Claim Missing Document
Check
Articles

Mothers’ Breastfeeding Practices and Self-Efficacy Agrina Agrina; Febriana Sabrian; Oswati Hasanah; Erika Erika; Yesi Hasneli
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 24 No 1 (2021): March
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v24i1.1083

Abstract

This study examined breastfeeding practices and self-efficacy among mothers residing in rural areas. A cross-sectional study was conducted for 104 mothers via purposeful sampling in a Posyandu (maternal and child health service) in Kampar district, one of the rural areas in Riau, Indonesia. The Breastfeeding Self-Efficacy Scale Short Form (BSES-SF) was used in the questionnaires to collect data. Chi-square test was used for bivariate analysis. Majority of the respondents (71.2%) were 20–35 years old; 69.3% of the respondents’ level of education were low (such as junior and senior high school levels). Approximately 91.3% of them were housewives. Exclusive breastfeeding prevalence was only 30.8%, with insufficient milk being the most common reasons cited by the mothers as failure to breastfeed exclusively. Porridge and mineral water were the most commonly supplied food given to babies under 6 months among 31.7% and 36.5% mothers, respectively. The respondents faced some breast problems, where 72.1% mothers did not have good breastfeeding skills. Approximately 59.6% mothers had higher breastfeeding self-efficacy than the mean score for BSES-SF, which was 58.58 (11.58 standard deviation [SD]). Mothers’ age was significantly correlated with the BSES among mothers (p < 0.01). Increasing young mother’s breastfeeding self-efficacy during the antenatal care period is important to lower these young mothers’ perception of having insufficient milk. Abstrak Praktik Menyusui dan Efikasi Diri Ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tentang praktik pemberian air susu ibu (ASI) dan efikasi diri ibu menyusui di daerah pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional pada 104 ibu yang berkunjung ke Posyandu sebagai tempat pos kesehatan untuk ibu dan anak yang diambil menggunakan teknik purposeful sampling. Alat penggumpulan data menggunakan kuisioner breastfeeding self-efficacy Scale Short Form (BSES -SF) yang telah valid dan realiabel pada penelitian sebelumnya. Analisis Chi square digunakan pada analisa bivariate. Mayoritas usia responden adalah berada pada rentang 20-35 tahun (71,2%) dengan pendidikan yang terbanyak adalah sekolah menengah pertama dan atas (69,3%). Hampir seluruh responden tidak memiliki pekerjaan diluar rumah (91,3%). Hanya 30,8% ibu memberikan ASI saja dengan alasan utama ASI yang tidak cukup sebagai alasan utama. Sebagai alternatif maka ibu memberikan bubur dan air putih sebagai makanan utama kepada bayi sebelum berusia 6 bulan. Kebanyakan ibu mengalami masalah dalam menyusui dan hanya 27,9% ibu memiliki kemampuan yang tepat dalam menyusui. 59,6% efikasi diri ibu menyusui di atas mean efikasi diri responden (58,58, SD 11,58). Usia ibu signifikan berhubungan dengan efikasi diri ibu menyusui (p< 0,01). Perlu ditingkatkan efikasi diri pada ibu muda selama masa kehamilan agar persepsi ibu tentang kecukupan ASI menjadi lebih baik. Kata Kunci: efikasi diri, ibu, praktik nenyusui
Gambaran Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Skill Lab Secara Daring di Fakultas Keperawatan Safril, Isfahani; Gamya Tri Utami; Yesi Hasneli
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v6i1.1702

