Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PERAWAT DALAM PELAKSANAAN TAK PADA KLIEN HALUSINASI Nofi Nofrida Saswati
HUMAN CARE JOURNAL Vol 6, No 2 (2021): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v6i2.1093

Abstract

ABSTRAKPemberian asuhan keperawatan merupakan proses terapeutik yang melibatkan hubungan kerjasama antara perawat dengan klien, keluarga atau masyarakat untuk mencapai tingkat kesehatan yang optimal. Terapi aktivitas kelompok (TAK) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh perawat yang bertujuan untuk mengatasi masalah keperawatan yang terjadi pada klien secara bersama sama dan dipimpin oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan pengetahuan dan motivasi perawat dalam pelaksanaan TAK pada klien halusinasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 responden. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 1-20 November 2019, dengan pengisian kuisioner. Hasil penelitian ini dari 44 responden didapatkan 19 (43,2%) responden yang memiliki pengetahuan yang baik, 23 (52,3%) responden memiliki motivasi yang tinggi, 23(52,3%) responden melaksanakan TAK dengan baik. Hasil analisa bivariat berdasarkan hasil uji statistik di peroleh nilai p-value 0,653 (>0,05) tidak ada perbedaan proporsi pengetahuan perawat dengan pelaksanaan TAK. Hasil uji statistik di peroleh nilai p-value 0,000 (<0,05) ada perbedaan proporsi motivasi perawat dengan pelaksanaan TAK. Diharapkan pihak rumah sakit  dapat terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan terutama meningkatkan dan mengevaluasi pelaksanaan terapi aktivitas kelompok pada klien halusinasi. Kata kunci: Pengetahuan, motivasi perawat, TAK, Halusinasi
Implentasi Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi Susi Widiawati; Nofrida Saswati; Tarwiyah Tarwiyah; Masril Masril; Riawati Peni; Asyrah Asyrah
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) secara berkala harus dilakukan evaluasi diantaranya operan, pre conference dan post conference.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan dan asuhan keperawatan dengan MPKP. Metoda yang gunakan adalah ceramah, diskusi dan pengisian lembar kuesioner operan, preconference dan postconference. Kegiatan ini diikuti oleh kepala ruangan, ketua tim dan perawat pelaksana. Kegiatan dilakukan tanggal 3 Maret s/d 20 Maret 2021. Hasil pengabdian didapatkan sebagian besar 92, 85% peserta memahani operan, sebagian besar 94% peserta memahami preconference dan 92% peserta memahami post conference. Pembahasan: Implementasi MPKP sesuai pedoman memberikan dampak yang baik terhadap asuhan keperawatan klien, dikarenakan semua pihak yang terlibat dalam perawatan klien mengetahui kondisi dan perkembangan kesehatan klien. Kesimpulan hasil PkM ini adalah operan, preconference dan postconference dapat dipahami dan dilaksanakan oleh peserta, disaran kepada karu dan katim untuk dapat selalu melakukan operan, pre dan post conference sesuai pedoman MPKP.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA MAHASISWA PRODI KEPERAWATAN Nofrida Saswati; Maulani Maulani
Malahayati Nursing Journal Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.511 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v2i2.2456

Abstract

Pendahuluan: Stres merupakan salah satu faktor pencetus berbagai gangguan penyakit salah satunya gangguan tidur berupa insomnia. Pemicu yang umum terjadi adalah masalah kuliah seperti dalam mengerjakan  skripsi. Bagi mahasiswa skripsi merupakan sebuah keawajiban yang harus dikerjakan untuk mendapatkan gelar sarjana. Pada kenyataannya begitu banyak tekanan yang terjadi pada proses  penyelesaian skripsi sehingga berdampak kepada kesulitan tidur mahasiswa.Tujuan: Diketahui hubungan antara tingkat stress dengan kejadian insomnia pada mahasiswa prodi keperawatan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 6 sampai 10 Juli 2019 yang bertempat di STIKES Harapan Ibu Jambi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 33 mahasiswa, teknik pengambilan sampel total sampling dengan jumlah sampel 33 responden. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner skala kessler psychological distress scale dan kuesioner insomnia KSPBJ Rating Scale. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Spearman.Hasil Penelitian: Dari hasil univariat penelitian sebagian besar responden mengalami insomnia yang berat yaitu sebanyak 14 responden (42.4%) dan memiliki stress yang berat 24 responden (72.3%) pada mahasiswa prodi keperawatan, dari hasil bivariat nilai p-value 0.000 0.05 maka dapat.Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan tingkat stress dengan kejadian insomnia. Dari hasil correlation coefficient (koefesien korelasi) sebesar 0.850, Diharapkan dapat menjadi masukan dan saran untuk intitusi keperawatan agar melakukan bimbingan konseling dan latihan lebih awal secara berkelompok agar mahasiswa lebih mudah memahami dan mengerti bagaimana cara penyusunan skripsi sehingga dapat mengurangi stress pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi
Gambaran Pola Makan Dan Stress Pada Penderita Gastritis Di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi Aura Maulia Mustika; Dasuki Dasuki; Nofrida Saswati
Malahayati Nursing Journal Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.211 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v3i2.3620

Abstract

ABSTRACT : OVERVIEW OF DIET AND STRESS IN GASTRITIS PATIENTS AT SIMPANG IV SIPIN HEALTH CENTER, JAMBI CITY Introduction : Gastritis, known as ulcer disease, is a disease of the upper digestive tract that many people complain about. The number of cases of gastritis in various countries is quite high. Gastritis is one of the top ten diseases among hospitalized clients in Indonesia with a total of 30,154 cases. One of the factors that cause gastritis is diet and stress. Purpose : This study aims to determine the description of diet and stress with gastritis at Simpang IV Sipin Public Health Center Jambi City in 2020.Method : This research is a quantitative research with descriptive research methods. The population in this study were all gastritis clients who visited the Simpang IV Sipin Public Health Center in Jambi City in September 2020, amounting to 45 clients and sampling was carried out using total sampling techniques, amounting to 45 clients. The data was collected using a questionnaire sheet and the results of this study were analyzed univariately.Result : The results of the univariate research showed that there were 24 (53.3%) respondents who had an irregular diet, 30 (66.7%) of respondents experienced stress in patients with gastritis at the Simpang IV Sipin Public Health Center Jambi City in 2020.Conclusion: From the research results, it can be concluded that diet and stress can cause gastritis. Keyword : stress, diet, gastritis INTISARI : Gambaran Pola Makan dan Stres pada Penderita Gastritis di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi Latar Belakang : Penyakit gastritis yang dikenal dengan penyakit maag merupakan penyakit saluran pencernaan bagian atas yang banyak dikeluhkan di masyarakat. Pada kasus penyakit gastritis di berbagai negara memiliki angka yang cukup tinggi. Gastritis termasuk ke dalam sepuluh penyakit terbanyak pada klien rawat inap rumah sakit di Indonesia dengan jumlah 30.154 kasus. Salah satu faktor penyebab gastritis yaitu pola makan dan stress.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola makan dan stres dengan gastritis di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi Tahun 2020.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh klien Gastritis yang berkunjung ke Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi pada bulan September Tahun 2020 yang berjumlah 45 klien dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling  yaitu berjumlah 45 klien. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar kuesioner dan hasil penelitian ini dianalisis secara univariat.Hasil : Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa terdapat 24 (53,3%) responden memiliki pola makan yang tidak teratur, terdapat 30 (66,7%) responden mengalami stress pada penderita gastritis  di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi Tahun 2020.Kesimpulan : berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pola makan dan stress dapat mengakibatkan kejadian gastritis. Kata Kunci       :  Stress, Pola Makan, Gastritis
Demonstrasi Terapi Hipnotis Lima Jari Pada Klien Diabetes Melitus Dasuki Dasuki; Sutinah Sutinah; Nofrida Saswati
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2882

Abstract

ABSTRAK Menjadi orangtua  yang setiap hari bertemu dengan anak, pasangan, dan berbagai pekerjaan baik dikantor maupun dirumah tentu bukan hal yang mudah. Perkembangan dan pertumbuhan anak dari hari kehari mengalami perubahan yang signifikan sesuai dengan perkembangan era saat ini. Orangtua diminta untuk terus mengperbaharui diri sesuai dengan perkembangan saat ini. Pertumbuhan anak terkadang membuat siapun terheran-heran, tak terkecuali orangtua. Anak usia dini yang sebelumnya begitu manis pada masa tertentu menjadi sulit untuk diajak biaca, dan cenderung memberontak. Tulisan ilmiah ini merupakan pengabdian pada masyarakat di TK Joy Elohim diBabelan, Bekasi Utara. Adapun tujuan kegiatan pengabdian tersebut adalah untuk meningkatkan pemahaman orangtua siswa di TK Joy Elohim tentang disiplin diri untuk mengarahkan hati anak. Materi pembekalan diberikan dalam bentuk penyuluhan dan dikemas dalam focused group discussion (FGD) yang didalamnya terdapat muatan penegetahuan, pemahaman bagaimana mendisiplinkan anak sambil membentuk karakternya. Sikap penting dalam mendidik dan membimbing anak untuk disiplin sejak usia dini yang dimulai dari rumah dan diteruskan disekolah. Lima belas orangtua siswa hadir untuk kembali memahami bahwa mendidik perlu konsisten, tegas, namun juga lembut penuh kehangatan walah hal tersebut bukan formula yang mudah untuk dipraktikkan sehari-hari. Jika hal tersebut dilakukan setiap kali mendisiplinkan anak, tentu anak akan terbiasa dengan pola disiplin yang baik tanpa terpaksa serta santun kepada orangtua dan guru. Kata kunci: Pemahaman disiplin diri; usia dini; orangtua siswa; mengarahkan hati  ABSTRACT Being a parent who meets with children, couples, and various jobs both at the office and at home is certainly not an easy thing. The development and growth of children from day to day experience significant changes in accordance with the development of the current era. Parents are asked to continue to renew themselves in accordance with current developments. The growth of children sometimes makes people wonder, including parents. Early childhood who were so sweet at a certain time become difficult to read, and tend to rebel. This scientific paper is a devotion to the community at Joy Elohim Kindergarten in Babelan, North Bekasi. The purpose of these service activities is to increase the understanding of parents of students at Joy Elohim Kindergarten about self-discipline to direct the hearts of children. The briefing material is given in the form of counseling and is packaged in a focused group discussion (FGD) in which there is a content of knowledge, understanding how to discipline children while forming their character. An important attitude in educating and guiding children to discipline from an early age that starts at home and continues at school. Fifteen parents were present to re-understand that educating needs to be consistent, firm, but also gentle, full of warmth though it is not an easy formula to practice everyday. If this is done every time disciplining a child, of course the child will get used to a good pattern of discipline without being forced and polite to parents and teachers. Keywords: Understanding self-discipline; early age; parents of students;       directing the heart
Gambaran Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Jambi Maulani Maulani; Nofrida Saswati; Dewi Oktavia
Jurnal Medika Cendikia Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v8i1.142

