Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Transportasi

STUDI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL YANG TIDAK SEBIDANG DI KOTA MAKASSAR: STUDI KASUS SIMPANG JALAN URIP SUMOHARJO-JALAN LEIMENA P., Y. Haryanto; Ali, Nur; Hustim, Muralia
Jurnal Transportasi Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.412 KB)

Abstract

Abstrak Pada simpang tak bersinyal, khususnya simpang tak sebidang sering dijumpai titik-titik konflik arus lalu lintas yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas, sebagai contoh kasus di kota Makassar yang terjadi pada persimpangan Jln. Urip Sumoharjo-Jln. Leimena. Timbulnya Kemacetan arus lalu lintas pada simpang ini, dominan dipengaruhi oleh banyaknya kendaraan bermotor seperti motor dan angkutan umum yang diparkir pada sekitar persimpangan dan adanya pengemudi yang melanggar rambu lalu lintas yang ada. Dalam konteks pemecahan masalah tersebut, maka terlebih dahulu perlu diketahui karakteristik dan kinerja lalu lintas pada persimpangan tersebut. Untuk itu, studi bertujuan menganalisis kinerja simpang tak bersinyal yang tidak sebidang tersebut.Pengumpulan data studi meliputi volume lalulintas, data geometrik, dan data faktor-faktor penyesuaian jalan. Metode pengambilan data arus lalu lintas dilakukan secara manual selama empat hari yaitu hari Senin, Kamis, Jumat dan Minggu, yang dimulai dari pukul 07.00 WITA sampai dengan pukul 18.00 WITA untuk setiap hari survei. Analisis data didasarkan pada MKJI (1997), dengan fokus parameter kinerja adalah volume (Q), kapasitas (C) dan derajat kejenuhan (DS).Hasil analisis dan evaluasi data selama empat hari survei memperlihatkan volume rata-rata lalu lintas (Q) yang terjadi sebesar 6.589,76 smp/jam dengan kapasitas rata-rata maksimum (C) persimpangan terjadi pada saat periode jam puncak siang sebesar 3.318,31 smp/jam. Adapun nilai rata-rata derajat kejenuhan (DS) lebih besar dari 0,75 (DS > 0,75), yang berarti bahwa simpang tak sebidang tersebut memiliki kinerja yang jelek.Kata-kata kunci: simpang tak bersinyal, tak sebidang, volume, kapasitas, derajat kejenuhan
STUDI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL YANG TIDAK SEBIDANG DI KOTA MAKASSAR: STUDI KASUS SIMPANG JALAN URIP SUMOHARJO-JALAN LEIMENA P., Y. Haryanto; Ali, Nur; Hustim, Muralia
Jurnal Transportasi Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.412 KB) | DOI: 10.26593/jt.v4i1.1768.%p

Abstract

Abstrak Pada simpang tak bersinyal, khususnya simpang tak sebidang sering dijumpai titik-titik konflik arus lalu lintas yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas, sebagai contoh kasus di kota Makassar yang terjadi pada persimpangan Jln. Urip Sumoharjo-Jln. Leimena. Timbulnya Kemacetan arus lalu lintas pada simpang ini, dominan dipengaruhi oleh banyaknya kendaraan bermotor seperti motor dan angkutan umum yang diparkir pada sekitar persimpangan dan adanya pengemudi yang melanggar rambu lalu lintas yang ada. Dalam konteks pemecahan masalah tersebut, maka terlebih dahulu perlu diketahui karakteristik dan kinerja lalu lintas pada persimpangan tersebut. Untuk itu, studi bertujuan menganalisis kinerja simpang tak bersinyal yang tidak sebidang tersebut.Pengumpulan data studi meliputi volume lalulintas, data geometrik, dan data faktor-faktor penyesuaian jalan. Metode pengambilan data arus lalu lintas dilakukan secara manual selama empat hari yaitu hari Senin, Kamis, Jumat dan Minggu, yang dimulai dari pukul 07.00 WITA sampai dengan pukul 18.00 WITA untuk setiap hari survei. Analisis data didasarkan pada MKJI (1997), dengan fokus parameter kinerja adalah volume (Q), kapasitas (C) dan derajat kejenuhan (DS).Hasil analisis dan evaluasi data selama empat hari survei memperlihatkan volume rata-rata lalu lintas (Q) yang terjadi sebesar 6.589,76 smp/jam dengan kapasitas rata-rata maksimum (C) persimpangan terjadi pada saat periode jam puncak siang sebesar 3.318,31 smp/jam. Adapun nilai rata-rata derajat kejenuhan (DS) lebih besar dari 0,75 (DS > 0,75), yang berarti bahwa simpang tak sebidang tersebut memiliki kinerja yang jelek.Kata-kata kunci: simpang tak bersinyal, tak sebidang, volume, kapasitas, derajat kejenuhan
PREDIKSI KEBISINGAN LALU LINTAS DI KOTA MAKASSAR MENGGUNAKAN MODEL ASJ-RTN 2008 Mahmud, Ariyanty K.R.; Adisasmitha, Sakti Adji; Hustim, Muralia
Jurnal Transportasi Vol 17, No 3 (2017)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.545 KB) | DOI: 10.26593/jt.v17i3.2865.%p

