Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Konsumerisme Remaja Penggemar Olahraga Surfing di Pantai Air Manis Kota Padang Taufik Paku Alam; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 4 No 3 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v4i3.435

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengkaji tentang pandangan dan pendapat informan mengenai aktivitas dan hobinya dalam bentuk olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa perilaku konsumtif yang dilakukan oleh peselancar remaja yang ada di Kota Padang. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori Jean Baudrillard yaitu tentang masyarakat konsumerisme/ the consumer society. Asumsi dari teori Baudrillard ini yaitu adanya korelasi antara perspektif masyarakat terhadap sistem nilai berupa nilai guna, nilai tanda dan simulasi/ simulacra. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif, dengan tipe penelitian studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling jumlah informan 17 orang. Teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam (indepth interview), dan studi dokumen. Untuk memperoleh data yang valid, maka dalam penelitian ini dilakukan dengan triangulasi data. Data dianalisis dengan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bergesernya makna dari nilai guna ke nilai tanda pada suatu objek konsumsi yang pada akhirnya menghasilkan suatu simulasi. Nilai guna pada penelitian ini meliputi fungsi dari suatu barang yang digunakan oleh informan dalam menunjang hobi mereka. Nilai tanda merupakan tanda yang melekat pada suatu barang yang digunakan oleh informan. Simulasi merupakan percobaan pergeseran makna dari nilai guna ke nilai tanda sehingga menghasilkan realitas semu. Sehingga kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan oleh informan dalam menunjang hobi sebagai peselancar tidak terlepas dari kegiatan konsumsi.
Kajian Semiotika Fujoshi dalam Memaknai Konten Yaoi di Grup Telegram Nomin Shiper Pricilia Vesky; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 4 No 3 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v4i3.450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan tanda dari foto, video, emoji atau sticker, percakapan, dan kegiatan-kegiatan yang ada dalam grup Telegram Nomin Shiper. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori denotasi dan konotasi oleh Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif dengan tipe semiotika. Pemilihan informan dilakukan dengan purposive sampling dengan total 144 informan, 138 orang diantaranya merupakan anggota yang intens memberi komentar sementara enam lagi adalah admin dan anggota grup, akan tetapi data utama dalam penelitian ini adalah pemaknaan tanda yang ada dalam grup Nomin Shiper, wawancara dengan tiga orang informan hanya sebagai data tambahan. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data dengan memanfaatkan tipe semiotika Roland Barthes, yaitu analisis dengan menggunakan denotasi dan konotasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pemaknaan tanda dalam grup Nomin Shiper terkait konten yaoi yang dibagikan admin grup ditanggapi dengan positif oleh semua anggota, pemaknaan mereka terhadap Jeno dan Jaemin sangat berbeda dengan penggemar biasa. Penelitian ini juga bisa dimaknai sebagai perilaku menyimpang karena hobi anggota grup yang semua anggotanya terdiri dari perempuan, tanpa ada laki-laki, penyuka cerita homoseksual dan penikmat konten pornografi yaoi.
Ketidakefektifan PKH dalam Menunjang Pendidikan Siswa Miskin di Jorong Aia Baba Annisa Mulyasri; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 4 No 3 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v4i3.458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab tidak efektifnya Program Keluarga Harapan (PKH) dalam menunjang pendidikan siswa kurang mampu di Jorong Aia Baba Nagarai Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota. Latar belakang dari penelitian ini terlihat dari tidak efektifnya bantuan dana PKH. Masyarakat menggunakan dana PKH bukan untuk biaya pendidikan anak, padahal telah diberikan pembinaan oleh pendamping PKH. Dalam pertemuan dengan pendamping PKH telah diberikan sosialisasi terkait dengan penggunaan dana PKH oleh masyarakat. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan jumlah informan 27 orang. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu teori struktural fungsional dari Robert K. Merton, mengenai fungsi manifes dan fungsi laten, karena teori ini dirasa mampu untuk dijadikan pisau analisis untuk menganalisis temuan dalam penelitian ini. Lokasi penelitian dilaksanakan di Jorong Aia Baba Nagari Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Hasil dari penelitian terkait faktor penyebab tidak efektif PKH disebabkan karena beberapa faktor pertama, mindset atau cara berpikir anggota penerima bantuan PKH yang mengikuti gaya hidup tetangga. Kedua, keadaan masyarakat dipersulit karena adanya pandemi Covid19 yang menyebabkan menurunnya pendapatan keluarga. Ketiga, disebabkan karena masyarakat terlilit hutang, sehingga ketika dana PKH cair masyakat menggunakan dana tersebut untuk membayar hutang dan cicilan motor serta bank.
