Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Program Pelatihan Pemadaman Kebakaran di Peternakan Kelinci Karanganyar Setyawan, Haris; Qadrijati, Isna; Fajariani, Ratna; Wardani, Tyas Lilia; Atmojo, Tutug Bolet; Sjarifah, Ipop
Khadimul Ummah Vol. 4 No. 1 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ku.v4i1.4936

Abstract

Kebakaran merupakan api yang tidak terkendali yang terjadi di luar kendali manusia. Api dapat terjadi melalui proses kimiawi, antara uap bahan bakar dengan oksigen dengan bantuan panas yang saling berinteraksi. Suatu kejadian kebakaran akan menimbulkan banyak kerugian, baik material maupun nonmaterial. Oleh karena itu, kesiapsiagaan sangat diperlukan untuk dapat mencegah dan menanggulangi kebakaran, salah satunya melalui pelatihan pemadaman kebakaran sehingga bisa mengurangi kerugian-kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran.Pada peternakan kelinci di Karanganyar terdapat banyak material dan bahan yang bersifat mudah terbakar, serta sumber listrik yang dapat memicu terjadinya nyala api. Selama ini, para peternak belum pernah mendapatkan pelatihan ataupun sosialisasi tentang bahaya kebakaran dan pengendaliannya. Berdasarkan kondisi tersebut, maka pelatihan pemadaman kebakaran menjadi hal yang sangat dibutuhkan pada peternakan ini.Sasaran pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu para peternak kelinci yang tergabung dalam Perkumpulan Peternak Kelinci Sumber Urip. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan simulasi pemadaman kebakaran. Adapun media yang akan digunakan meliputi: power point, video, alat pemadam tradisional, alat pemadam api ringan (APAR), poster, dan leaflet.Hasil dari pengabdian pada masyarakat ini berdasarkan hasil pre-test dan post-test dengan menggunakan kuisioner. Secara keseluruhan, terdapat peningkatan persentase pada praktik pemadaman kebakaran setelah pekerja mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran. menambah pengetahuan dan keterampilan pekerja tentang kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi bencana kebakaran. Dengan keterampilan dan kesiapsiagaan yang dimiliki pekerja, maka dapat mengurangi kerugian akibat kebakaran yang bisa berdampak pada produktivitas kerja.Kata kunci : pelatihan, pemadaman kebakaran, peternakan kelinci
The Effect of Using Earmuffs on Hearing Loss Complaints and Subjective Stress: A Quasi-Experimental Study among Weaving Workers in Surakarta, Indonesia Setyawan, Haris; Qadrijati, Isna; Fajariani, Ratna; Rahma, Ratih Andika Akbar; Prasetya, Tofan Agung Eka
The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Vol. 13 No. 2 (2024): The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijosh.v13i2.2024.163-172

Abstract

Introduction: Noise pollution from machine operations is one of industry's long-standing issues, especially in the textile manufacturing industry. High noise levels produced by weaving machine operation can harm employees' health, most notably hearing loss and stress at work. Since 1975, IT Co. Ltd., one of the biggest textile corporations in Surakarta, Indonesia, has struggled to find a solution to the issue of excessive noise, particularly in the weaving manufacturing facility. This study aims to determine the effect of employing earmuffs as a type of intervention to alleviate hearing loss complaints and subjective stress on weaving workers who are exposed to high-intensity noise. Methods: A time series design was used in this quasi-experimental study. This study’s participants were divided into 2 groups. The first group was weaving workers who used earmuffs as ear protection (Intervention Group), and the second group did not use earmuffs (Control Group). Data collection was carried out for 6 working days to see whether there was a significant effect of using earmuffs on hearing loss complaints and subjective stress. Results: From the second to the sixth day, using earmuffs as ear protection did not significantly reduce hearing loss complaints. However, it showed significant findings that increased the average score of subjective stress. Conclusion: Using earmuffs should protect the ears from noise exposure and its effects on workers' health. However, it has been shown that using earmuffs can increase the average score of hearing loss complaints and subjective stress.
Pengaruh Stretching Terhadap Kelelahan Kerja Pada Pekerja Garmen di PT CI Karanganyar Imanugraha, Dhiaulhaq Bagus; Setyawan, Haris; Chahyadhi, Bachtiar
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46815/jk.v13i2.260

