Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM PEDESAAN TRAYEK PAMBOANG – PASAR SENTRAL MAJENE Mahmud bibi; Muhammad Harun; Nurmiati Z
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 1 No 2 (2019): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v1i2.189

Abstract

ABSTRAK;Beberapa ruas jalan pada Trayek Terminal Majene PP dan Trayek Pamboang PP, pada jam-jam puncak angkutan umum yang ada cenderung digunakan melebihi kapasitas maksimumnya. Keadaan sebaliknya terjadi pada jam non-puncak, kendaraan umum setengah kosong dan harus melakukan kompetisi dengan angkutan umum lainnya untuk mendapatkan penumpang. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui kinerja pelayanan angkutan umum, kebutuhan angkutan umum dan membuat rekomendasi terkait dengan hasil evaluasi kinerja pelayanan pada kedua trayek ini. Dalam penelitian ini indikator kinerja angkutan umum yang dinilai adalah faktor muat, waktu perjalanan, frekuensi pelayanan, waktu antara, waktu tunggu, jumlah kendaraan yang beroperasi, dan waktu pelayanan. Indikator diperoleh dari hasil survey. Hasil anlisis pelayanan angkutan umum menurut Dirjen Perhubungan Darat, kinerja pelayanan angkutan umum pada trayek Trayek Terminal Majene PP dan Trayek Pamboang PP termasuk dalam kategori baik. Kebutuhan jumlah angkutan umum pada trayek Terminal Majene PP dan trayek Pamboang PP Trayek Terminal Majene PP sebanyak 35 unit. Berdasarkan hasil analisis direkomendasi: jumlah angkutan umum yang sudah ada dipertahankan saja atau dikurangi hingga mendekati nilai rata-rata jumlah kendaraan beroperasi setiap hari serta perlunya pembinaan pada pengemudi tentang kesadaran berlalu lintas yang baik di jalan raya. Kata kunci: Analisis, kinerja, angkutan umum, pelayanan ABSTRACT;Sometimes in Oebobo Station-Majene Station route and Pamboang Station- Station route, over capacity for public transportation happened in the peak time especially in several roads. While, in peak off time, most of public transportation have no passanger, so they had to compotate with the other transportation the get the passanger. Service operational planning of public transportation should be evaluate as soon as possible to know how about the performance of public transportation services. The goal of this research are to know about public transportation services performance, fleet necessity of public transportation and make recommendations relating to the results of the performance evaluation of services on this route both. The indicators of this research are public transportation performance, load factor, time journey, frequency, time line, passenger time waiting, the quantity of vehicle operated, and time services. All of these indicators get from dinamyc and statistic survey. From the results of the public transport service standards evaluation by the Directorate General of Land Transportation, the performance of public transport services on the Majene Station Route and Pamboang Route including good categories. The needs of public transport fleet on the Majene Station-Pamboang Route is 35 units, whereas for Majene Station-Pamboang Station Route 35units. Based on the results of the evaluation given recommendations are: for while the number of existing public transport or retained only if necessary, be reduced to close to the average value of the number vehicles in operation each day as well as the need for guidance drivers about traffic awareness good on the highway.
EVALUASI KUALITAS PERANGKAT LUNAK PADA APLIKASI PCPMOBILE Muhammad Harun
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i3.1539

Abstract

Adanya akan aplikasi untuk dapat mempermudah pekerjaan disaat WFH PT.PCP selama pandemi Covid-19 sangat diperlukan dukungan IT dengan di buatnya Aplikasi pcpmobile untuk mengakomodir pekerjaan harian dilakukan secara virtual untuk dapat menekan laju penyebaran virus. Analisa metode PIECES perlu dilakukan seiring dengan pengguna aplikasi yang terus melonjak dengan menguraikan ke dalam 6 fokus yaitu Performance, Information and Data, Economy, Control and Security, Eficiency dan Service serta melakukan pengukuran kualitas perangkat lunak berdasarkan Model ISO/IEC 25010:2011 yang merupakan bagian dari Systems and software Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE) dengan mengkategorikan kualitas produk menjadi karakteristik yang terdiri dari Functional Suitability, Performance efficiency, Compatibility, Usability, Reliability, Security, Maintainability, Portability.
IMPLEMENTASI HYBRID CONTRACT PADA GADAI EMAS BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG PEMBATU BATU DIPONEGORO DALAM PERSPEKTIF MUAMALAH Harun, Muhammad; Rahman, Taufiqur
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2023.vol6(2).14368

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya salah satu produk di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu Batu Diponegoro. Yaitu, gadai emas yang dimana masyarakat yang mau dan akan menggadaikan barangnya harus selektif dalam memilih produk yang tidak hanya sesuai dengan kebutuhannya akan tetapi harus sesuai dengan prinsip syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hybrid contract yang dilaksanakan telah sesuai dengan prinsip muamalah. Metode penelitian ini menggunakan jenis kualitatif karena berlandaskan observasi dan pengamatan saat kegiatan sedang berlangsung. Berdasarkan penelitian dan pembahasan tentang “implementasi hybrid contract pada gadai emas Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Batu Diponegoro” dapat diambil beberapa kesimpulan. Diantaranya, implementasi akad gadai emas syariah yang ada pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP. Batu Diponegoro telah melaksanakan tugasnya dengan berpedoman pada kesesuaian Fatwa DSN-MUI No. 26/DSN-MUI/III/2002 tentang rahn emas dan No. 25/DSN-MUI/III/2002 tentang rahn. Hal ini dapat di lihat dalam akad yang digunakan, prosedur pengajuan gadai emas, rukun dan syarat, dan penjualan barang gadai berdasarkan prinsip syariah. Menurut hukum Islam, implementasi hybrid contract pada gadai emas ini sudah memenuhi rukun dan syarat dan tidak ada indikasi pelanggaran hukum Islam sehingga implementasi ketiga akad tesebut pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Batu Diponegoro telah sah dan boleh dilaksanakan.
Hidden Curriculum Pendidikan Agama Islam dan Urgensinya di Pesantren: Studi di Madrasah Diniyyah Haji Ya’qub Lirboyo Kediri Harun, Muhammad
Indonesian Proceedings and Annual Conference of Islamic Education (IPACIE) Vol. 1 (2022): Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UIT Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.547 KB)

Abstract

One of the keys to educational institutions is the curriculum. The better and superior and tested the quality of learning delivered by teachers or lecturers will also be. Of course, this curriculum cannot run optimally without the support of adequate resources. In this case, the hidden curriculum is one solution to increasing the quality and character of students. The role of the teacher accompanies application and implementation support, so it is hoped that superior education can be achieved. On that basis, the author will try to focus his research on uncovering the hidden curriculum of Islamic education and its urgency at Madrasah Diniyyah Haji Ya'qub Lirboyo Kediri. How are the situations and conditions in the madrasa and its implementation so that students can become individuals with character, think critically, independently, competitively, have a social spirit, and become creative and innovative advanced individuals? In this case, of course the role of the teacher will also be discussed, so that the writer knows; the extent to which the usatdz in Madrasah Diniyyah Haji Ya'qub play a role in educating and printing students according to expectations. Likewise, the involvement of Kyai and his family in guiding and motivating, and suggesting students in achieving and producing quality education.
Analisis Strategi Penghimpunan dan Pendistribusian Infak dan Sedekah Pada Lembaga Arifin Pilar Gemilang Insani Harun, Muhammad; Rudianto, Asep; Suryaman, Maman
Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol 6 No 3 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Research and Strategic Studies Center (Pusat Riset dan Kajian Strategis) Fakultas Syariah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i3.4721

Abstract

The wealth that a person has is a trust, and people who have wealth have more opportunities to do good deeds, namely alms and alms. it is to meet the needs of the students of the illustrious Human Pillar Foundation. In managing alms and alms money, a strategy is needed to develop alms money in its collection and distribution so that it can be utilized as much as possible. Anfak means spending part of the property or income / income for a benefit ordered by Islamic teachings. Sadaqah is giving something without any reward because it only expects the pleasure and reward of God Almighty. Fund raising is the business activity of financial institutions in attracting and collecting money from the public and absorbing it in the form of deposits, demand deposits and other securities deposits. Distribution is the distribution of goods to many people or to several places. Strategy is a comprehensive approach related to the idea, planning, and implementation of an activity. In conducting this research, the author used descriptive qualitative methods, and data sources were obtained using two data sources, namely primary data and secondary data obtained from interviews, documentation, and literature reviews related to depth strategies and handout collection. Data collection techniques are observation, interview and documentation methods. The results of this study indicate that the collection strategies carried out are, charity funds, regular donors, branch trustee receivables, donor commitment, online alms by transfer. The distribution strategy implemented focuses on Hafez/Hafiza students at the Institute, namely to fulfill all the needs, needs and obligations of Institute students. Keywords: tunnels and leaflets; distribution; collection; strategy
Istihsan Concept in Multi Contract Online Transactions of Go-Food Services in The Go-Jek Application Lusiana, Lusiana; Harun, Muhammad; Fauziah, Fauziah; Abdillah, Muhammad
Nurani Vol 22 No 1 (2022): Nurani: jurnal kajian syari'ah dan masyarakat
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/nurani.v22i1.11131

Abstract

Technological developments are very influential on the lives of the world's people, one of which is used for business purposes or known as Electronic Commerce (E-Commerce). Several E-Commerce facilities such as online transportation, online payments, online shopping, are practical facilities that are in great demand by the public. As an online food delivery service known as Go-Food. Go-Food application transactions or food orders have several contracts (multi-contract). This research is a field research. The data collected is analyzed descriptively qualitatively, that is, describes as clearly as possible the related data, then concluded deductively, that is, draws conclusions from statements that are general to specific. So that understanding the research results can be easily understood and understood. Some of the contracts in Go-Food transactions are as follows: PT. Go-Jek and merchants. PT. Go-Jek with merchants is an ijarah agreement. Transactions between Pt. Go-Jek and Driver, a collaboration between Go-Jek and drivers and known as the cooperation system (Syirkah). Contract between the consumer and the driver, if the consumer makes a payment using his own go-pay system, the transaction that occurs between the two is buying and selling, but if it is in cash, then there is a wakalah contract, here it will also be a qardh contract because the consumer owes it to the driver. Contracts between drivers and merchants, there are buying and selling activities between drivers and merchants, buying and selling represented by the driver to the merchant, representative transactions like this in Islamic law are known as wakalah contracts. With the istihsan method, economic activities that provide convenience and good benefits without harm and injustice to mankind can be answered and proven by the istihsan method, so that sharia economic activities can always exist and can compete with conventional economics.
Penerapan Multi Factor Evolutoin Process (MFEP) Dalam Pemilihan Perguruan Tinggi : Penerapan Multi Factor Evolutoin Process (MFEP) Dalam Pemilihan Perguruan Tinggi Nuraisana, Nuraisana; Petti Indrayati Sijabat; Muhammad Harun; Sri Windarti Halawa
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 23 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v23i2.9979

Abstract

Perguruan tinggi merupakan salah satu wadah bagi para calon mahasiswa untuk melanjutkan Pendidikan yang lebih tinggi guna mencipkatakan SDM yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Pemilihan perguruan tinggi dengan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah proses menggunakan teknologi informasi untuk membantu calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka. Multi Factor Evolution Process (MFEP) merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pengambilan Keputusan. Multifactor Evaluation Process (MFEP). MFEP adalah metode kuantitatif yang menggunakan weighting system[1]. Calon mahasiswa menentukan kriteria-kriteria yang penting dalam memilih perguruan tinggi, seperti akreditasi program studi, fasilitas, biaya kuliah, lokasi dan jumlah dosen. Data dari berbagai perguruan tinggi dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam sistem. Calon mahasiswa dapat menggunakan hasil analisis sistem untuk memilih perguruan tinggi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Dengan menggunakan SPK, proses pemilihan perguruan tinggi menjadi lebih sistematis dan terstruktur, sehingga membantu calon mahasiswa dalam membuat keputusan yang lebih informasional dan efektif sesuai dengan preferensi dan kebutuhan individu calon mahasiswa.
Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Harun, Muhammad; Ratnaningsih, Nani; Supratman, Supratman
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.1185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan aplikasi pembelajaran berbasis web pada pembelajaran matematika dan untuk mengetahui efektivitas aplikasi pembelajaran berbasis web untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research & Development) dengan model pengembangan ADDIE yang melalui beberapa tahapan yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah 41 orang peserta didik kelas XII SMK Al-Ihya Selajambe. Instrumen penelitian menggunakan wawancara dan angket analisis kebutuhan yang diberikan pada guru matematika kelas XII SMK Al-Ihya Selajambe, lembar validasi yang diberikan kepada 2 ahli media dan 2 ahli materi, angket respon uji coba kelompok kecil yang diberikan kepada 10 orang peserta didik kelas XII SMK Al-Ihya Selajambe, angket respon uji coba kelompok besar yang diberikan kepada 24 orang peserta didik kelas XII SMK Al-Ihya Selajambe, angket respon dan soal pretest posttest hasil belajar peserta didik yang diberikan kepada 41 orang peserta didik kelas XII SMK Al-Ihya Selajambe. Berdasarkan hasil penelitian, aplikasi pembelajaran berbasis web ini valid dan layak untuk digunakan menurut ahli media dan ahli materi. Hasil angket respon uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar diperoleh kategori “sangat baik”. Hasil pengujian effect size (ES) diperoleh nilai 2.94 dengan kategori “strong effect”. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran berbasis web valid dan memiliki efektivitas yang kuat dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik.
Penerapan Metode Topsis Dalam Mengidentifikasi Lokasi Kejahatan Di Deli Nuraisana; Muhammad Harun; Vini Aprilya
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 24 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v24i1.10733

