan Surakarta in Academic Year 2009/2010. The subject of this study was student class B shares of 30 children. According to the study design or design of this study include Pre Experimental Design, also called quasi experiment, with the pattern: Pre-test and Post-test Design Group One as a data collection technique using keativitas test tech-niques to test the first hypothesis to test, while the second hypothesis using a technique observations with the instruments of observation and completed documentation form (photo). Based on statistical analysis to test the first hypothesis got result to&gt; tt = 4.651&gt; 2.76 (db.29), this means that the hypothesis that divergent thinking training that is designed in the questions and imaginative tasks, to improve the creativity of children TK, verified. Furthermore, to test the second hypothesis, based on the observation (teacher notes) and documentation (photos) records of activities, it can be concluded that divergent thinking pelafihan packaged in a question and imaginative tasks, proved to give the atmosphere of excitement as the atmosphere of playing in kindergarten.
BIMBINGAN SOSIAL TENTANG KECERDASAN MORAL UNTUK MENINGKATKAN BUDI PEKERTI SISWA SEKOLAH DASAR Utami, Dionisia GIta; Asrowi, Asrowi; Hardjajani, Tuti
Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2015): Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.768 KB)

Abstract

The purpose of this research was to produce social guidance module which was feasible to implement and effective to enchance the character of fifth grade students of elementary school. This research was a research and development which produced social guidance module on moral intelligence to enchance the character of the fifth grade students of elementary school. The next was to investigate the effectiveness of the social guidance module on moral intelligence to enchane the character of the fifth grade students of elementary school by using one group pretest posttest experimental design. Based on the expert and practitioner tests, it was found that social guidance module on moral intelligence to enchance character was proven to be feasible and effective to enchance character. It was proved from the expert and practitioner research on the module which was in good category. The conclusion of this research was that the implementation of social guidance module on moral intelligence was feasible and effective to enchance the character of the fifth grade students of elementary school in Banjarsari Sub-district.Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul bimbingan sosial yang layak untuk diimplementasikan dan efektif untuk meningkatkan budi pekerti siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang menghasilkan modul bimbingan sosial tentang kecerdasan moral untuk meningkatkan budi pekerti bagi siswa kelas V SD. Selanjutnya, untuk mengetahui efektivitas modul bimbingan sosial tentang kecerdasan moral untuk meningkatkan budi pekerti siswa SD menggunakan desain eksperimen One group pretest posttest design. Berdasarkan hasil uji ahli dan uji praktisi, dapat diketahui bahwa modul bimbingan sosial tentang kecerdasan moral untuk meningkatkan budi pekerti dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan budi pekerti. Hal ini terbukti dari penilaian ahli dan praktisi terhadap modul berada pada kategori baik. Simpulan penelitian ini adalah implementasi modul bimbingan sosial tentang kecerdasan moral layak dan efektif untuk meningkatkan budi pekerti siswa kelas V SD di kecamatan Banjarsari. 
KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF-MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH Edmawati, Mahmudah Dewi; Hardjajani, Tuti; Wiyanti, Sri
Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2016): Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.196 KB)

Abstract

The purpose of this study was to improve the students? discipline to school rules through group-counseling with self-management technique. This study utilized pre-experiment research approach with one group pretest-posttest design. The subject of this study was 5 students who achieved low score for discipline to school rules. The data collecting technique used was questionnaire instruments on discipline to school rules which validity and reliability had been tested. The result of the study was statistically analyzed by Wilcoxon.The result of this study showed that discipline to school rules of the subject of this study was improved which was shown in the difference mean score achieved before and after the treatment was given. It was 57 for the pretest and 81 for the posttest. It was supported by the Z score from Wilcoxon test that was -2.090 with 0.039 significance. Hence it could be concluded that group-counseling with self-management technique was effective to improve the discipline to school rules of the 8th grade students of junior high school.
KAJIAN NILAI BIMBINGAN PADA TOKOH PEWAYANGAN SEMAR Wibowo, Sekar Restika; Wagimin, Wagimin; Hardjajani, Tuti
Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2015): Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.782 KB)

Abstract

The purpose of this study was to (1) describe the guidance values contained on the role of Semar in shaddow puppet show, (2) describe the suitability of guidance values and the role of Semar in guiding junior high students. This research was a qualitative descriptive study. This study examined the role of Semar because Semar?s role in guiding knights in puppet was identical with guidance counselor?s role in guiding learners. The source of the data were from some informants, serat lampahan pedhalangan, and taped documents of puppet show stories. In carrying out his role of nurturing knights, Semar fulfilled the values that should be owned by the counselor in implementing guidance and counseling services. As a tutor, Semar implemented the guiding role of facilitative, constructive, and solutions. Tutor could imitate the guidance values of Semar to be applied in carrying out the role of a counselor at school.
PERMAINAN SMART MONOPOLY UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK Jawandi, Ahmad; Mardiyati, Siti; Hardjajani, Tuti
Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2013): Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.571 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of the group guidance services through smart monopoly game to the develop elementary students? creativity. This research was using treatment by subject design. The subject of the research were 40 students of 5th elementary school. Data subject derived from primer data who is the students. Using data collection instruments that is verbal creativity tests. Based on the result of hypothesis, it is known that there are development of creativity before and after treatment by group guidance services through media smart monopoly game that is t calculated = 17.460 compared with t table = 0,023 or t calculated &gt; t table (0,000 with significance  &lt; 0,05). The result of the research that group guidance services through media smart monopoly game is efective to develop students?  creativity.