Abstract

Work fatigue can negatively impact the productivity, well-being, and safety of workers in the industry. The garment industry, known for its high workload, tight time demands, and ambitious production schedules, often exposes workers to an increased fatigue risk. This study aims to determine the effect of stretching on work fatigue in garment workers at PT CI Karanganyar. This quasi-experimental study employed a pre-test and post-test with a control group design. The study involved 40 production workers in the garment work section at PT CI Karanganyar, with 20 workers assigned to the intervention and other 20 workers to the control groups. Work fatigue was measured using the Subjective Self-Rating Test questionnaire. The analysis of the results using the Paired Sample T-Test showed that the p-value was <0.001 in the experimental group, while in the control group, it was 0.097. The Independent Sample T-Test analysis revealed a p-value of 0.015. These findings suggest that stretching has a significant effect on reducing work fatigue among production workers at PT CI Karanganyar.
PENGARUH APLIKASI PENGAWASAN K3 TERHADAP PERILAKU KERJA AMAN PADA PEKERJA BAGIAN STRUKTUR ATAS PT X YOGYAKARTA Aditya Rangga, Pranadewa; Setyawan, Haris; Wardani, Tyas Lilia
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 9 No. 2 (2025): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v9i2.12364

Abstract

Perilaku kerja aman merupakan kesadaran dalam melindungi diri terhadap risiko bahaya. Upaya untuk menurunkan angka kecelakaan dapat dengan meningkatkan kesadaran dan berperilaku kerja secara aman. Faktor penting dalam meningkatkan pelaksanaan perilaku kerja aman ialah melalui pengawasan K3. PT X Yogyakarta dalam aktivitas kerjanya memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi meliputi jatuh dari ketinggian, tertimpa material, serta tertabrak oleh alat berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aplikasi pengawasan K3 terhadap perilaku kerja aman pada pekerja bagian struktur atas PT X Yogyakarta. Penelitian kuasi ekperimen ini menggunakan pendekatan two group pre-test and post-test design with control group design. Teknik sampling menggunakan total sampling sebanyak 110 orang. Penelitian ini menggunakan aplikasi pengawasan K3 dan kuesioner perilaku kerja aman untuk monitoring dan menilai perilaku kerja aman. Terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil post-test perilaku kerja aman antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (ρ-value < 0.001), dengan ditunjukkan kenaikan skor perilaku kerja aman kelompok intervensi menjadi 56.4%. Aplikasi pengawasan K3 mempunyai pengaruh yang positif terhadap perilaku kerja aman pada pekerja. Penerapan aplikasi pengawasan K3 dapat dijadikan alternatif solusi dalam mengatasi permasalahan terkait perilaku di tempat kerja.
HUBUNGAN BURNOUT SEBAGAI FAKTOR PSIKOLOGI KERJA DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN PEKERJA DI PT X SURAKARTA Kartika, Ayu Prima; Chahyadhi, Bachtiar; Setyawan, Haris; Fajariani, Ratna; Ada, Yeremia Rante; Nurriwanti, Nabylla Sharfina Sekar; Nugroho, Hengky Ditya Eko; Intifada, Winda Suryani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.49065

