Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS FOTOPERIODE TERHADAP KECERAHAN WARNA, PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOMET (Carassius auratus) Muhammad Hafiz; Dian Mutiara; Rangga Bayu Kusuma Haris; Tyas Dita Pramesthy; Rahma Mulyani; Arumwati Arumwati
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 1 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v15i1.4287

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lama penyinaran berpengaruh terhadap kecerahan warna, pertumbuhan panjang dan berat serta kelangsungan hidup ikan komet (Carassius auratus). Penelitian dilaksanakan di kampus C Fakultas Perikanan Universitas PGRI Palembang. Kegiatan penelitian dilakukan selama 30 hari. Ikan uji yang digunakan adalah Ikan komet ukuran 5 cm dengan menggunakan akuarium sebanyak 12 buah yang berukuran 40 x 30 x 20 cm. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri 4 taraf perlakuan dengan 3 kali ulangan yaitu perlakuan P0 dipelihara tanpa adanya perlakuan penyinaran, P1 lama penyinaran (LP) 6 jam/hari, P2 lama penyinaran (LP) 12 jam/hari, dan P3 lama penyinaran (LP) 18 jam/hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan lama penyinaran selama 18 jam setiap harinya (P3) memberikan hasil terbaik terhadap parameter kecerahan warna badan ikan komet (Carassius auratus) sebesar 20,96 serta pertumbuhan berat rata-rata dan panjang ikan komet (Carassius auratus) yang terbaik terdapat pada perlakuan P3 dengan berat 0,66 gram dan panjang 0,4 cm. Untuk kelangsungan hidup ikan komet (Carassius auratus) nilai tertinggi tertinggi terdapat pada perlakuan P2 yaitu sebesar 93.33%.Kata kunci : Ikan Komet (Carassius auratus), Fotoperiode, Kecerahan warna
RENCANA ZONASI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DI DESA SUNGAI DUALAP KECAMATAN KUALA BETARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT PROPINSI JAMBI Djunaidi Djunaidi; Rangga Bayu Kusuma Haris; Perdana Putra Kelana; Tyas Dita Pramesthy; Arumwati Arumwati
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v14i2.3465

Abstract

Keberadaan hutan mangrove di Desa Sungai Dualap memiliki potensi yang cukup besar mempunyai luas lebih kurang 450 ha dengan ketinggian tegakan 3-20 meter telah memberikan kontribusi kesuburan perairan laut Kecamatan Kuala Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Keadaan ini telah menjadikan Desa Sungai Dualap sebagai salah satu sentra produksi perikanan (ikan, udang, kepiting bakau, kerang dan lain sebagainya) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah potensi dan kondisi mangrove serta menyusun rencana zonasi kawasan konservasi mangrove di Desa Sungai Dualap Kecamatan Kuala Betara Kabupatan Tanjung Jabung Barat Propinsi Jambi. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan kajian terhadap potensi dan kondisi mangrove yang ada di sepanjang wilayah pesisir Desa Sungai Dualap dan tersusunnya zonasi kawasan konservasi mangrove dalam mendukung konservasi dan rehabilitasi kawasan hutan mangrove di Desa Sungai Dualap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rencana zonasi kawasan konservasi mangrove di Desa Sungai Dualap adalah seluas 601.49 ha yang terdiri dari zona inti dengan luas 432.35 ha, zona penyangga dengan luas 81.27 ha dan zona pemanfaatan/ekonomi seluas 87.87 ha. Jenis vegetasi mangrove yang ditemukan baik mangrove sejati maupun mangrove ikutan. Mangrove sejati meliputi jenis api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia alba), bakau minyak (Rhizophora apiculata), bakau merah (Rhizophora stylos) nipah (Nypa fruticans), jeruju (Achantus ilicifolius), kalimuntung (Carbera mingas) dan lain sebagainya. Sedangkan mangrove ikutan yang dapat ditemui di sepanjang kawasan pesisir Desa Sungai Dualap seperti : nibung (Anchupermatrgillaria), paku laut (Agrostichum aereum), tuba laut (Derris trifoliate), pandan (Pandanus tectorius) dan seduduk (Melastomacandidum). Kata Kunci: Ekosistem, Mangrove, Zonasi, Konservasi
ANALISIS PENGARUH LAMA SETTING DAN LAMA PENARIKAN TALI KERUT TERHADAP TOTAL HASIL TANGKAPAN PURSE SEINE DI SIBOLGA: ANALYSIS OF THE EFFECT SETTING TIME AND TIME TO PULL OF PURSE LINE FOR THE TOTAL CATCH OF PURSE SEINE IN SIBOLGA tyas dita pramesthy; Roma Yuli F Hutapea; Muhammad Tesen
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.544 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v8i1.12593

Abstract

Kota Sibolga adalah salah satu kota yang memiliki potensi perikanan yang cukup besar di Pantai Barat Sumatera terutama pada bidang penangkapan ikan. Purse seine salah satu alat tangkap yang banyak digunakan di Kota Sibolga. Pada tahun 2015 jumlah alat tangkap purse seine (purse seine) di Kota Sibolga terdapat 92 unit kapal. Kecepatan pelingkaran alat tangkap purse seine berpengaruh terhadap kawanan ikan. Proses pelingkaran berguna untuk menutup arah renang ikan dengan cara menyamakan kecepatan kapal dengan kecepatan berenang ikan. Kecepatan dalam penarikan tali kerut (purse line) diduga dapat mempengaruhi jumlah hasil tangkapan, karena penarikan tali kerut dapat menutup celah ikan keluar dari bagian bawah kantong purse seine. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama setting dan penarikan tali kerut terhadap total hasil tangkapan pada kapal purse seine di Sibolga. Metode penelitian dilakukan dengan cara observasi yaitu mengamati dan mengikuti operasi penangkapan ikan dengan purse seine. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan lama setting dan lama penarikan tali kerut cukup berpengaruh terhadap total hasil tangkapan. Nilai korelasi (r) yang diperoleh sebesar 0.902 dan 0.779. Hasil analisis ANOVA yaitu nilai significance F lebih kecil dibandingkan dengan nilai alpha (α = 0.1).
Analysis of Code of Conduct Responsibilities Fisheries (CCRF) on Fishing Gear in Dumai Tyas Dita Pramesthy; Ratu Sari Mardiah
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v9i2.6684

Abstract

The development of capture fisheries based on the Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF) use to optimally the potential of capture fisheries. Fishing gears that use in Dumai City are gill net, push net, and drifting longline. The research was conducted to analyze the fishing gear that used by fishermen in Dumai City based on the CCRF document as a continuation in providing policies of fishing gear. The method of data collection is use a questionnaire and statistic of description is used to data analysis. The results showed the drawbacks of the use of gill nets that are found in the quality of fish caught tend to be slightly physically defective (part of the operculum), and can make the to other species die because the net traps and makes fish spun. Sondong can not be recommended as a good fishing gear based on the CCRF, because the mesh size used is small so the selectivity of sondong is low, and the technique of sondong operation can damage the habitat. Drifting longline is a fishing gear that is selective and environmentally friendly, although viewed from the types of fish that caught, longline has the potential to catch the fish that protected by law based on the main catch is stingrays. However, stingrays that caught by fishermen in dumai are not the fish that protected by law. The conclusion of the study is gill net and drifting longline are recommended fishing gear to fishermen in Dumai city, because it is appropriate with the provisions of the CCRF document
Analisis Rancang Bangun Trammel Net (Jaring Tiga Lapis) Ratu Sari Mardiah; Tyas Dita Pramesthy
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.947 KB) | DOI: 10.31957/acr.v2i1.980

Abstract

Trammel net dirancang dan dirakit menggunakan perhitungan yang matematis. Kajian tersebut belum banyak dilakukan di Indonesia. Tujuannya adalah merancang kebutuhan bahan perakit trammel net dan menganalisis hanging ratio, gaya tenggelam dan gaya apung pada trammel net. Penelitian dilakukan pada Oktober 2018 sampai dengan Februari 2019 di Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai, Riau. Trammel net dibagi menjadi 2, yaitu trammel net yang dibuat nelayan disebut jaring TNA dan trammel net yang dibuat oleh peniliti disebut jaring TNB. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif. Kebutuhan konstruksi trammel net dalam satu piece dianalisis dan dibandingkan dengan ukuran baku perakitan trammel net (SNI 01-7237-2006). Hasilnya, jaring TNA dalam satu piece panjangnya 25,3 m memiliki jumlah pelampung 48 buah, pemberat 117 buah, panjang tali PE 25 m. Kemudian, jaring TNB dengan panjang 32,1 m membutuhkan pelampung 66 buah, pemberat 156 buah, panjang tali PE 32 m. Hanging ratio, gaya tenggelam dan gaya apung pada kedua tipe jaring memiliki hasil yang sesuai dengan ukuran baku perakitan trammel net.Kata Kunci: Hanging ratio; Konstruksi; Trammel net
Analisis Penentuan Ukuran Utama Purse Seine Sibolga Berdasarkan SNI 8186:2015 Ratu Sari Mardiah; Shiffa Febyarandika Shalichaty; Tyas Dita Pramesthy; Yulia Estmirar Tanjov; Ali Muqsit; Ganang Dwi Prasetyo
JURNAL ENGGANO Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.6.1.%p

Abstract

Purse seine memiliki konstruksi utama yaitu jaring, terbagi atas sayap, badan dan kantong. Konstruksi utamanya sangat mempengaruhi panjang, tinggi purse seine pada saat dioperasikan dan metode pengoperasiannya. Selain itu, ukurannya juga mempengaruhi seberapa panjang tali ris atas-bawah dan  tali cincin akan dipasang pada purse seine. Penelitian ini penting dilakukan untuk memastikan ukuran konstruksi utama purse seine Sibolga telah sesuai dengan Standarisasi Nasional Indonesia nomor 8186:2015. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ikan target utama purse seine Sibolga, menentukan panjang purse seine terpasang dan menganalisis karakteristik bentuk purse seine menggunakan ukuran utama konstruksi purse seine Sibolga. Penelitian dilakukan pada Bulan Januari-Maret 2020 di PPN Sibolga. Metode penelitian yang dilakukan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menyatakan bahwa persentasi ikan target utama yang didapatkan adalah tongkol (58%) dan cakalang (42%). Panjang purse seine Sibolga terpasang memiliki nilai sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam SNI 8186:2015, yaitu 400 m. Karakteristik bentuk purse seine Sibolga memiliki nilai a/l 0,42; b/l 0,42; c/l 0,11; l/m 0,80; dan h/l 0,62.
Keterkaitan Umpan Hidup Terhadap Hasil Tangkapan Pole and Line di Bitung Sulawesi Utara Roma Yuli Hutapea; Tyas Dita Pramesthy; Rizki Pandapotan Situmorang
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.492 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.233

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan proses penangkapan ikan dengan alat tangkap huhate (pole and line), mengetahui komposisi hasil tangkapan pole and line dan menganalisis hubungan jumlah umpan dengan tangkapan pole and line di Bitung, Sulawesi Utara. Metode dalam penelitian adalah observasi dan wawancara. Analisis deskriptif, regresi linear sederhana dan korelasi linear dengan Microsoft Office Excel 2010 merupakan analisis data yang digunakan. Hasil analisis data menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara umpan hidup yang digunakan terhadap hasil tangkapan pole and line. Hal ini dilihat dari hasil r = 0,98 yang berarti memiliki hubungan yang sangat erat.
ANALISIS ORGANOLEPTIK IKAN HASIL TANGKAPAN PURSE SEINE DI KM. SERASI PUTRA Tyas Dita Pramesthy; Muhammad Nur Arkham; Ratu Sari Mardiah; Shiffa Febyarandika Shalichaty; Rangga Bayu Kusuma Haris; Windri Gunawan
Aurelia Journal Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v4i2.11594

