Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Nurses’ compliance in intravenous injection among patients with extreme nutritional status: Implications for patient safety Idayanti, Idayanti; Rophi, Kristiyani Herda
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 10, No 4 (2025): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v10i4.2698

Abstract

Intravenous (IV) injection safety is a critical aspect of nursing practice, particularly for patients with extreme nutritional status. Nutritional imbalance can affect vascular integrity and tissue resistance, potentially reducing adherence to standard procedures. This study aimed to examine the relationship between nurses’ compliance with intravenous injection procedures and patient safety among individuals with extreme nutritional conditions in a hospital setting. This cross-sectional observational study was conducted at Arifin Achmad General Hospital, Pekanbaru, between January and March 2024, and involved 60 adult patients with undernutrition (BMI < 18.5 kg/m²) or obesity (BMI ≥ 30 kg/m²). Compliance was measured using a checklist based on the WHO and Ministry of Health guidelines, and patient safety was assessed through IV-related complications. Data were analyzed using chi-square and multivariate logistic regression analyses. The results showed a compliance rate of 72.5% and a significant relationship between compliance and the incidence of complications (p = 0.008). Noncompliance increased the risk of complications by 2.8 times (OR = 2.8; p = 0.014). In conclusion, nurses’ adherence to IV injection procedures significantly affects patient safety. Continuous training and adaptive protocols that consider patients’ nutritional status are recommended to enhance nursing service quality.
Sosialisasi Cegah Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita di Desa Bojong, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang Cahya, Rahmawati Dwi; Rosnaeni, Febriana; Safitri, Safitri; Sandi, Amalia; Zulyarti, Zulyarti; Sukmaningtias, Nanda; Soleha, Maratus; Idayanti, Idayanti; Titasari, Ilma Silvia; Muqoddas, Muhammad Faqih; Rafly, M.; Pasha, Aldi Hakim; Salim, Ahmad
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(2).77-82

Abstract

Stunting atau pendek merupakan suatu kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekuranan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK) sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Prevalensi stunting di indonesia sebanyak 21,6%. Target penurunan stunting di Indonesia ditetapkan sebesar 14% pada tahun 2024. Salah satu upaya penanggulangan stunting pada balita adalah dengan edukasi kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pencegahan stunting, serta edukasi dalam pemberian makanan tambahan (PMT) dengan memanfaatkan bahan makanan berasal dari lokal, metode yang digunakan adalah ceamah dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Keberhasilan kegiatan sosialisasi terlihat dari antusiasme dari peserta yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi. Masyarakat di Desa Bojong aktif berpartisipasi dalan kegiatan yang dilakukan yang mana peserta melakukan feedback (diskusi tanya jawab) terkait dengan materi yang telah disampaikan oleh narasumber. Kata kunci: Sosialisasi, Stunting, PMT