Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan SrTiO3 pada Struktur dan Sifat Listrik Bahan Piezoelektrik BNT-BT Delfia, Uchi; Mahyudin, Alimin; Ahda, Syahfandi
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Sintesis bahan piezoelektrik BNT-BT dengan menambah SrTiO3 telah dilakukan dengan menggunakan metode solid state reaction. Parameter yang digunakan pada metode ini diantaranya penggerusan selama 4 jam, kompaksi dengan tekanan 5000 psi, kalsinasi selama 1 jam pada suhu 300oC dan sintering pada suhu 1000oC selama 4 jam. Pada penelitian ini dilakukan variasi terhadap persentase SrTiO3 sebesar 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%. Sampel dikarakterisasi menggunakan LCR meter dan STA. Hasil karakterisasi LCR menunjukkan pada penambahan 7,5% ST terdapat lonjakan tajam pada nilai konstanta dielektrik yaitu sebesar 3625, begitupun untuk nilai temperatur curienya sebesar 400oC. Hasil karakterisasi STA menunjukkan nilai onset tertinggi yang diindikasi sebagai daerah perubahan fasa dari feroelektrik ke paraelektrik berada pada penambahan 7,5% mol ST. Ini memperkuat kemungkinan bahwa daerah MPB (Morphotropic Phase Boundary) berada pada penambahan 7,5% mol ST untuk bahan BNT-BT-ST.
PENGARUH PENAMBAHAN PVDF (POLYVINYLIDINE FLOURIDE) PADA HASIL PEMOLINGAN BAHAN PIEZOELEKTRIK PbZr(0,52)Ti(0,48)O3 (PZT) YANG DILENGKAPI ALAT PEMUTUS POLING Haprido, Kgs; Mahyudin, Alimin; -, Mardiyanto
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 1: Januari 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.4.1.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan PVDF (Polyvinylidene Flouride) pada hasil pemolingan bahan piezoelektrik PbZr(0,52)Ti(0,48)O3 (PZT) yang dilengkapi alat pemutus poling. Sintesis bahan piezoelektrik PZT  dengan metode reaksi padatan (solid state reaction) pada suhu sintering 900 0C. Bahan piezoelektrik dicampur dengan  PVDF dengan variasi massa 0,05 gr, 0,07gr, 0,09 gr, 0,11 gr, dan 0,13 gr sebagai perekat agar PZT tidak mudah hancur saat digunakan. Campuran PZT dan PVDF diberi lapisan logam di kedua sisinya dengan metode thermal spraying menggunakan alat sputtering cutter. Sampel kemudian dipoling dengan tegangan 2 kV/mm dengan mesin televisi sebagai sumber tegangan tinggi yang dilengkapi dengan regulator sebagai pengatur tegangan keluaran dan alat pemutus poling untuk menghindari terjadinya arus pendek.  Alat pemutus poling bekerja dengan tegangan referensi sebesar 10 V.  Sebelum dan sesudah pemolingan dilakukan pengukuran koefisien piezoelektrik menggunakan alat d33 meter. Koefisien piezoelektrik terbesar yaitu sebesar 45x10-12 C/N diperoleh pada penambahan PVDF 0,05 gr.Kata kunci : Piezoelektrik, PZT, PVDF, tegangan, poling, pemutus polingAbstractThe research is about effect of addition of PVDF on piezoelectric coefficient of PZT using poling breaker. PbZr(0.52)Ti(0.48)O3(PZT) was synthesized using solid state reaction method with sintering temperature of 900 0C. The piezoelectric material was mixed with PVDF (polyvinylidene fluoride) as a glue of 0.05 gr, 0.07 gr, 0.09 gr, 0.11 gr, and 0.13 gr so that PZT is not easily broken during using it. The mixtures of PZT and PVDF are then coated with metal layer on their both sides by thermal spraying method using a sputtering coating tool. Samples were then polled at 2 kV / mm by using television machine as the source of high voltage that equipped with regulator to regulate output voltage and polling breaker to avoid a short circuit. Polling breaker worked at refences voltage 10 V. Before and after polling, piezoelectric coefficient was measured using d33 meter. The highest value of d33 is reached at addition of 0.05 gr PVDF 45x10-12 C / N.Keyword : Piezoelectric, PZT, PVDF,  voltage,  polling, polling breaker
PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN DOPAN TA2O5 PADA BAHAN PIEZOELEKTRIK RAMAH LINGKUNGAN (K0,5NA0,5)0,96LI0,04NO3 DENGAN MENGGUNAKAN SINTESIS METODE MOLTEN SALT -, Awaluddin; Mahyudin, Alimin; Ahda, Syahfandi
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 2: April 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.4.2.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan bahan dopan Ta2O5 pada bahan piezoelektrik ramah lingkungan (K0,5Na0,5)0,96Li0,04NbO3(KNLN)dengan metode sintesis  molten salt.  Dalam penelitian ini  dilakukan variasi persentase mol bahan dopan Ta2O5  sebesar 3%, 7%, 10% dan 12%. Sintesis dilakukan dengan parameter penggerusan selama 4 jam, kalsinasi pada suhu 2500C selama 1 jam, dan sintering pada suhu 9200C selama 4 jam. Berdasarkan analisis XRD dapat diidentifikasi bahwa struktur bahan piezoelektrik KNLNT (KNLN + dopan) pada penambahan 3% dan 7% cenderung ortorhombik, sedangkan pada penambahan 10% dan 12% cenderung tetragonal. Pada penambahan 7% mol Ta2O5 terjadinya penurunan nilai c/a yang tajam. Hal ini menunjukkan bahwa pada rentang komposisi inilah daerah motphotropic phase boundary berada.  Hasil SEM menunjukkan pada penambahan dopan 3% ukuran partikel adalah 0,0884-0,7869 μm dan penambahan dopan 12% terjadi lonjakan tajam ukuran partikel yaitu sebesar 0,1563-1,5793 μm.AbstractResearch on the effect of the addition of dopant materials Ta2O5 on environmentally friendly piezoelectric materials (K0,5Na0,5)0,96Li0,04NbO3(KNLN) with molten salt synthesis method has been conducted. In this study, the mole percentage dopant materials varied by 3%, 7%, 10% and 12%. Synthesis was conducted with parameters: grinding for 4 hours, temperature calcination at 2500Cfor 1 hour, and sintering at a temperature of 9200C for 4 hours. Based on XRD analysis, it can be identified that the structure of the piezoelectric material KNLNT (KNLN + dopant) on the addition of 3% and 7% tend orthorhombic, while the addition of 10% and 12% tend to tetragonal. In addition of 7 % mol of Ta2O5, the c/a value decrese sharply. This value indicates that motphotropic phase boundary is located in this composition range. The SEM results show that at addition of 3% dopants the particle size is from 0.0884 to 0.7869 μm and at addition of 12% dopant the particle size increase sharply that  to 0.15623 until 1.5793 μm. 
Pengaruh Persentase Massa Gipsum Dan Serat Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Papan Semen - Gipsum Berserat Enceng Gondok Qorina, Ummi; Mahyudin, Alimin; Handani, Sri
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.3.233-237.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase massa gipsum dan serat terhadap kuat tekan dan kuat lentur papan semen-gipsum berserat eceng gondok. Alat uji Kuat tekan dan kuat lentur  diukur menggunakan universal testing machine (UTM). Dari hasil pengujian terhadap papan semen-gipsum dengan persentase massa serat tetap 2,5% diperoleh nilai kuat tekan paling tinggi yaitu sebesar 14,52 kg/cm2 pada persentase massa gipsum 30%. Sedangkan pada papan semen-gipsum dengan persentase massa gipsum tetap 30% diperoleh nilai  kuat tekan tertinggi sebesar 24,99 kg/cm2 pada persentase massa serat 7,5%. Hasil pengujian terhadap papan semen-gipsum dengan persentase massa serat tetap 2,5% diperoleh nilai kuat lentur paling tinggi yaitu sebesar 1,265 kg/cm2 pada persentase massa gipsum 30%. Sedangkan pada papan semen-gipsum dengan persentase massa gipsum tetap 30% diperoleh nilai  lentur tertinggi sebesar 1,575 kg/cm2 pada persentase massa serat 5%.Kata kunci: papan semen-gipsum, serat eceng gondok, kuat tekan dan kuat lentur.
