p-Index From 2021 - 2026
12.861
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Andalas Jurnal Berkala Epidemiologi Journal of Agromedicine and Medical Sciences JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science The Southeast Asian Journal of Midwifery International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) JURNAL KESEHATAN PERINTIS Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI) Buletin Ilmiah Nagari Membangun Jurnal Bidan Komunitas Journal of Midwifery JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Oto Rhino Laryngologica Indonesiana Health and Medical Journal Human Care Journal Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Andalas obstetrics and gynecology journal Jurnal Ners Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Makara Journal of Health Research Asian Journal of Healthcare Analytics Jurnal Sains dan Kesehatan Eduvest - Journal of Universal Studies Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Women Midwives and Midwifery JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan The Indonesian Journal of Computer Science Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Capaian Pelaksanaan Empat Pilar Pengelolaan Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Mungo Muhammad Luthfi; Eva Decroli; Firdawati Firdawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v3i1.869

Abstract

Latar Belakang: Angka kejadian diabetes melitus selalu meningkat setiap tahun akibat faktor genetik dan pola hidup yang tidak sehat. Pengelolaan yang tidak tepat akan mempengaruhi kualitas hidup pasien akibat adanya komplikasi. Untuk mencegahnya, dibutuhkan pengelolaan diabetes melitus yang terdiri atas manajemen glukosa, terapi nutrisi, aktivitas fisik serta penggunaan fasilitas kesehatan. Objektif: Mengetahui persentase capaian pelaksanaan empat pilar pengelolaan diabetes melitus dan karakteristik pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Mungo pada tahun 2022 Metode: Penelitian ini merupakan survey deskriptif kuantitatif menggunakan kuesioner DSMQ (diabetes self-management questionnaire) terhadap pasien diabetes melitus yang berada di wilayah kerja Puskesmas Mungo yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Terdapat 101 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dalam penelitian ini. Mayoritas responden merupakan perempuan (76,2%) dan berusia ≥60 tahun (55,4%). Pendidikan terakhir responden sebagian besar merupakan tamatan SD/sederajat (27,7%). Mayoritas responden tidak bekerja (51,5%) dan terdiagnosis diabetes melitus selama kurang dari 5 tahun (49,5%). Mayoritas responden tidak pernah mengalami hipoglikemia (90,1%), tidak memiliki alat pengukur gula darah sendiri (88,1%) dan menggunakan obat antidiabetes oral (87,1%). Mayoritas responden melakukan manajemen glukosa (59,4%), kontrol diet (37,6%) dan perawatan kesehatan (55,4%) dengan baik, namun mayoritas responden melaksanakan aktivitas fisik yang buruk (46,5%). Berdasarkan seluruh indikator DSMQ, mayoritas responden melaksanakan self-management dalam kategori cukup 46,5%. Kesimpulan: Mayoritas responden telah melakukan manajemen glukosa, kontrol diet dan perawatan kesehatan dengan baik. Namun aktivitas fisik dinilai buruk.
Identification of Intestinal Protozoa in Adults in Pasie Nan Tigo Sub-Distric Koto Tangah Padang Genia Alda Fitria; Nuzulia Irawati; Firdawati Firdawati
Journal of Agromedicine and Medical Sciences Vol 8 No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Medicine, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ams.v8i3.29697

Abstract

Intestinal protozoan infection is one of the leading causes of morbidity and mortality worldwide. However, it is difficult to estimate the true problem of protozoal infections because cases are under-reported. This study aimed to identify intestinal protozoa in healthy adults. This study used a categorical descriptive research design and used a multistage random sampling technique. This research was conducted in Pasie Nan Tigo, Koto Tangah, Padang from July 2020 to December 2021 with a total of 61 samples obtained. Furthermore, the samples were examined using the direct stool examination method and with modified Ziehl-Neelsen staining. The results of this study were obtained, from 61 subjects the most age group was 45-49 years (27.9%), the most gender was female (88.5%), and the incidence of intestinal protozoal infection was 3.3% where only Blastocystis hominis found. The vacuole stage and cyst stage were found to be 50%, respectively. All samples examined were single infection. The conclusion of this study is that Blastocystis hominis infection is still found in healthy adults in Pasie Nan Tigo, Koto Tangah, Padang. Therefore, supportive therapy and measures to prevent infection transmission need to be carried out so that the incidence and morbidity rates can be reduced. Keywords: Intestinal protozoa infections, healthy adult
Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang HIV/AIDS dengan Kejadian HIV pada LSL Ratu Fawwaz Efendi; Firdawati Firdawati; Hasmiwati Hasmiwati; Hardisman Hardisman; Husna Yetti; Abdiana Abdiana
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 3 No 3 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v3i3.861