Perubahan Makna Maskulinitas Pada Laki-Laki (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang) Hasra Nofriani; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 4 No 3 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v4i3.463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perubahan Makna Maskulinitas Pada Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Perubahan maskulinitas tersebut mempengaruhi mahasiswa Fakultas Tenkik Universitas Negeri Padang yang identik dengan mahasiswa yang tidak terlalu mementingkan penampilannya, jarang mandi dan style rambut gondrong. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Teknik yang digunakan dalam pemilihan informan yaitu purposive sampling dan pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan pengamatan (observation), wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data dalam penelitian ini dianalisi dengan teori masyarajat satu dimensi Herbert Marcuse yang menegaskan bahwa masyrakat modern hidup dalam satu dimensi, Teori ini menekankan destruktifitas adalah hukum batin produktifitas masyarakat modern menampakkan sifat “rasional dalam detail, tetapi irasional dalam keseluruhan.” Marcuse menekankankan pada masyarakat satu dimensi hidup dalam kepalsuan bahwa kemajuan semu pada msyarakat industri memanipuliasi yang irasional menjadi rasional seperti dalam aspek sosial budaya seperti perubahan makna Maskulin bagi mahasiswa FT UNP terhadap maskulinitas bagi laki-laki. Artinya yang lebih mengarah kepada makna objektif. Perubahan makna maskulinitas pada mahasiswa FT UNP lebih mengarah kepada makna objektif yang dilihat dari fisiknya seperti: (1) kulit bersih, (2) berpenampilan rapi, (3) wajah yang bersih dan cerah, (4) model rambut yang rapi sedangkan dari segi makna subjektif seperti: berwibawa, tegas, pemikian yang luas dan dewasa tidak mengalami perubahan.
Artikel Penelitian Pebyola Mayestika; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 4 No 4 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v4i4.466

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui penggunaan gadget pada anak dan peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget oleh anak di Nagari Durian Gadang, Kabupaten. 50 Kota. Latar belakang dari penelitian ini terlihat dari penggunaan gadget yang harusnya di manfaatkan untuk menunjang kebutuhan sekolah daring namun sebagian anak-anak menggunakan gadget untuk media bermain game online dan judi online dan lain sebagainya. Selain itu penggunaan gadget pada masa pandemi dalam waktu yang lama menimbulkan efek kecanduan dan ketergantungan anak pada gadget. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan jumlah informan 20 orang yang terdiri dari 5 anak yang aktif menggunakan gadget, 10 orang tua anak yang menggunakan gadget dan 5 orang tetangga dilingkungan sekitar. Untuk memeriksa keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data menurut Miles dan Huberman, kegiatan analisis terdiri dari 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak-anak yang aktif menggunakan gadget tanpa pendampingan orang tua cenderung menggunakan gadget tidak sesuai dengan alasan orang tua memberikan gadget tersebut sebagai media menunjang proses belajar secara daring. Bentuk peranan yang diterapkan oleh masing-masing orang tua anak yang aktif menggunakan gadget memiliki cara yang berbeda, orang tua melakukan perannya dengan memberikan pembatasan waktu dalam penggunaan gadget, nasihat atau peringatan, akan tetapi sebagian orang tua juga kurang tegas dalam membimbing anaknya, serta pengetahuan orang tua terhadap gadget yang masih minim.
Kontrol Sosial Masyarakat Terhadap Wisatawan Remaja di Pulau Pasumpahan Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang Fitra Ramadhan Arman; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 4 No 4 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v4i4.467

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kontrol sosial masyarakat terhdap wisatawan remaja di Pulau Pasumpahan Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang. Selain Tempat Objek wisata bagi para pengunjung, obyek wisata ini juga dijadikan tempat untuk melakukan hal yang menyimpang bagi para remaja, maka dari itu pengawasan masyarakat Kelurahan Sungai pisang juga tidak begitu terlihat secara tiap waktu di dalam obyek wisata, masyarakat yanh ada disana hanya mengawasi apabila ada salahsatu dari pengunjung yang mencurigakan barulah diawasi oleh masyarakat sekitar. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetaui Kontrol sosial Masyarakat Terhadap Wisatawan remaja Di Pulau Pasumpahan Kelurahan sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori kontrol sosial menurut Travis Hirschi untuk melakukan pengendalian sosial pada wistawan remaja dapat dilakukan dengan cara pengendalian sosial yang disebut pengawasan. Informan diambil secara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini: (1) wisatawan remaja di kawasan wisata Pulau Pasumpahan sungai pisang, (2) Perangkat Desa: BAMUS, Kelurahan, Tokoh Masyarakat, Pemuda Sungai Pisang, (3) Masyarakat wisata Sungai Pisang di Pulau Pasumpahan, (4) Penjaga Pulau atau Pengelola Pulau Pusumpahan, (5) Jasa Penyebrangan Pulau Pasumpahan. Adapun jumlah informan sebanyak 17 orang. yang terdiri dari 9 orang wisatawan remaja, 2 orang jasa penyebrangan, 2 orang perangkat desa (BAMUS, Tokoh Perempuan Sungai Pisang), 1 orang Penjaga Pulau, 1 orang Pengelola Pulau dan 2 orang Pemuda Sungai Pisang. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Kontrol Sosial Masyarakat Terhadap Wisatawan remaja di Pulau Pasumpahan Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang, adanya Kontrol Sosial Preventif: (1) Peraturan tertulis, (2) Peraturan tidak tertulis dan Kontrol Sosial Represif: Pemberian sanksi.
Kajian Semiotika Body Shaming oleh Teman Sebaya di Kota Padang Intan Putri Savira; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 4 No 4 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v4i4.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana body shaming yang dilakukan oleh mahasiswa pada teman sebaya dilihat dari perspektif semiotika. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena tanpa disadari sudah menjadi bagian dari hidup, dan body shaming sudah menjadi hal yang biasa dilakukan. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori semiotika dari Charles Sanders Peirce yang membahas tentang segitiga makna, yaitu sign, object, dan interpretant. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe semiotika. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan informan sebanyak 15 orang, dalam penelitian ini informan yang menjadi pelaku rata-rata pernah menjadi korban, karena mereka menjadi korban kemudian mereka menjadi pelaku, ada 13 informan dalam penelitian sebagai pelaku dan korban, serta 2 diantaranya adalah informan yang tidak menjadi pelaku ataupun korban dari body shaming. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Untuk memeriksa keabsahan data penelitian ini maka penulis menggunakan triangulasi data. Data dianalisis dengan menggunakan analisis semiotika sosial oleh Charles Sanders Peirce yaitu analisis dengan mengunakan segitiga makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku yang melakukan body shaming tidak hanya sekedar bercanda dan untuk mencairkan suasana, tetapi juga ada makna lainnya seperti untuk memberikan motivasi, nasihat, dan masukan kepada korban. Penelitian ini tidak hanya membahas dari sudut pandang pelaku, tapi juga korban, banyak dampak yang dirasakan oleh korban, diantaranya adalah, menimbulkan perasan sedih, sakit hati, adanya perasaan minder dan tidak percaya diri sehingga berimbas kepada nilainya, serta membuat hubungan pertemanan menjadi renggang.
Strategi Tim Gamers Free Fire dalam Memenangkan Kompetisi Turnamen Free Fire di Nagari Air Bangis Nada Akrami; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v5i1.583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi yang digunakan gamers free fire dalam memenangkan kompetisi turnamen free fire di Nagari Air Bangis. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena ketertarikan peneliti dengan game online free fire yang sedang marak dipertandingkan dan dimainkan oleh kalangan remaja di Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat, hal ini berkaitan langsung dengan bagimana strategi yang dimainkan para gamers untuk memperoleh kemenangan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pertukaran reward and punishment yang dikembangkan oleh George Caspar Homans. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus, teknik pemilihan informan purposive sampling dengan informan sebanyak 15 orang remaja berusia 14 sampai 17 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara mendalam dan studi dokumensi yang dianalisis dengan berpedoman pada teknik analisis data interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya berbagai macam strategi yang digunakan oleh tim gamers free fire dalam memenangkan kompetisi turnamen free fire di Nagari Air Bangis diantaranya: (1) mempunyai kekompakan tim. (2) menentukan pemain yang pro dan handal. (3) memastikan jaringan bagus. (4) komunikasi antar anggota tim berjalan dengan baik. (5) emosional masing-masing anggota harus terkendali.
Konstruksi Mahasiswa Kota Padang Mengenai Media Sosial dalam Belanja Online Gary Dea Satriani; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v5i1.596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana TikTok mempengaruhi keputusan belanja online mahasiswa pada aplikasi Shopee. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori konstruksi sosial oleh Peter L Berger dan Thomas Luckmann. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif tipe studi kasus. Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 15 orang mahasiswa/i. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penenlitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Untuk memeriksa keabsahan dalam penelitian ini, maka penulis menggunakan tiangulasi data. Data dianalisis menggunakan analisis konstruksi sosial oleh Peter L Berger dan Thomas Luckmann yaitu melalui 3 tahapan proses simultan atau yang disebut juga segitiga dialektika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa TikTok mempengaruhi keputusan belanja online mahasiswa pada aplikasi Shopee, yaitu keberhasilan dalam menggunakan TikTok sebagai media sosial pembentuk konstruksi berpikir mahasiswa adalah dengan adanya video review-review produk yang dibeli pada aplikasi platform belanja online Shopee. Video review telah membentuk konstruksi dikarenakan beberapa faktor, mahasiswa terkonstruksi dengan adanya video review karena bebeapa faktor tersebut menciptakan kesadaran palsu yang menyebabkan mahasiswa terlihat bebas melakukan pembelian barang-barang secara online, namun secara tidak sadar melakukan pembelian secara berulang-ulang pada aplikasi Shopee.
