Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kader Kesehatan Jiwa melalui Apliaksi Informasi Manajemen Asuhan Keperawatan Kesehatan Jiwa Saswati, Nofrida; Dinda, Aisa; Sukarno, Anita; Sianipar, Riski Marudur Ulina; Ulandari, Jelly; Fepriyanto, Sigit
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i4.18620

Abstract

ABSTRAK Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih mendapatkan stigma negatif dalam masyarakat yang beranggapan bahwa ODGJ berbahaya, sehingga menimbulkan banyak deskriminasi, pengucilan, penolakan serta marginalisasi dalam masyarakat, selain itu masalah ekonomi dan pendidikan juga mepengaruhi perawatan pada ODGJ. Tujuan dilakukan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman kader Kesehatan jiwa dalam melakukan peran dan fungsi kader Kesehatan jiwa. Metode kegiatan yang dilakukan berupa ceramah, diskusi dan role play. Hasil kegiatan terdapat peningkatan nilai post test yaitu 69,64, hasil deteksi Kesehatan mental menggunakan instrument SRQ didapatkan hasil masyarakat mengalami sehat mental yaitu sebanyak 68 orang (79.07%), gejala neurosis 10 orang (11.63%), gejala psikotik 2 orang (2.33%), PTSD 6 orang (6.97%). Terdapat warga yang mengalami psikotik diharapkan kader melakukan rujukan kepada pihak puskesmas melalui pelaporan perawat program Kesehatan jiwa. Kata Kunci: Kader, Kesehatan, Jiwa, Aplikasi, Infomasi, Askep Jiwa  ABSTRACT People with Mental Disorders (ODGJ) still get a negative stigma in society that assumes that ODGJ are dangerous, resulting in a lot of discrimination, exclusion, rejection and marginalization in society, in addition to economic and educational problems also affect the care of ODGJ. The purpose of this activity is to improve the understanding of Mental Health cadres in carrying out the roles and functions of Mental Health cadres. the method of activity carried out is in the form of lectures, discussions and role play. the results of the activity showed an increase in the post-test score of 69.64, the results of mental health detection using the SRQ instrument showed that the community experienced mental health, namely 68 people (79.07%), neurosis symptoms 10 people (11.63%), psychotic symptoms 2 people (2.33%), PTSD 6 people (6.97%). There are residents who experience psychosis, it is expected that cadres will make referrals to the health center through reporting to the Mental Health program nurse. Keywords : Cadres, Health, Soul, Application, Information, Mental Health Nursing
Hubungan Stress Akademik dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Transfer Hidayat, Firdaus; Saswati , Nofrida; Noprival, Noprival
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i2.10

Abstract

Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak pada kesehatan dan prestasi akademik pada mahasiswa. Risiko kualitas tidur yang buruk dikarena beban akademik yang tinggi dan tugas akademik yang dapat mengurangi waktu istirahat mahasiswa akan mengakibatkan stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan kualitas tidur pada mahasiswa Transfer S1 Keperawatan STIKES Harapan Ibu Jambi tahun 2023 Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 41 mahasisawa Transfer S1 Keperawatan, sampel diambil dengan teknik total sampling. Penelitian dilakukan bulan Juni-Juli 2023. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburh Sleep Quality Index dan kuesioner Depression Anxiety and Stress Scale 42 DASS42. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa mahasiswa mengalami kualitas tidur yang buruk sebanyak (56,1%) dan mengalami stres akademik sedang (53,7%). Untuk hubungan menggunakan uji Chi Square dan diperoleh hasil p-value 0,012 (<0,05). Diharapkan mahasiswa dapat mengelola stres akademik, sehingga tidak berdampak pada kualitas tidur mahasiswa.
Hubungan Aktifitas Fisik dengan Kecemasan Mahasiswa Transfer Sarjana Keperawatan Muslim, Muslim; Harkomah, Isti; Saswati, Nofrida
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i2.28

Abstract

Kecemasan mahasiswa salah satunya disebabkan oleh proses pembelajaran online atau daring, untuk mengatasi kecemasan tersebut dapat melakukan aktivitas fisik. Kecemasan apabila dibiarkan bendampat kepada motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kecemasan mahasiswa selama pembelajaran daring. Jenis penelitian adalan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel  sebanyak 43 mahasiswa yang dipilih dengan metode total sampling. Alat ukur Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Global Physical Activity Questionaire. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian univariate didapatkan sebagian besar 31 (72,1) responden aktifitas fisik sedang dan sebagian besar 29 (67,4%) responden dengan kecemasan sedang. Analisis bivariat dengan hasil p-value 0.000 (< 0.05), artinya terdapat hubungan aktifitas fisik dengan kecemasan pada mahasiswa transfer S1 Keperawatan tahun 2023. Disarankan kepada mahasiswa saat pembelajaran daring untuk dapat melakukan aktivitas fisik sebagai upaya mengurangi kecemasan.
Hubungan Beban Kerja dengan Stress Kerja Perawat Mulyono, Mulyono; Saswati, Nofrida; Harkomah, Isti
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i2.36

