Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Kurikulum Merdeka Dalam Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Chairun Nisa Fadillah; Hibana Yusuf
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 8, No 2: Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v8i2.41596

Abstract

Analisis Belajar Mandiri Kurikulum Merdeka Untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Jenjang satuan pendidikan termasuk PAUD sudah mulai mencerminkan kebebeasan kurikulum merdeka.. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru, perlu dipahami bahwasanya tidak mudah untuk menyusun kurikulum baru bagi satuan pendidikan. Pendidik sering mengalami polemic akibat hal ini ketika kurikulum diubah. Namun, belum semua lembaga pendidikan anak usia dini menerapkan kurikulum merdeka mengingat masih perlunya pengetahuan dan penyusunan serta pengimplementasian kurikulum merdeka. Oleh sebab itu peneliti ingin menjelaskan tentang teori-teori dan peraturan yang ada pada kurikulum merdeka. Tujuan dari penelitian ini adalah memahai konsep belajar mandiri dan struktur kurikulum merdeka pada pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualittatif. Studi kepustakaan digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu melalui jurnal-jurnal dan buku-buku yang berkaitan dengan kurikulum merdeka pada pendidikan anak usia dini. Dengan menggunakan teknik analisis data, peneliti menggambarkan dengan tepat apa yang mereka temukan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gagasan belajar mandiri Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan kompatibel dengan kurikulum merdeka. Kerangka dasar untuk penyusunan dan struktur kurikulum harus diperhatikan dengan seksama dalam membuat kurikulum merdeka. Pofil pelajar pancasila dalam kurikulum merdeka meliputi: a) bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; b) mandiri; c) bekerja sama dengan orang lain; d) keberagaman global; e) penalaran kritis; dan f) inovatif dan kreatif. Melalui struktur kurikulum, prinsip pembelajaran, penilaianm dan hasil belajar, kurikulum merdeka telah mengacu pada standar acuan Standar Nasional Pendidikan. Kegiatan intrakurikuler yang dimasukkan ke dalam kurikulum merdeka berfungsi untuk meningkatkan profil pelajar pancasila. Selain itu, terdapat capaian pembelajaran yang harus dipenuhi dalam kaitannya dengan tiga aspek: nilai-nilai agama dan karakter, identitas diri, serta dasar-dasar literasi dan STEAM (sains, teknologi, teknik, seni dan matematika).
Citizenship Education to Strengthen Student Character Baidi Baidi; Hibana Hibana; Susilo Surahman
At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.579 KB) | DOI: 10.22515/attarbawi.v6i1.3585

Abstract

Since the era of President Sukarno, citizenship education has been taught precisely from around 1901 to 1970, but in the learning process, students still find some obstacles. This study aims to determine the implementation of citizenship education learning in strengthening students' character—qualitative field research method with a descriptive approach. The research was conducted at Integrated Islamic Primary School Salsabila Banguntapan Yogyakarta. Data collection techniques through observation, interview and documentation. The validity of the data is obtained by triangulation. Data analysis techniques using Miles and Huberman's theory are with stages of data reduction, display and conclusion drawing. The research results are 1) education learning planning is made in the syllabus and character education learning plan. 2) In the learning process, the teacher applies and uses various methods and learning resources and integrates them into characterful activities. 3) evaluation is done by the teacher through assessment, although not optimal.
Pengaruh Penggunaan Media Loose Parts terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Elfrida Rahma Valentina Dewi; Hibana Hibana; Musyafa Ali
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3451

Abstract

Perkembangan kognitif anak usia dini perlu dirangsang dengan berbagai media dan kegiatan agar dapa berkembang secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Loose Parts terhadap perkembangan kemampuan kognitif  anak usia dini. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasi experiment. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 anak. Teknik pengumpulan data yakni observsi dan wawancara. Adapun instrumen yang digunakan yakni pedoman wawancara dan tes. Adapun sebelum dilakukannya analisis inferensial, sebelumnya dilakukan uji prasarat analisis yaitu uji normalitas dan homogenitas. Teknik analaisis data yang digunakan adalah analaisis deskriptif dan analisis inferensial dengan metode independent sample t test untuk menguji perbedaan kemampuan kognitif anak yang tidak menggunaka dan yang menggunakan media Loose Parts. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media loose parts terhadap peningkatan kemampuan kognitif anak.
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN KOLASE DAUN KERING DI DESA TANJUNG SARI Diana Martharita Sari; Hibana Hibana; Fatmawati Fatmawati; Devi Meilasari; Saiful Hukamak
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 8 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v8i2.6535