Abstract

Pekerja di industri tekstil khususnya di bagian produksi, sering menghadapi tekanan kerja yang tinggi, tuntutan produksi yang ketat, dan jam kerja yang panjang, yang berisiko menimbulkan burnout. Kondisi ini dapat berdampak pada peningkatan perilaku tidak aman di lingkungan kerja, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan perilaku tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT. X Surakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja PT. X Surakarta sebanyak 1.000 orang, dengan sampel sebanyak 96 pekerja yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Maslach Burnout Inventory (MBI) untuk mengukur burnout serta kuesioner perilaku tidak aman, keduanya menggunakan skala Likert. Hasil analisis bivariat dengan Fisher’s Exact Test menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara burnout dan perilaku tidak aman (p = 0,026; p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pekerja yang mengalami burnout cenderung  melakukan perilaku tidak aman, yang diindikasikan oleh gangguan fungsi kognitif dan emosional seperti kelelahan, depersonalisasi, dan penurunan prestasi diri pekerja, dimana burnout berdampak terhadap penurunan konsentrasi dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Oleh karena itu, pendekatan psikologis penting untuk meminimalkan risiko perilaku tidak aman di lingkungan kerja industri tekstil.
Risk Factors of Carpal Tunnel Syndrome in Food-Packing Workers Karanganyar Setyawan, Haris
Kesmas Vol. 11, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Carpal tunnel syndrome (CTS) terjadi ketika saraf median, yang membentang dari lengan bawah ke tangan, mengalami tekanan atau terpuntir di pergelangan tangan. Hasilnya mungkin sakit, kelemahan atau mati rasa di tangan dan pergelangan tangan, yang memancar ke lengan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor risiko usia, jenis kelamin, masa kerja dan gerakan repetitif terhadap keluhan CTS pada pekerja pengepakan makanan di Karanganyar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2014 menggunakan desain observational analitik dengan penelitian potong lintang. Sampel terdiri dari 50 orang dari total 67 pekerja pengepak makanan di kawasan industri Jaten Karanganyar yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data penelitian diolah menggunakan uji kai kuadrat dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia dan jenis kelamin signifikan berhubungan dengan keluhan CTS, dan usia merupakan faktor yang paling berpengaruh 24 kali lipat untuk meningkatkan risiko terjadinya CTS (nilai p = 0.057, Exp. B = 24.965). Carpal tunnel syndrome (CTS) occurs when the median nerve, which runs from the forearm into the hand, suffers pressure or squeezed in the wrist. The results may be pain, weakness, or numbness in the hand and wrist, radiating up to the arm. This study aimed to examine the risk factors i.e age, sex, work period and repetitive movements toward CTS complaints among food-packing workers in Karanganyar. The study was conducted in October to December 2014 that used analytic observational design with cross sectional study. Samples were 50 of 67 food-packing workers in Jaten Karanganyar industrial area as taken by using simple random sampling technique. Data were analyzed using chi square and multivariate logistic regression. Results showed that age and sex had significant relation with CTS and age was the most influential factor 24 times to increase the risk of CTS (p value = 0.057, Exp. B = 24.965).
PENYULUHAN TENTANG DEHIDRASI DAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA KELOMPOK WANITA TANI PUTRI MANDIRI KARANGANYAR Sumardiyono; Fajariani, Ratna; Setyawan, Haris; Putri, Rachel Alma Syevina; Ratri, Auraningtyas Kurnia; Nurjanah, Fitriyani; Fitriani, Ila; Mahardika, Muiz; Pradetha, Nabila Dean; Widjanarko, Naufal Tio; Muzakki, Pambayun Khairul Rijal; Putranto, Rofi Shiddieq; Azzahra, Syifa
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1449