Abstract

Tingginya jumlah kunjungan pasien di pelayanan kesehatan akan meningkatnya beban kerja, sehingga dampak dari meningkatnya beban kerja berpengaruh pada produktifitas kerja perawat sehingga mengakibatkan stres kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat mengetahui hubungan beban kerja dengan stres kerja Perawat di RSUD Nurdin Hamzah tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 36 orang perawat, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 12 Juni s/d 9 Juli 2023.  Data dianalisis secara univariat dan bivariat.  Hasil analisis univariat didapatkan 18 (50%) beban kerja perawat adalah berat, sebanyak 17 (47.2 %) perawat dengan stres kerja sedang. Hasil analisis bivariat didapatkan p-value 0.001 berarti terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja perawat di Ruang IGD, ICU dan Zaal Bedah RSUD Nurdin Hamzah tahun 2023. Saran pihak manajemen RSUD Nurdin Hamzah lebih meningkatkan lingkungan kerja yang kondusif, memperhatikan kebutuhan perawat dengan jumlah beban kerja
Enhancing care for children with mental retardation through family support and motivation saswati, nofrida; Harkomah, Isti; Pairi, Agus
Riset Informasi Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v13i1.866

Abstract

Background: Mentally retarded children have limited intelligence and limitations in self-care abilities. So it takes support and motivation from the family. The research aims to explore the relationship between family support and motivation in caring for children with mental retardation. Methods: Cross Sectional Research Design. Held on 9-31 March 2021, population 180, sampling with the Total Sampling technique totaled 180 children with moderate mental retardation. Data was obtained by using a questionnaire. Data analysis was univariate and bivariate using Chi-Square test. Results: The results of the study mostly have good family support as many as 102 (56.66%) respondents, high motivation as many as 120 (66.66%) respondents and good care of mentally retarded children as many as 117 (65.00%) respondents. There is family support (p value = 0.045) and motivation (p value = 0.047) towards the treatment of mentally retarded children with p value <0.05. Conclusion: There is a relationship between family support and motivation with the treatment of mentally retarded children.
Penerapan Behaviour Therapy dan Edukasi Dressing Luka Modern dalam Meningkatkan Harga Diri Pasien yang Mengalami Luka Fisik Saswati, Nofrida; Dasuki, Dasuki; Putri, Ade Ulfah Setiawati; Yunita, Yunita; Sianipar, Riski Marudur Ulina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21317

Abstract

ABSTRAK Harga diri merupakan konsep psikologis yang merujuk pada sejauh mana seseorang menghargai dan menghormati dirinya sendiri. Hal ini melibatkan persepsi individu terhadap kemampuan, nilai, dan harga dirinya dalam berbagai konteks kehidupan, harga diri yang rendah selalu  berperasaan tidak cukup selalu merasa tidak berharga, harga diri pasien dapat terpengaruh oleh berbagai kondisi fisik, salah satunya adalah luka fisik. Tujuan dilakukan kegiatan ini untuk meningkatkan harga diri dan pengetahuan dalam melakukan perawatan luka modern. Metode kegiatan yang dilakukan berupa ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiatan setelah diberikan terapi perilaku didapatkan harga diri pasien baik sebanyak 30 orang (100%), setelah dilakukan edukasi dan demonstrasi perawatan luka modern didapatkan hasil pengetahuan pasien tinggi sebanyak 30 orang (100%). Terapi perilaku dan edukasi perawatan luka modern mampu meningkatkan harga diri dan pengetahuan bagi pasien luka fisik. Diharapkan perawat mendapatkan pelatihan terapi perilaku dan memaksimalkan  perawatan luka modern bagi pasien yang mengalami luka fisik. Kata Kunci: Terapi, Perilaku, Perawatan, Luka, Modern  ABSTRACT Self-esteem is a psychological concept that refers to the extent to which a person values and respects themselves. This involves an individual's perception of their abilities, values, and self-worth in various contexts of life, low self-esteem always feels inadequate always feels worthless, patient self-esteem can be affected by various physical conditions, one of which is physical wounds. The purpose of this activity is to increase self-esteem and knowledge in carrying out modern wound care. The method of activity carried out is in the form of lectures, discussions and demonstrations. The results of the activity after being given behavioral therapy obtained good patient self-esteem of 30 people (100%), after education and demonstration of modern wound care, the results of high patient knowledge were obtained as many as 30 people (100%). Behavioral therapy and modern wound care education can increase self-esteem and knowledge for patients with physical wounds. It is hoped that nurses will receive behavioral therapy training and maximize modern wound care for patients with physical wounds. Keywords: Therapy, Behavior, Care, Wound, Modern
Pelaksanaan Life Review Therapy dalam Upaya Pencegahan Bullying Pada Anak Sekolah Saswati, Nofrida Nofi; Octavia, Dian; Khairani, Annisa; Azzhahira, Nyimas Putri; Aulia, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i1.4568