Abstract

Abstract There are several problems related to transportation, including traffic congestion and environmental issues, such as air pollution and noise pollution. This study aims to predict traffic noise on the main commercial-road environment in the City of Makassar using ASJ-RTN 2008 model. The results obtained are that equivalent noise level or LAeq has exceeded the allowable limits, with LAeq noise level LAeq,day of 79.7 dB. The average noise prediction rate is 78.0 dB (A) and the predicted value is lower than the measured noise level. Keywords: transportation, noise, noise level, traffic congestion  Abstrak Terdapat beberapa permasalahan yang berhubungan dengan bidang transportasi, termasuk masalah kemacetan lalu lintas dan masalah lingkungan, seperti polusi udara dan polusi suara atau kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebisingan lalu lintas pada lingkungan jalan utama-komersial di Kota Makassar dengan menggunakan model ASJ-RTN 2008. Hasil yang didapat adalah tingkat kebisingan ekivalen atau LAeq telah melewati batasan yang diizinkan, dengan tingkat kebisingan LAeq,day sebesar 79,7 dB. Nilai tingkat kebisingan prediksi rata-rata adalah sebesar 78,0 dB(A) dan nilai prediksi lebih rendah dibandingkan dengan nilai tingkat kebisingan hasil pengukuran. Kata-kata kunci: transportasi, kebisingan, tingkat kebisingan, kemacetan lalu lintas
KESELAMATAN LALU LINTAS SISWA SEKOLAH DASAR KARUWISI II KOTA MAKASSAR Lukmana, Andi; Ramli, Muhammad Isran; Hustim, Muralia
Jurnal Transportasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.301 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i1.2969.%p

Abstract

Abstract Projections made between 2000 and 2020 show that fatalities from traffic accidents will decline by 30% in high-income countries, but will increase in low- and medium-income countries. Without any real action, by 2020 traffic accidents will be the third leading cause of accidents and diseases in the world. This study analyzes students vulnerability in terms of student travel patterns from and to schools, knowledge of safety facilities, traffic habits, and traffic perceptions of primary school-aged children by taking case studies of Karuwisi II State Elementary School in Makassar City. Data were analyzed using nonparametric statistical test. The results show that students have a risk of traffic accidents, which is seen in the presence of knowledge facility gaps and perception gaps that indicate a difference. Keywords: traffic accidents, safety knowledge, perception, primary school students  Abstrak Proyeksi yang dilakukan antara tahun 2000 dan tahun 2020 menunjukkan bahwa kematian akibat kecelakaan lalu lintas akan menurun 30% di negara-negara dengan pendapatan tinggi, tetapi akan meningkat di negara dengan pendapatan rendah dan sedang. Tanpa adanya tindakan yang nyata, pada tahun 2020 kecelakaan lalu lintas akan menjadi penyebab kecelakaan dan penyakit nomor tiga di dunia. Pada studi ini dilakukan analisis tingkat kerawanan siswa ditinjau dari pola perjalanan siswa dari dan ke sekolah, pengetahuan tentang fasilitas keselamatan, kebiasaan berlalu lintas, dan persepsi lalu lintas pada anak usia sekolah dasar, dengan mengambil studi kasus Sekolah Dasar Negeri Karuwisi II di Kota Makassar. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistika nonparametrik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa memiliki risiko terhadap kecelakaan lalu lintas, yang terlihat pada adanya kesenjangan pengetahuan fasilitas keselamatan dan kesenjangan persepsi yang menunjukkan adanya perbedaan. Kata-kata kunci: kecelakaan lalu lintas, pengetahuan keselamatan, persepsi, siswa sekolah dasar
STUDI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL YANG TIDAK SEBIDANG DI KOTA MAKASSAR: STUDI KASUS SIMPANG JALAN URIP SUMOHARJO-JALAN LEIMENA Y. Haryanto P.; Nur Ali; Muralia Hustim
Jurnal Transportasi Vol. 4 No. 1 (2004)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.412 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v4i1.1768.%p

