Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENYULUHAN PENCEGAHAN SARKOPENIA PADA LANSIA DI KLINIK PESONA MEDIKA, SAWAH BESAR, JAKARTA PUSAT Haryono, Rika; Agung, Nawanto; Rahadian, Julia; Heidy, Heidy; Santosa, Mariani; Sudiyono, Nelson; Manalu, Jojor Lamsihar; Situmorang, Evi Ulina Margaretha; Yantho, Erwin; Paul, Clara Stephanie
Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitramas.v3i2.6702

Abstract

Abstrak Indonesia telah memasuki fase aging population, ditandai dengan meningkatnya angkaharapan hidup dari 69,81 tahun (2010) menjadi 71,85 tahun (2022), serta peningkatanproporsi lansia menjadi 11,75%. Lansia rentan terhadap sarkopenia, dengan prevalensidi Asia, termasuk Indonesia, mencapai sekitar 40,6%. Untuk itu, edukasi mengenaipentingnya olahraga guna meningkatkan massa dan kekuatan otot menjadi krusial.Kegiatan penyuluhan dilakukan di Klinik Pesona Medika dengan 19 peserta lansia, diukurmelalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan penurunan nilai rata-rata sebesar 8,3%pada post-test, yang kemungkinan disebabkan oleh penurunan daya ingat lansia. Hal inimenunjukkan perlunya edukasi berulang untuk memperkuat pemahaman. Meskipun hasilini belum mewakili populasi lansia secara luas, penyuluhan serupa di berbagai lokasidapat memberikan data yang lebih representatif. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkahawal untuk meningkatkan kesadaran akan pencegahan sarkopenia dan mendukungpeningkatan kebugaran serta kesejahteraan lansia dalam jangka panjang. 
PENYULUHAN PENCEGAHAN SARKOPENIA PADA LANSIA DI KLINIK PESONA MEDIKA, SAWAH BESAR, JAKARTA PUSAT Haryono, Rika; Agung, Nawanto; Rahadian, Julia; Heidy, Heidy; Santosa, Mariani; Sudiyono, Nelson; Manalu, Jojor Lamsihar; Situmorang, Evi Ulina Margaretha; Yantho, Erwin; Paul, Clara Stephanie
Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitramas.v3i2.6702

Abstract

Abstrak Indonesia telah memasuki fase aging population, ditandai dengan meningkatnya angkaharapan hidup dari 69,81 tahun (2010) menjadi 71,85 tahun (2022), serta peningkatanproporsi lansia menjadi 11,75%. Lansia rentan terhadap sarkopenia, dengan prevalensidi Asia, termasuk Indonesia, mencapai sekitar 40,6%. Untuk itu, edukasi mengenaipentingnya olahraga guna meningkatkan massa dan kekuatan otot menjadi krusial.Kegiatan penyuluhan dilakukan di Klinik Pesona Medika dengan 19 peserta lansia, diukurmelalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan penurunan nilai rata-rata sebesar 8,3%pada post-test, yang kemungkinan disebabkan oleh penurunan daya ingat lansia. Hal inimenunjukkan perlunya edukasi berulang untuk memperkuat pemahaman. Meskipun hasilini belum mewakili populasi lansia secara luas, penyuluhan serupa di berbagai lokasidapat memberikan data yang lebih representatif. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkahawal untuk meningkatkan kesadaran akan pencegahan sarkopenia dan mendukungpeningkatan kebugaran serta kesejahteraan lansia dalam jangka panjang. 
Penerapan Standar Profesi Kedokteran Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan di Rumah Sakit di Jakarta: Implementation of Medical Professional Standards Based on Law No. 17 of 2023 concerning Health in Hospitals in Jakarta Jojor Lamsihar Manalu; Rospita Adelina Siregar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9564

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi dampak penerapan standar profesi medis terhadap kualitas layanan kesehatan di rumah sakit di Jakarta. Dengan meningkatnya permintaan layanan kesehatan dan kompleksitas prosedur medis yang semakin tinggi, memastikan bahwa para profesional kesehatan mematuhi standar yang telah ditetapkan sangat penting untuk meningkatkan hasil perawatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana penerapan standar ini di rumah sakit berkontribusi dalam mengurangi kesalahan medis, meningkatkan kepuasan pasien, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga kesehatan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji literatur yang ada, praktik rumah sakit, dan wawancara dengan para profesional kesehatan di Jakarta. Temuan menunjukkan bahwa rumah sakit dengan kepatuhan ketat terhadap standar profesi medis secara signifikan mengurangi terjadinya kesalahan medis dan meningkatkan kualitas perawatan. Selain itu, pasien melaporkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi, yang menghasilkan peningkatan kepercayaan pada penyedia layanan kesehatan. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, implementasi yang tidak konsisten di berbagai jenis rumah sakit, dan kebutuhan akan pelatihan berkelanjutan tetap menjadi hambatan yang signifikan. Studi ini menyimpulkan dengan menyarankan agar rumah sakit di Jakarta meningkatkan pemantauan internal, meningkatkan akses pelatihan, dan mendorong komunikasi yang lebih kuat antara para profesional kesehatan dan pasien untuk lebih meningkatkan kualitas perawatan yang diberikan.