Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERSEPSI GURU PEMULA TERHADAP PENGALAMAN PPG DAN DUKUNGAN PIMPINAN SEKOLAH DALAM MEMBENTUK PROFESIONALISME Khaerunnisa; Zaitun Zaitun; Lativa Qurrotaini; Muhammad Ishaq Gery; Lidiyatul Izzah; Bambang Irawan
Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Vol 14 No 1 (2026): Edutainment: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v14i1.1067

Abstract

Program Profesi Guru (PPG) merupakan upaya strategis untuk memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian calon guru agar siap memasuki dunia kerja. Namun, efektivitas PPG tidak berdiri sendiri; keberhasilannya sangat dipengaruhi dukungan pimpinan sekolah yang berperan dalam keberlanjutan pembinaan ketika guru pemula mulai bertugas. Penelitian ini menganalisis pengaruh pengalaman mengikuti PPG dan dukungan pimpinan sekolah terhadap profesionalisme guru pemula. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan angket berskala Likert yang diberikan kepada 73 guru pemula lulusan PPG dari berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman PPG memperoleh 70,83% respons “Sangat Setuju,” sedangkan dukungan pimpinan sekolah mencapai 50,68%. Profesionalisme guru pemula berada pada kategori sangat tinggi dengan 56,16% respons “Sangat Setuju.” Temuan ini menegaskan bahwa PPG berkontribusi signifikan terhadap kesiapan kompetensi guru pemula, tetapi penguatan kompetensi tersebut sangat dipengaruhi kualitas dukungan kepala sekolah. Dengan demikian, sinergi antara PPG dan kepemimpinan sekolah menjadi kunci pembentukan profesionalisme guru pemula yang konsisten, berintegritas, dan mampu menavigasi tuntutan pembelajaran di sekolah.
PENGARUH FAKTOR PSIKOLOGIS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA: STUDI KESEHATAN MENTAL DAN COPING STRESS DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA NEGERI 11 PEKANBARU Alya Mardatillah B; Zaitun Zaitun; Masyhuri Masyhuri
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/2p1y6443

Abstract

This study attempts to examine the impact of students' mental health and stress coping mechanisms on their academic performance in Islamic Religious Education at State Senior High School 11 Pekanbaru. This study utilizes a quantitative methodology including a correlational design. The demographic comprises all Muslim students at State Senior High School 11 Pekanbaru, amounting to 634 students. The research sample included 215 Muslim students from the twelfth grade. Data gathering methodologies encompass surveys and documentation. Data analysis methodologies encompass basic linear regression and multivariate linear regression. The study's findings indicate the following: Mental health significantly affects students' learning results in Islamic Religious Education at State Senior High School 11 Pekanbaru, evidenced by an R-Square (r²) value of 0.151. The impact of coping with stress on students' learning results in Islamic Religious Education at State Senior High School 11 Pekanbaru is substantial, evidenced by an R-Square (r²) value of 0.185. Third, there exists a notable concurrent impact of mental health and coping stress on students' academic performance in Islamic Religious Education at State Senior High School 11 Pekanbaru, evidenced by an R-Square (r²) value of 0.239.
PENGARUH METODE UMMI TERHADAP LITERASI AL-QUR’AN DAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR’AN SISWA SMA AL-AZHAR SYIFA BUDI PEKANBARU II DI KECAMATAN SAIL Riski Sefrianti; Ihyas Husti; Zaitun Zaitun
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/72d4pc47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode Ummi terhadap Literasi Al-Qur’an dan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an siswa  SMA Al-Azhar Syifa Budi Pekanbaru II Kecamatan Sail. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan sebagian siswa dalam literasi Al-Qur’an dan menghafal Al-Qur’an meskipun telah diterapkan metode pembelajaran Ummi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik analisis data Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 101 siswa dan data diperoleh melalui angket untuk variabel (X) metode Ummi dan tes tulisan essai untuk variabel (Y1) Lierasi Al-Qur’an dan Dokumen untuk Variabel (Y2) kemampuan menghafal Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara Metode Ummi terhadap Literasi Al-Qur’an siswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,331 dan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan hubungan cukup kuat dan signifikan. Artinya, semakin baik penerapan Metode Ummi, maka literasi Al-Qur’an siswa cenderung meningkat (2) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Metode Ummi terhadap Kemampuan Menghafal Al-Qur’an siswa, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,018 dan signifikansi 0,860 (p > 0,05), yang menunjukkan hubungan sangat lemah dan tidak signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Ummi efektif dalam membentuk literasi dan bacaan Al-Qur’an, namun belum mampu meningkatkan hafalan siswa secara optimal. Oleh karena itu, disarankan agar penerapan Metode Ummi dikombinasikan dengan metode tahfidz lainnya untuk meningkatkan pencapaian hafalan siswa.  
EDUKASI SEJAK DINI REMAJA SEHAT BEBAS ANEMIA Rouzatun Nisa; Zaitun Zaitun; Finaul Asyura; Silmi Kaffah; Kesumawati Kesumawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Anemia is a global health problem that occurs in many adolescents, especially adolescent girls. According to the World Health Organization (WHO), anemia is defined as a condition in which the hemoglobin (Hb) level in the blood is below normal limits. the prevalence of anemia among adolescents remains high at 32% according to Riskesdas 2018. Lack of knowledge is one of the contributing factors to anemia among adolescents. This community service activity aimed to improve adolescents’ knowledge about anemia through health education. The method used was an educative-participatory approach with a one group pretest-posttest design. The activity using interactive lectures supported by PowerPoint media. Evaluation was conducted using a knowledge questionnaire before and after the education session. The results showed a significant increase in the average knowledge score from 4.10 to 9.28 with a p-value of 0.000. Health education effectively improved adolescents’ understanding of anemia. This program is expected to encourage preventive behaviors to reduce anemia among adolescents and support the development of a healthy and productive young generation. Keywords: Education, Adolescents, Anemia, Hemoglobin