Abstract

Insufficient knowledge regarding hydration, posture, and ergonomic work practices can potentially lead to dehydration and lower back pain among female farmers in Karanganyar. This community service activity focuses on providing education to address these issues. The program aims to educate female farmers on the importance of adequate hydration, maintaining good posture, and performing stretching exercises to prevent dehydration and lower back pain, ultimately promoting their overall health and well-being. This extension activity aims to enhance female farmers' knowledge and understanding regarding the importance of drinking sufficient water, maintaining good posture, and performing stretching exercises. By improving their knowledge and habits, it is expected that female farmers can prevent dehydration and lower back pain. The extension activity was conducted using a combination of lecture, demonstration, and question-and-answer methods. The materials were developed based on a literature review, consultation with a doctor, and considering the participants' educational level. The evaluation was conducted using pre-test and post-test. The follow-up activities of this extension include providing information, submitting data to the Puskesmas (Community Health Center), and reactivating the Pos UKK (Health Promotion Post). A Self-Awareness Survey revealed high-risk hazards among female farmers, including exposure to extreme weather (heat) which poses a risk of dehydration, and repetitive work movements that potentially lead to lower back pain. This extension activity aimed to improve participants' understanding of the importance of drinking water, maintaining good posture, and performing stretching exercises. The participants' understanding scores increased from an average of 70.5 to 82.5, and this increase was statistically significant (p < 0.05). As a follow-up, the community service team provided posters on dehydration prevention and congratulated the Putri Mandiri Karanganyar female farmer group on the reactivation of their UKK Pos activities. Extension activity on dehydration and lower back pain among female farmers of the Putri Mandiri Karanganyar group effectively improved their understanding (p < 0.05).
PROGRAM MITIGASI BENCANA KEBAKARAN PADA INDUSTRI PENGELOLAHAN PAKAN TERNAK KARANGANYAR Setyawan, Haris; Qadrijati, Isna; Fajariani, Ratna; Wardani, Tyas Lilia; Ismayenti, Lusi; Nugroho, Hengky Ditya Eko; Rinawati, Seviana; Atmojo, Tutug Bolet; Sari, Ica Yuniar; Putri, Pinka Widiani; Utami, Panca Anisa
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1707

Abstract

Bencana kebakaran akan menimbulkan banyak kerugian, baik kerugian pada manusia dan harta benda. Oleh karena itu, kesiapsiagaan darurat sangat diperlukan untuk dapat mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran, salah satunya melalui program mitigasi bencana kebakaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan 3 program mitigasi bencana untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan tenaga kerja menghadapi kebakaran. Ada 3 metode program dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi program peringatan dini, program simulasi pemadaman api dan program evakuasi bencana. Evaluasi program menggunakan kuestioner pre-test dan post-test untuk menilai pengetahuan pekerja sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sebanyak 22 pekerja berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan terjadi peningkatan skor pengetahuan kebakaran, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 6,82 meningkat menjadi skor post-test sebesar 7,6. Penerapan 3 program mitigasi bencana kebakaran ini dapat meningkatkan skor rata-rata pengetahuan pekerja, akan tetapi tidak menunjukkan hasil yang signifikan saat diuji perbedaan menggunakan Uji Paired Sample T-Test (p-value= 0.053).  
RISK FACTORS FOR COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) IN HOSPITAL ADMINISTRATION WORKER Wardani, Tyas Lilia; Ismayenti, Lusi; Qadrijati, Isna; Setyawan, Haris; Fajariani, Ratna; Nugroho, Hengky Ditya Eko; Atmojo, Tutug Bolet; Rinawati, Seviana
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.2587

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) adalah gangguan pada mata yang disebabkan oleh penggunaan komputer atau perangkat elektronik. Kondisi ini mengacu pada kumpulan gejala kelelahan mata yang timbul akibat kebiasaan menatap layar komputer atau gadget dalam durasi yang panjang. Pekerja administrasi rumah sakit merupakan bagian penunjang pelayanan pasien yang bekerja selama 8 jam per hari di depan layar komputer yang dituntut untuk mengerjakan pekerjaan administrasi secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko CVS pada pegawai administrasi rumah sakit di Surakarta. Faktor risiko CVS pada penelitian ini yaitu usia, masa kerja, jarak mata dengan layar, penggunaan kacamata, durasi menggunakan komputer dan durasi istirahat mata. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Sampel peneltian ini yaitu pegawai administrasi rumah sakit X dan Y di Surakarta sebanyak 128 responden dengan menerapkan metode pengambilan sampel acak. Instrumen penelitian yang dipakai terdiri dari kuesioner faktor risiko CVS yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, serta kuesioner CVS-Q yang disebarkan melalui Google Form. Penelitian ini menggunakan uji Chi Square untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko usia berhubungan signifikan dengan CVS (p = 0,028 < 0,05), sedangkan faktor risiko masa kerja, jarak mata dengan layar, penggunaan kacamata, durasi menggunakan komputer dan durasi istirahat mata tidak berhubungan dengan CVS (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa usia merupakan faktor risiko CVS pada pegawai administrasi rumah sakit X dan Y di Surakarta. Oleh karena itu, responden sebaiknya melakukan senam mata untuk menurunkan gejala CVS.
The Effect of Implementing the Digital Hazard Reporting Website Laporkan.id on the Safety Climate at PT X Surakarta Annisa Noviani; Haris Setyawan; Nabylla Sharfina Sekar Nurriwanti
Jurnal Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v17i1.5235

Abstract

Manual reporting in construction projects is often underutilized due to time constraints, complex procedures, and lack of feedback from management, resulting in many potential hazards going unreported, increasing the risk of workplace accidents and weakening the overall safety climate. Therefore, implementing a digital reporting platform such as Laporkan.id is expected to make the reporting process easier, faster, and more responsive, thereby encouraging workers to be more actively involved in safety practices and contributing to a stronger safety climate in the organization. This research aims to analyze the impact of implementing the Laporkan.id website on the safety climate at PT X Surakarta. This study employed a quasi-experimental, non-equivalent control-group design, with population was 95 field workers at PT X Surakarta. A sample of 78 workers was selected using proportional stratified random sampling. The data were collected using the Nordic Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50) and analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test, the Mann-Whitney U Test, and Spearman's Rank Correlation. The Wilcoxon test indicated a significant increase in safety climate scores in the experimental group (p=<0.001). In contrast, the Wilcoxon test for the control group showed no significant change (p=0.285). The Mann-Whitney test revealed a significant difference between the two groups (p=<0.001). Furthermore, Spearman's correlation showed no significant relationship between safety climate and demographic variables, including age, education, length of service, or job section. The researcher advises PT X Surakarta to further implement the Laporkan.id website, a digital platform for hazard reporting, as part of the company's Occupational Health and Safety (OHS) program.
Co-Authors Aditya Rangga, Pranadewa Agnes Tirza Awanda Anak Agung Alit Kirti Estuti Narendra Putri Annisa Noviani Auraningtyas Kurnia Ratri Azizan Ramli Azzahra, Syifa Bachtiar Chahyadhi Chahyadhi, Bachtiar Fajariani, Ratna Fajariani, Ratna Fauzi Jatmiko Fitriani, Ila Fitriyani Nurjanah Hengky Ditya Eko Nugroho Ica Yuniar Sari Ila Fitriani Imanugraha, Dhiaulhaq Bagus Intifada, Winda Suryani Ipop Sjarifah Ipop Sjarifah Ipop Sjarifah Isna Qadrijati Kartika, Ayu Prima Khairiah Mohd Mokhtar Khotijah Khotijah Kowit Nambunmee Lusi Ismayenti, Lusi Mahardika, Muiz Mahendra, Putu Gede Oka Muiz Mahardika Muna Maimunah Salsabila Muzakki, Pambayun Khairul Rijal Nabila Dean Pradetha Nabylla Sharfina Sekar Nurriwanti Naufal Tio Widjanarko Nisa Nur Kusuma Nugroho, Hengky Ditya Eko Nurjanah, Fitriyani Nurriwanti, Nabylla Sharfina Sekar Pambayun Khairul Rijal Muzakki Pradetha, Nabila Dean Prasetya, Tofan Agung Eka Putranto, Rofi Shiddieq Putri, Pinka Widiani Putri, Rachel Alma Syevina Qadrijati, Isna Qadrijati, Isna Rachel Alma Syevina Putri Rachmawati Prihantina Fauzi Rahma, Ratih Andika Akbar Ratih Andhika Akbar Rahma Ratna Fajariani Ratri, Auraningtyas Kurnia Rofi Shiddieq Putranto Sari, Ica Yuniar Seviana Rinawati, Seviana Sumardiyono Sumardiyono Sumardiyono Syifa Azzahra Tutug Bolet Atmojo Tutug Bolet Atmojo Tutug Bolet Atmojo, Tutug Bolet Tyas Lilia Wardani Tyas Lilia Wardani Utami, Panca Anisa Vitri Widyaningsih Wardani, Tyas Lilia Widjanarko, Naufal Tio Widjanarti, Maria Paskanita Yeremia Rante Ada Yuliani Setyaningsih