Abstract

Tingkat kejahatan di daerah Deli Serdang mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah penduduk dan perkembangan wilayah. Mengidentifikasi lokasi kejahatan merupakan hal yang sangat penting dilakukan untuk membantu pihak berwenang dalam menentukan kebijakan keamanan, seperti penempatan personil keamanan dan patroli rutin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk menentukan wilayah-wilayah berdasarkan tingkat kerawanan kejahatan. Metode TOPSIS banyak digunakan dalam pengambilan keputusan multikriteria yang praktis [1]. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Mengidentifikasi lokasi rawan kejahatan di Deli Serdang berdasarkan beberapa kriteria yang telah ditentukan, Mengidentifikasi lokasi yang menjadi prioritas di mana upaya pencegahan kejahatan tambahan diperlukan serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
PERBEDAAN HARGA JUAL PRODUK PADA OFFLINE STORE DAN ONLINE STORE DARI PERSPEKTIF FIQH MUAMALAH (Studi Kasus Pada Tarishop Jl. Kebun Sirih, Kalidoni, Palembang) Tri Septi Hariyanti; Muhammad Harun; Bitoh Purnomo
Journal of Multidiscipline and Equality Vol. 1 No. 1 (2024): JME: Journal of Multidiscipline and Equality
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Perbedaan Harga Jual Suatu Produk Pada Offline Store Dan Online Store Dari Perspektif Fiqh Muamalah (Studi Kasus Pada TariShop Jl. Kebun Sirih, Kalidoni)”, terdapat perbedaan harga pada offline store dan online store pada toko TariShop, perbedaan harga pada toko offline dan online pada TariShop memilki perbedaan yang signifikan jauh. Dalam penelitian ini terdapat tiga hal yang menjadi fokus kajian penulis. Pertama Bagaimana Sistem Penetapan Harga Pada Proses Kegiatan Jual Beli di TariShop. Kedua Apa Sebab Terjadinya Perbedaan Harga Pada Offline Store Dan Online Store di TariShop dan ketiga Apa Status Hukum Perbedaan Harga Jual Suatu Produk Pada Offline Store Dan Online Store Dari Perspektif Fiqh Muamalah. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan (Field Research) dan metode penelitian ini menggunakan data kualitatif dengan landasan data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini berupa hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung ke objek yang berkaitan dengan penelitian. Adapun data sekunder yang digunakan didalam penelitian ini berupa buku-buku primer yang dianggap representatif terhadap penelitian sebagai pelengkap data primer. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dalam penetapan harga jual produk pada TariShop ini pemilik toko memperhatikan fixed cost dan variable cost. Perbedaan harga pada offline store dan online store di toko TariShop dikarenakan TariShop bukan merupakan distributor utama, TariShop menaikkan harga pada toko online nya dikarenakan terdapat biaya pajak yang dikenakan oleh marketplace kepada toko tersebut, Perbedaan harga pada offline store dan online store TariShop ini dilakukan sebagai trik marketing. Status hukum perbedaan harga pada offline store dan online store di toko TariShop ini tidak dilarang dalam Islam atau boleh (mubah) dikarenakan TariShop tidak memaksa pembeli menerimanya dan melanjutkkan jual beli apabila pembeli tidak setuju dengan harga tersebut.