Abstract

Chronic renal failure (CRF) is a terminal disease that affects the patient's quality of life. GGK creates biological, psychological, social and spiritual imbalances. Spiritual distress can be in the form of a relationship with god and things like life satisfaction, direction in life, and purpose in life. If spiritual needs are bad it can lead to serious psychological disorders such as suicide. This study aims to describe the spiritual needs of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis. This research is a quantitative research with descriptive research methods. The population in this study were all CRF patients who underwent hemodialysis in the Hemodialysis Room at Bhayangkara Hospital, Jambi City in August 2020, totaling 35 patients and the sampling was carried out using total sampling technique, amounting to 35 patients. The data was collected using a questionnaire sheet and the results of the research were analyzed univariately. The results showed that 31 (88.6%) respondents had spiritual needs fulfilling in the form of religious well-being (RWB) in the medium category and there were 19 (54.3%) respondents who fulfilled their spiritual needs in the form of existential well-being (EWB). low category in patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis. It is hoped that the hospital, especially nurses who work in the hemodialysis room, should make a program that supports group spirituality activities according to the beliefs of each client (support group). Nurses are expected to be able to provide nursing care with a spiritual approach (spiritual care) and holistically
Pengaruh Penerapan Standar Asuhan Keperawatan Perilaku Kekerasan Nofrida Saswati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 3 No. 2 (2016): Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Mengetahui pengaruh penerapan standar asuhankeperawatan klien skizofrenia dalam meningkatkan kemampuan mengontrol perilaku kekerasan.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre experimental,pretest dan posttest. Populasi penelitian ini sebanyak 53 orang dengan jumlah sampel sebanyak 34responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 17 responden kelompok intervensi dan 17 kelompok kontrol. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok intervensi setelah perlakuan rata-rata mengontrol perilaku kekerasan sebesar 6,88 dan pada kelompok kontrol 3,55 dengan nilai p-value 0.000. Simpulan: Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan standar asuhan keperawatan perilakukekerasan berpengaruh terhadap kemampuan mengontrol perilaku kekerasan. Untuk itu diharapkan bagi perawat ruangan dapat lebih meningkatkan lagi penerapan standar asuhan keperawatan pada klien dengan perilaku kekerasan.
Effectiveness of Supportive Therapy and Economic Token Therapy in Reducing The Symptoms of Self-Care Deficit, Based on The Peplau Nursing Model Nofrida Saswati Nofi
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 7, No 1 (2022): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.882 KB) | DOI: 10.24990/injec.v7i1.461

Abstract

Introduction: Self-care deficit is a nursing diagnosis in which the client experiences an inability to independently perform personal hygiene, dress, eat and defecate. Therefore, interventions are needed to address clients with self-care deficits. One of the interventions carried out is supportive therapy and token economy using the Peplau interpersonal nursing model approach. The purpose of this study was to analyse the effectiveness of supportive therapy and token economy in reducing signs and symptoms of self-care deficits based on the Peplau interpersonal nursing model. Methods: The research design was a quasi-experimental study using a two group pre-post design. The sample in this study amounted to 40 respondents, 20 intervention groups, and 20 control groups according to the research criteria. This research was conducted in July-August 2021. The sampling technique was carried out by purposive sampling. The data was analysed by univariate and bivariate with a t-dependent test. Results: The results of the study showed that there was an increase in self-care before and after being given supportive therapy and economic tokens in the intervention group with a value before 133.60 to 140.05. A statistical test obtained p-value = 0.000 which means that there is an effect of supportive therapy and economic tokens in reducing signs of symptoms Of  self-care deficit. The results obtained in the control group after being given supportive therapy with values before 128.85 to 138.55 and statistical tests obtained p-value = 0.041, meaning that there is an effect of supportive therapy in reducing symptoms of self-care deficits. Conclusion: There is an effect of supportive therapy and token economy on improving self-care in self-care deficit clients. Supportive therapy and token economy are recommended for self-care deficit clients to improve self-care abilities.@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:3 0 0 0 1 0;}@font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536858881 -1073732485 9 0 511 0;}@font-face {font-family:"Gill Sans MT"; panose-1:2 11 5 2 2 1 4 2 2 3; mso-font-charset:77; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:3 0 0 0 3 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:11.0pt; font-family:"Arial",sans-serif; mso-fareast-font-family:Arial; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US; mso-bidi-language:EN-US;}p.Default, li.Default, div.Default {mso-style-name:Default; mso-style-unhide:no; mso-style-parent:""; margin:0cm; mso-pagination:widow-orphan; mso-layout-grid-align:none; text-autospace:none; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:Calibri; color:black; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;}span.jlqj4b {mso-style-name:jlqj4b; mso-style-unhide:no;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:11.0pt; mso-ansi-font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}
PSYCHOEDUCATION THERAPY REDUCES BURDEN AND IMPROVES FAMILY ABILITY IN CARING FOR MENTAL RETARDATION CHILDREN Sutinah Sutinah; Nofrida Saswati
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 2, No 1 (2017): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.627 KB) | DOI: 10.24990/injec.v2i1.126

Abstract

Introduction: Children with mental retardation have intellectual functioning below average, inadequate self-care behaviors, socializing, communication, adaptive skills, participation and family support is needed to enhance the independence of the child so that the capability increased and decreased the family burden. Various therapists can be treated to increase the capability of families including family psyche-education therapy. This study is aimed to identify the influence of psycho-education therapy to the family burden and the capability of families in caring for mentally retarded children in SDLB Prof. Dr. Sri Soedewi Masjchun Sofwan, SH Jambi. Method: Quantitative research quasi-experimental, nonequivalent, control group pre-test and post-test design. A sample of 64 respondents consisting of 32 intervention and 32 control with proportional random sampling technique. The data was collected using a structured questionnaire with interview method. Result: The results showed a decrease of the burden and increase the capability of a family in caring for children with mental retardation after psycho-education therapy. Psycho-education therapy is a therapy that can be implemented for a family with psychosocial disorders where exchanged information on mental health care due to the illness suffered, help family members to understand about the disease. Discussion: It is recommended to conduct research that combines psycho-education therapy and supportive therapy to psychosocial support family of children with mental retardation.Keywords: burden, caring capability, mental retardation, psycho-education
Efektivitas terapi hipnosis lima jari terhadap ansietas klien hipertensi di Puskesmas Rawasari Jambi tahun 2018 Nofrida Saswati; Sutinah Sutinah; Ponaria Citra Rizki
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.853 KB) | DOI: 10.30644/rik.v7i2.179

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Klien dengan hipertensi mengalami kesulitan untuk tidur, selalu memikirkan tekanan darahnya sewaktu-waktu bisa saja meningkat dan klien merasa jenuh harus mengkonsumsi obat hipertensi terus-menerus. dampak dari hal tersebut mengakibatkan klien hipertensi dengan gejala resiko ansietas. Gangguan cemas merupakan gangguan emosional pengalaman subyektif individu, tanpa objek yang spesifik karena ketidaktahuan dan mendahului semua pengalaman yang baru seperti penyakit fisik sehingga klien ansietas mengalami susah tidur, merasa tegang, mudah terkejut. Adapun dampak nya jantung berdenyut lebih cepat dan lebih kuat, sehingga tekanan darah akan meningkat. Oleh karena itu, klien hipertensi yang mengalami ansietas memerlukan penanganan yang baik dalam menurunkan ansietas nya. Ada beberapa terapi yang diberikan salah satunya adalah dengan terapi hipnosis lima jari. Terapi hipnosis lima jari merupakan terapi generalis yang dapat menimbulkan efek relaksasi dan menenangkan. Metode ini telah banyak dilakukan dalam menurunkan kecemasan dan masalah psikososial lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi hipnosis lima jari untuk menurunkan tingkat ansietas klien hipertensi di Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2018. Metode : Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan Pretest Posttest One Group Design. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Rawasari Provinsi Jambi pada tanggal 16– 25 Agustus 2018. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh klien hipertensi yang ada di Puskesmas Rawasari Kota Jambi sebanyak 3170 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 19 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dengan menggunkan lembar kuesioner dan pengukuran tekanan darah. Analisis data secara bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil :Hasil penelitianmenunjukkanmenunjukkanbahwahasil uji pada kelompok pretest-posttest menunjukkannilai sig. 0,000 denganderajatkemaknaan 0,05. Hasil sig. 0,000< 0,05 yangartinyaadaefektivitasterapihipnosis lima jariterhadapansietasklienhipertensi di PuskesmasRawasari Kota Jambi Tahun 2018 Jambi. Kesimpulan :Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan tingkat ansietas dan hipertensi sesudah intervensi. Diharapkan hasil penelitianinidapatdipergunakansebagaiintervensikeperawatan, sehinggadapatmeningkatkanmutupelayanankeperawatankomplementer di masyarakat Kata Kunci :hipnotis lima jari, ansietas, hipertensi