Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

SOSIALISASI KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) OLEH PEMERINTAH KABUPATEN KULON PROGO (di lingkungan RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo) Fitriastuti, Bekti; Hastuti, Nurnawati Hindra
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kawasan tanpa rokok artinya tidak boleh ada kegiatan merokok, jualan dan promosi rokok dikawasan yang telah di tentukan. Kawasan tersebut meliputi : Fasilitas pelayanan kesehatan, Tempat proses belajar mengajar, Tempat anak bermain, Tempat beribadah, Angkutan umum, Tempat kerja, Tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan. Rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang sehat dan higenis, namun kenyataannya penetapan KTR masih butuh sosialisasi. Sebab masih banyak masyarakat yang belum mengetahui ketentuan terkait KTR di rumah sakit yang telah dinyatakan secara normatif melalui regulasi pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) oleh pemerintah kabupaten kulon progo di lingkungan RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo. Berlokasi di RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo, penelitian ini menggunakan teori sosialisasi dengan metodologi deskrip tifkualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi kawasan tanpa rokok di RSUD Wates sudah berjalan secara optimal. Hal ini terlihat dari media stiker, pamflet, baliho dan plang ternyata masyarakat lingkungan RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kawasan tanpa rokok. Masyarakat lingkungan RSUD sebagian besar sangat berapresiasi dan ikut berperan aktif dalam pelaksanaan sosialisasi kawasan tanpa rokok. Kata kunci :Sosialisasi, Komunikasi massa, Komunikasi interpersonal
IKLAN RADIO DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN Hastuti, Nurnawati Hindra
Transformasi Vol 14 No 21 (2011): Transformasi
Publisher : Transformasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Radio is one of popular media used to deliver informations to public. Many companies use radio as the tools to spread the informations of their products, whether goods or services, to their consuments.  The used of radio commercials is affecting decion making procedures from the consuments. Thus, it is very important to evaluate the strategy used by companies to decide which radio would they put their commercials on. Key word :Radio broadcast and decision maker
MEMPERHATIKAN KARAKTERISTIK BUDAYA DALAM FENOMENA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT Nurnawati Hindra Hastuti; Agus Supriyadi
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i2.3883

Abstract

Nilai sosial sebagai petunjuk umum yang telah berlangsung lama, yang  mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menentukan sesuatu itu dikatakan baik atau buruk, pantas atau tidak pantas harus melalui proses menimbang. Hal ini tentu sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang dianut masyarakat. tak heran apabila antara masyarakat yang satu dan masyarakat yang lain terdapat perbedaan tata nilai.Kata kunci: Fenomena, Bermasyarakat
POLA KOMUNIKASI KELUARGA PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) WARIA: (Studi Kasus PSK Waria di Trowong, Sragen) Putut Hartanto; Nurnawati Hindra Hastuti; Siswanta
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan kelompok sosial pertama dalam kehidupan manusia dimanaseorang anak belajar dan menyatakan diri sebagai manusia sosial dalam interaksidengan kelompoknya. Sehingga anggota keluarga merasakan ikatan yang dalamserta saling membutuhkan, melalui pola komunikasi yang merupakan suatu sistempenyampaian pesan dengan komunikasi verbal atau nonverbal yang mengandungarti. Seperti di Trowong Sragen ada tempat favorit bagi pekerja seks komersialwaria untuk mangkal dan waria tersebut sudah menekuni pekerjaan itu sejak 20tahun yang lalu. Sesuai fakta yang ditemukan oleh peneliti, pekerja seks komersialwaria di Trowong, Sragen, masih melakukan komunikasi dengan keluarga intibahkan masyarakat di tempat tinggalnya, meskipun keluarga inti dan masyarakattempat tinggalnya juga mengetahui pekerjaan tersebut. Tujuan penelitian ini untukmengetahui secara mendalam apa pola komunikasi pekerja seks komersial wariakepada keluarga inti, karena bekerja menjadi pekerja seks komersial waria di matamayoritas masyarakat merupakan hal negatif dan menyimpang. Metode penelitianini dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan pekerja seks komersialwaria yang ada di Trowong, Sragen serta keluarga dan tokoh masyarakat yang adadi tampat tinggal pekerja seks komersial waria dan keluarganya. Mengumpulkandata melalui wawancara semi struktur dan didukung dokumentasi yang relevan.Pola komunikasi yang dilakukan pekerja seks komersial waria dengan keluargaadalah pola komunikasi yang terbuka, karena dapat saling berinteraksi satu samalain dengan sesama anggota keluarga inti, meskipun dari pihak keluarga ada rasasedih atas apa yang dilakulan oleh anggota keluarganya yang menjadi waria.Kata kunci : Pekerja Seks Komersial Waria, Pola komunikasi, Keluarga.
ANALISIS SEMIOTIKA IKLAN SHOPEE DARI RUMAH DI YOUTUBE Restu Jati; Nurnawati Hindra Hastuti; Siswanta
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena Covid-19 telah menyebabkan perubahan besar pada tatanan kehidupan masyarakat terutama pada perilaku belanja masyarakat, saat ini berbagai Kebutuhan mudah didapatkan melalui e-commerce yang banyak bermunculan di Indonesia salah satunya adalah Shopee yang merupakan platform belanja online yang cukup dikenal di Indonesia dan banyak memunculkan iklan-iklan kreatif untuk menarik minat masyarakat salah satunya adalah Iklan Shopee edisi “Shopee dari rumah” yang ditayangkan di chanel youtube “SHOPEE Indonesia” pada tanggal 29 april 2020, membawa pesan serta menjadi problem solving di masa seperti ini. Iklan merupakan bagian krusial berdasarkan serangkaian aktivitas untuk mempromosikan produk yang menekankan pada unsur gambaran. Iklan komersial ditandai menggunakan kondisi khayalan pada proses pencitraan dan pembentukan nilai-nilai keindahan untuk memperkuat gambaran terhadap objek iklan itu sendiri. Iklan tidak hanya sekedar menaruh berita pada khalayak akan tetapi juga ditujukan untuk mensugesti perasaan, pengetahuan, makna, kepercayaan, perilaku dan gambaran konsumen yang berkaitan dengan suatu produk atau merek. Semiotika merupakan sebuah teori pemikiran filsafat yang berurusan dengan pengkajian tanda dan segala sesuatu yang berhubungan dengan tanda, seperti tanda dan sistem tanda dan proses yang berlaku bagi penggunaan tanda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari “Tanda dan makna” yang digunakan dalam iklan Shopee edisi “Shopee dari rumah” yang tayang di youtube dalam merepresentasikan sebuah kotak dengan menggunakan pendekatan Semiotika Roland Barthe. Metode analisis milik Roland Barthes sengaja dipilih peneliti karena dianggap cukup komprehensif dalam membedah makna didalamnya iklan yang ingin diteliti dalam penelitian ini. Jenis analisis yang digunakan adalah tipe deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian adalah iklan shopee dengan judul ”shopee dari rumah”, Sedangkan objek pada penelitian ini merupakan gambar, obrolan, gestur dan setting dari video iklan tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Shopee meggunakan kotak dengan logo Shopee yang melakukan perjalanan sebagai bentuk represetasi dari kesiapan Shopee sebagai alternatif menyambung silaturohmi dengan kerabat tanpa harus saling berkunjung, yaitu dengan memberikan bingkisan yang dipesan dari layanan Shopee.
PERANAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS PASCA PANDEMI (5 siswa Kelas XI yang mendapatkan bimbingan konseling pada tengah semester 1 di Sekolah Menengah Atas Kristen 1 Sur: 5 siswa Kelas XI yang mendapatkan bimbingan konseling pada tengah semester 1 di Sekolah Menengah Atas Kristen 1 Surakarta Dian Pamardi, Andhika; Hastuti, Nurnawati Hindra; Muadz, Muadz
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpindahan antara pandemi ke pasca pandemi kembali menuntut para siswauntuk dapat beradaptasi kembali akan proses pembelajaran. Seperti yang dirasakanoleh para siswa dan guru di SMA Kristen 1 Surakarta mereka menyambutnya denganbaik, akan tetapi ada sebagian dari siswa yang kesulitan dalam proses adaptasisehingga berdampak pada menurunya prestasi akademik. Hal ini disebabkan karenapara siswa kesulitan dalam memahami materi yang diberikan dan banyak darimereka yang kehilangan motivasi dalam belajar. Peran guru dan karyawan disinisangatlah penting untuk meningkatkan nilai prestasi akademik para siswa, terutamaadalah guru BK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimanakomunikasi intrapersonal guru BK dalam meningkatkan motivasi belajar 5 siswakelas XI yang mendapatkan bimbingan konseling pada tengah semester 1 di SMAKristen 1 Surakarta pasca pandemi. Teori yang digunakan dalam penelitian iniadalah keefektifan komunikasi interpersonal menurut Devito (keterbukaan, rasapositif, empati, dukungan, kesetaraan). Dengan menggunakan pendekatan metodedeskriptif kualitatif. Teknik pengambilan informan menggunakan metode purposivesampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode triangulasi (observasi,wawancara, dokumentasi). Berdasarkan hasil penelitian, peranan komunikasiinterpersonal guru BK dalam meningkatkan motivasi belajar 5 siswa pada kelas XIberjalan dengan baik sesuai dengan teori keefektifan komunikasi interpersonalmenurut Devito. Hal ini dapat dilihat dari perubahan dan peningkatan motivasibelajar siswa. Dilihat dari keterbukaan, siswa mampu terbuka akan permasalahanyakepada guru BK. Rasa positif, siswa percaya bahwa guru BK mampu menjagakerahasiaannya. Empati, siswa merasa tidak sendiri dalam menghadapi masalahnnyakarena perhatian dari guru BK. Dukungan, siswa merasa terbantu setelahberkonsultasi dengan guru BK dan dapat kembali menemukan motivasi belajarnya.Kesetaraan, siswa merasa tidak sungkan ketika menceritakan permasalahannyakarena guru BK mampu memposisikan diri dengan baik sebagai teman atau sahabat.Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Bimbingan Konseling, Teori Keefektifanmenurut Devito.
Aktivitas Komunikasi Pemasaran Digital Pada Toko Antik Keris Melalui Marketplace Shopee Untuk Meningkatkan Penjualan Nagara, Michael Isra; Hastuti, Nurnawati Hindra; Widiyowati, Estu
Solidaritas Vol 8 No 1 (2024): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In modern times like now, people have started to switch to using digital media to carry out their daily activities, including in the field of marketing. Antik Keris Shop is one of the many businesses that choose to market their products online. Antik Keris Shop chose the Shopee marketplace as a means to market its products. Digital marketing communication activities can be used to achieve an increase in sales. By using marketing communication activities, the Antik Keris shop is able to influence consumers' interest in choosing the products offered. The aim of this research is to determine and analyze the digital marketing communication activities of the Antik Keris shop on the Shopee marketplace to increase sales. This research uses the concept of Digital Marketing Communication by Philip Kotler and Gary Armstrong. The research method used by researchers in this research is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out by researchers through interviews and documentation. The results of this research show that the Antik Keris shop uses digital marketing communication activities to increase sales. The digital marketing communication activities used include advertising and sales promotions. The two digital marketing communication activities used will complement each other to achieve an increase in sales. Keywords : Digital Marketing Communication, Shopee Marketplace, Increased sales
Komunikasi, Instagram, Parenting KONTEN EDUKASI PARENTING DI INSTAGRAM @POBEE.ID DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUCT BERMAIN ANAK Ardianto, Roni; Hastuti, Nurnawati Hindra; Astuti I, Andri
Solidaritas Vol 8 No 1 (2024): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the digital era like now, there are many applications that can be used as a field to make money, for example such as Instagram social media, which has now become an alternative media in the field of marketing and promotion. Broadly speaking, everyone can do business through Instagram social media. Instagram disseminates photos and videos with the features presented and the most popular social media. Pobee.id is present as a brand of children's toy manufacturers who use Instagram social media for buying and selling purposes to interact with followers. In addition to marketing purposes, what is interesting in this @pobee.id Instagram content is the method of educating how to use products and parenting packaged through videos (reels) and posting several images (carousel). The focus of this study is to find out how parenting educational content on Instagram pobee.id in increasing sales of children's play products. To explain the focus of this research in depth, this study uses qualitative research methods and interviews, in this study using theories from Hoghughi, Masud S, and Long (2004) Provide education and ensure that the education delivered by parents can run and can be carried out by children. The principle of parenting is more concerned with child development and activities related to education than with the child itself. From this study, it is revealed that parenting educational content can Pobee.id help informants in educating children to teach children activities that train stimulation so that it can reduce children's dependence on playing gadgets to be more creative and active. From the version, parents also get insight into how to educate children through play, and how the correct parenting style when children enter pre-school age can then be practiced at home when together with children. Through parenting educational content, pobee.id use it as a promotional medium on Instagram to sell children's play products, from data obtained by researchers every year pobee.id sales have increased, in the 2020 period product sales totaled Rp.70,176,419. for the 2021 period Rp.141,456,751. for the 2022 period Rp.176,472,842. for 2023, it was recorded that until November product sales had reached Rp.254,968,998. Keywords: Communication, Instagram, Parenting, Content Education
Strategi Komunikasi Pemasaran Desa Wisata Ngidam Muncar Hastuti, Nurnawati Hindra; Herawati, Dewi Maria; Itasari, Andri Astuti
PRoMEDIA Vol 9, No 2 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i2.7286

Abstract

AbstractThe revival of tourism after the COVID-19 pandemic is one of the main agendas for accelerating the Indonesian economy. This program began with the opening of tourism doors in Bali and the creation of the slogan work from Bali by the Minister of Tourism and Creative Economy of the Republic of Indonesia, Sandiaga Uno in May 2021. This tourism revival will also begin to be carried out in various tourist attractions in Indonesia in 2022. Starting from the place tourism areas that are already well-known to tourist areas that are still young or newly formed, such as tourist villages. One of them is a tourist village in Susukan District, Semarang Regency, Central Java, namely Ngidam Muncar Tourism Village. The existence of this tourist village was initiated in 2019. Then the existence of the Ngidam Muncar Tourism Village was inaugurated in early 2020. However, this tourism program could not be carried out optimally because the COVID-19 virus broke out in 2020. The pandemic affected tourism activities and program marketing strategies. tourism in this village has been hampered. Therefore, this research wants to see how the marketing communication strategy carried out by the local village government can then provide new input so that it can increase the village's income. The stages of this research method are starting from conducting an initial survey of the research object to see and determine the focus of the research, namely the marketing communication strategy of the Ngidam Muncar Tourism Village. Then, to dissect and answer this research problem, marketing communication strategy theory, SWOT analysis theory and marketing mix theory were used. This research method uses descriptive qualitative. The process of collecting data uses literature review methods, observation, and interviews with several sources who are directly related to the problem.Keywords: Marketing Communication, SWOT, Tourism Village  Abstraksi Kebangkitan pariwisata pasca pandemi COVID-19 merupakan salah satu agenda utama percepatan ekonomi Indonesia. Program ini diawali dengan mulai dibukanya pintu pariwisata di Bali dan dibentuknya slogan work from Bali oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno pada Mei 2021. Kebangkitan pariwisata ini juga mulai dilakukan di berbagai tempat wisata di Indonesia pada tahun 2022. Mulai dari tempat wisaata yang sudah terkenal hingga kawasan wisata yang masih muda atau baru terbentuk seperti desa wisata. Salah satunya seperti desa wisata yang ada di Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yaitu Desa Wisata Ngidam Muncar. Keberadaan desa wisata tersebut mulai diinisiasikan pada tahun 2019.  Kemudian keberadaan Desa Wisata Ngidam Muncar diresmikan pada awal tahun 2020. Namun program pariwisata ini tidak dapat dilakukan secara maksimal dikarenakan virus COVID-19 mewabah pada tahun 2020. Pandemi tersebut mengakibatkan kegiatan wisata dan strategi pemasaran program pariwisata desa ini jadi terhambat. Oleh karena itu, penelitian ini ingin melihat bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh pemerintah desa setempat yang kemudian dapat memberikan masukan baru sehingga dapat meningkatkan pendapatan desa tersebut. Tahapan metode penelitian ini adalah mulai dari melakukan survei awal ke objek penelitian untuk melihat dan menentukan fokus penelitian, yaitu strategi komunikasi pemasaran Desa Wisata Ngidam Muncar. Kemudian untuk membedah dan menjawab permasalahan penelitian ini, digunakan teori strategi komunikasi pemasaran, teori analsis SWOT dan teori marketing mix. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Proses mengumpulkan data menggunakan metode literature review, observasi, dan wawancara beberapa narasumber yang berkaitan langsung dengan permasalahan.Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, SWOT, Desa wisata
The Effect of Advertisement, Word of Mouth, and Brand Awareness towards Buying Decision on "Ruang Guru Apps" in SMU Negeri XYZ Surakarta Itasari, Andri Astuti; Hastuti, Nurnawati Hindra
Journal of Consumer Sciences Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Consumer Sciences
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jcs.8.2.155-169

Abstract

Besides studying at school, online tutoring is a non-formal method of education delivery. One online tutoring is Ruang Guru's app, and it is still among competitors such as Zenius, tutoring conventional, and others. This research focuses on Ruang Guru's apps, which have always existed among students in Surakarta until now. This research uses descriptive quantitative. This research analyzes advertisements, word of mouth, and brand awareness toward buying Decision on Ruang Guru apps for students. The population is all SMU Negeri XYZ Surakarta students, with a total of 1.191 students, and about 100 students were selected as the respondent through a random sampling technique. Data collection techniques using questionnaires as primary data and documents from journals and books as secondary data. Data were analyzed using the Structural Equation Modelling - Partial Least Square (PLS). This research shows that advertisement and word of mouth significantly positively affect brand awareness. In addition, advertisement, word of mouth, and brand awareness positively affect buying decisions. Furthermore, advertisement and word of mouth significantly affect buying decisions through brand awareness. Therefore, it is suggested that companies continue to increase word-of-mouth promotions and advertisements related to consumer behavior in purchasing decisions.