Claim Missing Document
Check
Articles

Peluang Usaha Bagi Masyarakat Nagari Sungai Pinang untuk Pengembangan Ekowisata Mira Hasti Hasmira; Erda Fitriani
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v1i2.14

Abstract

Masyarakat Nagari Sungai Pinang merupakan daerah wisata yang memiliki keindahan alam yang sangat indah. Masyarakatnya memiliki animo yang sangat tinggi untuk pengembangan ekowisata. Namun, karena kurangnya SDM, hal ini menjadi terkendala. Termasuk dalam upaya peningkatan perekonomian melalui kegiatan wisata. Tulisan ini menjelaskan tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas SDM untuk pengembangan perekonomian dalam dunia wisata. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kewirausahaan, tepatnya tentang bagaimana membaca peluang usaha. Peluang usaha yang dimaksud disesuaikan dengan situasi yang ada di Nagari Sungai Pinang. Pada akhir kegiatan ini terbentuk kepengurusan dan dua kelompok usaha yang dirasa sesuai dengan situasi yang ada di Nagari Sungai Pinang.
Communication Pattern Between People Who’s Manyanda With Family Members Who’s Disanda Mira Hasti Hasmira
Science and Environmental Journal for Postgraduate Vol 1 No 1 (2018): Science and Environmental Journals for Postgraduate (SENJOp)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.995 KB) | DOI: 10.24036/senjop.v1i1.10

Abstract

Nagari Talang was a village that located around of Mount Talang, Gunung Talang District, Solok Regency, West Sumatra. Nagari Talang was rich with unique and interesting tradition included in tradition of death. Manyanda is replacing the function of people who have died as a socially with people who are still alive. Manyanda was also intended to help the family left behind so that they do not feel so sad. This study described how the pattern of communication between people who was manyanda with family members who is disanda. This research is an ethnographic study of communication. Based on research conducted, there were two patterns of communication. This communication pattern was divided based on the level of community understanding about manyanda. In groups of people who understand the tradition of widow well, the communication pattern was two-way and lasts for quite a long time. Whereas in the community group that only understands manyanda as a adherence to tradition, the communication pattern tends to run in one direction and lasts a short period of time, at most two years.
Community Capacity Building in Flood Disaster Mitigation Efforts in Limapuluh Kota Regency Eri Barlian; Iswandi Umar; Indang Dewata; Yunhendri Danhas; Osronita Osronita; Mira Hasti Hasmira; Linda Handayuni; Aprizon Putra; Serly Mutia Sari
Science and Environmental Journal for Postgraduate Vol 4 No 1 (2021): Science and Environmental Journals for Postgraduate (SENJOp)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/senjop.v4i1.119

Abstract

Disaster mitigation is an effort and or action to reduce disaster risk. Community capacity building in dealing with disasters is an effort to reduce disaster risk. Limapuluh Kota Regency is one of the areas that have a high level of vulnerability to flood disasters. The target of this activity is to increase community capacity in dealing with flood disasters. The efforts made can be divided into five forms, namely 1) strengthening disaster management institutions; 2) early warning of disaster risk; 3) disaster education; 4) reducing risk factors; and 4) development of preparedness in all lines. In the first year, there will be institutional formation and a study of disaster-prone zoning. In the second year, prepare a model for disaster education and study efforts to reduce disaster risk factors. In the third year building preparedness on all lines in the face of disasters. This activity has the output of national and international scientific publications in modeling community capacity building in dealing with flood disasters.
KOMUNIKASI PENDIDIKAN ANAK DI TENGAH PANDEMI : HOMESCHOOLING SEBAGAI ALTERNATIF PILIHAN ORANG TUA SETELAH SEKOLAH FORMAL Mira Hasti Hasmira
Jurnal Ranah Komunikasi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Ranah Komunikasi (JRK)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.321 KB) | DOI: 10.25077/rk.5.1.20-29.2021

Abstract

The Covid 19 pandemic has devastated the education system in Indonesia. Children who should enjoy education in formal schools using face-to-face methods, change to distance learning. This raises new problems. To overcome this, it is very necessary to communicate proper education so that children's education can continue as it should. One of the alternative choices for children's education by parents due to the pandemic is homeschooling. homeschooling enthusiasts are soaring amid this pandemic. This paper examines the educational communication that occurred in the implementation of homeschooling in the midst of the Covid 19 pandemic. This paper is in the form of descriptive qualitative data collection methods through participatory observation, interviews and documentation study. The findings in this paper are analyzed using Bruner's learning theory, which focuses on how a person influences others so that the learning process occurs within him. Analysis was also carried out with William Schutz's Fundamental Interpersonal Relationship Orientation (FIRO). This theory emphasizes three kinds of human needs, namely the need for inclusion, the need for control and the need for affection. The result of this research is that educational communication occurs effectively considering that between communicators, namely parents as teachers and children as students and communicants know each other very well, so that parents as teachers can choose and use appropriate teaching methods according to the character of their children. and able to reduce distraction. Teaching materials are also tailored to the needs of children. Besides the national curriculum, parents can also add material that is in accordance with the character of the child.
Kontrol Sosial Masyarakat Pada Anak-Anak Yang Bermain Game Online di Warung Wifi (Jorong Koto Birah Nagari Pulakek Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan) Arif Budiman; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v5i2.614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontrol sosial masyarakat pada anak-anak yang bermain game online di warung wifi di jorong koto birah, Nagari Pulakek,Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Kajian ini menarik karena, marakmya game online dan di kalangan anak-anak dan remaja mengalami kecanduan yang berakibatkan mengalami penurunan prestasi akademik, relasi sosial, kesehatan dan hal ini menimbulkan kecemasan bagi para orang tua dan masyarakat juga menimbulkan konflik antara anak dan orang tua. Penelitian ini menggunakan analisis teori kontrol sosial Traviss Hirschi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif tipe studi kasus. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan informan sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontrol sosial yang di berikan oleh masyarakat tersebut di antaranya yaitu memberikan teguran, yang kedua memberikan pengawasan, yang ketiga memberikan ancaman yang terdiri dari mengancam mematikan wifi, mengusir dari warung wifi dan keempat pemberian sanksi.
Motif Dancer Laki-laki Bergabung dengan Komunitas Dance Cover di Kota Padang Muhammad Fadhil; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v5i3.664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif dancer laki-laki bergabung dengan komunitas dance cover di Kota Padang yang mana terdapat 2 motif yaitu inner motive dan outer motive. Dancer laki-laki tersebut masih eksis dengan kegiatan ngedance walaupun dilarang oleh orang tua mereka sehingga melakukan kegiatan dance secara diam-diam. Dalam penelitian ini terdapat 5 Komunitas dance cover yaitu Komunitas DXT, K-ido, S2J, Deone Family Academy, dan YP. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan tipe penelitian Fenomenologi. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan 25 orang dengan 3 kategori yang pertama 15 dancer, 5 teman dancer dan 5 fans dancer. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam serta studi dokumentasi. Peneliti menggunakan teori fenomenologi dari Alfred Schuft. Untuk memeriksa keabsahan data penelitian ini maka peneliti menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data menurut Miles dan Huberman adalah Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya 2 motif Laki-laki yang bergabung dengan komunitas dance cover di Kota Padang yaitu Inner Motive (1) Ingin terkenal / Famous (2) Have fun (3) Ingin mendapatkan penghargaan (4) Passion dan Outer Motive (1) Adanya juri dari Korea (2) Changwon Festival (3) Tempat belajar dance (5) Mendapatkan pekerjaan.
Proses Penyampaian Pesan Melalui Tari Gandai di Desa Dusun Baru V Koto Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Alim Vernando; Mira Hasti Hasmira; Desy Mardhiah
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 1 No 2 (2019): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2019)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v1i2.18

Abstract

Masyarakat Desa Dusun Baru V Koto memiliki seni tari tradisional yaitu tari gandai. Tari gandai adalah tarian yang ditarikan sekelompok perempuan beserta melantunkan syair pantun. Tarian gandai ada beberapa sebagian penonton yang mengerti dan tidak mengerti. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menggambarkan proses penyampaian pesan melalui tari gandai. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori interaksi simbolik George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bertipekan deskriptif. Pemilihan informan penelitian dengan teknik purposive sampling. Jumlah informan secara keseluruhan 21 orang. Data dikumpulkan dengan metode observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan triangulasi data. Analisis data menggunakan model analisis interaktif oleh Miles dan Huberman dengan tiga langkah yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa proses penyampaian pesan melalui tari gandai sebagai berikut (1) proses pelaksanaan tari gandai. (2) proses penyampaian pesan tari gandai. (3) proses interaksi penari dan penonton tari gandai. (4) pemaknaan penonton tari gandai.
Bentuk Pengawasan Orang Tua Pada Anak-Anak Pengguna Smartphone Fajri Utama; Mira Hasti Hasmira
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 1 No 1 (2019): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (September 2019)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/culture/vol1-iss1/20

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui bentuk pengawasan orang tua pada anak-anak pengguna smartphone. Kajian teori yang dipakai untuk menelaah penelitian ini ialah teori yang berdasarkan oleh Robert K Merton yaitu fungsi manifest dan fungsi latent. Metode yang dipakai dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif serta pemilihan informan purposive sampling. Dalam pengambilan data menggunakan cara observasi, wawancara dengan teknik analisis data dari Miles dan Huberman. Hasil penelusuran ini menjelaskan bentuk pengawasan orang tua pada anak ketika menggunakan smartphone yaitu dengan memberikan pembatasan waktu dalam menggunakan smartphone, memberikan nasihat kepada anak supaya menggunakan smartphone dengan semestinya, memberikan sanksi kepada anak yang tidak mematuhi aturan yang telah dibuat orang tuanya. Selain itu penyebab bentuk pengawasan orang tua pada anak-anak pengguna smartphone yaitu pengetahuan dan pekerjaan dari orang tua
Interaksi Pengasuh Asrama dengan Anak Berkebutuhan Khusus dalam Membentuk Karakter di Asrama Sekolah Luar Biasa Negeri Muara Bungo Aruni Widya Kusuma; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 5 No 4 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v5i4.689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana interaksi pengasuh asrama dengan anak berkebutuhan khusus dalam membentuk karakternya di Asrama Sekolah Luar Biasa Negeri Muara Bungo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku tidak baik yang ditunjukkan oleh anak berkebutuhan khusus di asrama, yang dapat menyebabkan penurunan kualitas nilai karakter pada anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik yang dikemukakan oleh George Herbert Mead. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial yang dilakukan antara pengasuh dan anak berkebutuhan khusus dalam membentuk karakternya di asrama, dilakukan dengan secara langsung, seperti menyebut nama dan berbicara secara jelas terhadap anak autisme, tunagrahita dan tunadaksa. Dan juga dilakukan interaksi secara tidak langsung, yaitu dengan menggunakan bahasa isyarat bagi anak tunarungu. Sehingga, dengan interaksi yang dilakukan pengasuh dengan anak berkebutuhan khusus, dapat meningkatkan kualitas karakter yang tertanam dalam diri anak kebutuhan khusus. Pembentukan nilai-nilai karakter tersebut antara lain, religius, disiplin, kreatif, mandiri, peduli lingkungan dan peduli sosial. Terdapat satu karakter yang belum tertanam dengan baik dalam anak berkebutuhan khusus, yaitu karakter jujur. Kendala yang dihadapi pengasuh asrama dalam membentuk karakter anak berkebutuhan khusus adalah, dalam penggunaan bahasa yang dilakukan untuk berinteraksi dengan anak berkebutuhan di asrama.
Kopi Hitam dan Laki-Laki dalam Persepsi Perempuan di Kota Padang Olivia Anjani; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 5 No 4 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v5i4.706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan faktor yang melatarbelakangi kopi hitam identik dengan laki-laki. Penelitian ini menjadi menarik dilakukan karena penelitian ini dapat menjelaskan faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi kopi identic dengan laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif tipe deskriptif dengan teknik pengumpulan informan adalah dengan purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 15 orang, 13 diantaranya adalah perempuan dan 3 laki-laki. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori pilihan rasional dari James S. Coleman. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam (in depth interview) dan studi dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknis analisis data dengan model interaktif Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, faktor yang melatar belakangi kopi identic dengan laki-laki ialah karena kopi hitam memang minuman laki-laki. Sesuai dengan asumsi dari teori nurture bahwa perbedaan antara peran, fungsi, dan tanggung jawab seorang laki-laki dan perempuan tergantung pada konstruksi sosial dan pengaruh budaya. Kedua, kopi hitam dianggap sebagai minuman yang kuat dan menjadi salah satu faktor yang melatar belakangi kopi identik dengan laki-laki. Hal ini didukung dengan sifat maskulin dan fisik yang dimiliki oleh laki-laki. Ketiga, adanya anggapan masyarakat yang mengatakan bahwa kopi hitam melambangkan kegagahan laki-laki. Sebagaimana anggapan perempuan terkait kopi hitam yang identik dengan laki-laki, didasarkan dari stereotip masyarakat bahwa kopi hitam merupakan minuman para lelaki pekerja keras yang memiliki peran sebagai calon atau seorang kepala keluarga.
Co-Authors AB Sarca Putera Abdul Hadi Abdul Razak Agnes Frisischa Aulia Ahmaddul Hadi, Ahmaddul Alfajri Yusra Alfirdausy Alfirdausy Alim Vernando Anisa Silvina Putri Annatasya Annisa Mulyasri Annisa Putri Aprizon Putra Ardian Ardian Arif Rahman Hakim Arman A Arone, Chikita Aruni Widya Kusuma Aufa Raihan Aura Fairana Ayu Adriyani Azizah Rihadatul Aisya Bima Abie Budiono Chevy Maidie Arzulan Chici Amedea Delmira Syafrini Dendy Marta Putra Deptiana Sari, Manya Difo Hanggoro Dwi Marsiska Driptufany Dwita, Vidyarini Eni Kamal Erda Fitriani Eri Barlian Erianjoni Erianjoni Fajri Utama Fajrin Fajrin Fathariq Fathur Fitra Ramadhan Arman Fitri, Nabilla Dzakia Ganefri . Gary Dea Satriani Gibra Alhamdi Hanafi Saputra, Hanafi Handayuni, Linda Hasra Nofriani Henny Yulius Hesty Diana Ikhwan Indang Dewata Intan Putri Savira Intan Triva Alhamra Iswandi U Julia Putri Ayu Kartika, Rani Khairani Rizky Khairul Fahmi Kristin Okvita Laori Zola Endria Lia Amelia Lidya Putri Muchlisa Loveni Vebri M. Dzaky Putra S M.Robby Fadli Mardhiah, Desy Muhammad Afghan Arrazy Muhammad Algifari Muhammad Fadhil Muhammad Hidayat Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Rizky Mutiara Maharani Mutiara Mita Nada Akrami Nada, Azzahra Qhutrun Nadia Kirana Velisa Nasywa Salsabila Kamal Nayla Clarissa Olivia Firdaus Nora, Desri Novia Amirah Azmi Nurhaliza Maharani Nurida Wita Nurlizawati Nurul Husni Olivia Anjani Osronita Osronita Pebyola Mayestika Pricilia Vesky Putri Elastia Qavka Navisa Rabiatul Adawia Raihani Sava Alzena Raihani Syaidah Rajul Muttaqin Caniago Ramadani Fitriyah Harahap Rammadani Yusran Randha Rizky Resa Afriani Reskika Ade Sastia Reva Lina Putri Reynaldi Aprinel Putra Rina Rasyada Rori Nofianri Sahdatul Atira Santalia Hasugian Santi, Titen Darlis Saputri, Fadilla Sefrilina Sefrilina Septrizola, Whyosi Serly Mutia Sari Sri Wahyuni Suci Azriani Syifa Chairunnisa Viandra Taufik Paku Alam Uli Arta Meritua Samosir Veithzal Rivai Zainal Vilnia Asista Viola Ramadhani Lubis Widia Widia Yemade Laura Puti Anjungan Yeni Darmiati Yunhendri Danhas yusra, alfajri Zahara Syahranti Zikra Adiyofa