Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Ketrampilan Pengelasan Tingkat Dasar Lanjutan (SMAW 2G & 2F) untuk Keluarga Pra-Sejahtera Di Sekitar Kampus ITS Surabaya Nur Syahroni; Handayanu; Yeyes Mulyadi; Imam Rochani; Kriyo Sambodho; M. Zikra Yuniarto; Rudi Walujo P; Yoyok Setyo H; Sholihin
Sewagati Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.466 KB)

Abstract

Jumlah keluarga pra-sejahtera di dua kelurahan sekitar ITS, yaitu Kelurahan Keputih dan Gebang Putih masih cukup banyak, dimana terdapat indikasi kuat bahwa faktor pengangguran menjadi penyebab utamanya. ITS bisa berperan untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan pelatihan ketrampilan khusus kepada masyarakat di sekitar ITS terutama untuk keluarga pra-sejahtera, sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan yang sesuai dengan ketrampilan yang didapatkan dari pelatihan tersebut. Laboratorium Struktur, Material dan Produksi Bangunan Laut (SMPBL) di Departemen Teknik Kelautan FTK-ITS mempunyai peralatan pengelasan yang cukup lengkap serta didukung teknisi dan instruktur yang berpengalaman bisa digunakan untuk mendukung program pelatihan khususnya di bidang pengelasan tingkat dasar. Program pelatihan pengelasan tingkat dasar telah sukses dilakukan pada tahun 2015, 2016 dan 2017 serta mendapatkan respon yang sangat positif dari para peserta yang mendapatkan manfaat langsung dari pelatihan ini. Tingkat ketrampilan yang didapatkan peserta pada pelatihan tersebut masih sangat dasar, sedangkan untuk menghadapi persaingan kerja di bidang pengelasan diperlukan ketrampilan yang lebih tinggi. Untuk itu ketrampilan peserta yang telah mengikuti pelatihan dasar sebelumnya perlu diupgrade ke tingkat yang lebih tinggi dengan memberikan pelatihan pengelasan dasar lanjutan sampai dengan posisi horizontal 2G dan 2F yang diusulkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada tahun 2018 ini.
Pelatihan Ketrampilan Pengelasan untuk Keluarga Pra-Sejahtera di Sekitar Kampus ITS Surabaya Handayanu; Nur Syahroni; Yeyes Mulyadi; Imam Rochani; Kriyo Sambodho; M. Zikra; Rudi Walujo P; Yoyok Setyo H; Sholihin
Sewagati Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1118.653 KB)

Abstract

Jumlah keluarga pra-sejahtera pada dua kelurahan dekat ITS, yaitu Kelurahan Keputih dan Gebang Putih masih banyak, didapatkan fakta kuat bahwa faktor pengangguran menjadi faktor utamanya. ITS ingin ikut mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pelatihan ketrampilan khusus kepada masyarakat di kedua kelurahan tersebut khusus untuk keluarga pra-sejahtera, sehingga bisa member ketrampilan yang memungkinkan pada lapangan pekerjaan yang sesuai dengan ketrampilan yang didapatkan dari pelatihan tersebut. Laboratorium Struktur, Material dan Produksi Bangunan Laut di Departemen Teknik Kelautan FTK-ITS memiliki peralatan pengelasan yang cukup lengkap, didukung dengan teknisi dan instruktur yang berpengalaman bisa dimanfaatkan untuk mendukung program pelatihan khususnya di bidang pengelasan tingkat dasar. Program pelatihan pengelasan tingkat dasar telah sukses dilakukan pada tahun 2015, 2016 dan 2017, dengan respon yang sangat positif dari para peserta yang mendapatkan manfaat langsung dari pelatihan ini. Tingkat ketrampilan yang didapatkan pada pelatihan pengelasan dasar meliputi, penyalaan busur, pengelasan posisi horizontal 1G dan 1F, keamanan, perlengakapan/pakaian dan perlindungan mata. Pelatihan pada tahun 2018 diikuti oleh 9 peserta. Sehingga total sejak angkatan pertama 2015 ada 38 peserta pelatihan yang telah mengikuti. Dari survey terakhir untuk angkatan 2016 dan 2017 dengan total peserta 17 orang, didapat informasi ada 4 orang (23,5%) yang mengalami perubahan pekerjaan terkait dengan dibidang pengelasan.
Penerapan Literasi Bertema Teknik Kelautan dalam Proses Pembelajaran Siswa SMPIT Al Uswah Surabaya Rudi Walujo Prastianto; Daniel Mohammad Rosyid; Kriyo Sambodho; Yeyes Mulyadi; Murdjito; Abdul Azhim; Sri Sumardiani
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.520

Abstract

Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia dengan potensi kelautan yang sangat besar. Dahulu, kerajaan Nusantara seperti Majapahit dan Sriwijaya telah berhasil mengelola laut untuk kejayaan dan kemakmuran rakyatnya. Ironisnya saat ini secara umum tingkat literasi masyarakat Indonesia terhadap bidang maritim atau kelautan sangat rendah. Salah satu penyebabnya ditengarai karena di dalam kurikulum pendidikan dan proses pembelajaran di sekolah-sekolah di Indonesia kurang membahas bidang kelautan. Untuk itu perlu diawali dengan membangun kembali paradigma dan pemikiran maritim/kelautan/bahari pada jiwa generasi muda sejak dini. Makalah ini menyajikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) yang bertujuan untuk menyediakan bahan literasi berupa buku bertema bidang teknik kelautan/maritim dan menerapkannya dalam proses pembelajaran siswa kelas VII SMPIT Al Uswah Surabaya. Metode kegiatan abdimas ini terdiri dari penyusunan buku bertema Teknik Kelautan, pembelajaran bidang kelautan melalui guru tamu di sekolah, dan kegiatan outbound di obyek wisata kelautan. Dengan cara ini diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa terhadap bidang kelautan/maritim dan akan merangsang minat siswa pada bidang ini; sehingga akan terbentuk generasi masa depan yang berwawasan kelautan sebagai warisan jiwa bahari nenek moyang bangsa Indonesia dan siap belajar serta menekuni bidang kelautan untuk masa depannya kelak demi kemajuan bidang kelautan/maritim di Indonesia.
Experimental Study of Electrode Variation Effect on Connection Strength for Underwater Welding Wicaksono, Benedictus Arif; Syahroni, Nur; Mulyadi, Yeyes
International Journal of Offshore and Coastal Engineering (IJOCE) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25800914.v6i2.14773

Abstract

SMAW welding has various electrodes that can be used in underwater welding. This study will analyze the influence of electrode type on mechanical properties and the influence ofwelding position on the mechanical properties of joints for underwater welding. This experiment results show that the E7016 electrode pull test has a superior value than the E6013 and E7018 electrodes; when compared between E6013 and E7016, it is reasonable if the E7016 is stronger than E6013 and the frequency level is higher than E6013 even if it already uses a different amper. However, if the E7016 electrode compared to the E7018 is still superior to the E7016 electrode using the same voltage and amper. In addition, the results of macro test observations show that welding using the E7018 electrode has lower porosity levels than E7016 electrodes, while with the same experiment results, the tensile strength of the E7016 is superior to the E7018. So that the power value of E7016 electrodes can be superior to E7018 in this experiment is not only based on porosity that occurs but also slag and imperfect penetration also determines the strength of welding results by using E7016 electrodes.
Integrity and Safety Factors of Asymmetric Mooring Line Arrangement on Ocean Farm ITS Yeyes Mulyadi; Yani Nurita Purnawanti; Haryo Dwito Armono; Mohammad Hilmy Mahdyansyah; Muhammad Rizky Syarifudin
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 9 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v9i3.4910

Abstract

An offshore aquaculture model called OFITS has been designed to be installed in the Indonesia Ocean. The OFITS structure consists of an underwater fish cage and living quarters at the superstructure. An asymmetric mooring line arrangement is proposed to be applied at OFITS. This paper aims to analyze the integrity and safety factor of the asymmetric mooring line arrangement used on OFITS in the presence of environmental load. The proposed asymmetric mooring line arrangement has 14 lines with a specified configuration. There are 10 mooring lines installed on the front side in line with the incoming waves and 4 others installed behind the cage. A nylon line with a diameter of 42 mm and a length of 70 m is used as the mooring line attached to a steel anchor weighing 0.25 tons. The analysis method for the moored cage motion uses the time domain analysis. The mooring line's integrity analysis results show that the maximum tension result is 18.55 tons, with a safety factor of 2.07. It can be concluded that the proposed asymmetric arrangement mooring has good integrity and meets the safety factor requirements of the DNVGL standard, with a minimum safety factor of 1.45.