Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Effect Probiotic Lactic Acid-Based on Organoleptic Indicators of Brown Rice Polish Pradipta Bayuaji Pramono; Mohamad Haris Septian; Mikael Sihite
Journal of Livestock Science and Production Vol 4, No 2 (2020): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v4i2.3329

Abstract

This study aims to determine the effect of adding probiotics based on lactic acid bacteria (BAL) on brown rice polish fermentation, which was tested organoleptically. The variables observed were texture, colour, scent, flavor, and assessment of the quality of one month fermented brown rice polish. Sources of probiotics used are commercial probiotics based on lactic acid bacteria (LAB). The treatments given were P0 = Rice polish fermentation without the addition of probiotics (control), P1 = Rice polish fermentation + 0.5% probiotic, P2 = Rice polish fermentation + 1.0% probiotic, P3 = Rice polish fermentation + 1.5% probiotic. The data obtained were processed using variance analysis of a randomized complete design (RCD). If there were significant differences, the data was further tested using Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the addition of probiotics at a dose (0.5; 1.0; 1.5)% improved the flavor and quality assessment of the fermented brown rice polish but did not affect the texture, colour, and scent of fermented brown rice polish. It can be concluded that the addition of LAB-based probiotics can improve the quality of brown rice polish, which is assessed organoleptically.Keywords: Brown rice polish, Fermentation, Organoleptic, Probiotic
Pengaruh Perbedaan dan Konsentrasi Penambahan Gula terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Es Krim Djoko Prasetyo; Pradipta Bayuaji Pramono; Mikael Sihite
Journal of Livestock Science and Production Vol 7, No 2 (2023): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v7i2.8046

Abstract

Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh perbedaan dan konsentrasi penambahan gula terhadap sifat fisik dan organoleptik es krim. Bahan yang digunakan adalah susu segar, gula pasir, gula jawa dan bahan pembentuk es krim lainnya. Perlakuan yang diuji dalam penelitian ini ada 5 yaitu P0 (100 % gula pasir), P1 (gula pasir 75 % + gula jawa 25 %), P2 (gula pasir 50 % + gula jawa 50 %), P3 (gula pasir 25 % + gula jawa 75 %) dan P4 (100 % gula jawa). Percobaan ini menggunakan rancangan acak lengkap dan dinilai oleh 20 orang panelis untuk menentukan sifat organoleptik dari produk es krim. Pengukuran sifat fisik terdiri dari ovverun dan daya leleh. Pengukuran data organoleptik meliputi variabel warna, tekstur, rasa, aroma dan kesukaan. Untuk menentukan perbedaan perlakuan dilakukan dengan uji DMRT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh nyata (P0,05) terhadap warna, aroma, rasa, tekstur dan kesukaan es krim. Sedangkan untuk ovverun dan daya leleh tidak terdapat perbedaan nyata (P0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan persentase gula jawa gula jawa pada es krim dapat meningkatkan karakteristik warna, rasa, aroma, tekstur dan kesukaan. Penambahan 100 % gula jawa dalam pembuatan es krim akan menghasilkan kualitas es krim terbaik.
Estimation Of Heritability Value on Body Weight, Egg Weight, and Egg Index Arabic Chicken in BPBTNR Chicken Satker Maron, Temanggung Dwi Winta Nur Insani; Pradipta Bayuaji Pramono; Mikael Sihite; Rahayu Kusumaningrum
Journal of Livestock Science and Production Vol 7, No 1 (2023): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v7i1.7722