Abstract

Purse seine merupakan alat tangkap yang memberikan kontribusi besar dalam produksi hasil perikanan tangkap di PPN Sibolga. Produksi hasil tangkapan purse seine dari tahun 2015-2019 sebanyak 119.587 ton, yang didominasi oleh ikan pelagis. Untuk mencegah atau mengurangi kebusukan terhadap ikan serta kemungkinan terjadinya penurunan kualitas hasil tangkapan yang mengakibatkan hilangnya harga jual ikan maka perlu memperhatikan cara penanganan hasil tangkapan yang baik ketika di atas kapal. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas ikan hasil tangkapan purse seine menggunakan uji organoleptik. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 01 Maret sampai dengan 30 Juni 2021 di kapal KM. Serasi putra yang mendaratkan hasil tangkapan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga. Metode organoleptik digunakan dengan lembar score sheet penilaian untuk menganalisa secara langsung kelayakan saat melakukan penanganan ikan hasil tangkapan di atas kapal sampai setelah didaratkan. Data primer dikumpulkan dengan cara pengamatan dan wawancara kepada awak kapal. Berdasarkan perhitungan mengenai ketidaklayakan dan kesesuaian kualitas hasil tangkapan kapal purse seine yaitu berupa kualitas mata ikan, insang dan daging diperoleh nilai rata-rata kesesuaian sebesar 59% (cukup baik).
IDENTIFIKASI PERALATAN NAVIGASI DAN KESELAMATAN YANG DIGUNAKAN DI KM DIOSKURI 8 Roma Yuli Felina Hutapea; Tyas Dita Pramesthy; Rizky Pandapotan Situmorang; Ayang Armelita Rosalia
Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bitung merupakan salah satu kota di Sulawesi yang kaya akan sumber daya perikanan. Cakalang merupakan salah satu komoditas hasil tangkapan yang dominan didaratkan di PPS Bitung, dengan menggunakan alat tangkap huhate atau pole and line. Alat keselamatan dan alat navigasi diperlukan pada kegiatan pelayaran dan penangkapan ikan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi alat navigasi dan alat keselamatan yang digunakan oleh salah satu kapal huhate dengan wilayah penangkapan di perairan Bitung, serta mengetahui kondisi dari alat navigasi dan alat keselamatan yang digunakan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat navigasi yang digunakan di KM. Dioskuri 8 adalah GPS, Kompas Magnet, Radio SSB dan teropong dengan kondisi baik dan dapat digunakan, sedangkan AIS di KM. Dioskuri 8 tidak dipergunakan karena kondisinya yang rusak. Alat keselamatan di KM. Dioskuri 8 adalah pelampung penolong, sepatu safety, life jacket, dan sarung tangan, dengan kondisi yang kurang memadai dan jarang digunakan oleh ABK .
ANALISIS FINANSIAL USAHA KAPAL PURSE SEINE (STUDI KASUS: KM DAYA CIPTA) DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA SIBOLGA, SUMATERA UTARA Tyas Dita Pramesthy; Muhammad Nur Arkham; Ratu Sari Mardiah
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v12i1.13674

Abstract

Perikanan pukat cincin merupakan alat tangkap yang banyak digunakan diperairan Sibolga. Keberlanjutan usaha penangkapan ikan harus diuji dengan analisa kelayakan usaha agar usaha mendapatkan keuntungan dan berjalan untuk jangka panjang. Penelitian dilakukan pada Bulan Juli hingga Agustus 2020 dengan studi pada KM Daya Cipta bertempat di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Modal usaha purse seine terbagi 2 yaitu modal awal dan modal operasional. modal awal usaha purse seine senilai Rp.2.941.000.000 untuk kapal berukuran 77 GT dan modal operasional senilai Rp.60.000.000 untuk 12 hari pertrip layar. Hasil tangkapan utama purse seine adalah Tuna, Cakalang, dan Tongkol, sedangkan ikan tangkapan sampingan yang tertangkap beragam jenis seperti ikan Serai, Selar, Jabung, Pari, Salam dan Barakuda. Total biaya tetap yang dikeluarkan pada usaha kapal purse seine sebesar Rp. 488.400.000/ Tahun. Penerimaan hasil tangkapan KM Daya Cipta dalam sekali trip operasional adalah sebesar Rp. 151.471.000. Hasil penelitian menunjukkan keuntungan operasional usaha purse seine pada KM Daya Cipta sebesar Rp. 76.348.200. bahwa nilai NVP KM Daya Cipta dalam satu tahun adalah Rp. 333.291.064 dan dengan nilai Net B/C 1,138. Hasil perhitungan analisis investasi dengan nilai Net B/C ratio > 1, dapat disimpulkan bahwa investasi layak dilaksanakan.