Abstract

Abstrak Pada simpang tak bersinyal, khususnya simpang tak sebidang sering dijumpai titik-titik konflik arus lalu lintas yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas, sebagai contoh kasus di kota Makassar yang terjadi pada persimpangan Jln. Urip Sumoharjo-Jln. Leimena. Timbulnya Kemacetan arus lalu lintas pada simpang ini, dominan dipengaruhi oleh banyaknya kendaraan bermotor seperti motor dan angkutan umum yang diparkir pada sekitar persimpangan dan adanya pengemudi yang melanggar rambu lalu lintas yang ada. Dalam konteks pemecahan masalah tersebut, maka terlebih dahulu perlu diketahui karakteristik dan kinerja lalu lintas pada persimpangan tersebut. Untuk itu, studi bertujuan menganalisis kinerja simpang tak bersinyal yang tidak sebidang tersebut.Pengumpulan data studi meliputi volume lalulintas, data geometrik, dan data faktor-faktor penyesuaian jalan. Metode pengambilan data arus lalu lintas dilakukan secara manual selama empat hari yaitu hari Senin, Kamis, Jumat dan Minggu, yang dimulai dari pukul 07.00 WITA sampai dengan pukul 18.00 WITA untuk setiap hari survei. Analisis data didasarkan pada MKJI (1997), dengan fokus parameter kinerja adalah volume (Q), kapasitas (C) dan derajat kejenuhan (DS).Hasil analisis dan evaluasi data selama empat hari survei memperlihatkan volume rata-rata lalu lintas (Q) yang terjadi sebesar 6.589,76 smp/jam dengan kapasitas rata-rata maksimum (C) persimpangan terjadi pada saat periode jam puncak siang sebesar 3.318,31 smp/jam. Adapun nilai rata-rata derajat kejenuhan (DS) lebih besar dari 0,75 (DS > 0,75), yang berarti bahwa simpang tak sebidang tersebut memiliki kinerja yang jelek.Kata-kata kunci: simpang tak bersinyal, tak sebidang, volume, kapasitas, derajat kejenuhan
PREDIKSI KEBISINGAN LALU LINTAS DI KOTA MAKASSAR MENGGUNAKAN MODEL ASJ-RTN 2008 Ariyanty K.R. Mahmud; Sakti Adji Adisasmitha; Muralia Hustim
Jurnal Transportasi Vol. 17 No. 3 (2017)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.545 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v17i3.2865.%p

Abstract

Abstract There are several problems related to transportation, including traffic congestion and environmental issues, such as air pollution and noise pollution. This study aims to predict traffic noise on the main commercial-road environment in the City of Makassar using ASJ-RTN 2008 model. The results obtained are that equivalent noise level or LAeq has exceeded the allowable limits, with LAeq noise level LAeq,day of 79.7 dB. The average noise prediction rate is 78.0 dB (A) and the predicted value is lower than the measured noise level. Keywords: transportation, noise, noise level, traffic congestion  Abstrak Terdapat beberapa permasalahan yang berhubungan dengan bidang transportasi, termasuk masalah kemacetan lalu lintas dan masalah lingkungan, seperti polusi udara dan polusi suara atau kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebisingan lalu lintas pada lingkungan jalan utama-komersial di Kota Makassar dengan menggunakan model ASJ-RTN 2008. Hasil yang didapat adalah tingkat kebisingan ekivalen atau LAeq telah melewati batasan yang diizinkan, dengan tingkat kebisingan LAeq,day sebesar 79,7 dB. Nilai tingkat kebisingan prediksi rata-rata adalah sebesar 78,0 dB(A) dan nilai prediksi lebih rendah dibandingkan dengan nilai tingkat kebisingan hasil pengukuran. Kata-kata kunci: transportasi, kebisingan, tingkat kebisingan, kemacetan lalu lintas
KESELAMATAN LALU LINTAS SISWA SEKOLAH DASAR KARUWISI II KOTA MAKASSAR Andi Lukmana; Muhammad Isran Ramli; Muralia Hustim
Jurnal Transportasi Vol. 18 No. 1 (2018)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.301 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v18i1.2969.11-20

Abstract

Abstract Projections made between 2000 and 2020 show that fatalities from traffic accidents will decline by 30% in high-income countries, but will increase in low- and medium-income countries. Without any real action, by 2020 traffic accidents will be the third leading cause of accidents and diseases in the world. This study analyzes students' vulnerability in terms of student travel patterns from and to schools, knowledge of safety facilities, traffic habits, and traffic perceptions of primary school-aged children by taking case studies of Karuwisi II State Elementary School in Makassar City. Data were analyzed using nonparametric statistical test. The results show that students have a risk of traffic accidents, which is seen in the presence of knowledge facility gaps and perception gaps that indicate a difference. Keywords: traffic accidents, safety knowledge, perception, primary school students  Abstrak Proyeksi yang dilakukan antara tahun 2000 dan tahun 2020 menunjukkan bahwa kematian akibat kecelakaan lalu lintas akan menurun 30% di negara-negara dengan pendapatan tinggi, tetapi akan meningkat di negara dengan pendapatan rendah dan sedang. Tanpa adanya tindakan yang nyata, pada tahun 2020 kecelakaan lalu lintas akan menjadi penyebab kecelakaan dan penyakit nomor tiga di dunia. Pada studi ini dilakukan analisis tingkat kerawanan siswa ditinjau dari pola perjalanan siswa dari dan ke sekolah, pengetahuan tentang fasilitas keselamatan, kebiasaan berlalu lintas, dan persepsi lalu lintas pada anak usia sekolah dasar, dengan mengambil studi kasus Sekolah Dasar Negeri Karuwisi II di Kota Makassar. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistika nonparametrik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa memiliki risiko terhadap kecelakaan lalu lintas, yang terlihat pada adanya kesenjangan pengetahuan fasilitas keselamatan dan kesenjangan persepsi yang menunjukkan adanya perbedaan. Kata-kata kunci: kecelakaan lalu lintas, pengetahuan keselamatan, persepsi, siswa sekolah dasar
Co-Authors Abdul Nasser Arifin Abdullah, Nurjannah Oktorina Abdurrahman, M A Achmad Zubair Adisasmita, S. A. Adisasmita, Sakti Adji Adisasmitha, Sakti Adji Adisasmitha, Sakti Adjie Afifah Afifah Ainun Mawaddah Abdal Ali, Sumarni Hamid Alimuddin, Hardianti Aly, S H Andi Lukmana Andi Tri Aswidinata Andi Tri Aswidinata, Andi Tri Anisa Anisa Anna Islamiyati Arifuddin, Rosmariani Ariyanty K.R. Mahmud Asiyanthi Tabran Lando Bambang Bakri Chaerunnisa, Andi Sitti Damayanti, Annisa Dwi Edy Saputra Rusdi Elvita Bellani Hajriyanti Yatmar Halim, Herni Hanami, Zarah Arwieny Hattam, Muh. Nuruzzaman Husna, Fauziatul IBRAHIM DJAMALUDDIN, IBRAHIM Ibrahim, Roslinda Irmawaty, Rita Isran Ramli, M. Jayawarsa, A.A. Ketut Jusmawati Massalesse Kartika Sari Kasbawati Kasbawati Lando, Asiyanti Tabran Latief, R U Lawalenna Samang Lukmana, Andi M. Isran Ramli Mahmud, Ariyanty K.R. Mary Selintung Mary Selintung Mubassirang Pasra Muhammad Amin Muhammad Isran Ramli Muhammad Wihardi Tjaronge Naimah Aris Najhah Aris Ningrat, Andi Nur Ali Nur Ali Nur An-Nisa Putry Nur An-nisa Putry Mangarengi Nur Erawaty Nurdin Nurdin P Purwanto Putri Mangarengi, Nur An-nisa Rangkang, Jeanely Rasdiana Zakaria Rauf, Irwan Rosianasari, Novieta Rustan Tarakka Sabil, Muhammad Ikhsan Sakti Adji Adisasmitha Sandri Linna Sengkey Sirajuddin, Yahya Sitti Sahriman Sri Astuti Thamrin Suharman Hamzah, Suharman Sumarni Hamid Aly Syafruddin Rauf Syanne Pangemanan Wulansari, Indriaty Y. Haryanto P. Y. Haryanto P., Y. Haryanto Yatmar, Hajriyanti Yocing, Panci