Abstract

Latar Belakang: HIV/AIDS paling banyak menyerang kelompok usia produktif di Indonesia termasuk di Provinsi Sumatera Barat. Kejadian HIV dari tahun ke tahun banyak menyerang pelaku Lelaki Seks Lelaki (LSL). LSL berisiko 25 kali lebih besar terinfeksi HIV daripada populasi lainnya. Oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan tentang HIV/AIDS dan sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS terutama kelompok LSL tentang HIV/AIDS untuk mencegah peningkatan kasus HIV/AIDS. Objektif: Menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap tentang HIV/AIDS dengan kejadian HIV pada LSL di Sumatera Barat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 96 pelaku LSL yang dipilih menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian induk dan dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Hasil penelitian menemukan 68,8% responden berada pada kelompok usia 20─29 tahun, 93,8% belum menikah, 64,6% menempuh pendidikan terakhir SMA, 47,9% bekerja sebagai pedagang/wiraswasta, 78,1% berstatus HIV (-), 56,3% berpengetahuan buruk tentang HIV/AIDS, dan 54,2% bersikap unfavorable terhadap pencegahan HIV/AIDS. Hasil pengujian statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap terhadap HIV/AIDS dengan kejadian HIV (p=0,041; OR=3.467), tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan kejadian HIV (p>0,05) Kesimpulan: Sikap memiliki hubungan signifikan dengan kejadian HIV, sedangkan pengetahuan tidak memiliki hubungan signifikan dengan kejadian HIV.
Profil Kasus pada Ibu Hamil yang Dirawat dengan Covid-19 di RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode Januari—Desember 2020 Salsabila Dhiyaa Syifa; Mohamad Reza; Zelly Dia Rofinda; Puja Agung Antonius; Firdawati Firdawati; Biomechy Oktomalio Putri
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 3 No 3 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v3i3.888

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit pada saluran pernafasan yang diakibatkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Virus ini dapat menginfeksi kelompok rentan, termasuk ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil kasus pada ibu hamil yang dirawat dengan COVID-19. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil kasus pada ibu hamil yang dirawat dengan COVID-19 di RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode Januari—Desember 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional di RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan jumlah sampel sebanyak 136 ibu hamil dengan COVID-19 pada tahun 2020. Data yang digunakan berupa data sekunder dari rekam medis dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil: Ibu hamil yang terpapar COVID-19 memiliki gejala ringan (95,6%), berada pada usia tidak berisiko (83,8%),berada pada kehamilan trimester III (87,5%), dan terpapar tanpa komorbid (81,6%). Didapatkan juga peningkatan kadar NLR dan D-Dimer, banyak yang mendapat tindakan berupa sectio caesarea (64,7%), dan adanya kematian 3 ibu (2,2%). Kesimpulan: Sebagian besar ibu hamil dengan COVID-19 memiliki gejala ringan, berada pada usia tidak berisiko (usia 20—35 tahun), hamil pada trimester III, terpapar tanpa komorbid, memiliki peningkatan NLR dan D-Dimer, dilakukan tindakan sectio caesarea, dan tidak banyak terjadi kasus kematian.
Relationship between Behavior, Occupation and Abuse of Psychotropic Drugs and Addictive Substances with Cases of Sexual Violence by Partners Against Women Recorded at the Women Crisis Center in Padang City Muhammad Zaldy Rasyid Putra; Aladin Aladin; Firdawati Firdawati
Andalas Obstetrics And Gynecology Journal Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aoj.7.1.225-233.2023

Abstract

Background : One of the main issues affecting reproductive health is sexual violence. Sexualviolence is the third most common form of violence against women (30%) of all cases. Basedon data from the Woman Crisis Center (WCC) in Padang, cases of sexual violence havecontinued to increase. There are four main determinants of sexual violence including thesocial environment, community, individual and relationship.Methods: A case-control study is designed to help determine if an determinants is associatedwith an outcome. This study was conducted on 66 samples, 33 of whom were female victimsof sexual violence by partners registered at the WCC. The B-SAFER questionnaire is used asan instrument to assess descriptions of sexual violence committed and psychosocialassessment of the factors underlying the occurrence of sexual violence. Chi-Square test andlogistic regression are used to analyze the relationship between variables.Results: There is no significant relationship between the abuse of psychotropic drugs and theincidence of sexual violence. However, there is a significant relationship between a history ofnegative behavior (p = 0.0001) and disruption of job stability (p = 0.0002) to incidents ofsexual violence. Between this two, negative behavior is the factor that most contributes to theincidence of sexual violence against women, but it is not statistically significant.Conclusion: Behavior is the most important factor in the occurrence of sexual violence, butstatistically it is not significant. There is no variable that determines sexual violence becausethe concept of sexual violence is a complex and polymorphic phenomenon. Further studiesare needed in determining the role of other factors that play a role.
Analisis Hubungan Tingkat Kepuasan Masyarakat dengan Kolaborasi Inter Profesi di Rumah Sakit Laras Surakusuma; Abdiana Abdiana; Rauza Sukma Rita; Firdawati Firdawati; Rina Gustia; Miftah Irrahmah
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol 3 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v3i4.1003

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan merupakan hak dari semua masyarakat Indonesia seperti yang telah dicantumkan UU kemenkes RI Nomor 23 Tahun 1994. Kolaborasi inter profesi dilakukan pada pelayanan kesehatan Indonesia demi menunjang pelayanan kesehatan yang baik. Kolaborasi inter profesi mulai diterapkan dalam bentuk pendidikan inter profesi untuk mahasiswa maupun mahasiswi tenaga kesehatan. Hal ini dilakukan guna membantu memperkenalkan dan membiasakan praktik kolaborasi antar tenaga kerja kesehatan di pelayanan kesehatan. Rumah sakit umum merupakan tempat pelayanan kesehatan yang sangat universal, oleh karena berbagai macam pelayanan kesehatan yang dapat dilakukan di rumah sakit umum, kejadian kolaborasi inter profesi di rumah sakit umum seharusnya menjadi hal yang biasa. Kenyataannya ketimpangan inter profesi masih terjadi pada praktek sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kolaborasi inter profesi dapat memengaruhi kinerja kerja tenaga kesehatan dimata masyarakat dalam segi kepuasan pelayanan. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepuasan masyarakat dengan kolaborasi inter profesi di rumah sakit umum. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kajian literatur dengan menggunakan metode prisma checklist sebagai critical appraisal. Penelitian ini dilakukan dengan menyaring sampel jurnal melalui database online yaitu google cendekia, SINTA, GARUDA, PUBMED, serta DOAJ. Penelitian ini menggunakan kata kunci patience satisfaction (kepuasan pasien), Interprofessional collaboration, serta General hospital (rumah sakit umum). Hasil: Hasil dari penelitian ini ditemukan sebanyak 101 Jurnal dalam rentang waktu publikasi 2015-2022. Sebanyak 7 Jurnal dapat dianalisis menggunakan metode prisma checklist dengan topik hubungan tingkat kepuasan masyarakat dengan pelayanan kolaborasi inter profesi di rumah sakit umum. Kesimpulan: kinerja tenaga medis memiliki pengaruh dalam tingkat kepuasan pasien dan keluarga pasien. Kolaborasi inter profesi dengan metode multidisiplin dapat menambahkan kenyamanan pada pasien. Metode multidisiplin membuka ruang diskusi dalam menentukan keputusan akhir dalam mengambil tindakan untuk pasien. Tidak hanya itu, dengan metode multidisiplin, tenaga medis juga mendapatkan wawasan baru mengenai praktik pelayanan kesehatan.
Awarding Support Becomes a Dominant Factor in the Election of Family Planning in the Long-Term Contraception Method in Kampung KB Ningsih, Dewi Ayu; Firdawati, Firdawati; Satria, Pom Harry
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.666 KB) | DOI: 10.30604/jika.v4i1.185

Abstract

Indonesia’s Maternal Mortality Rate (MMR) is currently in the high category. One effort to reduce MMR is through family planning program. The family planning program contributes in reducing 32% all of maternal mortality by increasing the coverage of LARC users whose achievements are currently only 17.45%. One of the biggest influences on the escalation of LARC users is psychosocial support from the environment. The objective of this study analyzed the relationship between emotion, informational, instrumental, and appraisal supports from the environment with the LARC use in the Kampung KB. The research used an observational analytic design with a cross-sectional approach to 100 respondents that acceptor KB. Statistic analysis used the chi-square and logistic regression. The results of this study showed that the emotional, instrumental and appraisal support were associated with LARC use, based on the p values of 0.028, 0.019 and 0,001, respectively. Appraisal support became the dominant factor in choosing LARC in Kampung KB with an odds ratio (OR) 5,000. It meant that a woman who got appraisal support from the environment have 5,000 times higher to have an opportunity to use LARC than the woman who did not get the appraisal support.ABSTRAKAngka Kematian Ibu (AKI) Indonesia saat ini masih dalam kategori tinggi. Salah satu strategi menurunkan AKI adalah program KB. Program KB berkontribusi dalam menurunkan 32% dari seluruh kematian ibu dengan cara meningkatkan cakupan pengguna KB MKJP yang saat ini capaiannya hanya 17,45%. Peningkatan pengguna KB MKJP salah satunya dipengaruhi oleh dukungan psikososial dari lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan dari lingkungan dengan penggunaan KB MKJP di Kampung KB. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cros-secsional terhadap 100 responden akseptor KB. Analisis statstik yang digunakan adalah uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan emosional, instrumental dan penghargaan berhubungan dengan penggunaan KB MKJP di Kampung KB, dengan masing-masing nilai p yaitu 0,028, 0,019, dan 0,001. Sementara, dukungan informasional tidak berhubungan dengan nilai p lebih dari 0,05. Dukungan penghargaan menjadi faktor dominan dengan nilai ood rasio (OR) sebesar 5,000. Seseorang yang memperoleh dukungan penghargaan dari lingkungan akan 5,000 kali berpeluang memilih menggunakan KB MKJP dibanding dengan yang tidak memperoleh dukungan penghargaan.
The Main Casual Factors Associated with The Incidence of Asphyxia Neonatorum Anisa Ulfah; Defrin Defrin; Ulfa Farrah Lisa; Firdawati Firdawati; Erda Mutiara Halida
Women, Midwives and Midwifery Vol. 3 No. 2 (2023): Women, Midwives and Midwifery journal
Publisher : Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36749/wmm.3.2.57-67.2023

Abstract

  Background: Asphyxia is the second most common cause of neonatal death after babies with low birth weight (LBW). The factors that can cause asphyxia include preeclampsia, premature birth, prenatal anemia, antepartum bleeding and premature rupture of membranes. Purpose: This study aimed to determine the main causative factors associated with the incidence of asphyxia neonatorum at RSUP Dr. M. Djamil Padang in 2021. Methods: This research was a quantitative research with an analytic approach with a cross sectional design, was conducted in the Medical Record Sub-Division of RSUP Dr. M. Djamil Padang in December 2022. The sample in this study were babies who were diagnosed with asphyxia totaling 132 people obtained by total sampling technique. Collection data were taken from patient medical records and analyzed univariately, bivariately (test chi square), and multivariate (logistic regression analysis) with 95% CI. Results: The result showed that 77.3% of patients had moderate asphyxia. The result of this study showed that majority of patients with severe asphyxia with preeclampsia mothers 60.0% (p=0.001), premature birth 76,7% (p=0.044), anemia mothers 53,3% (p=0.035), did not experience antepartum hemorrhage 83,3% (p=0.390), and premature rupture of membranes 73,3% (p=0.000). The most dominant factor was premature rupture of membranes with OR=34.988). Conclusion: It was concluded that there was a relationship between preeclampsia, premature birth, prenatal anemia, premature rupture of membranes, and there was no relationship between antepartum bleeding and neonatal asphyxia. The factor that has the most dominant influence on the incidence of neonatal asphyxia is premature rupture of membranes. Suggestions for health workers to maintain and improve services to patients, especially asphyxia neonatorum.
Correlation of Neutrophil Lymphocyte Ration (NLR) Values with Severe Preeclampsia, HELLP Syndrome, and Eclampsia Indah Lisfi; Roza Sriyanti; Firdawati FIrdawati
Andalas Obstetrics And Gynecology Journal Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aoj.7.2.379-390.2023

Abstract

Background: Preeclampsia (PE) is the leading cause of maternal and fetal morbidity and mortality. The disease is characterized by hypertension (≥140/90 mmHg), proteinuria, thrombocytopenia, renal failure, neurological complications, liver involvement, and fetal growth retardation. HELLP syndrome is a variant of preeclampsia that causes an increase in liver enzymes and a low platelet count. Eclampsia is the heaviest complication of preeclampsia. Neutrophil lymphocyte ratio (NLR) is part of the leukocyte type count examination which is an easy, available examination parameter and can be used as an index of the severity of systemic inflammation. This study aimed to determine the relationship of neutrophil-lymphocyte ratio (NLR) values with severe Preeclampsia, HELLP syndrome, and eclampsia.Method: This research is a comparative analytical study with a case control study approach. This research was conducted from April-November 2022. This study was conducted at the emergency room (ER) and inpatient department of Obstetrics and Gynecology, Faculty of Medicine, Universitas Andalas – RSUP Dr. M. Djamil Padang. The study sample was part of the population that met the inclusion and exclusion criteria. The study required 108 samples, namely 27 from the severe preeclampsia group, 27 from the eclampsia group, 27 from the HELLP syndrome group, and 27 from the control group. Bivariate statistical analysis using Independent T-Test. Samples were taken by the method of consecutive sampling. The data were analyzed at a 95% confidence interval, if obtained p value<0.05 then there is a significant relationship. The Data was analyzed by the SPSS computer program.Results: The results of this study obtained neutrophil-lymphocyte ratio in eclampsia has the highest average value compared with HELLP syndrome, severe preeclampsia, and control. While HELLP syndrome has a higher mean value than severe preeclampsia and control and subsequently severe preeclampsia also has a higher mean value NLR than control. This study found a significant relationship between neutrophil-lymphocyte ratio (NLR) with severe Preeclampsia, HELLP syndrome, and eclampsia (all p values=0.000).Conclusion: This study proves that neutrophil-lymphocyte ratio (NLR) has a significant relationship with severe Preeclampsia, HELLP syndrome, and eclampsia so further research can develop this study by analyzing other factors that affect preeclampsia. For clinicians can make this study as a reference in monitoring the progression of inflammation that occurs in severe preeclampsia, HELLP syndrome, and eclampsia.
PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA RSUD Dr. MUHAMMAD ZEIN PAINAN TAHUN 2023 Enda Gusnita; Yuniar Lestari; Husna Yetti; Firdawati; Nelmi Silvia; Nizwardi Azkha
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2502