Persepsi Mahasiswa Universitas Negeri Padang Tentang Kebudayaan Masyarakat Korea Pasca Menonton Tayangan Drama Korea Sahdatul Atira; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v5i1.598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa Universitas Negeri Padang tentang kebudayaan masyarakat Korea pasca menonton tayangan drama Korea. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Fenomenologi dari Alfred Schutz dan teori Kultivasi dari George Gerbner. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologi. Pemilihan informan dilakukan dengan purposive sampling yaitu sebanyak 15 orang informan mahasiswa Universitas Negeri Padang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis dengan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Hubberman. Dalam fenomenologi dunia keseharian merupakan hal yang paling fundasional dalam kehidupan manusia karena harilah yang mengukir setiap kehidupan manusia. Mahasiswa yang menonton tayangan drama Korea menginterpretasikan apa yang mereka lihat dalam tayangan Korea tersebut yang kemudian menghasilkan persepsi atas apa yang dilihat, setelah itu timbul reaksi atau tindakan atas persepsi tayangan drama Korea tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya persepsi setelah menonton tayangan drama Korea yaitu bahasa yang digunakan dalam bahasa Korea memiliki tingkatan, kemudian kebiasaan masyarakat Korea yang gemar meminum soju, makanan yang khas dalam masyarakat Korea, sifat masyarakat Korea yang mandiri serta pekerja keras, dan menggunakan skincare dan make up Korea.
Co-Authors AB Sarca Putera Abdul Hadi Abdul Razak Agnes Frisischa Aulia Ahmaddul Hadi, Ahmaddul Alfajri Yusra Alfirdausy Alfirdausy Alim Vernando Anisa Silvina Putri Annatasya Annisa Mulyasri Annisa Putri Aprizon Putra Ardian Ardian Arif Rahman Hakim Arman A Aruni Widya Kusuma Aufa Raihan Aura Fairana Ayu Adriyani Azizah Rihadatul Aisya Bima Abie Budiono Chevy Maidie Arzulan Chici Amedea Delmira Syafrini Dendy Marta Putra Difo Hanggoro Dwi Marsiska Driptufany Dwita, Vidyarini Eni Kamal Erda Fitriani Eri Barlian Erianjoni Erianjoni Fajri Utama Fajrin Fajrin Fathariq Fathur Fitra Ramadhan Arman Fitri, Nabilla Dzakia Ganefri . Gary Dea Satriani Gibra Alhamdi Handayuni, Linda Hasra Nofriani Henny Yulius Hesty Diana Indang Dewata Intan Putri Savira Intan Triva Alhamra Iswandi U Julia Putri Ayu Kristin Okvita Lia Amelia Lidya Putri Muchlisa Loveni Vebri M. Dzaky Putra S M.Robby Fadli Mardhiah, Desy Muhammad Afghan Arrazy Muhammad Algifari Muhammad Fadhil Muhammad Hidayat Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Rizky Mutiara Maharani Mutiara Mita Nada Akrami Nadia Kirana Velisa Nasywa Salsabila Kamal Nayla Clarissa Olivia Firdaus Novia Amirah Azmi Nurhaliza Maharani Nurida Wita Nurlizawati Nurul Husni Olivia Anjani Osronita Osronita Pebyola Mayestika Pricilia Vesky Putri Elastia Qavka Navisa Rabiatul Adawia Raihani Sava Alzena Raihani Syaidah Rajul Muttaqin Caniago Ramadani Fitriyah Harahap Rammadani Yusran Randha Rizky Resa Afriani Reskika Ade Sastia Reva Lina Putri Reynaldi Aprinel Putra Rina Rasyada Rori Nofianri Sahdatul Atira Santalia Hasugian Santi, Titen Darlis Sefrilina Sefrilina Septrizola, Whyosi Serly Mutia Sari Sri Wahyuni Suci Azriani Syifa Chairunnisa Viandra Taufik Paku Alam Uli Arta Meritua Samosir Veithzal Rivai Zainal Vilnia Asista Viola Ramadhani Lubis Widia Widia Yemade Laura Puti Anjungan Yeni Darmiati Yunhendri Danhas Zahara Syahranti Zikra Adiyofa