Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Linguistika

GAYA RETORIS DALAM BAHASA MADURA DAN FUNGSINYA DALAM KOMUNIKASI SEBAGAI ANTISIPASI KONFLIK Akhmad Haryono
Linguistika: Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik Universitas Udayana Vol 20 (2013): March 2013
Publisher : Program Magister Linguistik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.307 KB)

Abstract

Penggunaan bahasa, jika tidak didasari dengan setrategi komunkasi yang memadai dapat menimbulkan persoalan dalam komunikasi?lebih-lebih dalam komunikasi antarbudaya. Bahasa bisa berdampak positif dan menjadi perekat dalam hidup berbangsa dan bernegara, jika masyarakat pemakai bahasa tidak salah dalam menggunakan dan memahami bahasa dan budaya sebagai alat komunikasi. Kesalahan dalam pengunaan dan pemahaman bahasa, akan menimbulkan konflik baik antarsesama  maupun lain etnik. Gaya bahasa merupakan salah satu bentuk strategi komunikasi, agar  tujuan komunikasi dapat diterima dengan baik, tanpa menimbulkan konflik. Mangingat begitu banyaknya jenis dan bentuk gaya bahasa, artikel ini hanya menfokuskan pada penggunaan dan fungsi gaya retoris dalam bahasa Madura.
PERUBAHAN DAN PERKEMBANGAN BAHASA: Tinjauan Historis dan Sosiolinguistik Akhmad Haryono
Linguistika: Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik Universitas Udayana Vol 18 (2011): September 2011
Publisher : Program Magister Linguistik Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.02 KB)

Abstract

Perubahan dan perkembangan bahasa dapat terjadi secara internal maupun eksternal. Dalam artikel ini perubahan dan perkembangan bahasa secara internal akan ditinjau melalui kajian historis dengan melihat perubahan dan perkemabangan  bahasa berdasarkan sejarah perkembangannya. Akan tetapi, perubahan dan perkembangan secara ekternal akan ditelaah melalui kajian sosiolinguistik dengan menelaah dan mencermati perubahan dan perkembangan bahasa yang dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial budaya yang terjadi di masyarakat.Perubahan secara internal awalnya terjadi pada perilaku para penutur dalam kehidupannya sehari-hari untuk saling menyesuaikan diri, dan disusul oleh kecenderungan berinovasi pada kelompok masyarakat yang sudah akrab, kemudian diikuti perubahan-perubahan lain secara berantai, yang akhirnya menjadikan bahasa-bahasa itu berbeda-beda satu sama lain, walaupun awalnya berasal dari satu rumpun bahasa. Perubahan bahasa secara eksternal adalah perubahan dan perkembangan  bahasa yang diakibatkan oleh adanya kontak suatu bahasa dengan bahasa yang lainnya, dimana manusia sebagai makhluk sosial yang berbudaya telah saling berhubungan baik antarbangsa di dunia maupun antaretnis di suatu negara.