Abstract

Arabic chicken is one of the local chickens that have superior productivity. Government efforts to continue increasing livestock productivity and genetic quality can be carried out through breeding programs based on genetic parameters, including heritability. Research on estimating heritability in Arabic chickens has never been reported at the BPBTNR Maron Working Unit. This research aims to determine the heritability of Arabic chicken's body weight, egg weight, and egg index. The sample used was 50 healthy Arabian chickens aged ten months. The eggs used came from matings between Arab hens and Arab hens with a ratio of 1:5, namely ten males and 50 females. Chickens and eggs were measured using digital scales and calipers. The statistical method used is ANOVA (Analysis of Variance) analysis followed by descriptive analysis. Heritability values were calculated using the half-sibling correlation method (paternal half sibling correlation). The results showed that the average body weight, egg weight and egg index in the Maron Chicken Satker BPBTNR, Temanggung were 1,270 ± 0.21 g, 45.37 ± 3.68 g and 76.10 ± 3.27, respectively. Meanwhile, the heritability value of the body weight of Arabic chickens was classified as moderate (0.145 ± 0.344), egg weight (0.355 ± 0.361) and egg index (0.464 ± 0.371) was classified as high. Keywords: arabic chicken, heritability, average value
Pembuatan Pakan Olahan Amofer Jerami Padi di Desa Gandusari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang Mohamad Haris Septian; Mikael Sihite
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 1 MARET 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v8i1.14200

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan zero waste dalam kegiatan bertani dan beternak. Sisa dari kegiatan bertani padi adalah limbah berupa jerami yang selama ini penangannya dengan cara dibakar. Dampak pengabdian kepada masyarakatdari pembakaran jerami padi adalah tercemarnya lingkungan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memanfaatkan jerami padi menjadi pakan ternak dengan pengolahan amofer. Pengabdian dilaksanakan di Desa Gandusari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang. Metode yang dilakukan adalah penyebaran kuisioner, wawancara, ceramah bervariasi, dan pelatihan. Kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan materi disampaikan dengan baik. Terjadi peningkatan pengetahuan dan pengalaman peternak dalam membuat amofer jerami padi. Sebanyak 87,5% peserta mengetahui istilah amoniasi; 93,75% peserta mengetahui istilah fermentasi dan amofer; 81,25% mengetahui manfaat dan kelebihan amofer; dan sebanyak 75% peserta mampu membuat amofer; serta hanya 56,25% saja peserta yang tertarik untuk membuat amofer. Sebagian besar peserta merasa sangat puas terhadap penyelenggaran Pengabdian Kepada Masyarakat ini.
Sinbiotik Ekstrak Kulit Kacang Tanah dengan Probiotik Menurunkan Amonia Ekskreta Ayam Broiler Mikael Sihite; Alfina Mukaromah; Pradipta Bayuaji Pramono
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 25, No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.25.3.316-323.2023

Abstract

Fermentasi menggunakan kulit kacang dan probiotik berupa sinbiotik bisa dimanfaatkan untuk menurunkan amonia ekskreta ayam broiler. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan sinbiotik kombinasi ekstrak kulit kacang tanah dengan bakteri Bacillus subtilis dan bakteri Lactobacillus bulgaricus terhadap penurunan kadar amonia, pH, serta kadar air ekskreta broiler. Penelitian serta pengujian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan pada penelitian yaitu: P0: 50 gr ekskreta tanpa pemberian campuran prebiotik+probiotik, P1: 50 gr ekskreta ayam pedaging + 6% prebiotik+probiotik, P2: 50 gr ekskreta ayam pedaging + 12% prebiotik+probiotik, P3: 50 gr ekskreta ayam pedaging + 18% prebiotik+probiotik. Ekskreta yang telah disiram sinbiotik dan pengamatan dilakukan pada 24 jam fermentasi. Variabel yang diamati yaitu nilai pH, kadar amonia, dan kadar air pada ekskreta ayam pedaging. Data hasil pengamatan dianalisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji DMRT jika terdapat hasil yang berbeda. Hasil analisis memperlihatkan bahwa penambahan sinbiotik kombinasi ekstrak kulit kacang tanah dengan bakteri Bacillus subtilis dan Lactobacillus bulgaricus berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar amonia dengan nilai rerata pada perlakuan 1,59 dan kontrol 2,75 ppm dan kadar air dengan nilai yang paling tinggi yaitu 80,51% dan terendah 79,21%. Namun, tidak terdapat perbedaan (P>0,05) pada nilai pH yaitu bernilai 6,58 hingga 7,01. Disimpulkan bahwa penambahan sinbiotik campuran ekstrak kulit kacang kacang tanah dengan bakteri Bacillus subtilis dan Lactobacillus bulgaricus belum mampu menurunkan pH ekskreta ayam pedaging, tetapi berhasil menurunkan level amonia dan kadar air ekskreta broiler.
Uji Organoleptik Susu Kambing Pasteurisasi dengan Penambahan Ekstrak Daun Ubi Jalar Ungu Fauzi, Muhamad; Sihite, Mikael; Farida, Farida
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jthp.v5i1.45880

Abstract

Goat milk have disadvantage of short shelf life and prengus smell. The short shelf life can be handled by pasteurization and the smell of prengus can be reduced by adding ingredients that contain antioxidants, one of which is purple sweet potato leaves. The aim of this study was to examine the organoleptic quality of pasteurized goat milk with the addition of purple sweet potato leaf extract. The experimental design used was a completely randomized design with four different concentrations of purple sweet potato leaf extract (0%, 2%, 4%, and 6%) with five replications. Variables observed were color, smell, langu (unpleasant) taste, prengus taste, texture, and preferences. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) at the 5% level. Significantly different data were further tested using Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Results showed that the addition of purple sweet potato leaf extract at a concentration of 2-6% had an effect (P<0.05) on color, smell, langu (unpleasant) taste, texture, and preferences but had no effect on the prengus taste. The most purplish color is obtained at a concentration of 6%. The least prengus smell is obtained at a concentration of 4%. The lowest langu (unpleasant) taste, the most characteristic texture of milk, and the highest preference is obtained at a concentration of 0%.
Kadar Lemak, Solid Non Fat, Total Padatan, dan density Susu Kambing Pasteurisasi dengan Penambahan Ekstrak Daun Ubi Jalar Ungu Pada waktu Penyimpanan yang Berbeda Maryana, Bela; Sihite, Mikael; Triastanti, Resti Kurnia
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jthp.v5i1.47028

Abstract

Goat's milk is an animal product with high fat so it is more easily spoiled. The addition of natural antioxidants to purple sweet potato leaves, potentially  to maintain pasteurized milk. The aim of this study was to determine the effect of the addition of purple sweet potato leaf extract on the chemical quality of pasteurized goat's milk at different concentrations and storage times. The study used a completely randomized design (CRD) with a 4x4 factorial pattern with 5 replications. The study used two factors, namely the concentration of purple sweet potato leaves (0, 2, 4, and 6%) and storage time of milk (0, 4, 8, and 12 days). The variables observed were fat, solid non fat (SNF), total solids, and density. Data were analyzed using variance (ANOVA) and Friedman's test, and significant differences between treatments were further analyzed using Duncan's Multiple Range Test and Dunn's test. The results showed that the addition of purple sweet potato leaf extract concentration had an effect (p<0.05) on SNF, total solids, and density, but had no effect on fat (p>0.05). The storage time of pasteurized goat's milk (p<0.05) had an effect on fat, SNF, total solids, and density. There is an interaction with the concentration and length of storage time in fat. The longer storage time resulted in a decrease in fat, SNF, total solids, and density of pasteurized goat's milk.
Pengaruh Penggunaan Ekstrak Kulit Kacang Tanah dan Bakteri Bacillus cereus dan Lactobacillus bulgaricus terhadap Penurunan Amonia Ekskreta Ayam Kampung Mukti, Issa Malik; Sihite, Mikael; Septian, Mohamad Haris
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v6i1.10385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sinbiotik dari kombinasi Bacillus cereus dan Lactobacillus bulgaricus dengan ekstrak kulit kacang tanah untuk menurunkan kadar amonia, pH, dan kadar air ekskreta ayam kampung. Metode yang digunakan yaitu eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan penambahan sinbiotik terdiri dari konsentrasi 0% (P0) sebagai kontrol, 3% (P1), 6% (P2), 9% (P3). Parameter yang diukur meliputi kadar amonia, pH dan kadar air. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata konsentrasi sinbiotik dari kombinasi Bacillus cereus dan Lactobacillus bulgaricus dengan ekstrak kulit kacang tanah terhadap kadar amonia setelah inkubasi 12 jam, kadar pH setelah inkubasi 36 jam dan kadar air setelah inkubasi 36 jam. Perlakuan penambahan sinbiotik kurang efektif untuk menurunkan kadar amonia ekskreta ayam kampung diduga probiotik yang digunakan tidak mampu beradaptasi di dalam ekskreta sehingga mengganggu proses metabolisme primer dan sekunder.
The Effect of Azolla microphylla Substitution in Feed on Carcass Weight and Percentage of Male Magelang Ducks Ahmad, Misbah Aqwam Ahmad; Lilis Hartati; Mikael Sihite; Danes Suhendra; Tri Puji Rahayu
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Ani
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v10i1.195

Abstract

Produktivitas itik belum optimal akibat biaya pakan sumber protein yang mahal. Azolla microphylla dianggap sebagai gulma dan belum banyak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji mengkaji alternatif bahan pakan yang dapat digunakan untuk substitusi protein dalam ransum itik. Materi penelitian yang digunakan adalah 40 ekor itik magelang umur lima hari yang dikelompokkan dalam 4 perlakuan, meliputi: (P0) kontrol tanpa substitusi Azolla microphylla, (P1) substitusi 10% Azolla microphylla, (P2) substitusi 15% Azolla microphylla, dan (P3) substitusi 20% Azolla microphylla. Rancangan percobaan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial. Variabel yang diamati meliputi bobot karkas dan persentase karkas. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) taraf nyata 95% dan perbedaan nyata dianalisis dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Substitusi Azolla microphylla pada pakan berpengaruh pada bobot karkas dengan rata-rata yang diperoleh 729,9±90,9a sampai 912,9±14,6b gram/ekor, tetapi tidak berpengaruh terhadap persentase karkas dengan rata-rata 55,48±5,09 sampai 61,16±2,14. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penggunaan Azolla microphylla dengan proporsi hingga 20% masih dalam batas aman dan menghasilkan persentase karkas yang normal.
Estimasi Nilai Heritabilitas pada Bobot Badan, Bobot Telur, dan Indeks Telur Ayam Maron 1 Shofiya, Umi; Sihite, Mikael; Pramono, Pradipta Bayuaji; Kusumaningrum, Rahayu
Journal of Livestock Science and Production Vol 8, No 1 (2024): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v8i1.7572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai heritabilitas bobot badan, bobot telur, dan indeks telur ayam Maron 1 yang diketahui melalui pengukuran bobot badan, bobot telur, dan indeks telur ayam Maron 1 di (Balai Pembibitan dan Budidaya Ternak Non Ruminansia) BPBTNR Satker Ayam Maron Temanggung. 50 ekor ayam betina Maron 1 berumur 10 bulan dan 26 butir telur ayam Maron 1 yang diperoleh digunakan sebagai materi dalam penelitian ini. Bobot badan dan bobot telur diukur menggunakan timbangan digital sementara, indeks telur diukur menggunakan jangka sorong. Masing-masing data sifat kuantitatif hasil pengukuran diolah menggunakan software Microsoft Excel yang kemudian nilai heritabilitas diestimasi melalui metode korelasi saudara tiri sebapak. Analisis variansi digunakan untuk menghitung besar komponen variansi yang berasal dari sumber variasi antar pejantan dan antar anak dalam pejantan. Hasil penelitian estimasi nilai heritabilitas bobot badan, bobot telur, dan indeks telur ayam Maron 1 berturut-turut yaitu -0,47±0,25 (kategori rendah), 0,21±0,35 (kategori sedang), dan 0,21±0,35 (kategori sedang). Heritabilitas bobot badan, bobot telur, dan indeks telur ayam Maron 1 di BPBTNR Satker Ayam Maron Temanggung dalam penelitian ini belum menunjukkan hasil yang representatif. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan pengoptimalan penggunaan jumlah sampel, meningkatkan produksi ternak, recording, biosecurity, dan SOP.