Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Medica Hospitalia

Pengaruh Ekstrak Daun Wungu Terhadap Luas Islet Pankreas Tikus Wistar Diabetes Melitus Excelinda, Tifanni; Istiadi, Hermawan; Retnoningrum, Dwi; Hendrianingtyas, Meita
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 8 No. 1 (2021): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.873 KB) | DOI: 10.36408/mhjcm.v8i1.492

Abstract

Latar Belakang : Diabetes melitus merupakan kumpulan gejala gangguan metabolik dengan prevalensi penyandang yang masih terus meningkat. Faktor lingkungan, gaya hidup, maupun genetik dapat menyebabkan kerusakan sel pankreas maupun resistensi insulin yang kemudian bermanifestasi sebagai diabetes melitus. Daun wungu (Graphytophyllum pictum (L.) Griff) mengandung metabolit aktif seperti flavonoid yang merupakan antioksidan untuk mencegah destruksi dan meregenerasi sel pankreas penderita diabetes melitus. Tujuan : Membuktikan adanya perbedaan ukuran luas islet pankreas tikus Wistar diabetes melitus yang mendapatkan ekstrak daun wungu (Graphtophyllum pictum (L.) Griff) setelah perlakuan dengan kontrol. Metode : Penelitian true experimental dengan menggunakan desain Post-Test Only Control Group Design. Sampel 24 ekor tikus Wistar jantan dengan kriteria tertentu dibagi secara acak menjadi 4 kelompok. Kontrol negatif (K-1) diberikan aloksan dan kelompok perlakuan 1 (K-2), perlakuan 2 (K-3), dan perlakuan 3 (K-4) masing-masing diberikan aloksan dan ekstrak daun wungu 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 200 mg/kgBB. Glukosa darah diperiksa pada hari ke-4 untuk memastikan tikus sudah diabetes melitus dan dilanjutkan perlakuan selama 14 hari. Terminasi dan pengambilan organ dilakukan pada hari ke-15. Data berupa luas islet pankreas kemudian dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji Mann-Whitney. Hasil: Berdasarkan uji Kruskal-Wallis didapatkan perbedaan luas islet pankreas yang bermakna (p = 0,000) antar kelompok. Pada uji Mann-Whitney didapatkan peningkatan luas islet pankreas yang signifikan (p = 0,000) pada seluruh kelompok perlakuan terhadap kontrol negatif. Rerata luas islet pankreas berbanding lurus dengan peningkatan dosis pemberian ekstrak daun wungu. Kesimpulan : Terdapat perbedaan ukuran luas islet pankreas yang signifikan pada seluruh kelompok perlakuan terhadap kontrol negatif. Kata Kunci : Daun wungu; luas islet pankreas; diabetes melitus
Pengaruh Ekstrak Daun Wungu Terhadap Kadar Malondialdehid Darah Pada Tikus Diabetes Militus Elnitiarta, Jasmine; Istiadi, Hermawan; Hendrianingtyas, Meita; Retnoningrum, Dwi
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 8 No. 2 (2021): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.426 KB) | DOI: 10.36408/mhjcm.v8i2.494

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronik dengan gejala glukosa darah yang tinggi (hyperglycaemia) dimana terjadi peningkatan biomarker stress oksidatif yaitu MDA. Daun wungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff) memiliki alkaloid dan flavonoid yang bersifat antioksidan untuk mengurangi radikal bebas.Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak daun wungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff) terhadap kadar malondialdehid darah pada tikus Wistar yang diinduksi aloksan.Metode: Desain percobaan menggunakan post-test only control group design. Penelitian ini menggunakan tikus wistar jantan sebanyak 24 ekor yang dibagi menjadi 6 tikus setiap kelompok. Kelompok kontrol negatif diberikan aloksan, kelompok perlakuan 1, kelompok perlakuan 2, dan kelompok perlakuan 3 diberikan ekstrak daun wungu dengan dosis 50, 100 dan 200 mg/kgBB peroral kemudian kadar glukosa darah diperiksa untuk memastikan bahwa tikus sudah diabetes melitus. Setelah tikus diabetes melitus, dilakukan tindakan tiap kelompok. Pada hari ke-14 tikus diambil data kadar malondialdehid darahnya. Data diuji dengan uji normalitas Saphiro-Wilk. Pada penelitian ini data terdistribusi normal (p>0.05) sehingga dilakukan uji ANOVA kemudian dilakukan uji post-hoc. Hasil: Didapatkan penurunan kadar MDA darah pada tikus yang diberikan daun wungu. Hasil signifikan didapatkan antara kelompok perlakuan 3 dengan kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan lainnya. Kesimpulan: Daun wungu dengan berbagai dosis dapat menurunkan kadar malondialdehid darah pada tikus DM.