Abstract

Pelaksanaan pendidikan kesehatan tentang bullying dan  Life Review Therapy masih kurang di lingkungan sekolah. Tindakan  perilaku bullying dilingkungan sekolah, yang berdampak kepada psikologis siswa sehingga akan menurunkan prestasi belajar siswa dan bahkan berisiko kepada terjadinya bunuh diri. ketidak mampuan seseorang untuk berfikir positif lebih mudah untuk emosional sehingga mengakibatkan terajadinya tindakan kekerasan di lingkungan sekolah yang lebih dikenal dengan bullying. Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya perilaku bullying berupa pemberian pendidikan kesehatan tentang pencegahan bullying dan pemberian life review therapy. Tujuan dari kegiatan ini untuk menambah pengetahuan peserta terkait upaya untuk mencegah terjadinya perilaku bullying dan meningkatkan kemampuan peserta menilai kekurangan dan kelebihanya dari pengalaman masa kanak-kanak. Metode pada kegiatan ini ceramah, diskusi dan simulasi. Peserta kegiatan terdiri dari anak kelas VI berjumlah 17 siswa. Hasil dari kegiatan terdapat penurunan perilaku bullying sebelum dan setelah dilakukan tindakan penkes dan life review therapy, sebelum kegiatan nilai rata-rata 31,29, nilai minimal dan maksimal 20-41, hasil setelah diberikan tindakan nilai rata-rata 26,88, nilai minimal dan maksimal 20-35. Rekomendasi kepada pihak sekolah untuk melakukan evaluasi kegiatan penkes tentang pencegahan bullying dan life review therapy. 
Development of Self-Esteem Assessment Instruments for Diabetic Ulcer Patients Dasuki; Nofrida Saswati; Ade Ulfah Setiawati Putri; Wiwik Rofiqah
NERS Jurnal Keperawatan Vol. 22 No. 1 (2026): NJK Volume 22, Number 1
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.v22i1.385

Abstract

Poor wound care in patients with diabetic wounds can lead to tissue death, which may require surgical intervention. One example is a foot wound known as a diabetic ulcer. If tissue death occurs in the wound area, surgery is indicated, which can have psychological impacts on the individual. This research aimed to develop a self-esteem assessment instrument for diabetic ulcer patients. The research method that will be carried out is a mixed method with a sequential exploratory design. This research design quantitative research methods that are carried out sequentially. The analysis results of the questionnaire feasibility score showed that the total score obtained by expert 1 was 0.90 and expert 2 was 0.8, included in the very feasible criteria. From the analysis of 38 question items, the results obtained were 35 valid and reliable question items and 3 invalid and unreliable question items. The test was carried out by comparing the calculated r-value of 0.981 for each question with the r-table value of 0.3494. The questionnaire for measuring self-concept in patients with diabetes mellitus wounds is mostly valid and reliable, therefore health workers can use this questionnaire to measure self-concept in patients with diabetes mellitus who have wounds.
Hubungan Pengetahuan dengan SPB serbagai Upaya Pencegahan Pnemonia pada Balita: The Relationship Between Parental Knowledge and SPB in the Prevention of Pneumonia Among Toddlers hana nadilla; Dian Octavia1; Nofrida Saswati; Gusti
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 2 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i2.327

Abstract

Latar belakang : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua, baik ayah maupun ibu, dengan self-protect behaviour (SPB) dalam pencegahan pneumonia pada balita. Metode : Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan di Puskesmas Rawasari dan Puskesmas Paal 5 pada tanggal 30 Agustus hingga 08 September 2025 dengan melibatkan 150 responden yang terdiri dari 50 ayah, 50 ibu, dan 50 balita. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan SPB, sedangkan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki tingkat pengetahuan sedang hingga tinggi, meskipun masih terdapat orang tua yang belum pernah menerima informasi terkait pneumonia. Uji bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ayah dan SPB (p = 0,012) serta pengetahuan ibu dan SPB (p = 0,010). Kesimpulan : Orang tua dengan pengetahuan yang lebih baik cenderung menerapkan perilaku pencegahan pneumonia secara optimal, sehingga diperlukan peningkatan edukasi kesehatan keluarga.
Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Cegah Stunting Kepada Kader Posyandu Di Puskesmas Pakuan Baru Susi Widiawati; Nofrida Saswati; Suryati; Anggraini Saputri; Nadila Ratna Herdiani
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/54jd1f42

Abstract

Kader posyandu adalah warga masyarakat yang dilibatkan puskesmas untuk mengelola posyandu secara sukarela, salah satu perannya adalah ikut serta dalam pencegahan stunting, untuk mempermudah kader dalam melakukan pencegahan stunting perlu suatu aplikasi digital yang memberikan akses yang mudah dan cepat. Kegiatan ini bertujuan melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi cegah stunting kepada 30 orang kader posyandu di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 s/d 19 Oktober 2025 di Aula Puskesmas Pakuan Baru dengan metode ceramah, diskusi dan simulasi penggunaan aplikasi cegah stunting. evaluasi pemahaman kader dilakukan pretest dan posttest. Hasil didapatkan peningkatan pemahaman kader dari nilai rata-rata 50 menjadi 85 setelah dilakukan simulasi. Dapat disimpulkan bahwa kader posyandu dapat memahami penggunaan aplikasi cegah stunting dengan baik dan aplikasi ini dapat mempermudah kader mendeteksi dini tanda stunting pada anak.