Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Spasial Dan Non Spasial Terhadap Minat Siswa Dalam Memilih Perguruan Tinggi Di Kota Metro Tahun 2023 Aqzela, Araneta; Dewi, Citra; Anisa, Rahma; Fadly, Romi
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Metro memiliki visi dan misi yaitu menjadikan Kota Metro sebagai kota pendidikan, tetapi berdasarkan data BPS pada tahun 2021 diketahui indikator APS, APK, dan APM Kota Metro untuk jenjang perguruan tinggi memiliki nilai yang rendah yaitu 29,57%, 31,95% dan 27,21%. Rendahnya nilai APS, APK, dan APM dipengerahui oleh banyak variabel baik variabel spasial dan non spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelas kesesuaian perguruan tinggi dengan menganalisis hubungan antara variabel spasial dan non spasial terhadap minat siswa dalam memilih perguruan tinggi di Kota Metro. Data yang digunakan 10 perguruan tinggi dengan data variabel spasial seperti aksesibilitas, jangkuan fasilitas kantor pemertintah, jangkuan fasilitas terminal, jangkuan fasilitas bisnis, jangkuan fasilitas kesehatan. Sedangkan variabel non spasial menggunakan fasilitas, daya minat, dan akreditas perguruan tinggi, dalam mengetahui kesesuaian kelas menggunakan metode buffer dan skoring. Selanjutnya untuk mengetahui hubungan variabel spasial dan non spasial terhadap minat siswa dalam memilih perguruan tinggi menggunakan metode regresi dengan melihat nilai korelasi. Hasil penelitian perguruan tinggi di Kota Metro menunjukkan bahwa kelas kesesuaian berdasarkan variabel spasial sebesar 10% sangat tinggi, 50% sedang, dan 40% sangat rendah. Kemudian untuk non spasial terdapat 40% dinyatakan sangat tinggi, 20% sedang, dan 40% sangat rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel non spasial lebih berpengaruh dibandingkan dengan variabel spasial dengan nilai hubungan sebesar 0,46. Varibel non spasial memiliki korelasi hubungan yang cukup signifikan, sedangkan variabel spaisial tdiak cukup siginifikan dalam mempengaruhi minat siswa dalam memilih perguruan tinggi di Kota Metro. Kata kunci: variabel spasial, variabel non spasial, perguruan tinggi, kesesuaian
Evaluasi Konsistensi Ketelitian Posisi Pengamatan RTK NTRIP Menggunakan CORS ULPC Terhadap Variasi Arah Baseline Rizqi, Maghfirah Insyirah; Fajriyanto; Fadly, Romi; Rahmadi, Eko
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CORS ULPC merupakan infrastruktur pengukuran GNSS berbasis RTK NTRIP yang digunakan untuk aktivitas survei dan pemetaan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum diketahui konsistensi ketelitian posisi yang dihasilkan CORS ULPC, terutama pada arah baseline yang berbeda dalam radius 30 km. Pada praktiknya konsistensi ketelitian posisi sangat penting untuk menjamin akurasi pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konsistensi ketelitian posisi hasil pengamatan RTK NTRIP menggunakan CORS ULPC pada arah utara, selatan, timur, dan barat serta menganalisis pengaruh arah terhadap kestabilan pengukuran. Metode yang digunakan berupa pengamatan GNSS RTK NTRIP pada 134 titik dalam radius 30 km. Data dianalisis melalui perhitungan ketelitian horizontal dan vertikal, serta uji levene untuk menguji konsistensi ketelitian antar arah baseline. Hasil pengamatan menunjukkan adanya kecenderungan penurunan ketelitian seiring bertambahnya jarak, dengan tingkat perubahan yang bervariasi antar arah. Ketelitian di arah timur dan barat tergolong stabil, dengan ketelitian posisi berkisar 1 hingga 5 cm pada jarak 11 sampai dengan 36 km. Sebaliknya, arah selatan menunjukkan penyimpangan yang lebih besar hingga 15,3 cm di km 37, serta arah utara mengalami penurunan paling besar mencapai 15 cm hingga 27,5 cm di km 24 hingga km 34. Analisis statistik menunjukkan bahwa hasil pengamatan tergolong stabil hingga radius 20 km, namun mengalami ketidaksesuaian setelah melewati jarak tersebut. Meskipun arah baseline tidak banyak memengaruhi stabilitas posisi pada jarak dekat, kecenderungan arah mulai memengaruhi hasil pada jarak yang lebih jauh, terutama di arah utara. Kata kunci: Arah Baseline, CORS ULPC, Konsistensi, Ketelitian, RTK NTRIP
DIGITALISASI BATAS ADMINISTRASI DESA SUKANEGARA DALAM BENTUK PETA TEMATIK UNTUK MENDUKUNG SISTEM INFORMASI DESA Rahma Anisa; Citra Dewi; Romi Fadly; Atika Sari; Muhammad Febryanto; Marcell N.F
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6111

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan digitalisasi batas administrasi Desa Sukanegara dalam bentuk peta tematik digital guna mendukung pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Secara khusus, kegiatan ini ditujukan untuk menyusun peta batas administrasi desa berbasis data geospasial yang akurat sesuai Permendagri No. 45 Tahun 2016, meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pemanfaatan teknologi geospasial untuk penetapan dan penegasan batas, serta menyediakan peta tematik yang valid untuk mendukung perencanaan pembangunan, pengelolaan aset, dan pelayanan publik. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi regulasi teknis, pendampingan proses penetapan batas, dan penyusunan peta digital. Proses digitalisasi dilakukan dengan metode kartometrik dan survei GNSS (Global Navigation Satellite System) sehingga menghasilkan peta yang tidak hanya informatif secara visual, tetapi juga memiliki ketelitian posisi spasial yang memadai. Desa Sukanegara dipilih sebagai lokasi kegiatan karena belum memiliki dokumen peta batas administrasi yang terdigitalisasi dan terverifikasi. Melalui rangkaian kegiatan ini, telah berhasil disusun data spasial batas wilayah yang akurat dan terdokumentasi, serta dilengkapi dengan Berita Acara Kesepakatan Batas Desa yang melibatkan perangkat desa, kepala dusun, dan tokoh masyarakat. Produk akhir berupa satu lembar Peta Tematik Batas Administrasi Desa Sukanegara berskala 1:7.000 yang disusun menggunakan perangkat lunak ArcGIS dan telah melalui proses georeferencing. Peta ini siap diintegrasikan ke dalam SID untuk mendukung perencanaan pembangunan dan tata kelola wilayah yang lebih efektif, akurat, dan transparan.
A Comparative Analysis of Aerial Photo Data Processing Using Agisoft Metashape Professional and WEBODM Pepayhosana, Ashelca Cristine; Fadly, Romi; Anisa, Rahma; Dewi, Citra
Jurnal Penelitian Geografi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v13.i1.33532

Abstract

This study compares the results of aerial photo data processing using Agisoft Metashape and WebODM software, focusing on geometric accuracy, orthomosaic quality, and processing time. The data consisted of 504 aerial photographs captured by a WingtraOne Gen II UAV and seven Independent Check Points (ICPs). Agisoft Metashape utilized photo alignment, dense cloud generation, DEM, and orthomosaic construction, while WebODM applied auto boundary, DEM, fast orthophoto, high PC quality, and skipped 3D model generation. The geometric accuracy was evaluated using CE90 and LE90 values, and the orthophoto quality was assessed through planimetric analysis. The results showed that WebODM completed the process in 19 hours and 57 minutes, whereas Agisoft required over 3 days. Agisoft yielded better accuracy (CE90 = 0.21 m, LE90 = 0.64 m) compared to WebODM (CE90 = 0.29 m, LE90 = 0.70 m). In terms of orthophoto quality, Agisoft preserved building and bridge shapes better than WebODM.