Articles
PENINGKATAN KEMAMPUAN OPERASI PENJUMLAHAN MELALUI MEDIA KARTU BILANGAN PADA ANAK TUNA GRAHITA KELAS 1C SLB B, C-AUTIS SENDANG MULYO PEDURUNGAN
hartini, Tri
EMPATI Vol 1, No 1/oktober (2014): EMPATI
Publisher : EMPATI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Peningkatan Kemampuan Operasi Penjumlahan Melalui Media Kartu Bilangan pada Anak Tunagrahita Kelas 1C SLB B, C-Autis Sendang Mulyo Pedurungan Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan pada anak tunagrahita kelas 1C SLB B, C-Autis Sendang Mulyo Pedurungan Semarang dengan media kartu bilangan. Penelitian ini berbentuk Classroom Action Research/ Penelitian Tindakan Kelas merupakan suatu pencermatan kegiatan pembelajaran berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersamaan. Subyek yang memperoleh perlakuan adalah siswa tunagrahita kelas 1C SLB B, C-Autis Sendang Mulyo Pedurungan Semarang yang berjumlah 8 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan tes yang diterapkan dalam siklus I dan siklus II. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis kritis yaitu kegiatan untuk mengungkapkan kelemahan dan kelebihan kinerja guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif yang ditampilkan melalui table dan grafik yang diinterpretasikan dengan deskriptif kualitatif serta membandingkan hasil tes siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan: pada siklus I perolehan kemampuan menggunakan kartu bilangan sebanyak 6 siswa dari 8 siswa atau sebesar 75% dan ketuntasan hasil belajar sebanyak 5 siswa dari 8 siswa atau sebesar 62,5%. Hasil tindakan siklus II ditemukan adanya peningkatan dengan perolehan kemampuan menggunakan kartu bilangan sebanyak 100% dan ketuntasan hasil belajar sebanyak 7 dari 8 siswa atau sebesar 87,5%. Keberhasilan tindakan berdasarkan indikator ketercapaian terjadi pada siklus II. Dari hasil penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan kartu bilangan berhasil meningkatkan kemampuan penjumlahan siswa tunagrahita kelas IC SLB B, C-Autis Sendang Mulyo Pedurungan Semarang. Kata Kunci : Kemampuan Operasi Penjumlahan Melalui Media Kartu Bilangan
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENGATASI PERILAKU MALAS BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SEMARANG
Djatun, Rachmad;
Hartini, Tri;
., Ismah
EMPATI Vol 1, No 1/oktober (2014): EMPATI
Publisher : EMPATI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this reserch is to know activity practice konseling behavior, with modeling teknik to cope with behavior of student in two class at SMA Negeri 1 Semarang in 2012/2013 are lazy to study.From the result of implementation or counseling servise are going to do for 3 times in 3 months, that konseling modeling can make the students are lazy. The fact from the reserchs are geting the different lazy to study behaviour incrise in to more dilligent, the students attained the skors: the student number 05 get skors 95firsly and remove in to 104. The student number 14 get skors 93 firsly and remove in to 107. The students number 32 get skors 94 firsly and remove in to 104. The student number 33 get skors 93 firsly and remove in to105. The student number 34 get skors 96 firstly and remove in to107. The studens number 48 get skors 94 firsly and remove in to 103. The first obigation must do for the student to get the purpose.Keywords: Behavior counseling, modeling, lazy to study
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Pantomim Untuk Meningkatkan Kepercayaan diri Siswa SMK Negeri 1 Sayung
Fikri, Rizalul;
Maulia, Desi;
Hartini, Tri
EMPATI Vol 3, No 1 April (2016): Empati
Publisher : EMPATI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Pantomim Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMK Negeri 1 Sayung ini dilatar belakangi oleh banyaknya siswa belum mempunyai kepercayaan diri yang disebabkan oleh faktor pada dalam diri, keluarga, lingkungan, teman sebaya maupun sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Quasi experimental dengan model nonequivalent control design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti ekstrakulikuler teater dengan jumlah 20 siswa. Sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Try out diberikan kepada siswa yang mengikuti ekstrakulikuler teater berjumlah 20 siswa yang mempunyai masalah kepercayaan diri. Alat pengumpul data yang dipergunakan adalah skala kepercayaan diri. Analisis yang digunakan untuk menguji validitas instrument adalah korelasi antara butir dan skor yang dikerjakan dengan korelasi Product Moment sedangkan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha dari Cronbach. Hipotesis penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif dan sign test wilcoxon dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil rata-rata pre-test sebesar 43,8 untuk kelompok eksperimen, dan 44,5 untuk kelompok kontrol. Hasil rata-rata post-test sebesar 56,1 untuk kelompok eksperimen, dan 48,9 untuk kelompok kontrol. Sebelum diberi treatmen dan setelah diberi treatmen. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kepercayaan diri dari hasil pre-test dan post-test yang rendah dan sedang menjadi kepercayaan diri yang tinggi. Hasil analisis data dengan sign test wilcoxon kelompok eksperimen diperoleh nilai Thitung 44 dan Ttabel 8 dengan taraf signifikan 5%, sehingga Thitung>Ttabel yaitu 44> 8. Sedangkan hasil analisis data dengan sign test wilcoxon kelompok control diperoleh nilai Thitung sebesar 33 dan Ttabel 8 dengan taraf signifikan 5%, sehingga Thitung>Ttabel yaitu 33> 8. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik pantomim efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa SMK Negeri 1 Sayung. Kata Kunci: bimbingan kelompok teknik pantomim, kepercayaan diri.
Konsep Pragmatik sebagai Prinsip Kesantunan Berkomunikasi bagi Masyarakat Jawa di Surakarta
Djatun, Rachmad;
Hartini, Tri;
Setiawan, Agus
EMPATI Vol 2, No 2/ Oktober (2015): EMPATI
Publisher : EMPATI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep pragmatik sebagai prinsip kesantunan bagi masyarakat Jawa.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Subyek dalam penelitian ini adalah masyarakat Surakarta, yang diambil dari daerah Pinggiran, daerah Kota, dan daerah Kraton.Teknik pengumpulan data dengan observasi dan interviu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pragmatik merupakan prinsip-prinsip kesantunan dalam masyarakat Jawa.Sopan-santun masyarakat Jawa dibedakan dalam: (1) status sosial, (2) kekuasaan, dan (3) hubungan sosial, pepernah serta situasi dan kondisi. Santun dan tidaknya sebuah tuturan dilakukan dengan secara langsung dan tidak langsung.Tuturan langsung adalah tuturan yang bermakna tidak santun, sedangkan tuturan tidak langsung adalah tuturan yang santun.Kata kunci: Konsep pragmatik, kesantunan, masyarakat Jawa
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK RASIONAL EMOSI KEPERILAKUAN UNTUK MENGURANGI PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS XII MIPA SMA N 2 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Desi Haryanti;
Tri Hartini
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2016): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v3i2/ Ok.1165
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang memiliki prokrastinasi tinggi. Siswa yang memiliki prokrastinasi tinggi seperti tidak suka membaca tetapi lebih senang bermain game dengan teman-teman, tidak bisa fokus dalam belajar seperti pengaturan waktu belajar yang tidak efektif dan malas. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui keefektifan konseling kelompok rasional emosi keperilakuan terhadap penurunan perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas XII MIPA SMA N 2 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA SMA N 2 Semarang yang berjumlah 170 siswa.Sampel yang diambil sebanyak 20 siswa yang dibagi 10 kelompok eksperimen dan 10 kelompok kontrol.Data dalam penelitian ini diperoleh melalui instrumen penelitian skala psikologis prokrastinasi akademik dengan empat alternatif jawaban.Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group desaign.Dari perhitungan Signt Test Wilcoxon diperoleh = 55 selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel pada taraf signifikan 5% dengan = 8, maka >. Dengan demikian koefisien sebesar 55 adalah signifikan pada taraf 5%.Dengan demikian berarti (Ha) diterima dan (Ho) ditolak sehingga penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Konseling Kelompok rasional emosi keperilakuan efektif untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik pada siswa kelas XII MIPA SMA N 2 Semarang. Kata Kunci : Prokrastinasi Akademik, Konseling Kelompok Rasional Emosi Keperilakuan.
Konsep Pragmatik sebagai Prinsip Kesantunan Berkomunikasi bagi Masyarakat Jawa di Surakarta
Rachmad Djatun;
Tri Hartini;
Agus Setiawan
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2015): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v2i2/ Oktober.1025
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep pragmatik sebagai prinsip kesantunan bagi masyarakat Jawa.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Subyek dalam penelitian ini adalah masyarakat Surakarta, yang diambil dari daerah Pinggiran, daerah Kota, dan daerah Kraton.Teknik pengumpulan data dengan observasi dan interviu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pragmatik merupakan prinsip-prinsip kesantunan dalam masyarakat Jawa.Sopan-santun masyarakat Jawa dibedakan dalam: (1) status sosial, (2) kekuasaan, dan (3) hubungan sosial, pepernah serta situasi dan kondisi. Santun dan tidaknya sebuah tuturan dilakukan dengan secara langsung dan tidak langsung.Tuturan langsung adalah tuturan yang bermakna tidak santun, sedangkan tuturan tidak langsung adalah tuturan yang santun.Kata kunci: Konsep pragmatik, kesantunan, masyarakat Jawa
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Pantomim Untuk Meningkatkan Kepercayaan diri Siswa SMK Negeri 1 Sayung
Rizalul Fikri;
Desi Maulia;
Tri Hartini
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2016): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v3i1 April.997
Penelitian Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Pantomim Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri?é?á Siswa SMK Negeri 1 Sayung ini dilatar belakangi oleh banyaknya siswa belum mempunyai kepercayaan diri yang disebabkan oleh faktor pada dalam diri, keluarga, lingkungan, teman sebaya maupun sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Quasi experimental dengan model nonequivalent control design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti ekstrakulikuler teater dengan jumlah 20 siswa. Sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Try out diberikan kepada siswa yang mengikuti ekstrakulikuler teater berjumlah 20 siswa yang mempunyai masalah kepercayaan diri. Alat pengumpul data yang dipergunakan adalah skala kepercayaan diri. Analisis yang digunakan untuk menguji validitas instrument adalah korelasi antara butir dan skor yang dikerjakan dengan korelasi Product Moment sedangkan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha dari Cronbach. Hipotesis penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif dan sign test wilcoxon dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil rata-rata pre-test sebesar 43,8 untuk kelompok eksperimen, dan 44,5 untuk kelompok kontrol. Hasil rata-rata post-test sebesar 56,1 untuk kelompok eksperimen, dan 48,9 untuk kelompok kontrol. Sebelum diberi treatmen dan setelah diberi treatmen. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kepercayaan diri dari hasil pre-test dan post-test yang rendah dan sedang menjadi kepercayaan diri yang tinggi. Hasil analisis data dengan sign test wilcoxon kelompok eksperimen diperoleh nilai Thitung 44 dan Ttabel 8 dengan taraf signifikan 5%, sehingga Thitung>Ttabel yaitu 44> 8. Sedangkan hasil analisis data dengan sign test wilcoxon kelompok control diperoleh nilai Thitung sebesar 33 dan Ttabel 8 dengan taraf signifikan 5%, sehingga Thitung>Ttabel yaitu 33> 8. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik pantomim efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa SMK Negeri 1 Sayung. Kata Kunci: bimbingan kelompok teknik pantomim, kepercayaan diri.
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENGATASI PERILAKU MALAS BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SEMARANG
Rachmad Djatun;
Tri Hartini;
Ismah .
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2014): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v1i1/oktober.663
The purpose of this reserch is to know activity practice konseling behavior, with modeling teknik to cope with behavior of student in two class at SMA Negeri 1 Semarang in 2012/2013 are lazy to study.From the result of implementation or counseling servise are going to do for 3 times in 3 months, that konseling modeling can make the students are lazy. The fact from the reserchs are geting the different lazy to study behaviour incrise in to more dilligent, the students attained the skors: the student number 05 get skors 95firsly and remove in to 104. The student number 14 get skors 93 firsly and remove in to 107. The students number 32 get skors 94 firsly and remove in to 104. The student number 33 get skors 93 firsly and remove in to105. The student number 34 get skors 96 firstly and remove in to107. The studens number 48 get skors 94 firsly and remove in to 103. The first obigation must do for the student to get the purpose.Keywords: Behavior counseling, modeling, lazy to study
PENINGKATAN KEMAMPUAN OPERASI PENJUMLAHAN MELALUI MEDIA KARTU BILANGAN PADA ANAK TUNA GRAHITA KELAS 1C SLB B, C-AUTIS SENDANG MULYO PEDURUNGAN
Tri hartini
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2014): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v1i1/oktober.659
Abstrak : Peningkatan Kemampuan Operasi Penjumlahan Melalui Media Kartu Bilangan pada Anak Tunagrahita Kelas 1C SLB B, C-Autis Sendang Mulyo Pedurungan Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan pada anak tunagrahita kelas 1C SLB B, C-Autis Sendang Mulyo Pedurungan Semarang dengan media kartu bilangan. Penelitian ini berbentuk Classroom Action Research/ Penelitian Tindakan Kelas merupakan suatu pencermatan kegiatan pembelajaran berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersamaan. Subyek yang memperoleh perlakuan adalah siswa tunagrahita kelas 1C SLB B, C-Autis Sendang Mulyo Pedurungan Semarang yang berjumlah 8 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan tes yang diterapkan dalam siklus I dan siklus II. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis kritis yaitu kegiatan untuk mengungkapkan kelemahan dan kelebihan kinerja guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif yang ditampilkan melalui table dan grafik yang diinterpretasikan dengan deskriptif kualitatif serta membandingkan hasil tes siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan: pada siklus I perolehan kemampuan menggunakan kartu bilangan sebanyak 6 siswa dari 8 siswa atau sebesar 75% dan ketuntasan hasil belajar sebanyak 5 siswa dari 8 siswa atau sebesar 62,5%. Hasil tindakan siklus II ditemukan adanya peningkatan dengan perolehan kemampuan menggunakan kartu bilangan sebanyak 100% dan ketuntasan hasil belajar sebanyak 7 dari 8 siswa atau sebesar 87,5%. Keberhasilan tindakan berdasarkan indikator ketercapaian terjadi pada siklus II. Dari hasil penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan kartu bilangan berhasil meningkatkan kemampuan penjumlahan siswa tunagrahita kelas IC SLB B, C-Autis Sendang Mulyo Pedurungan Semarang. Kata Kunci : Kemampuan Operasi Penjumlahan Melalui Media Kartu Bilangan
KEEFEKTIFAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 TANJUNG
Susilowati, Putri Suci;
Rakhmawati, Dini;
Hartini, Tri
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 1 (2024): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v11i1.10173
The purpose of this study was to determine how effective group guidance services with sociodrama techniques are to increase the self-confidence of class XI science students at SMA Negeri 1 Tanjung. This type of research is a quantitative experiment with a True Experiment research method using a pretest posttest control group design. The samples taken were 20 students, 10 students for the experimental group and 10 students for the control group using purposive random sampling. In this study, data were obtained through research instruments in the form of a self-confidence scale and interviews. The research design used was pretest, treatment, and posttest. The treatment was carried out five times in the experimental group with an average of 69 to 86.1, an increase of 17.1. The results of the hypothesis test obtained that tcount = 100,662 were consulted with a significance level of 5% (0,05) namely 2,101. This shows that tcount = 100,662 ttable = 2,101 It was concluded that group guidance services with sociodrama techniques were effective in increasing the self-confidence of class XI science students at SMA Negeri 1 Tanjung.