Abstract

ABSTRAK Data laporan kecelakaan kerja RSUD Dr. Muhammad Zein Painan tahun 2019 hingga 2022 tercatat 18 kasus. Penyakit Akibat Kerja yang tercatat corona virus disease 2019, menginfeksi 213 petugas. Tujuan penelitian ini menganalisis pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit. Penelitian dilaksanakan Januari-Juni 2023. Metode penelitian kombinasi (mixed method) model concurrent embedded (campuran tak berimbang). Hasil penelitian kualitatif diketahui bahwa pelaksanaan manajemen risiko belum terlaksana semua ruangan RS, pengukuran lingkungan kerja dan pengukuran sampel personel belum optimal, metode Failure Modes and Effect Analysis belum disusun pada identifikasi risiko keselamatan petugas, untuk pelaksanaan keselamatan dan keamanan RS juga belum terlaksana dengan baik karena masih ditemukan beberapa kasus seperti tertusuk jarum, pasien jatuh, keluarga pasien jatuh, petugas tertimpa. Selain itu, pengawasan beberapa ruangan beresiko masih kurang karena tidak berfungsi kamera pengawas dan tidak memiliki scanner sidik jari. Pelaksanaan pelayanan kesehatan kerja masih belum optimal, hal ini disebabkan karena beberapa aspek kegiatan promotif, preventif, dan rehabilitatif belum terlaksana. Hal ini diperkuat hasil penelitian kuantitatif, ada 3 (tiga) standar dengan persentase yang dinilai tidak baik dari persepsi petugas RS yaitu manajemen risiko (65,9%), keselamatan dan keamanan pasien (63,6%) dan pelayanan kesehatan kerja (70,5%). Pelaksanaan keselamatan dan kerja Rumah Sakit belum terlaksana dengan baik dan belum optimal. Diharapkan Rumah Sakit perlu memenuhi semua standar pelaksanaan dan mengacu peraturan yang berlaku. Kata kunci : keselamatan; kesehatan; kerja; Rumah Sakit Daftar Pustaka : 57 (2018-2023) ABSTRACT Data on work accident reports at Dr. Muhammad Zein Painan Hospital from 2019 to 2022 recorded 18 cases. Occupational Disease recorded corona virus disease 2019, infected 213 hospital staff. The purpose of this study is to analyze the implementation of Hospital Occupational Safety and Health. The research was conducted from January to June 2023. Mixed method research method concurrent embedded model. The results of the qualitative research show that the implementation of risk management has not been carried out in all rooms of the hospital, the measurement of the work environment and the measurement of sample personnel has not been optimal, the Failure Modes and Effect Analysis method has not been prepared for identification of safety risks for officers, for the implementation of hospital safety and security it has also not been implemented properly because still found several cases such as needle sticks, patient falls, the patient's family falls, officers are crushed. In addition, surveillance of some rooms is at risk of still lacking because closed circuit television do not function and do not have fingerprint scanners. The implementation of occupational health services is still not optimal, this is because several aspects of promotive, preventive, and rehabilitative activities have not been carried out. This is reinforced by the results of quantitative research, there are 3 (three) standards with a percentage that is considered not good from the perception of hospital officers, namely risk management (65.9%), patient safety and security (63.6%) and occupational health services (70.5%). The implementation of safety and work of the Hospital has not been carried out properly and has not been optimal. It is expected that the Hospital needs to meet all implementation standards and refer to applicable regulations. Keywords : safety; health; work; hospital Bibliography : 57 (2018-2023)
Co-Authors Abdiana Abdiana Abdiana Abdiana Abdiana, Abdiana Adang Bachtiar Adang Bachtiar Ade Asyari Ade Rahmadini Adhima Indriyani Adrial Adrial Adrial Adrial Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdal, Afdal Afrah, Rahmayani Afrizal Afrizal Aisyah Elliyanti Al Hafiz Aladin Aladin ALADIN ALADIN Albadrie, Syah Amin Amel Yanis Amir , Arni Amir, Arni Amri, Dudi Andani Eka Putra Anggraini, Zepa Anisa Ulfah Antonius, Puja Agung Anung Respati Aprila, Prety Zinta Arde Hidayat Ariadi Ariadi Ariadi, Ariadi Arif, Yulastri Arni Amir Assyura, Fazhladia Asterina, Asterina Astiena, Adila Kasni Asy Syukri, Muhammad Hasbi Asyifa Delfilaura Atikah Permata Yevan Avit Suchitra Bantar, Kevin Basyir, Vaulline Berliana Hendriani Bobby Indra Utama Daan Khambri Darsun, Celsia Krisanti David Perdana David Perdana Deddy Saputra Defrin Defrin Defrin, Defrin Delmi Sulastri Deswinda Deswinda Dewi Ayu Ningsih Dharma, Fitri Yeni Dia Rofinda, Zelly Dia Dolly Irfandy Dwiesfiza Muharawita Dwitya Elvira, Dwitya Dyanti Oktalina Edison Edison Effy Huriyati Efrida Efrida Eka Nofita Elmatris Sy Enda Gusnita Erda Mutiara Halida Erkadius Erkadius Erlina Burhan Erlina Burhan Ernawati, Tuti Eryati Darwin Esinelya Esinelya Ester Pakpahan Eti Yerizel Etriyel Myh Etriyel, Etriyel Eva Chundrayetti Eva Decroli F, Fauzan Fadiyah Rahmatias Fadrian, Fadrian Fahmelia, Diva Fauzan F Fauzan Junanda Putra Fauziah Nur Fiandra, Yudha Fika Tri Anggraini Fikri Rahman Finny Fitry Yani Fitri Yuni Fitria, Henni Genia Alda Fitria Gestina Aliska Gestina Aliska Gusti Revilla Gustina Lubis Haegha Satya Negara Halida Halida Hamrita, Dona Hanum, Fathiya Juwita Hardisman Harmen, Anggia Perdana Hasmiwati Hazmira Yozza Helmi Helmi Hendra, Gabriel Septian Hidayat, Arde Husna Yetti Husni Husni, Lailatul Ida Lestari Tampubolon Ida Rahma Burhan Ida Rahma Burhan Ida Rahmah Burhan Iffah, Uliy Ikhwana Elfitri Ilma Nuria Sulrieni Ilmiawati Ilmiawati, Ilmiawati Ilmiawati, Ilmiawati Indah Lisfi Iradatul Aini Ismul Ismul Izzati Rahmi HG Javandi, Muhammad Rayhan Abiyyu Jendrius Jendrius Julizar Julizar Karmia, Hudila Rifa Kemalayanti, Nursep Khairy, Faldi Arkan Kiran Nandini Laras Surakusuma Laura Suciono Lisfi, Indah Lisma Evareny Lubis, Siska Ilannur Lusiana El Sinta Bustami M. Fadil Maharani, Rifty Zhafira Mahata, Liganda Endo Malinda Meinapuri Marwis Marwis Masnadi, Nice Rachmawati Masrul Djalal Masrul Masrul Maulana, Afdal Meka Melani Sari Merri Syafrina Miftah Irrahmah Milano, Ryan Suheil Mohamad Reza Muhammad Idrus Muhammad Luthfi Muhammad Zaldy Rasyid Putra Musfardi Rustam Mutiara Miftahul Jannah Najirman Najirman Najla Nabila Nandini, Kiran Neherta, Meri Nelmi Silvia Netti Suharti, Netti Nice Rachmawati Masnadi Ningsih, Dewi Ayu Nita Afriani Nizwardi Azkha Nora Harminarti Noverika Windasari Novizar Nazir Nur Afrainin Syah Nur Indrawati Lipoeto Nur Indrawaty Lipoeto Nur Indrawaty Lipoeto Nurhayati Nurhayati Nurhayati, Nurhayati Nurul Arbaniah Nuzulia Irawati Oktarina, Mika Oktavia, Mutiara Pom Harry Satria Prima Yori, Landura Putri Azzahroh Putri, Biomechy Oktomalio Putri, Rauffi Hayatul Putri, Rizqy Nurfathonah Putri, Viorika Marsafa Rahadi, Didan Ariadapa Rahma Tsania Zhuhrah Rahmad Gurusinga Rahmad Gurusinga Rahmadian, Rizki Rahmadini Faricha Hakim Rahmadini, Ade Rahman, Andio Rahmani Welan Rahmatini . Ramadani, Mery Rasyid Putra, Muhammad Zaldy Ratu Fawwaz Efendi Rauza Sukma Rita Raveinal Refi Amalia Utami Ridwan, Laila Hijradesy Rima Semiarty Rina Gustia Rinang Mariko Rini Gusya Liza, Rini Gusya Riona, Vira Harisa Rizal, Wadratul Jannah Rizanda Machmud Rizanda Machmud Rizola, Clodeya Rosfita Rasyid Roza Mulyana Rozi Sastra Purna Russilawati, Russilawati Sakinah Sakinah Salsabila Dhiyaa Syifa Sari, Fitri Yunita Sastra Purna, Rozi Satria, Pom Harry Selfi Renita Rusjdi Selian, Rada Almina Siti Nurhajjah, Siti Soehartati Gondhowiardjo Sri Melda Br Bangun Sriyanti, Roza Suherlis, Septia Sukri Rahman Suradi, Asy Syfa Syamel Muhammad Syandrez Prima Putra Teguh Widodo Tia Tahnia Tuti Ernawati Ulfa Badri Ulfa Esterina Ulfa Farrah Lisa, Ulfa Farrah Ulfatmi Amirsyah Ulti, Zifa Amanda Utama, Bobby Indra Utami, Refi Amalia Utami, Riezka Putri Vaulinne Basyir Vaulline Basyir Vera Pujani Wetra Fauza Wijaya, Caesar Muhammad Wirsma Arif Harahap Wiwit Fetrisia Yanti, Farah Sevnell Yanti, Roza Sri Yantri Maputra Yanuar, Ferra Yevri Zulfikar Yonariza Yonariza Yosi Aguslida Yulia Fitriani Yulia, Dwi Yulika, Marzatia Yulistini Yulistini, Yulistini Yulizawati Yulizawati, Yulizawati Yuniar Lestari Yuniar Lestari Yusrawati Yusrawati Zetra, Aidinil Zul'afiyati Huwaida Zulkifli Zulkifli Zurayya Fadila Zurayya Fadilla