Abstract

Kreativitas merupakan sikap yang harus dimiliki setiap anak usia dini, agar anak menjadi kreatif, bertanggung jawab, mandiri dapat terwujud untuk memperoleh sesuatu yang baru. Kolase adalah karya seni rupa yang dibuat dengan cara menempelkan bahan apa saja ke dalam satu komposisi yang serasi sehingga menjadi satu kesatuan karya yang bernilai estetika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana cara mengembangkan kreativitas anak melalui kegiatan bermain kolase daun kering di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan model analisis interaktif. Analisis data dimulai dengan keseluruhan data yang telah didapatkan dari berbagai sumber kemudian data tersebut ditelaah, proses analisis data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kolase daun kering dapat dijadikan metode dan teknik dalam mengembangkan kreativitas anak. Dalam implementasinya kolase daun kering dapat digunakan pendidik maupun orangtua untuk dijadikan metode dan teknik penunjang pembelajaran dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini.
ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN OUTDOOR LEARNING MENURUT TEORI FROEBEL PADA ANAK USIA DINI Nurhusna Kamil; Hibana Hibana
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v12i1.7833

Abstract

Playing while learning is commonly known as outdoor learning. This learning was previously initiated by Froebel as the father of kindergarten. In its application to PAUD institutions, there are many benefits to children's development if this type of learning is applied, such as increasing cognitive, social-emotional, language, artistic, religious and moral values and physical motor development. There have been many previous studies discussing this learning. This study will analyze related to previous research that has discussed outdoor learning in the learning process. For research methods using library research by collecting data from books, journals from previous research results which are then processed in several stages so as to get conclusions according to research needs. Data analysis techniques in research began with identifying problems, collecting library data, filtering library sources and tabulating data and analysis. The purpose of the research was conducted to analyze the extent to which the linkages to outdoor learning can improve every aspect of child developmentBermain sambil belajar biasa dikenal dengan istilah pembelajaran outdoor learning. Pembelajaran ini telah dicetuskan sebelumnya oleh Froebel sebagai bapak kindergarten. Dalam penerapannya pada lembaga PAUD, banyak manfaat yang diperoleh terhadap perkembangan anak jika jenis pembelajaran ini diterpakan seperti meningkatkan perkembangan kognitif, sosial emosional, bahasa, seni, nilai gama dan moral serta peningkatan dalam fisik motorik. Telah banyak penelitian sebelumnya membahas tentang pembelajaran ini. Penelitian ini akan menganalisis terkait penelitian sebelumnya yang telah membahas pembelajaran outdoor learning pada proses pembelajaran. Untuk metode penelitian menggunakan library research dengan menghimpun data dari buku, jurnal hasil penelitian sebelumnya yang kemudian diolah dalam beberapa tahapan sehingga mendapatkan kesimpulan sesuai dengan kebutuhan penelitian. Teknik analisis data pada penelitian dimulai dengan identifikasi masalah, pengumpulan data pustaka, penyaringan sumber pustaka serta tabulasi data dan analisis. Tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisis sejauh mana keterkaitan pembelajaran outdoor learning dapat meningkatkan setiap aspek perkembangan anak
ANALISIS METODE SCAFFOLDING PADA PEMBELAJARAN DI PAUD Nurhusni Kamil; Hibana Hibana
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v12i1.7842

Abstract

Scaffolding is a method given by adults either from parents or teachers to children who can help children solve problems that are being faced during learning. Providing assistance will stop to the child if the child has been able to complete the task being completed. This means that in this case parents and teachers will still give children freedom and responsibility for the tasks given. In PAUD units the application of the scaffolding method needs to be carried out so that when children experience difficulties they do not give up and continue to do the assignments given through the help of the teacher. The research method used is in a qualitative form by using a library research. The purpose of this research is to find out the scaffolding method in learning in PAUD. The new finding in this study is information for all parents and teachers as practitioners in PAUDScaffolding merupakan suatu metode yang diberikan oleh orang dewasa baik dariorang tua ataupun guru kepada anak yang dapat membantu anak menyelesaikan permasalahan yang sedang di hadapi selama pembelajaran. Pemberian bantuan akan dihentikan kepada anak jika anak telah mampu menyelesaikan tugas yang sedang diselesaikan. Artinya dalam hal ini orang tua dan guru tetap akan memberikan anak kebebasan dan tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Dalam satuan PAUD penerapan metode scaffolding perlu dilakukan agar ketika anak mengalami kesulitan anak tida menyerah dan tetap mau mengerjakan tugas yang diberikan melalui bantuan-bantuan dari guru. Metode penelitian yang digunakan dalam bentuk kualitatif dengan menggunakan tinjauan Pustaka (library research). Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui metide scaffolding pada pembelajaran di PAUD. Temuan baru dalam penelitian ini adalah informasi kepada semua orang tua dan guru sebagai praktisi di PAUD
Implementasi Pendidikan Inklusi pada Model Pembelajaran Sentra Imtaq Muslim di TK Talenta Semarang Hena Safira Endah Kumala; Hibana Hibana; Susilo Surahman
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.553 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1038

Abstract

Setiap anak mempunyai latar belakang kehidupan sosial dan tumbuh kembang yang berbeda, tetapi dengan adanya perbedaan tersebut setiap anak berhak menerima pendidikan layaknya anak yang lain. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pendidikan inklusi di TK Talenta dan implementasi pendidikan inklusi pada model pembelajaran sentra imtaq muslim di TK Talenta. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, data yang didapatkan akan dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Pendidikan inklusi di TK Talenta dimana sekolah menerima dan mendidik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sebagaimana layaknya anak lainnya, selain itu TK Talenta juga menerima semua anak dari berbagai ragam suku, agama, ras, perbedaan antargolongan, memodifikasi kurikulum 2013 dengan membuat program pembelajaran kedua yang bernama Program Pembelajaran Individual (PPI) dan persiapan pembelajaran sentra imtaq muslim dengan membuat RPPM dan RPPH dan penempatan anak berkebutuhan khusus menggunakan model kelas regular.
OPTIMALISASI PERKEMBANGAN ANAK MELALUI DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK Hibana; Susilo Surahman
QURROTI Vol. 3 No. 1 (2021): APRIL, QURROTI: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan anak khususnya melalui deteksi dini tumbuh kembang diperlukan sebagai acuan tenaga kesehatan maupun tenaga pendidikan dalam mengidentifikasi pertumbuhan anak sejalan dengan perkembangannya, namun pelaksanaannya masih perlu dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi perkembangan anak melalui deteksi dini tumbuh kembang sejalan dengan regulasi yang berlaku di Indonesia. Metode penelitian menggunakan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, deteksi dini tumbuh kembang diarahkan pada pemantauan sejalan dengan tingkat kesehatan dan kesiapan anak memasuki masa sekolah formal; kedua, dalam implementasinya, deteksi dini memerlukan komitmen pelaksanaan secara komprehensif serta berkualitas.
Pencampuran Warna dalam Finger Painting pada Kelompok B di RA Al Anwar Kota Kediri Lutfiyati Unsiyah Zulfa; Hibana Hibana
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol 6 No 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.5746

Abstract

The purpose of this study was to examine how the process of preparing color mixing activities, the process of implementing color mixing activities, and the benefits of color mixing activities in group B at PAUD RA Al Anwar Kediri City. The research method used is descriptive qualitative research, a sample of 15 children taken by observation technique. The data collection process is by conducting interviews, participant observation, and documentation. Data analysis in this study uses narrative analysis techniques and is obtained by using data collection, data reduction, data display, verification and confirmation of conclusions. The results showed that Finger Painting activities are very beneficial for students, inseparable for further education such as stimulation for daily activities, coordination between brain and eyes, brain development, and imagination. The conclusion in this study is that Finger Painting color play activities can maximize the various skills possessed by children. Because color play can encourage children's willingness to move freely and create images. Keywords: Finger Painting, Color mixing, Group B.
Pemahaman Guru Tentang Penggunaan Alat Permainan Edukatif Dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini Anis Kumala Fasha; Hibana Hibana
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 9 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v9i1.8728

Abstract

APE atau alat permainan edukatif dikembangkan secara khusus untuk digunakan sebagai alat pengajaran yang mendukung kegiatan pembelajaran, memudahkan guru dalam menyampaikan konten pembelajaran, dan membantu anak untuk mengembangkan berbagai aspek perkembangannya. Dalam proses pembelajaran anak usia dini, alat permainan edukatif (APE) merupakan komponen pembelajaran yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru tentang penggunaan alat permainan eduaktif dalam proses pembelajaran untuk anak usia dini. Data untuk penelitian ini dikumpulkan secara deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data menggunakan angket melalui google form. Hasil yang didapat dalam penelitian ini bahwasannya Guru memahami konsep alat permainan edukatif sebesar 100%, memahami fungsi alat permainan edukatif 50%, memahami penggunaan APE harus sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan 40%, memahami manfaat alat permainan edukatif 80%, dan memahami jenis-jenis permainan edukatif sebesar 75%.