Pengaruh Persentase Volume Serat Sabut Pinang (Areca Catechu L.) Terhadap Sifat Mekanik dan Fisik Papan Gipsum-Beton Sylvia, Yosi; Mahyudin, Alimin; handani, Sri
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.2.188-193.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat sabut pinang (areca catechu L.) terhadap sifat mekanik dan fisik papan gipsum-beton. Sifat mekanik dan fisik yang diuji meliputi kuat lentur, kuat tekan, densitas dan daya serap air. Kuat tekan dan kuat lentur diukur menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Hasil pengujian menunjukan bahwa nilai kuat lentur paling tinggi terdapat pada persentase serat sabut pinang 1,5% yaitu sebesar 1.944 kg/cm2. Nilai kuat tekan paling tinggi terdapat pada papan dengan persentase serat sabut pinang 1% yaitu sebesar 76,36 kg/cm2. Nilai densitas terendah terdapat pada persentase serat sabut pinang 1% yaitu sebesar 1,41 g/cm3. Nilai daya serap air tertinggi juga terdapat pada persentase serat sabut pinang 1% yaitu sebesar 28,42% dan nilai daya serap air terendah sebesar 23,51% terdapat pada persentase serat sabut pinang 0%. Kata kunci: Papan gipsum-beton, serat sabut pinang, sifat mekanik dan fisik.
Pengaruh Persentase Serat Sabut Kelapa dan Foam Agent Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Fatmi, Riefli; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.324-330.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase serat sabut kelapa dan foam agent terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton. Variasi persentase serat 0%, 0,3%, 0,6%, 0,9% dan 1,2% menggunakan metode penyusunan serat secara acak. Sifat fisik dan mekanik yang diujikan meliputi densitas, daya serap air, porositas , kuat tekan dan kuat lentur. Penambahan serat sabut kelapa dan foam agent dapat membuat  papan beton menjadi lebih ringan dibandingkan dengan papan GRC yang beredar di pasaran.  Dari hasil pengujian didapatkan nilai densitas yang terendah diperoleh pada persentase serat sabut kelapa 0,9 %. Penambahan 0,9% serat sabut kelapa dan 0,6% foam agent  merupakan persentase optimum dalam pembuatan  papan beton.  Nilai densitas papan beton sudah memenuhi standar SNI 03-2105-2006 dan  nilai kuat tekan serta kuat lentur sudah memenuhi standar SNI 03-3449-2002.Kata kunci:  foam agent, kuat lentur, kuat tekan, serat sabut kelapa
Pengaruh Persentase Serat Bambu terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Yunita, Devi; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.348-354.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat bambu terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Sifat fisik dan mekanik yang diuji meliputi densitas, daya serap air, porositas, kuat lentur dan kuat tekan. Penelitian ini menggunakan metode two dimensional reinforcement sebagai tata letak dan arah serat dengan variasi serat bambu yang digunakan sebesar 0%; 0,6%; 1,2%; 2,5% dan 5% dari volume cetakan. Ketebalan papan beton ringan yang dibuat sebesar 1 cm. Kuat lentur dan kuat tekan menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Hasil menunjukkan bahwa komposisi optimum serat 2,5% menghasilkan nilai kuat lentur sebesar 56,25 kgf/cm2, sedangkan nilai kuat tekan bernilai 91 kgf/cm2. Selanjutnya, untuk nilai densitas diperoleh sebesar 1,43 g/cm3, sedangkan nilai daya serap air, yaitu 16,61% dan nilai porositas sebesar 23,7%. Papan beton ringan yang dihasilkan telah memenuhi standar mutu ISO 8335, JIS A 5417 dan SNI 03-2104 untuk densitas, sedangkan kuat lentur telah sesuai standar mutu SNI 03-2104.Kata kunci: kuat lentur, kuat tekan, papan beton ringan, serat bambu
Pengaruh Persentase Serat Sabut Pinang (Areca Catechu L. Fiber) dan Foam Agent terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Citra, Firda Yulia; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.375-380.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat sabut pinang dan foam agent terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Penelitian ini menggunakan metode hand lay-up dengan memvariasikan persentase serat sabut pinang yaitu 0%; 0,2%; 0,4%; 0,6% dan 0,8%. Sifat fisik dan mekanik yang diujikan meliputi daya serap air, densitas, kuat tekan dan kuat lentur. Pengujian kuat tekan dan kuat lentur menggunakan universal testing machine (UTM). Hasil menunjukkan nilai daya serap air terendah diperoleh pada papan dengan persentase serat 0,8% yaitu 14,69%, sedangkan densitas terendah diperoleh pada persentase serat 0,6% sebesar 1,42 g/cm3. Nilai kuat lentur tertinggi diperoleh pada 0,4% serat yaitu 37,5 kgf/cm2. Kuat tekan tertinggi diperoleh pada pesentase serat 0,2% yaitu 54,87 kgf/cm2. Papan beton ringan serat sabut pinang dan foam agent memiliki sifat fisik lebih tinggi dibandingkan papan GRC.Kata kunci: foam agent, hand lay-up, papan GRC serat sabut pinang.
Pengaruh Persentase Serat Eceng Gondok terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Busa Sari, Defta Eka; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.381-386.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat eceng gondok terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton busa. Persentase serat eceng gondok yang digunakan yaitu 0 %; 2,5 %; 5 %; 7,5 % dan 10 % terhadap volume papan dengan metode penyusunan serat secara two dimensional reinforcement (dua arah). Persentase foam agent yang digunakan tetap yaitu 0,06 % terhadap volume papan. Pengujian yang dilakukan yaitu sifat fisik berupa daya serap air, densitas dan porositas sedangkan sifat mekanik berupa kuat tekan dan kuat lentur dengan perawatan papan selama 28 hari. Alat uji kuat tekan dan kuat lentur menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Dari hasil penelitian daya serap air rerata terendah dicapai papan beton busa tanpa serat sebesar 11,10 %, densitas rerata terendah papan beton busa dengan persentase serat 10 % sebesar 1,67 g/cm3, porositas rerata terendah pada papan beton busa tanpa serat sebesar 18,93 %, kuat tekan rerata tertinggi pada papan beton busa tanpa serat sebesar 98,4 kg/cm2 dan kuat lentur rerata tertinggi pada papan beton busa dengan persentase serat 2,5 % sebesar 58,50 kg/cm2.Kata kunci: daya serap air, densitas, foam agent, kuat lentur, kuat tekan, papan beton busa, porositas.
Pengaruh Persentase Serat Sabut Kelapa dan Resin Polyester Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Jatmika, Lara Putri; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.387-393.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase serat sabut kelapa dan resin polyester terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Persentase serat sabut kelapa yang digunakan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Persentase resin polyester pada penelitian ini adalah 0%, 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Pengujian yang dilakukan pada sampel meliputi uji densitas, daya serap air, porositas, kuat tekan, dan kuat lentur. Penambahan serat sabut kelapa dan resin polyester dapat membuat papan beton lebih ringan dibandingkan dengan papan GRC yang ada di pasaran. Nilai densitas yang terendah diperoleh pada 0,8% serat sabut kelapa yaitu 1,502 g/cm3 dan 0,75% resin polyester yaitu 1,509 g/cm3. Penambahan 0,6% serat sabut kelapa dan 0,75% resin polyester merupakan persentase optimum yang dapat diisikan ke dalam papan beton ringan. Nilai densitas papan beton ringan sudah memenuhi SNI 03-3449-2002 namun kuat tekan beton ringan jenis struktural belum memenuhi SNI 03-3449-2002. Nilai daya serap air beton ringan berbahan serat sabut kelapa dan resin polyester belum memenuhi SNI 03-2105-2006.Kata kunci: densitas, kuat tekan, porositas, resin polyester, serat sabut kelapa
Co-Authors 'Arifah, Nur A. Fadhil Desafa Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Afri, Hafiza Rahmi Zul Agus Taufiq Ahmad Fauzi Pohan Al Rahman Andrestama, Habib Anggraini, Ressi Annisa, Hafizha Fitri Anugrah, Fajar Anum, Paridah Arif Budiman Arif Budiman Arsal Chayri Iby Arsal Chayri Iby Artika, Mila Putri Astuti Astuti Astuti - Aulia, Hana Awaluddin - Awaluddin -, Awaluddin Ayuzia Puspa Indah Betta Centaury Citra, Firda Yulia Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Defta Eka Sari Deora Murza Oktora Deri Wahyuni Desha Putri, Indah Pratiwi Devi Yunita Devi Yunita Devi Yunita Dewi, Mutia Sukma Dhia, Husna Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dwisa, Mega Dynanty, Sindy Dwi Putri Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Engkir Sukirman Fajar Anugrah Fani Anjelina Fatmi, Riefli Feriska Handayani Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fiqi Diyona Firda Yulia Citra Geby Sri Ayu Oktavia Habib Andrestama Hafiza Rahmi Zul Afri Haldis Alvaro Hana Aulia Hanifah Karmuliani Hanovatias, Yazid Reza Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Hilda Trisna Hilda Trisna Husna Dhia Imam Taufiq Imam Taufiq Indah Pratiwi Desha Putri Indah, Ayuzia Puspa Ira Febri Winda Jatmika, Lara Putri Karmuliani, Hanifah Kgs Haprido Kgs Haprido, Kgs Lara Putri Jatmika Lisha, Sonia Yong Lovely Dwina Putri M. Ali Shafii M. Wahyu Ramadhani Mardiyanto - Mardiyanto - Mardiyanto Mardiyanto Mardiyanto Mardiyanto Marzuki Marzuki Mega Dwisa Meqorry Yusfi Meri Darmawi Meri Darmawi Meri Darmawi Mila Putri Artika Moh. Rasyid Ridho Mohammad Ali Shafii Mona Vadila Monica, Shelly Muhammad Blestynsky Renaldi Muhammad Fachrul Rozi Muhammad Fachrul Rozi, Muhammad Fachrul Muldarisnur, Mulda Mutia Sukma Dewi Mutya Vonnisa Nabila, Nurul Nini Firmawati Nur 'Arifah Nurul Annisa Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Nabila Nurwijayanti Oktora, Deora Murza Olly Norita Tetra Paridah Anum Putri, Lovely Dwina Putri, Yanandra Amelia Qorina, Ummi Rahman, Al Rahmat Rasyid Ramacos Fardela Ramadhani, M. Wahyu Randa Randa Randa, Randa Rasyid Ridho Renaldi, Muhammad Blestynsky Ressi Anggraini Riefli Fatmi Salim Muhaimin Sari, Defta Eka Shelly Monica Sindy Dwi Putri Dynanty Solly Aryza Sonia Yong Lisha Sri Handani Sri Oktamuliani Suci Olanda Suci Olanda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Sylvia, Yosi Trengginas Eka Putra Trengginas Eka Putra Sutantyo Uchi Delfia Uchi Delfia Ummi Qorina Ummi Qorina Usna, Sri Rahayu Alfitri Vadila, Mona Vinny Alvionita Wahyuni, Deri Wildian Wildian Winda, Ira Febri Yanandra Amelia Putri Yazid Reza Hanovatias Yoniza, Yuliana Yosi Sylvia Yuliana Yoniza Yusfi, Meqqory Zozy Aneloi Noli Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi