Claim Missing Document
Check
Articles

Rancangan Kampanye Pengaduan Penyalahgunaan KIP-K Fathariq Fathur; Nasywa Salsabila Kamal; Syifa Chairunnisa Viandra; Anisa Silvina Putri; Gibra Alhamdi; Mira Hasti Hasmira
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.159

Abstract

Penyalahgunaan program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) masih sering terjadi dan menimbulkan ketidakadilan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Mahasiswa yang secara ekonomi tidak layak namun mampu memanipulasi data sering kali lolos sebagai penerima bantuan, sedangkan mereka yang benar-benar membutuhkan justru tersisih. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye humas yang mendorong kesadaran dan pelaporan terhadap penyalahgunaan KIP-K. Metode yang digunakan adalah perencanaan kampanye berbasis pendekatan komunikasi strategis melalui media sosial. Proses perancangan meliputi riset latar belakang masalah, analisis kebutuhan, penentuan tujuan kampanye, segmentasi khalayak, serta pengembangan strategi komunikasi seperti publisitas, persuasi, argumentasi, dan penguatan citra. Hasil dari tahapan ini berupa produk kampanye yang terdiri dari konten edukatif berbentuk video simulasi, poster informasi, serta panduan pelaporan penyalahgunaan KIP-K. Seluruh materi disesuaikan dengan karakteristik target audiens, yaitu mahasiswa usia 17–25 tahun. Kampanye ini juga dilengkapi dengan hashtag tematik untuk meningkatkan jangkauan dan keterlibatan audiens di media sosial. Produk kampanye ini diharapkan dapat digunakan oleh lembaga pendidikan atau organisasi masyarakat sebagai alat advokasi dalam memperjuangkan keadilan akses pendidikan.
Pendampingan Nagari dalam Mewujudkan Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik Ganefri, Ganefri; Erianjoni, Erianjoni; Hadi, Ahmaddul; Hasti Hasmira, Mira; Yusra, Alfajri
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1750

Abstract

Program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat Nagari VII Koto Talago dalam mengakses informasi publik secara lebih transparan dan akuntabel. Metode pelaksanaan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada kelompok masyarakat sebagai upaya memperkuat literasi informasi dan kemampuan advokasi warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai hak atas informasi publik, terbentuknya kelompok peduli keterbukaan informasi, serta meningkatnya jumlah permohonan informasi resmi yang diajukan kepada pemerintah nagari. Program ini berkontribusi dalam membangun budaya transparansi di tingkat nagari dan memperkuat hubungan kolaboratif antara masyarakat dan pemerintah
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Nagari Tangguh Bencana Berbasis Modal Sosial dan Kearifan Lokal Syafrini, Delmira; Mardhiah, Desy; Ikhwan; Fahmi, Khairul; Hasmira, Mira Hasti; Nora, Desri; Saputra, Hanafi; Kartika, Rani; Deptiana Sari, Manya; Saputri, Fadilla; Arone, Chikita
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1732

Abstract

Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh, yang terletak di Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, adalah sebuah wilayah yang diberkahi dengan kekayaan alam. Dengan ketinggian 900–1.200 meter di atas permukaan laut, nagari ini memiliki tanah yang subur, membuat sebagian besar penduduknya mengandalkan hidup dari sektor pertanian, perkebunan, dan perhutanan. Namun, di balik keindahan alamnya, nagari ini juga menyimpan potensi kerentanan bencana yang tinggi, seperti gempa bumi, erupsi gunung, longsor, dan banjir bandang. Sayangnya, pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesiapsiagaan dan mitigasi bencana masih sangat rendah. Permasalahan ini mendorong pentingnya pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan nagari tangguh bencana berbasis modal sosial dan kearifan lokal. Sebagai solusi, dilakukan serangkaian kegiatan pemberdayaan. Masyarakat diberikan edukasi mengenai jenis dan karakteristik bencana di wilayah perbukitan dan pegunungan. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai gejala alam yang menjadi pertanda bencana, serta tindakan spontan yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Edukasi ini juga menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai panduan dalam memperkuat tindakan kolektif. Pengetahuan ini sangat krusial karena dapat memengaruhi keselamatan masyarakat. Bentuk kegiatannya berupa sosialisasi dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pemahaman warga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang potensi bencana, tanda-tanda alam, risiko, serta aspek kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Hal ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun ketahanan masyarakat Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh dalam menghadapi ancaman bencana di masa depan.
Faktor yang Mempengaruhi Usaha Pedagang Pasca Relokasi Fase VII di Pasar Raya Padang Enjelita Esa Putri; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Perpsketif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i2.1509

Abstract

Relokasi Pasar Raya Padang Fase VII merupakan kebijakan pemerintah daerah untuk menata kembali pedagang ke lokasi yang lebih tertib, aman, dan nyaman. Namun, setelah relokasi, sebagian pedagang mengalami penurunan pendapatan akibat hilangnya pelanggan tetap dan berkurangnya minat pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi usaha pedagang pasca relokasi Fase VII di Pasar Raya Padang. Perspektif teori keterlekatan (embeddedness theory) Mark Granovetter digunakan sebagai pisau analisis terhadap data yang diperoleh. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Informan penelitian terdiri dari pedagang, pembeli, dan pegawai UPTD Pasar Raya Padang yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman dengan langkah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi usaha pedagang pasca relokasi, yaitu lokasi dan tingkat kunjungan pembeli, biaya sewa dan status kepemilikan ruko, hubungan sosial antar pedagang, persaingan dengan toko daring (online), perubahan gaya hidup masyarakat, serta daya beli konsumen yang menurun. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa keberhasilan usaha pedagang tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh keterlekatan sosial dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan usaha.
Media Sosial Sebagai Sarana Kritik Masyarakat Terkait Paslon Gubernur di Sumatera Barat Nurhaliza Maharani; Qavka Navisa; Muhammad Rizki Alvarizi; Nurida Wita; Ramadani Fitriyah Harahap; Mira Hasti Hasmira; Novia Amirah Azmi; AB Sarca Putera
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.38

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran media sosial sebagai sarana ataupun alat bagi  masyarakat dalam menyampaikan kritik. Berdasarkan perspektif teori media kritik yang diusulkan oleh Frankfurt School, media itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyampaian informasi saja, akan tetapi juga berfungsi sebagai agen tertentu yang dapat membantu dan membentuk kesadaran sosial dan politik. Media sosial dianggap sebagai platform yang efektif untuk menyampaikan kritik dan aspirasi masyarakat, karena di media sosial siapapun bisa berkritik tanpa diketahui identitas sekalipun, terutama dalam kegiatan politik yang kompetitif seperti pilkada. Melalui pendekatan studi pustaka serta wawancara dengan beberapa mahasiswa, ditemukan bahwa media sosial memfasilitasi partisipasi politik masyarakat dengan cara menyediakan ruang untuk kritik publik terhadap kandidat. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa media sosial menjadi alat yang dapat memengaruhi persepsi atau pandangan politik publik dan membantu masyarakat dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini juga berfokus pada bagaimana media sosial meskipun sering sekali menjadi sarana informasi, media sosial tetap berperan penting dalam mengungkapkan suara masyarakat yang tidak terdengar oleh media konvensional.
Perkembangan Teknologi Informasi Menciptakan Inovasi di Bidang Transportasi Online: Ojek Online Annatasya; Mira Hasti Hasmira; Difo Hanggoro; AB Sarca Putera; Ayu Adriyani; Nasywa Salsabila Kamal
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.39

Abstract

Kemajuan yang sangat pesat dalam teknologi informasi telah merusak banyak industri, termasuk sektor transportasi. Lahirnya layanan ojek online adalah bukti nyata tentang seberapa cepat inovasi dapat mengubah cara transportasi konvensional dilakukan. Ojek online menawarkan cara yang praktis, nyaman, dan terjangkau untuk orang-orang di kota melalui aplikasi mobile. Sistem sosial mengadopsi ojek online setelah menyebar melalui saluran komunikasi digital, menurut teori difusi inovasi. Keuntungan relatifnya, kompatibilitas, dan kemudahan penggunaan telah mempercepat adopsinya. Persaingan mendorong inovasi, meskipun menghadapi masalah seperti konflik dengan regulasi dan transportasi konvensional. Pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan bahwa inovasi ojek online tersebar dengan cara yang paling efektif. Secara keseluruhan, ojek online menunjukkan cara teori difusi inovasi dapat menjelaskan bagaimana inovasi diterima masyarakat. Penelitian ini menyelidiki bagaimana inovasi menyebar dan diterima oleh masyarakat dengan menggunakan teori difusi inovasi. Penelitian menunjukkan bahwa ojek online memiliki fitur penting seperti keunggulan dan kemudahan penggunaannya, yang membuatnya diterima masyarakat. Komunikasi adalah bagian penting dari proses difusi inovasi, menurut penelitian ini. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang seberapa pentingnya mendukung inovasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan menggunakan teori difusi inovasi, penelitian ini menyelidiki bagaimana inovasi, dalam hal ini layanan ojek online, menyebar dan diterima oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk mengkaji penyebaran dan adopsi inovasi layanan ojek online di Indonesia berdasarkan teori difusi inovasi.
Duta Alumni sebagai Strategi Komunikasi Humas dalam Menjangkau Siswa Pedesaan: Studi pada Program Studi Ilmu Komunikasi UNP Gusri Rahma Dika; Ibnu Aprijas Maulana; Syifa Elysia Dwi Putri; Annisa Khaylila; Valensia Audhika Putri; Ziankha Humairah Ziankhanaum; Radithya Rizky Enda; Mira Hasti Hasmira
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan informasi siswa pedesaan dalam mengenal Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang (UNP) dan merumuskan strategi komunikasi humas melalui peran duta alumni. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, dan studi dokumen. Informan dipilih secara purposive, yaitu lima mahasiswa atau alumni Ilmu Komunikasi UNP yang berasal dari sekolah pedesaan di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital membantu siswa memperoleh pengetahuan awal tentang program studi, tetapi belum cukup kuat untuk membangun keyakinan dan keputusan memilih program studi. Hambatan utama meliputi minimnya informasi formal dari sekolah, keterbatasan internet, rendahnya pengenalan masyarakat terhadap Ilmu Komunikasi, kekhawatiran keluarga, serta hambatan ekonomi dan geografis. Komunikasi interpersonal melalui alumni terbukti lebih dipercaya karena adanya kesamaan pengalaman, bahasa, dan latar sosial. Alumni dapat berperan sebagai opinion leader sekaligus jembatan kepercayaan antara kampus, siswa, dan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan program duta alumni berbasis daerah, sosialisasi langsung ke sekolah, mentoring calon mahasiswa, serta campus expo daerah sebagai strategi humas yang lebih kontekstual untuk menjangkau siswa pedesaan.
Strategi Kampanye Media Sosial Berbasis Visual Storytelling dalam Meningkatkan Brand Awareness Program Studi Ilmu Komunikasi UNP Novita Ayu Wardhan; Rayhand Fadhillah; Nasywa Huriyah; Dea Amanda; Mira Hasti Hasmira
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang kampanye media sosial berbasis visual storytelling untuk meningkatkan brand awareness siswa SMA perkotaan terhadap Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang (UNP). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis perancangan kampanye. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD), dokumentasi, dan tinjauan pustaka. Informan penelitian adalah delapan mahasiswa aktif Ilmu Komunikasi UNP yang sebelumnya bersekolah di SMA perkotaan dan aktif menggunakan Instagram. Hasil FGD menunjukkan tiga temuan utama: eksposur Ilmu Komunikasi UNP di media sosial masih rendah, Instagram menjadi sumber informasi utama bagi calon mahasiswa, serta prospek kerja dan aktivitas mahasiswa menjadi informasi yang paling dibutuhkan. Berdasarkan temuan tersebut, kampanye dirancang dengan nama "Penentu Arah" melalui format short movie dan Instagram reels. Rancangan kampanye mencakup target audiens, persona, pesan utama, tone and manner, pilar konten, storyboard, dan call to action. Secara konseptual, kampanye ini selaras dengan model AISAS karena mendorong attention, interest, search, action, dan share. Penelitian ini berkontribusi sebagai rancangan awal kampanye digital untuk program studi baru, tetapi masih memerlukan uji efektivitas kepada siswa SMA secara langsung.
Peran Urang Tuo dalam Menyampaikan Informasi pada Masyarakat yang Terhambat Teknologi dan Infrastruktur Yeni Darmiati; Mira Hasti Hasmira
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 7 No 2 (2025): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2025)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v7i2.205

Abstract

Artikel penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Urang Tuo dalam menyampaikan informasi pada masyarakat Korong Kubu Alahan Kuranji Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena di tengah kemajuan teknologi komunikasi saat ini masih terdapat daerah yang terkendala dalam memperoleh informasi. informasi yang dimaksud adalah informasi dari nagari mengenai bantuan dan infrastruktur yang disebabkan oleh jarak yang jauh, jaringan telekomunikasi yang buruk .Urang Tuo merupakan salah satu pimpinan dalam suatu kampung memiliki tugas secara adat. Berdasarkan permasalahan tersebut pertanyaan peneliti adalah bagaimana peran Urang Tuo sebagai tokoh masyarakat yang membantu masyarakat dalam penyelesaian permasalahan tersebut. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori peran Biddle dan Thomas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan informan terdiri dari Datuak Mudo, Urang Tuo dan anggota masyarakat Korong Kubu Alahan Kuranji. Pengumpulan dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah dalam penyampaian informasi pada masyarakat Urang Tuo memiliki peran sebagai berikut: (1) menjembatani informasi dari nagari kepada masyarakat, (2) menjamin kebenaran informasi kepada masyarakat (3) menyampaikan aspirasi masyarakat kepada nagari.
Fungsi Keluarga pada Pasangan Pernikahan Dini Laori Zola Endria; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1431

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pasangan pernikahan dini di Desa Kebun Baru menjalankan fungsi ekonomi keluarga serta strategi adaptasi yang mereka lakukan dalam kondisi serba terbatas. Pernikahan dini merupakan persoalan sosial yang masih banyak terjadi di berbagai wilayah Indonesia, di Desa Kebun Baru, pernikahan usia muda menjadi persoalan yang harus di perhatikan karena banyak pasangan memasuki kehidupan rumah tangga tanpa kesiapan mental dan finansial, ataupun pendidikan yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksplanatoris. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 informan yang di pilih dengan metode purposive dengan kriteria pasangan yang menikah di usia dini (perempuan: dibawah 19 tahun dan laki-laki: di bawah 21 tahun), orangtua pasangan, tetangga, dan pengurus desa. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, triangulasi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian juga analisis dengan menggunakan teori Struktural Fungsional Talcott Parsons Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasangan masih mengalami ketergantungan ekonomi pada keluarga besar karena pendapatan yang tidak menentu. Suami umumnya bekerja pada sektor informal, sedangkan istri membantu melalui pekerjaan sambilan atau usaha kecil-kecilan. Pembagian peran bersifat fleksibel, ditentukan oleh kebutuhan dan tekanan ekonomi yang berubah-ubah. Pasangan mengembangkan strategi bertahan hidup seperti hidup hemat, serta menggabungkan sumber daya keluarga besar. Temuan ini menunjukkan bahwa proses adaptasi dan integrasi menjadi kunci bagi keberlangsungan fungsi ekonomi keluarga muda. Penelitian ini menegaskan perlunya program pendampingan keluarga muda untuk memperkuat ketahanan ekonomi di pedesaan
Co-Authors AB Sarca Putera Abdul Hadi Abdul Razak Agnes Frisischa Aulia Ahmaddul Hadi, Ahmaddul Alfajri Yusra Alfirdausy Alfirdausy Alim Vernando Anisa Silvina Putri Annatasya Annisa Khaylila Annisa Mulyasri Annisa Putri Aprizon Putra Ardian Ardian Arif Rahman Hakim Arman A Arone, Chikita Aruni Widya Kusuma Aufa Raihan Aura Fairana Ayu Adriyani Azizah Rihadatul Aisya Azzahra Qhutrun Nada Bima Abie Budiono Chevy Maidie Arzulan Chici Amedea Dea Amanda Delmira Syafrini Dendy Marta Putra Deptiana Sari, Manya Difo Hanggoro Dwi Marsiska Driptufany Dwita, Vidyarini Eni Kamal Enjelita Esa Putri Erda Fitriani Eri Barlian Erianjoni Erianjoni Fajri Utama Fajrin Fajrin Fathariq Fathur Fitra Ramadhan Arman Fitri, Nabilla Dzakia Ganefri . Gary Dea Satriani Gibra Alhamdi Gusri Rahma Dika Hanafi Saputra, Hanafi Handayuni, Linda Hasra Nofriani Henny Yulius Hesty Diana Ibnu Aprijas Maulana Ikhwan Indang Dewata Intan Putri Savira Intan Triva Alhamra Iswandi U Julia Putri Ayu Kartika, Rani Khairani Rizky Khairul Fahmi Kristin Okvita Laori Zola Endria Lia Amelia Lidya Putri Muchlisa Loveni Vebri M. Dzaky Putra S M.Robby Fadli Mardhiah, Desy Muhammad Afghan Arrazy Muhammad Algifari Muhammad Fadhil Muhammad Hidayat Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Rizky Mutiara Maharani Mutiara Mita Nada Akrami Nadia Kirana Velisa Nasywa Huriyah Nasywa Salsabila Kamal Nayla Clarissa Olivia Firdaus Nora, Desri Novia Amirah Azmi Novita Ayu Wardhan Nurhaliza Maharani Nurida Wita Nurlizawati Nurul Husni Olivia Anjani Osronita Osronita Pebyola Mayestika Pricilia Vesky Putri Elastia Qavka Navisa Rabiatul Adawia Radithya Rizky Enda Raihani Sava Alzena Raihani Syaidah Rajul Muttaqin Caniago Ramadani Fitriyah Harahap Rammadani Yusran Randha Rizky Rayhand Fadhillah Resa Afriani Reskika Ade Sastia Reva Lina Putri Reynaldi Aprinel Putra Rina Rasyada Rori Nofianri Sahdatul Atira Santalia Hasugian Santi, Titen Darlis Saputri, Fadilla Sefrilina Sefrilina Septrizola, Whyosi Serly Mutia Sari Sri Wahyuni Suci Azriani Syifa Chairunnisa Viandra Syifa Elysia Dwi Putri Taufik Paku Alam Uli Arta Meritua Samosir Valensia Audhika Putri Veithzal Rivai Zainal Vilnia Asista Viola Ramadhani Lubis Widia Widia Yemade Laura Puti Anjungan Yeni Darmiati Yunhendri Danhas yusra, alfajri Zahara Syahranti Ziankha Humairah Ziankhanaum Zikra Adiyofa