Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Phinisi Integration Review

Peran Pekerja Sosial Dalam Pemberdayaan Pekerja Anak Pada Sektor Informal Di Kecamatan Panakkukang Andi Elvira Anggraeni; Firdaus W Suhaeb; Mustari Mustari; Najamuddin Najamuddin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.37545

Abstract

The phenomenon of child labor in the informal sector in Panakkukang District, Makassar which is increasingly attracting the attention of social workers to provide social services for them. The social services provided are of course based on the role of a social worker. This study aims to I) Find out how the description of the role of social workers in empowering child labor in the informal sector in Panakkukang District, Makassar City. This type of research is classified as qualitative research. In this study, the informants were 16 people. This research uses observation, interview, and documentation techniques. The results of the study show that: I) Social workers in implementing the empowerment of child workers in the informal sector have a facilitative role, an educational role, a representative role and a technical role.Adanya fenomena pekerja anak pada sektor informal di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar yang semakin hari semakin banyak jumlahnya menarik perhatian pekerja sosial untuk dapat memberikan pelayanan sosial bagi mereka. Pelayanan sosial yang diberikan tentunya berdasarkan peran yang dimiliki oleh seorang pekerja sosial. Penelitian ini bertujuan untuk I) Mengetahui gambaran peran pekerja sosial dalam pemberdayaan pekerja anak pada sektor informal di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Di dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah 16 orang. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: I) Peran pekerja sosial yang terselenggara dalam pemberdayaan pada pekerja anak sektor informal meliputi peran fasilitatif, peran edukasional, peran perwakilan dan peran teknis.
Integrasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran PPKn Untuk Mengembangkan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa A Wahyuni; Hasnawi Haris; Mustari Mustari
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (i) upaya yang dilakukan tenaga pendidik untuk mengintegrasikan pendidikan karakter pada mata pelajaran PPKn untuk mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa di SMPN 8 Makassar, (ii) integrasi pendidikan karakter dalam proses pembelajaran PPKn untuk mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa di SMPN 8 Makassar, dan (iii) factor pendukung dan penghambat proses integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran PPKn untuk mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa di SMPN 8 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis dengan teknik triangulasi .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (i) upaya yang dilakukan guru dalam mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 8 Makassar adalah dengan menerapkan model dan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi dimana model tersebut dapat membantu siswa untuk melatih karakter siswa serta meningkatkan keterampilan mengemukakan pendapatnya  (ii) menggunakan 3 model pembelajaran yaitu: model Team Assisted Individualization (TAI), metode tanya jawab dan metode konvensional (iii) terdapat faktor pendukung dalam pengintegrasian pendidikan karakter untuk meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa yaitu : (i) Kegiatan yang sudah terprogram dengan baik dalam silabus dan RPP, (ii) sarana dan prasarana yang memadai, (iii) serta dukungan dan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua siswa dan faktor penghambat dalam pengintegrasian pendidikan karakter untuk meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa yaitu : (i) kontrol sekolah yang terbatas, (ii) kurangnya pemahaman tentang pendidikan karakter, (iii) keberanian siswa untuk mengemukakan pendapatnya masi kurang, dan (iv) adanya keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran
Peran Karang Taruna SMADAP Dalam Menyiapkan Pemimpin Berkarakter di Desa Pollewani Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar Ismail Ismail; Andi Kasmawati; Mustari Mustari
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38105

Abstract

This study aims to examine and describe the role of SMADAP Karang Karuna in preparing character leaders in Pollewani Village, Tutar Subdistrict, Polewali Mandar Regency, Implementation of SMADAP Youth Organization work programs in preparing character leaders in Polewani Village, Tutar District, Polewali Mandar Regency, Barriers to SMADAP Youth Organizations in preparing leaders. Characterized in Pollewani Village, Tutar District, Polewali Mandar Regency and Constructing SMADAP Youth Organizations in preparing character leaders in Pollewani Village, Tutar District, Polewali Mandar Regency. This type of research uses descriptive qualitative research by determining the number of informants consisting of 9 informants selected with the criteria of management informants and members of SMADAP youth organizations, local government, local BPD members, community leaders and youth leaders who live in Pollewani Village. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis technique used by the researcher went through three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The data validation technique used is the addition of observations, increased persistence, triangulation, and member checks. The results showed that (1) the implementation of the SMADAP youth organization work program was still not running optimally because there was no work program in the field of human resource education and training that led to an increase in character values in preparing character leaders in Pollewani village, (2) Barriers This can be seen because the SMADAP youth organization's work program is unclear and does not have a program that leads to strengthening leadership character values. And external obstacles due to the lack of human resources for this SMADAP youth group have competencies related to leadership issues. (3) Constructing SMADAP youth groups in preparing leaders with character in the village of pollewani, namely collaborating with related parties with the local government and the community in the village of pollewani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan peran karang karuna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di desa pollewani kecamatan tutar kabupaten polewali mandar, Pelaksanaan program kerja karang taruna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di desa pollewani kecamatan tutar kabupaten polewali mandar, Hambatan karang taruna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di desa pollewani kecamatan tutar kabupaten polewali mandar dan Mengkonstruksi karang taruna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di Desa Pollewani Kecamatan Tutar kabupaten polewali mandar. Jenis penelitian ini menggunankan penelitian deskriptif kualitatif dengan penentuan jumlah informan terdiri dari 9 informan yang dipilih dengan kriterian informan pengurus serta anggota karang taruna SMADAP, pemerintah setempat, anggota BPD setempat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang tinggal di Desa Pollewani. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obervasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yang digunakan yakni perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan program kerja karang taruna SMADAP masih kurang berjalan secara optimal disebabkan karena belum ada program kerja dibidang pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia yang mengarah kepada penguatan nilai-nilai karakter dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di desa Pollewani, (2) Hambatan utama ataupun internal karang taruna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di desa pollewani kecamatan tutar kabupaten polewali mandar hal ini dapat dilihat karena program kerja dari karang taruna SMADAP ini yang tidak jelas dan tidak memiliki program yang mengarah kepada penguatan nilai-nilai karakter kepemimpinan. Dan hambatan eksternal karena kurangnya sumber daya manusia dari karang taruna SMADAP ini yang memiliki kompetensi yang terkait tentang masalah kepemimpinan. (3) Mengkonstruksi karang taruna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter didesa pollewani yakni melakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait pemerintah setempat dan masyarakat di desa pollewani.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Pengelolaan Kelas Terhadap Motivasi Belajar PPKn Peserta Didik Mufti Syaifuddin; Imam Suyitno; Mustari Mustari
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14885

Abstract

This study aims to determine; (i) whether there is a positive and significant influence on the Team Assisted Individualization (TAI) model and classroom management on the learning motivation of students PPKn at SMP Negeri 8 Makassar, (ii) whether there is a positive and significant effect of the Team Assisted Individualization (TAI) model on the learning motivation of students PPKn at SMP Negeri 8 Makassar, (iii) whether there is a positive and significant influence of classroom management on the learning motivation of PPKn learners at SMP Negeri 8 Makassar. This type of research used in this research is quantitative with survey methods. The population in this study were all students of class VIII SMP Negeri 8 Makassar, amounting to 440. The sampling technique was Simple Random Sampling technique with a total sample of 195. Data collection techniques used were collected through questionnaire, and documentation.The results of this study indicate that (i) there is a positive and significant influence on the Team Assisted Individualization (TAI) model and classroom management on the learning motivation of students PPKn at SMP Negeri 8 Makassar. Shown with the Fcount value of 108.104 > Ftable 3.04. While the significance level is 0,000 < 0.05 and simultaneously there are 53% of the contribution of the Team Assisted Individualization (TAI) model and classroom management to the learning motivation of students PPKn at SMP Negeri 8 Makassar. (ii) there is a positive and significant influence between the Team Assisted Individualization (TAI) learning model on the learning motivation of students PPKn at SMP Negeri 8 Makassar. Shown by the tcount 12, 749 > ttable 1.645 with a significance of 0.000 < 0.05. and (iii) there is a positive and significant effect between classroom management on students' learning motivation of PPKn at SMP Negeri 8 Makassar. Shown tcount 11, 365 > ttable 1.645 with a significance of 0,000 < 0.05