Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Komposisi Serat Pinang dan Serat Eceng Gondok terhadap Sifat Mekanik Komposit Hibrid Polipropilena dengan Pati Talas Yoniza, Yuliana; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.24-30.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh komposisi serat pinang dan eceng gondok terhadap sifat mekanik komposit hibrid polipropilena dengan pati talas. Komposisi serat pinang dan eceng gondok divariasikan dengan perbandingan persen volume yaitu 1,25%: 3,75%, 2,5%: 2,5%, 3,75%: 1,25% dengan panjang serat 3 mm. Sifat mekanik yang diujikan meliputi kuat tarik, regangan, modulus elastisitas, kuat impak dan uji biodegradabel. Sifat fisika yang diuji yaitu morfologi permukaan dengan menggunakan SEM. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan nilai kuat tarik tertinggipada perbandingan 1,25%: 3,75% yaitu 14,33 MPa. Nilai kuat impak tertinggi ditemukan pada sampel dengan perbandingan 2,5%: 2,5% yaitu 0,041 J/mm2. Nilai regangan tertinggi didapatkan pada perbandingan 3,75%: 1,25% sebesar 1,27%. Pada uji biodegradabel didapatkan hasil sebesar 0,021%/hari. Pada penelitian ini masih terdapat rongga dan juga pati talas dan polipropilenanya tidak tercampur sempurna karena masih ditemukan gumpalan-gumpalan pati talas. Hal ini didapatkan dari hasil analisis morfologi struktur patahan uji tarik menggunakan SEM. A Research on the effect of areca nut and water hyacinth composition on the mechanical properties of polypropylene hybrid composites with taro starch has been conducted. The composition of areca nut and water hyacinth fiber is varied with a volume percent ratio of 1.25%: 3.75%, 2.5%: 2.5%, 3.75%: 1.25% with a fiber length of 3 mm. Mechanical properties tested include tensile strength, stretch, modulus of elasticity, impact strength and biodegradable test. Physical properties tested were surface morphology using SEM. Based on the test results obtained the highest value of tensile strength at a ratio of 1.25%: 3.75% ie 14.33 MPa. The highest impact strength value was found in samples with a ratio of 2.5%: 2.5% ie 0.041 J/mm2.  The highest strain value obtained at a ratio of 3.75%: 1.25% of 1.27%. In the biodegradable test results obtained by 0.021%/days. In this researchthere were still voids, taro starch and polypropylene in the samples was not completely mixed because there were still lumps of taro starch. This was obtained from the morphological analysis of the tensile test fault structure using SEM. The impact strength value of this research meets the car dashboard standards.
Pengaruh Komposisi Polipropilena dengan Pati Talas terhadap Sifat Mekanik Polymer Blend Berpenguat Serat Pinang Dhia, Husna; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.38-44.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh komposisi polipropilena dengan pati talas terhadap sifat mekanik polymer blend berpenguat serat pinang. Variasi komposisi polipropilena dengan pati talas yang digunakan adalah 4,5:0,5; 4,0:1,0; dan 3,5:1,5, dengan fraksi volume serat yaitu 5%. Panjang serat pinang yang digunakan 3 mm. Sifat mekanik yang diujikan meliputi kuat tarik, regangan, modulus elastisitas, kuat impak, dan uji biodegradabel. Sifat fisika yang diuji yaitu morfologi permukaan dengan menggunakan SEM. Penelitian ini menggunakan metode hand lay-up, yaitu dengan mecampurkan antara polipropilena, pati talas dan serat pinang secara manual. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan nilai kuat tarik tertinggi pada komposisi polipropilena dengan pati talas 4,0:1,0 yaitu 14,00 MPa. Nilai regangan tertinggi ditemukan pada komposisi polipropilena dengan pati talas 3,5:1,5 yaitu 1,27 %. Nilai kuat impak tertinggi pada polipropilena dengan pati talas 4,5:0,5 yaitu 0,048 J/mm2. Nilai modulus elastisitas tertinggi ditemukan pada komposisi polipropilena dengan pati talas 4,0:1,0 yaitu 1312,5 MPa. Nilai uji biodegradabel rata-rata yaitu 0,03574% per hari. Terbentuknya void dan distribusi pati talas serta serat pinang dapat dilihat pada uji SEM. Distribusi pati talas dan serat pinang yang tidak merata karena metode pencampuran yang digunakan kurang sempurna. Namun semua hasil kuat impak telah memenuhi standar dashboard mobil dengan jenis bahan ABS High Impact. The research on the effect of the composition of polypropylene with taro starch on mechanical properties polymer blend with nut fiber reinforcement has been conducted. The variation of polypropylene and taro starch composition used is 4.5: 0.5; 4.0: 1,0; and 3.5: 1.5, with a fiber volume fraction of 5% and a fiber length of 3 mm. Mechanical properties tested include tensile strength, strain, modulus of elasticity, impact strength, and biodegradable test. Physical properties tested were surface morphology using SEM. This research uses a method hand lay-up, it mixes between the polypropylene, taro starch and areca nut fiber manually. Based on the test results obtained the highest tensile strength value in the composition of polypropylene with taro starch 4.0: 1.0 which is 14.00 MPa. The highest strain value was found in the composition of polypropylene with taro starch 3.5: 1.5 which is 1.27%. The highest impact strength value in comparison polypropylene with starch taro 4.5: 0.5 ie 0.048 J / mm2.The highest elastic modulus value was found in the composition of polypropylene with taro starch 4.0: 1.0 which is 1312.5 MPa. The average biodegradable test value is 0.03574% per day. The formation of voids and distribution of taro starch and areca fiber can be seen in the SEM test.
Pengaruh Ketebalan Pelepah Pisang terhadap Koefisien Absorpsi Material Akustik Nabila, Nurul; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.2.244-249.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh ketebalan pelepah pisang terhadap koefisien absorpsi bunyi material akustik.  Metode yang digunakan yaitu metode tabung impedansi berbahan dasar pelepah pisang dengan matriks resin epoksi.  Material komposit tersebut diberi perlakuan yang sama untuk  ketebalan pelepah pisang yang berbeda yaitu 2 cm, 1 cm ,dan 0,5 cm. Material uji yang dibuat dengan ketebalan sampel yang sama yaitu 1,5 cm. Frekuensi yang digunakan pada penelitian ini adalah 500 Hz, 1000 Hz, 1500 Hz, 2000 Hz dan 2500 Hz.  Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien absorpsi tertinggi yaitu 0,99  pada frekuensi 1500 Hz pada ketebalan 2 cm.  Nilai koefisien absorpsi terendah yaitu 0, 75 pada frekuensi 500 Hz dan 2500 Hz pada ketebalan pelepah 0,5 cm.  Pelepah pisang memenuhi persyaratan penting dari karakteristik dasar bahan akustik yaitu, bahan berpori yang memiliki jaringan selular dengan pori – pori yang saling berhubungan. Research has been conducted on the effect of the thickness of the banana fronds on the sound absorption coefficient of acoustic material. The method used is the impedance tube method made from banana fronds with epoxy resin matrix. The composite material was given the same treatment for different thicknesses of banana fronds namely 2 cm, 1 cm, and 0.5 cm. Test material made with the sample thickness is 1.5 cm. The frequency used in this study is 500 Hz, 1000 Hz, 1500 Hz, 2000 Hz and 2500 Hz. The result of the study indicate that the highest absorption coefficient value is 0.99 at a frequency 0f 1500 Hz at a thickness of the midrib 0.5 cm. Banana sheath fulfills an important requirement of the basic characteristics of acoustic materials, namely, porous material which has cellular tissue with interconnected porously.
Analisis Variasi Fraksi Volume Nanoserat Pinang Terhadap Sifat Mekanik dan Uji Biodegradasi Material Komposit Epoksi dengan Pati Talas Rozi, Muhammad Fachrul; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.2.270-276.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase fraksi volume nanoserat pinang terhadap sifat mekanik dan biodegrabilitas material komposit epoksi dengan penambahan pati talas.  Variasi persentase fraksi volume nanoserat adalah 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15%.  Sifat mekanik yang diujikan meliputi kuat tarik, kuat impak, dan biodegradasi.  Perlakuan kimia untuk memperoleh nanoserat pinang mencakup dewaxing, bleaching, dan dehemiselulosa.  Perlakuan mekanik dengan menggunakan teknik ultrasonikasi.  Komposit dibentuk dengan menggunakan metode blend dan hand lay-up.  Hasil pengujian didapatkan fraksi volume kritis pada persentase 12% dengan nilai kuat tarik diperoleh yaitu 3,214 MPa.  Nilai kuat impak bernilai konstan untuk seluruh persentase fraksi volume nanoserat pinang.  Nilai biodegradasi rata-rata yaitu sebesar 0,00299%.  Research has been conducted on the effect of the percentage of areca nanofiber volume fractions on the mechanical properties and biodegradability of epoxy composite materials with the addition of taro starch. Percentage variations of nanofiber volume fractions are 3%, 6%, 9%, 12% and 15%. Mechanical properties tested include tensile strength, impact strength, and biodegradation. Chemical treatments to obtain areca nanofiber involved dewaxing, bleaching, and dehemicellulose.  Mechanical treatment using ultrasonication techniques.  Composite formed by using blend and hand lay-up method.  The test results obtained by the critical volume fraction at a percentage of 12% with the tensile strength value is 3.214 MPa.  The impact strength value is constant for the whole percentage of the areca nanofiber volume fraction.  The average biodegradation value is 0.00299%.  
Pengaruh Waktu Ultrasonikasi Terhadap Sifat Mekanik Selulosa Serat Pinang Rahman, Al; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.3.331-337.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh waktu ultrasonikasi terhadap sifat mekanik selulosa serat pinang dengan variasi waktu 30, 60, 90, 120 menit dan perlakuan alkalisasi NaOH yaitu 18%. Karakterisasi fasa dan ukuran kristal selulosa menggunakan XRD (X- Ray Diffractometer). Karakterisasi morfologi dan ukuran partikel selulosa menggunakan SEM (Scanning Electron Microscopy). Karakterisasi transparansi selulosa menggunakan Spectrometer Visible. Sifat mekanik meliputi kuat tarik, regangan, dan modulus elastisitas. Dari hasil pengujian didapatkan ukuran kristal adalah 39,77 nm dan indeks kristalinitas 61,89 %. Kekuatan tarik dan modulus elastisitas tertinggi dari serat pinang diperoleh pada waktu ultrasonikasi 30 menit yaitu 0,98 MPa, dan 1,6 MPa. Nilai regangan tertinggi pada waktu 60 menit yaitu 6,2%. Berdasarkan hasil karakterisasi, perlakuan setelah alkalisasi NaOH dan setelah dihasilkan pemutihan (bleaching) tingkat indek kristalinitas yaitu 61,89 %. A study was conducted on the effect of time on the mechanical reasons for areca cellulose fiber with time variations of 30, 60, 90, 120 minutes and the NaOH alkalization treatment of 18%. Phase and cellulose crystal characterization using XRD (X-Ray Diffractometer). Morphological characterization and cellulose particle size using SEM (Scanning Electron Microscopy). Characterization of cellulose approval using a Visible Spectrometer. Mechanical properties of strong coverage, strain, and modulus of elasticity. From the test results, the crystal size was 39.77 nm and the crystallinity index was 61.89%. The highest tensile strength and elastic modulus of areca fiber were obtained at an ultrasonication time of 30 minutes, namely 0.98 MPa and 1.6 MPa. The highest strain value at 60 minutes is 6.2%. Based on the results of the characterization, the treatment after NaOH alkalization and after the resulting bleaching (bleaching) crystallinity index level was 61.89%.
Karakterisasi Sifat Mekanik Film PVA Berserat Selulosa Kulit Buah Pinang (Areca Catechu L) yang Mengalami Perlakuan NaOH Karmuliani, Hanifah; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.4.495-501.2020

Abstract

Penelitian telah dilakukan mengenai karakterisasi sifat mekanik film PVA berserat selulosa kulit buah pinang yang mengalami perlakuan NaOH. Serat pinang diberi perlakuan NaOH 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% kemudian serat direndam selama 4 jam. Tahap penelitian ini adalah penghalusan serat, perendaman serat, ekstraksi selulosa, pemutihan serat, proses sonikasi, dan pembentukan film bioplastik dengan pencampuran antara selulosa dengan matrik film polyvinil alcohol (PVA). Untuk mengetahui karakteristik sifat mekanik menggunakan alat uji tarik. Nilai optimum kekuatan tarik diperoleh pada variasi konsentrasi NaOH 5 % yaitu sebesar 1,27 MPa, nilai regangan tertinggi pada konsentrasi NaOH 10 % yaitu 0,077 dan modulus elastisitas tertinggi pada NaOH 5 % yaitu sebesar 17,39 MPa. Nilai absorbansi tertinggi di peroleh pada konsentrasi NaOH 2,5 % yaitu sebesar 2,897. Penelitian ini memiliki prospek untuk mengembangkan bahan alam untuk pembuatan material maju berupa film bioplastik seperti kaca ITO, dan anti gores handphone. Research has been carried out on the characterization of of PVA fibrous cellulose’s mechanical properties, betel nut skin, which has NaOH treatment. Areca nut is treated with 2.5%, 5%, 7.5%, and 10% then the fiber is soaked for 4 hours. The stages of this research are fiber refinement, fiber immersion, cellulose extraction, fiber bleaching, sonication process, and the formation of bioplastic films by mixing cellulose with a polyvinyl alcohol film matrix. To determine the characterization of mechanical properties using a tensile test tool. The optimal value of tensile strength occurs at 5% NaOH concentration variation of 1.27 MPa. The highest strain value at 10% NaOH concentration is 0.077, and the highest modulus of elasticity at 5% NaOH is 17.39 MPa. The highest absorbance value was obtained at a 2.5% NaOH concentration of 2.897. This research has the prospect of developing other materials for the manufacture of advanced materials in the form of bioplastic films such as ITO glass and mobile phone scratch resistance.
Pengaruh Waktu Rendaman NaOH Terhadap Kristalinitas dan Densitas Nanoserat Selulosa Buah Pinang Dwisa, Mega; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.1.117-122.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh waktu rendaman NaOH terhadap kristalinitas dan densitas nanoserat selulosa buah pinang. Serat pinang diberi perlakuan NaOH 5% kemudian direndam dengan variasi waktu 4, 6, dan 10 jam. Tahap penelitian ini adalah perendaman serat, ektraksi selulosa, pemutihan serat, hidrolisis asam sulfat dan proses sonikasi. Sifat fisik yang diuji adalah densitas. Karakterisasi XRD (X-Ray Diffraction) digunakan untuk menentukan indeks kristalinitas dan ukuran kristal. Dari hasil isolasi selulosa didapatkan nilai indeks kristalinitas dengan waktu perendaman 4, 6, dan 10 jam yaitu 55,36%, 56,99%, dan 59,64% untuk ukuran kristal 27,54 nm, 27,56 nm, dan 47,25 nm. Nilai densitas terendah dari serat pinang yang telah diberikan perlakuan kimia yaitu 0,22 g/cm3. Semakin lama waktu perendaman, maka nilai indeks kristalinitas semakin naik dan nilai densitas menurun.Research has been conducted regarding NaOH immersion time on crystallinity and density of betel nut cellulose nanofibers. Areca fiber was treated with 5% NaOH then the fiber was soaked in time variations for 4, 6, and 10 hours. This research’s stage were fiber immersion, cellulose extraction, fiber bleaching, sulfuric acid hydrolysis and sonication process. XRD (X-Ray Diffraction) characterization was used to determine the crystallinity index and crystal size. Isolation of cellulose results were obtained crystallinity index values with immersion times of 4, 6, and 10 hours, namely 56.36%, 55.99%, and 59.64% for crystal sizes of 27.54 nm, 27.56 nm, and 47.25 nm.  The lowest density value of areca fiber that has been given chemical treatment is 0.22 g /cm3. The longer the immersion time, the higher the crystallinity index value and the decreased density value.
Pengaruh Penambahan Karbon Aktif dari Cangkang Kelapa Sawit terhadap Sifat Listrik dan Sifat Mekanik PANi-Nanoserat Pinang Ramadhani, M. Wahyu; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.4.445-452.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penambahan karbon aktif dari cangkang kelapa sawit terhadap sifat listrik dan sifat mekanik PANi/polianilin yang diperkuat nanoserat pinang. Persentase karbon aktif yang ditambahkan terhadap PANi-nanoserat pinang berturut-turut adalah 10% ; 20% ; 30% ; 40% ; dan 50%. PANi dihasilkan dari polimerisasi dari monomer anilin dan ammonium peroksidisulfat yang kemudian dihaluskan hingga berbentuk serbuk PANi. Persentase nanoserat pinang yang digunakan pada setiap komposit adalah 6%. Karbon aktif dibuat melalui metode dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi dengan aktivator NaOH. Sedangkan metode pembuatan nanoselulosa dari serat pinang menggunakan metode dewaxing, bleaching, dan dehemiselulosa. Pembuatan komposit dilakukan melalui metode dry mixing antara karbon aktif dan PANi-nanoserat pinang. Pengujian dilakukan berupa uji sifat listrik, karakterisasi gugus fungsi, dan uji sifat mekanik. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, nilai konduktivitas tertinggi terdapat pada persentase 50% karbon aktif dengan nilai 3,35 x 10-3 S/cm pada frekuensi pengukuran 120 Hz. Nilai kapasitansi tertinggi terdapat pada persentase 50% karbon aktif dengan nilai 179,8 µF pada pengukuran frekuensi 100 Hz. Hasil karakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) menunjukkan tingkat kemurnian dari komposit terjadi dengan tidak terbentuknya gugus fungsi baru pada komposit. Nilai kuat tarik, regangan, dan modulus elastisitas yang dihasilkan berturut-turut yaitu 14,96 MPa, 8,27%, dan 180,97 MPa.
Analisis Pengaruh Komposisi Serat Pinang dan Sabut Kelapa Terhadap Sifat Fisis Papan Beton Ringan Dengan Agregat Halus Sekam Padi Andrestama, Habib; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.3.405-412.2021

Abstract

Telah dilakukan peneltian tentang analisis pengaruh komposisi serat pinang dan sabut kelapa terhadap sifat fisis papan beton ringan dengan agregat halus sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi dari serat pinang dan serat sabut kelapa terhadap sifat fisis papan beton ringan dengan agregat halus sekam padi. Perbandingan persentase serat pinang dan serat sabut kelapa yang digunakan berturut – turut adalah 0,4 % : 1,6 % ; 0,8 % : 1,2 % ; 1 % :1 % ; 1,2 % : 0,8 % ; 1,6 % : 0,4 %. Pengujian yang dilakukan pada sampel yaitu uji sifat fisik (densitas dan porositas) dan uji sifat mekanik (kuat tekan dan kuat lentur). Nilai densitas minimum diperoleh sebesar 1,33 g/cm3 pada sampel A5, dan sudah memenuhi standar SNI 03-3449-2002. Sedangkan nilai porositas minimum diperoleh pada sampel A5 sebesar 28,59 %. Nilai kuat tekan maksimum yang diperoleh yaitu pada sampel A1 sebesar 50,87 kg/cm2. Untuk nilai kuat lentur maksimum yang diperoleh yaitu pada sampel B5 yitu sebesar 48 kg/cm2. Dari beberapa variabel yang diuji hanya nilai densitas yang sudah memenuhi standar SNI 03-3449-2002. Nilai porositas, kuat tekan dan kuat lentur masih belum memenuhi standar SNI 03-2015-2006.
Pemanfaatan Serat Sabut Pinang sebagai Filler pada Beton Ringan Berkatalis MEKPO Desha Putri, Indah Pratiwi; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.3.399-404.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan serat sabut pinang sebagai filler pada beton ringan berkatalis MEKPO. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi massa serat sabut pinang terhadap sifat fisik dan mekanik beton ringan. Persentase serat sabut pinang yang digunakan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Sifat fisik yang diuji berupa densitas, porositas dan daya serap air dengan ukuran sampel 5 x 5 x 1 cm, sedangkan uji sifat mekanik berupa kuat tekan dan kuat lentur dengan menggunakan sampel berukuran 20 x 5 x 1 cm. Pengujian sifat mekanik dilakukan dengan mengguanakn universal testing machine (UTM). Berdasarkan hasil pengujian, penambahan massa serat sabut pinang berbanding terbalik dengan densitas dan berbanding lurus dengan porositas dan daya serap air. Nilai densitas terendah sebesar 1,58 g/cm3 dengan komposisi serat sebanyak 0,8%, nilai porositas terendah yaitu sebesar 15,3% dengan komposisi serat 0%, dan nilai daya serap air terendah sebesar 9,47% pada komposisi serat 0%. Nilai kuat tekan tertinggi pada penambahan serat yaitu sebesar 33,46 kg/cm3 dengan komposisi serat 0,8%, sedangkan nilai kuat lentur tertinggi sebesar 24 kg/cm3 dengan komposisi serat 0,8%. Semakin banyak serat yang digunakan nilai kuat tekan dan kuat lentur juga meningkat. Nilai densitas, porositas, daya serap air dan kuat lentur papan beton ringan berserat sabut pinang telah memenuhi strandar SNI 03-2105-2006 dan SNI 03-2104-1991 namun kuat tekan belum memenuhi standar.
Co-Authors 'Arifah, Nur A. Fadhil Desafa Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Afri, Hafiza Rahmi Zul Agus Taufiq Ahmad Fauzi Pohan Al Rahman Andrestama, Habib Anggraini, Ressi Annisa, Hafizha Fitri Anugrah, Fajar Anum, Paridah Arif Budiman Arif Budiman Arsal Chayri Iby Arsal Chayri Iby Artika, Mila Putri Astuti Astuti Astuti - Aulia, Hana Awaluddin - Awaluddin -, Awaluddin Ayuzia Puspa Indah Betta Centaury Citra, Firda Yulia Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Defta Eka Sari Deora Murza Oktora Deri Wahyuni Desha Putri, Indah Pratiwi Devi Yunita Devi Yunita Devi Yunita Dewi, Mutia Sukma Dhia, Husna Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dwisa, Mega Dynanty, Sindy Dwi Putri Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Engkir Sukirman Fajar Anugrah Fani Anjelina Fatmi, Riefli Feriska Handayani Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fiqi Diyona Firda Yulia Citra Geby Sri Ayu Oktavia Habib Andrestama Hafiza Rahmi Zul Afri Haldis Alvaro Hana Aulia Hanifah Karmuliani Hanovatias, Yazid Reza Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Hilda Trisna Hilda Trisna Husna Dhia Imam Taufiq Imam Taufiq Indah Pratiwi Desha Putri Indah, Ayuzia Puspa Ira Febri Winda Jatmika, Lara Putri Karmuliani, Hanifah Kgs Haprido Kgs Haprido, Kgs Lara Putri Jatmika Lisha, Sonia Yong Lovely Dwina Putri M. Ali Shafii M. Wahyu Ramadhani Mardiyanto - Mardiyanto - Mardiyanto Mardiyanto Mardiyanto Mardiyanto Marzuki Marzuki Mega Dwisa Meqorry Yusfi Meri Darmawi Meri Darmawi Meri Darmawi Mila Putri Artika Moh. Rasyid Ridho Mohammad Ali Shafii Mona Vadila Monica, Shelly Muhammad Blestynsky Renaldi Muhammad Fachrul Rozi Muhammad Fachrul Rozi, Muhammad Fachrul Muldarisnur, Mulda Mutia Sukma Dewi Mutya Vonnisa Nabila, Nurul Nini Firmawati Nur 'Arifah Nurul Annisa Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Nabila Nurwijayanti Oktora, Deora Murza Olly Norita Tetra Paridah Anum Putri, Lovely Dwina Putri, Yanandra Amelia Qorina, Ummi Rahman, Al Rahmat Rasyid Ramacos Fardela Ramadhani, M. Wahyu Randa Randa Randa, Randa Rasyid Ridho Renaldi, Muhammad Blestynsky Ressi Anggraini Riefli Fatmi Salim Muhaimin Sari, Defta Eka Shelly Monica Sindy Dwi Putri Dynanty Solly Aryza Sonia Yong Lisha Sri Handani Sri Oktamuliani Suci Olanda Suci Olanda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Sylvia, Yosi Trengginas Eka Putra Trengginas Eka Putra Sutantyo Uchi Delfia Uchi Delfia Ummi Qorina Ummi Qorina Usna, Sri Rahayu Alfitri Vadila, Mona Vinny Alvionita Wahyuni, Deri Wildian Wildian Winda, Ira Febri Yanandra Amelia Putri Yazid Reza Hanovatias Yoniza, Yuliana Yosi Sylvia Yuliana Yoniza Yusfi, Meqqory Zozy Aneloi Noli Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi