Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Effect of Vitamin B6 Addition in Rations on the Performance of Non-race Chicken Super Maron 1 (BSM 1) Layer Phase Hartati, Lilis; Pramono, Pradipta Bayuaji; Sihite, Mikael; Hidayah, Nur; Prakosa, Muhammad Rizal; Solekan, Ulul Ilma
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i2.p462-478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan vitamin B6 yang berbeda pada pakan terhadap kinerja ayam BSM 1. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 minggu dengan menggunakan 100 ekor ayam BSM 1 betina. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan 5 ulangan (P0: Ransum basal tanpa vitamin B6; P1: ransum basal + 3 mg vitamin B6/kg pakan; P2: ransum basal + 6 mg vitamin B6/kg pakan; dan P3: ransum basal + 9 mg vitamin B6/kg pakan) serta setiap ulangan menggunakan 5 ekor ayam BSM 1 betina. Variabel yang diamati meliputi: konsumsi ransum, konsumsi energi, konsumsi protein, produksi telur harian, konversi ransum, rasio efisiensi energi, rasio dan efisiensi protein. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan penambahan dosis vitamin B6 tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, konsumsi energi, konsumsi protein produksi telur harian, dan konversi ransum, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap rasio efisiensi energi, dan efisiensi protein. Dapat disimpulkan bahwa penambahan vitamin B6 sampai dosis 9 mg/kg pakan memberikan pengaruh nyata terhadap rasio efisiensi energi, dan rasio efisiensi protein pada ayam BSM 1 pada umur 28-32 minggu.
PENGUATAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS LAPORAN KEUANGAN BUMDES KALONGAN Amir Mahmud; Widya Hary Cahyati; Wara Dyah Pita Rengga; Lilis Hartati; Nurdian Susilowati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi tantangan pengelolaan keuangan yang dihadapi oleh BUMDes Kalongan Jaya Mandiri, yang berpotensi menghambat keberlanjutan bisnisnya. Meskipun BUMDes memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian desa, kompleksitas operasional dari berbagai unit usaha (telur bebek, peternakan kambing, dan pengelolaan sampah) memerlukan sistem pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) digunakan untuk memastikan partisipasi aktif pengelola BUMDes. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua tahap: pelatihan akuntansi sederhana dan pendampingan intensif. Pelatihan berfokus pada edukasi pencatatan keuangan yang mudah dipahami, sementara pendampingan membantu pengelola menyusun laporan persediaan, kas masuk, kas keluar, dan aset tetap. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan pengelola untuk menyusun laporan keuangan yang terstruktur. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional dan akuntabilitas, tetapi juga menjadi fondasi untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dan peningkatan kepercayaan dari masyarakat dan pemangku kepentingan. Abstract This community service program aims to address the financial management challenges faced by BUMDes Kalongan Jaya Mandiri, which could potentially hinder its business sustainability. Although BUMDes plays a strategic role in driving the village economy, the operational complexity of its various business units (duck egg production, goat farming, and waste management) requires a transparent and accountable financial reporting system. The Participatory Rural Appraisal (PRA) method was used to ensure the active participation of BUMDes managers. The project was divided into two phases: simple accounting training and intensive mentoring. The training focused on educating managers on easy-to-understand financial record-keeping, while the mentoring helped them prepare inventory reports, cash inflow and outflow statements, and fixed asset lists. The results showed a significant improvement in the managers' understanding and ability to create structured financial reports. This not only enhanced operational efficiency and accountability but also served as a foundation for better decision-making and increased trust from the community and other stakeholders.