Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN ADVERSITY QUOTIENT WITH PSYCHOLOGICAL DISTRESS IN STUDENTS OF MEDICAL STUDY PROGRAMS IN SEBELAS MARET UNIVERSITY SURAKARTA Galuh Maitri Imantaka Dharma; Istar Yuliadi; Rini Setyowati
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/philanthropy.v4i2.2405

Abstract

The Medical Study Program causes many new situational demands and has the potential to create stress on students. The high number of lecture material difficulties, the number of assignments, the demands to understand the lecture material in a relatively short time and other problems that arise in the personal lives of students can trigger stress on medical students. Medical students who have a relatively high level of adversity quotient have a better tendency to deal with and deal with stressors in order to minimize the occurrence of psychological distress.This study aims to determine the relationship between adversity quotient with psychological distress in medical students at Sebelas Maret University Surakarta. Respondents in this study amounted to 90 students consisting of classes 2017, 2018, and 2019 with an age range of 18-21 years and are still actively attending lecture activities. The sampling technique used in this study was proportionate stratified random sampling. The instrument used in this study was a psychological distress scale (α = 0.934) and an adversity quotient scale (α = 0.951). The correlation test in this study used the Pearson Product Moment correlation test.Based on the Pearson Product Moment correlation test results obtained rxy = -0,525; p = 0,000 (p <0.05). This shows that there is a significant negative relationship between adversity quotient with psychological distress in medical students of Sebelas Maret University Surakarta. The higher adversity quotient, the lower psychological distress in medical students of Sebelas Maret University Surakarta, and conversely.
The Anxiety Level and Premature Rupture of Membrane Incidence during COVID-19 Pandemic Renasheva Alifia Nugraha; Muhammad Adrianes Bachnas; Istar Yuliadi
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume 11 No. 1 January 2023
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32771/inajog.v11i1.1692

Abstract

Abstract Objective: To determine the association between anxiety level and premature rupture of membrane incidence during COVID-19 pandemic. Methods: This study was a case-control study. The subjects of this study were patients giving birth at RSUD Dr. Moewardi Surakarta Hospital and UNS Sukoharjo Hospital in June - October 2021. Sampling was done by the purposive sampling technique on 70 samples. Data were analyzed using the chi-square test and logistic regression test. Results: Characteristic data of the study samples found that most of the study samples was severe anxiety (40%). There was a significant association between the level of anxiety with PROM incident (p = 0.00), and pregnant women with severe anxiety had a risk of PROM of 3.761 times compared to pregnant women who were not anxious (OR=3.761). In multivariate analysis, it was found that the most influential variable on the incidence of premature rupture of membranes was the level of anxiety (p=0.001) compared to parity (p=0.155), employment status (0.193), and education level (0.576). Conclusion: There was a significant association between anxiety level and premature rupture of membranes incidence during the COVID-19 pandemic, and there was an increased risk of premature rupture of membranes in pregnant women with severe anxiety levels during the COVID-19 pandemic. Keywords: anxiety level; premature rupture of membrane; COVID-19 pandemic.
Kesepian Dan Kontrol Diri Pada Adiksi Online Games Remaja Lonely And Self Control In Adolescent Online Games Theodora Paskadita Haryono; Istar Yuliadi; Arif Tri Setyanto
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v7i1.54445

Abstract

Perkembangan teknologi membawa alternatif pilihan hiburan yang beragam, salah satunya adalah online games. Namun dengan adanya peningkatan penggunaan online games, fenomena adiksi online games tidak dapat dihindari. Adiksi online games merupakan sebuah perilaku tidak terkontrol dan bermasalah terhadap online games dimana perilaku tersebut memberikan konsekuensi negatif pada kehidupan individu yang bersangkutan, baik secara fisik, mental maupun sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dan kontrol diri dengan adiksi online games pada remaja.Responden penelitian ini berjumlah 52 orang remaja, berusia 15-18 tahun, bertempat tinggal di Surakarta, dan memenuhi setidaknya 5 dari 9 kriteria adiksi online games. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Adiksi Online Games (Cronbach’s α= 0.891), Skala Kesepian (Cronbach’s α= 0,931) dan Skala Kontrol Diri (Cronbach’s α= 0,848). Analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan regresi linier bergandaHasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan kesepian dan kontrol diri dengan adiksi online games memiliki hubungan yang signifikan (= 17,231 (p<0,05) >  = 3,18). Secara parsial kesepian tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan adiksi online games (= -0,346 < = 2,000958) sedangkan kontrol diri memiliki hubungan yang signifikan dengan adiksi online games ( = -4,811 <  = 2,000958) Sumbangan dari kedua variabel prediktor terhadap variabel kriterium sebesar 41,3% dengan variabel kontrol diri menyumbang sebanyak 41,1% dan variabel kesepian sebanyak 0,1%.
KEEFEKTIFAN PELATIHAN KEBERMAKNAAN HIDUP TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI WREDHA DHARMA BAKTI SURAKARTA I Kadek Edwin Trisnapati; Istar Yuliadi; Aditya Nanda Priyatama
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v1i1.71942

Abstract

Problem yang umum terjadi pada lansia adalah depresi. Insidensi depresi paling tinggi terjadi pada lansia yang menjadi penghuni panti rawat wredha. Depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi perasaan manusia yang sedih dan murung disertai dengan beberapa gejala. Salah satu bentuk keterampilan yang diharapkan mampu menurunkan tingkat depresi pada lansia adalah melalui penemuan makna hidup. Makna hidup merupakan sesuatu yang dianggap penting dan berharga, serta memberikan nilai khusus bagi seseorang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pelatihan kebermaknaan hidup dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta. Pelatihan kebermaknaan hidup merupakan suatu proses pendidikan jangka pendek yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisir, guna membantu individu untuk mencapai dan memenuhi tujuan hidup sehingga mampu menurunkan tingkat depresi menuju pada hidup yang lebih berkualitas dan bahagia.Subjek penelitian ini adalah lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta berjumlah 10 orang. Desain penelitian ini adalah desain eksperimen pretest-posttest control group design dengan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masing-masing sebanyak 5 orang. Kelompok eksperimen diberikan pelatihan kebermaknaan hidup sebanyak tiga kali pertemuan menggunakan  metode ceramah dan diskusi, studi kasus, role play ,simulasi dan permainan , dan latihan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui modul pelatihan dan Geriatric Depression Scale (GDS). Teknik analisis data menggunakan  analisis statistik nonparametrik uji 2 Sampel Independen Kolmogorov-Smirnov dan uji Wilcoxon dengan bantuan komputer program SPSS for MS windows versi 16.0.Berdasarkan hasil perhitungan uji 2 Sampel Independen Kolmogorov-Smirnov diperoleh nilai z sebesar 1,581 dan probabilitas (p) sebesar 0,013 (p<0,05). Sedangkan hasil perhitungan uji Wilcoxon diperoleh nilai z sebesar -2,060 dan probabilitas (p) signifikansi 0,039 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan kebermaknaan hidup efektif dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta