Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Corona (Comunitas Rondo Merana): Dominasi Struktur melalui Bahasa Media di Indonesia Yuliyanto Budi Setiawan
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.6464

Abstract

Topik yang muncul di media tergantung pada bagaimana pemilihan bahasa media yang digunakan. Konten yang diunggah di media, akan mempengaruhi cara pandang konsumen media. Berdasarkan kajian sebelumnya, pemilihan kata dalam bahasa media populer di Indonesia sarat dengan label negatif, ketika media menginformasikan berbagai hal tentang janda (rondo), maka dikhawatirkan khalayak media akan menerimanya, sebagai sesuatu yang dianggap biasa. Menurut catatan peneliti, belum ada penelitian sebelumnya yang mengkaji bahasa media populer yang isinya mengaitkan virus dengan pelabelan dan merendahkan janda. Terdapat kebaruan dalam penelitian ini, karena mengkritisi bahasa lagu dangdut berjudul Corona yang tega menyamakan Corona sebagai Comunitas Rondo Merana (Komunitas Janda Merana). Penelitian ini menggunakan Analisis Wacana Kritis Fairclough untuk mengungkap unsur-unsur ideologis teks lagu tersebut. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan, pertama bahasa lagu ini sewenang-wenang, sehingga kehadiran lagu tersebut jelas tidak etis, dan tidak memiliki empati terhadap janda dan juga korban virus Corona. Kedua, Pelakor sebenarnya terkait dengan karakter seseorang dan tidak boleh disematkan pada janda. Kesimpulannya, ketika pelabelan janda dilakukan, dan digunakan oleh mereka yang memiliki kekuasaan secara struktural dalam masyarakat, maka proses pelabelan janda akan memiliki konsekuensi negatif jangka panjang pada identitas sosial janda.
PENINGKATAN KOMPETENSI PUBLIC SPEAKING ANGGOTA GERAI KOPIMI SEMARANG SELATAN DALAM MENUNJANG KEGIATAN PEMASARAN Yuliyanto Budi Setiawan; Errika Dwi Setya Watie; Firdaus Azwar Ersyad
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i1.6096

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan serta pengetahuan mitra dalam bidang komunikasi khususnya teknik komunikasi dan Public Speaking serta implementasinya dalam menunjang kegiatan pelaku UMKM. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini rencana akan dilakukan di kecamatan Semarang Selatan. Adapun Tim pelaksanaan pengabdian membuat dua metode, Metode Teoritis yang dituangkan dalam bentuk modul pengabdian yang berisi tentang materi Pengantar Komunikasi dan Public Speaking dan implementasi dalam perancangan pemasaran digital. Metode Praktek yang dilakukan dengan praktek pembuatan materi public speaking, hingga dilanjutkan tanya jawab antara pemateri dengan anggota GERAI KOPIMI Kota Semarang
KETERAMPILAN FOTOGRAFI PRODUK DI KAMPUNG BATIK TEMATIK, DURENAN INDAH, SEMARANG kharisma ayu febriana; Yuliyanto Budi Setiawan; Fajriannoor Fanani
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i2.6969

Abstract

Permasalaham yang dialami anggota  UMKM di Kampung Batik Durenan  Indah Semarang, kekurang pahaman tentang bagaimana teknik fotografi produk yang menarik sehingga kemampuan fotografi untuk komunikasi pemasaran digital cukup rendah. Tujuan melakukan pengabdian ini mengajarkan ketrampilan fotografi produk. Metode  pengabdian ini menggunakan partisipatif dengan langkah awal Pre test dilakukan untuk mengukur seperapa paham peserta tentang fotografi, selanjutnya penyampaian materi dilakukan oleh beberapa kepakaran dalam bidang fotografi, dan dilanjutkan diskusi. Setelah sesi diskusi, kegiatan selanjutnya adalah praktik oleh masing-masing kelompok didampingi tim pengabdian dalam fotografi produk. Dan terakhir post test. Hasilnya dari pengabdian ini anggota UMKM Kampung Batik Durenan Indah Semarang memiliki  kemampuan fotografi produk, berupa pengetahuan dan ketrampilan, baik secara teoritis maupun praktis mengenai cara fotografi produk  yang baik dan benar. Ketrampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal para anggota UMKM Kampung Durenan Batik  bisa memanfaatkan fotografi produk sebagai strategi komunikasi pemasaran.