Abstract

Online laboratory skill is a place for students to learn medical skills that are conducted in a training environment then conduct performance (working score) based on the student’s capabilities in using Pedagogy (a teaching method). Understand students’ comprehension on learning lab skills via online. This research is a Descriptive Quantitative research. These research samples are 169 respondents taken using Stratified Random Sampling. Tool that was used for the research is a questionnaire on students’ comprehension on learning lab skills via online. This research uses Univariate Analysis. This research gives illustrations of learning lab skills via online. Students’ comprehension on learning lab skills via online are 79,3% good, 15,4% bad, and 5,3% great. Students’ comprehension on learning lab skills via online is good and could be the solution for the learning activities in the midst of a pandemic. AbstrakKeterampilan laboratorium online adalah tempat bagi siswa untuk mempelajari keterampilan medis yang dilakukan di lingkungan pelatihan kemudian melakukan kinerja (skor kerja) berdasarkan kemampuan siswa dalam menggunakan Pedagogi (metode pengajaran). Pahami pemahaman siswa tentang pembelajaran keterampilan laboratorium melalui online. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 169 responden yang diambil dengan menggunakan Stratified Random Sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket pemahaman siswa tentang pembelajaran keterampilan praktikum secara online. Penelitian ini menggunakan Analisis Univariat. Penelitian ini memberikan ilustrasi pembelajaran keterampilan praktikum melalui online. Pemahaman siswa terhadap pembelajaran keterampilan praktikum via daring adalah 79,3% baik, 15,4% buruk, dan 5,3% baik. Pemahaman siswa terhadap pembelajaran keterampilan praktikum via daring sangat baik dan bisa menjadi solusi untuk kegiatan pembelajaran di tengah pandemi.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE GUIDANCE AND COUNSELING TERHADAP PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR UNTUK PENCEGAHAN KANKER SERVIKS Paramita, Winda Wiranti; Utami, Sri; Hasneli N., Yesi
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p12

Abstract

Cervical cancer is a malignant disease of the female reproductive organs. One of the interventions that can be done to prevent cervical cancer is to increase the knowledge of women of childbearing age with guidance and counseling methods. The guidance and counseling method can empower clients and develop their potential optimally so as to create awareness for cervical cancer prevention behavior. This study aims to determine the effect of health education about cervical cancer with guidance and counseling methods on the knowledge of women of childbearing age for the prevention of cervical cancer. This study used a pre-experimental design with a one group pre-test post-test design. This study was conducted in the work area of Puskesmas Simpang Baru with a total sample of 55 respondents who were members of one group with purposive sampling technique. The measuring instrument used was a cervical cancer knowledge questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis used was univariate and bivariate analysis using Wilcoxon test. The results showed that from demographic data, the majority of respondents were in late adulthood (36-46 years) with a percentage of (49,1%), Minang ethnicity (49,1%), multiparous parity (80%) with a high school / equivalent education level (50,9%) and the majority of respondents' jobs were not working / housewife (72,7%). There was a change in the minimum and maximum values during the pre-test 7-21 which increased during the post-test to 16-22, a change in the mean value during the pre-test and post-test with an increase of 4,13. The results of the Wilcoxon statistical test obtained a p value (0,000) < ? (0,05). This shows that health education about cervical cancer with the guidance and counseling method affects the knowledge of women of childbearing age for the prevention of cervical cancer.
Pengelolaan Diabetes Berbasis Diabetes Environment Model (DEM) pada Masyarakat Riau Hasneli, Yesi; Bayhakki; Zahtamal
Jurnal ETAM Vol. 3 No. 2 (2023): OCTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v3i2.612

Abstract

Prevalensi penderita DM meningkat setiap tahun di Indonesia. Salah satu penyebab peningkatan diabetes adalah faktor lingkungan. Lingkungan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita diabetes. Lingkungan yang baik bagi penderita diabetes dapat mencegah komplikasi. Suhu, cahaya, tingkat kebisingan, jarak rumah ke jalan raya dan kebersihan lingkungan yang baik akan membantu penderita diabetes mempertahankan kadar gula darah dalam batas normal. Sehingga dapat mencegah komplikasi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan dan pencegahan komplikasi DM. Metode yang digunakan adalah memberikan pendampingan edukasi melalui penyuluhan terkait model pengelolaan penyakit DM berbasis aplikasi Diabetes Environment Model (DEM) dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan pengukuran pre-test tentang pengetahuan pengelolaan lingkungan diabetes adalah 12 responden (48%) berkategori sangat baik dan 13 responden (52%) berkategori cukup. Setelah diberikan edukasi tentang Aplikasi DEM, hasil post-test meningkat yaitu sebanyak 22 responden (88%) dan 3 responden (12%) berkategori cukup baik. Setelah edukasi melalui Pengabdian kepada Masyarakat, pengetahuan masyarakat meningkat tentang pengelolaan lingkungan berbasis aplikasi DEM.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN SECARA DARING DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PROTOKOL KESEHATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Karmila, Fitri; Hasneli, Yesi; Arneliwati, Arneliwati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.22179

Abstract

Covid-19 adalah penyakit akibat virus corona jenis baru yang menyebabkan pandemi hampir di seluruh dunia. Covid-19 merupakan penyakit menular yang mempengaruhi dan menginfeksi sistem pernapasan, dari masalah pernapasan ringan seperti flu hingga yang besar seperti pneumonia, gagal paru-paru, dan bahkan kematian. Keberhasilan dalam upaya pengendalian dan pencegahan covid-19, kepatuhan masyarakat yang dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap dan tindakan protokol kesehatan 5M terhadap covid-19 sangat penting. Tindakan keperawatan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat dapat melalui pendidikan kesehatan. Media yang digunakan untuk mempermudah masyarakat memahami suatu informasi salah satunya adalah menggunakan media audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan masyarakat tentang protokol kesehatan covid-19. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen dengan rancangan one group pre-test post-test. Penelitian ini dilakukan di RW 8 Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru dengan sampel sebanyak 34 responden dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan masyarakat tentang protokol kesehatan covid-19 dengan p-value (0,000) < ? (0,05). Media audio visual memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Media ini dapat menjadi salah satu media yang efektif dalam penyuluhan kesehatan
Perbedaan Tingkat Stres Kebisingan pada Penderita Diabetes Mellitus dan Non Diabetes Mellitus Fitriani, Dora; Hasneli, Yesi; Huda, Nurul
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i1.2013

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disease that affects various physiological aspects, including the body's response to environmental stressors such as noise. In DM patients, the body cannot efficiently respond to blood sugar spikes, resulting in persistently high blood sugar levels (hyperglycemia), which can exacerbate physical and mental stress. This study aims to determine the differences in noise-induced stress levels between DM and non-DM patients. This study used an observational analytic design with a case-control approach. The respondents consisted of 17 DM patients and 17 non-DM patients in the working area of Simpang Tiga Public Health Center. The research samples were selected based on inclusion criteria using purposive sampling. The analysis included univariate analysis to observe frequency distribution and bivariate analysis using the Chi-Square test. Statistical tests showed a significant difference in noise-induced stress levels between DM and non-DM patients, with a p-value (0.001) < alpha (0.05). The findings indicate that DM patients experience higher levels of noise-induced stress compared to non-DM patients. Key word: Diabetes Mellitus, Noise, Stress
THE EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTING DISCHARGE PLANNING ON FAMILY KNOWLEDGE IN CARING FOR PATIENTS WITH CORONARY HEART DISEASE Fismaleni, Menik; Dewi, Wan Nishfa; Hasneli, Yesi
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 1 (2025): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v10i1.1947

Abstract

Discharge planning is a dynamic and systematic process of assessment, preparation, and coordination aimed at facilitating the supervision of health and social services before and after hospital discharge. This study aims to determine the effectiveness of discharge planning implementation on family knowledge in caring for patients with Coronary Heart Disease (CHD). A quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach was used. The sample consisted of 27 respondents selected through accidental sampling based on inclusion criteria. The intervention involved providing educational material using a leaflet on family knowledge in caring for CHD patients. Knowledge was measured using a 25-item questionnaire. The results showed that most respondents were aged 45–54 years (48.1%), female (59.3%), had a high school education (59.3%), and had cared for CHD patients for less than one year (55.5%). In the bivariate analysis, the pretest scores indicated that 73.4% had moderate knowledge, while posttest scores revealed that 96.74% had good knowledge. These findings demonstrate that discharge planning significantly improves family knowledge in caring for CHD patients, which may help reduce recurrence and hospital readmission rates.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Hidup Sehat pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Hartati, Salinabela; N, Yesi Hasneli; Damanik, Siti Rahmalia
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1736

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan mandiri melalui perilaku hidup sehat, yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap penderita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku hidup sehat pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah total 83 penderita diabetes mellitus tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang terdiri dari tiga komponen: pengetahuan, sikap, dan perilaku hidup sehat. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku hidup sehat (P value = 0,028), namun tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku hidup sehat (P value= 1, 000). Hal ini mengindikasikan bahwa pengetahuan penderita berperan penting dalam membentuk perilaku hidup sehat, sementara sikap tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Dapat disimpulkan terdapat Hubungan antara pengetahuan dengan perilaku hidup sehat pada penderita diabetes melitus tipe 2, dan tidak terdapat Hubungan antara sikap dengan perilaku hidup sehat pada penderita diabetes tipe 2.
Hubungan Aktivitas Fisik dan Kualitas Tidur terhadap Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis Syafna, Habibah; Hasneli, Yesi; Rizka, Yulia
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani hemodialisis. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan teknik purposive sampling pada 79 pasien di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan Kidney Disease Quality of Life Short Form (KDQOL-SF), kemudian dianalisis dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki aktivitas fisik ringan (82,3%), kualitas tidur buruk (69,6%), dan kualitas hidup sedang (53,2%). Uji statistik menemukan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup (p=0,001) serta kualitas tidur dengan kualitas hidup (p=0,038). Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan aktivitas fisik dan perbaikan kualitas tidur dapat menjadi intervensi penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien PGK. Temuan ini mendukung perlunya pendekatan holistik dalam tatalaksana pasien hemodialisis, dengan mempertimbangkan faktor non-medis seperti gaya hidup.
Korelasi antara Dukungan Keluarga dan Self Management Penderita DM Tipe 2 Maulani, Rahayu Maulani; Hasneli, Yesi; Karim, Darwin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15200

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 (DM tipe 2) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan diri yang baik untuk mencegah komplikasi. Dukungan keluarga memainkan peran penting dalam mendukung self management pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara dukungan keluarga dan self management pada penderita DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 91 orang pasien DM tipe 2 yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Spearman Rho untuk menentukan hubungan antara dukungan keluarga dan self management. Hasil menunjukkan bahwa 55 orang responden (60,4%) mengalami dukungan keluarga yang buruk, sedangkan 51 orang (56,0%) memiliki self management yang cukup. Analisis bivariat mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan self management, p-value sebesar 0,001 dan nilai r = 0,339. Terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan self management pada penderita DM tipe 2.
Co-Authors ", Bayhakki " AFNI RAMADHANI, AFNI Afriani, Kartika Agrina Amir, Yufitriana Andi - Nurchairiah Ari Pristiana Dewi Aristiyani, Desty Arneliwati Bahira, Hafiza Bayhakki Bayhakki Bayhakki Candra Ahmadi, Candra Dachi, Ester Priska Damanik, Siti Rahmalia Darmilis - - Darwin - Karim Destiana, T Nisa Devania, Camilla Dewi - Oktaviah DISMAWATI, DISMAWATI Erika Erika Erika Erwin Erwin Fathra Anis Nauli Fathra Annis Nauli Febriana - Sabrian Febriana - Yosefa Fismaleni, Menik Fitri Handayani Fitri i Handayan Fitriani, Dora Gamya Tri Utami Gulo, Dedi Kristian Hartati, Salinabela Hellena Deli Hidayah, Rafiq Hudrizal Mubaroq Riauwi Iis Dian Saviqoh Indriati, Ganis Isfahani Safril Jumaini, Jumaini ' Juniar Ernawaty Karmila, Fitri KHOIRUN NISA Kurnia Sandi Mahiroh, Salma Maulani, Rahayu Maulani Mira Anggraini Mira Khairunnisa Misrawati Muhammad Fikri Indra, Muhammad Fikri Nelva - Rina Ningtias, Dwi Nopriadi Nur, Puja Permata Nurul Aina Ibni Kalzan Nurul Huda Oswati - Hasanah Paramita, Winda Wiranti Putri Ladekha, Tiara Chennie Putri Ladekha, Tiara Chennie Putri, Dona Armelia Putri, Tiara Asyifa R. Meida Wanti Refianti - Marsinta Rindang Azhari Rezky, Rindang Azhari Riri Novayelinda Rismadefi - Woferst Rizky Ika Winda Rosiana, Rosiana Safril, Isfahani Sartika - Mayasari Siti Aisyah Siti Munira Siti Rahmalia Hairani Damanik Sri - Utami Sri Utami Sri Wahyu Gusti Fajri Sri Wahyuni Sriwahyu - Aprida Syafna, Habibah Syeptri Agiani Putri Tiara Putri Wiraini Utami Maulina Hutabarat Utami, Sri ' Wan Khairul Nizam Wan Nishfa Dewi Widia - Lestari Widia Lestari Wisda Elviani Wulandari, Gustika YUHELMA, YUHELMA ' Yulia Irvani Dewi Yulia Rizka Zahtamal Zahtamal Zukhra, Ririn Muthia