Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Akurasi Penilaian Nilai Jual Objek Pajak Bumi dengan Metode International Association of Assesor Officer (IAAO) Di Kecamatan Menteng Jakarta Pusat Tahun 2019 Mardyantono, Mardyantono; Inayati, Inayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.258 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i10.4273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakurasian penentuan nilai jual objek pajak bumi menggunakan metode penilaian rasio yang direkomendasikan IAAO, dan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan paradigma post-positivisme, menggunakan data transaksi jual beli properti dari sampel yang ditentukan per kelurahan di Kecamatan Menteng Jakarta Pusat tahun 2019, serta didukung hasil wawancara. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh kenaikan NJOP yang tidak rasional berkorelasi dengan harga pasar properti di kawasan Menteng. Hal ini tercermin dari hasil perhitungan rasio mean dibagi median sebesar 1,13 (113%) mengindikasikan over assessment, pada hasil mean dibagi weighted mean sebesar 1,32 (132%) mengindikasikan terjadi regresivitas. Artinya, properti bernilai rendah terhadap harga pasar ditentukan dengan prosentase yang lebih tinggi di dalam penentuan NJOP Bumi tahun 2019 di Kecamatan Menteng. Pada pengukuran variabilitas dengan koefisien dipersi (COD) diperoleh nilai 13,24% dinilai tingkat keseragaman dengan kualitas baik, dan hasil perhitungan koefisien variabilitas (COV) diperoleh nilai 34,66%, artinya keseragaman penentuan NJOP Bumi tersebut tidak baik. Implikasi dari indikasi terjadi over assessment dan regresivitas dengan tingkat keseragaman penentuan NJOP dinilai tidak baik telah memunculkan kenaikan harga pasar yang tidak transparan sebagai akibat tidak adanya lembaga independen untuk melakukan pemantauan dan pencatatan dari nilai transaksi properti dalam penentuan NJOP terhadap harga pasar.
Kesiapan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Dalam Pemungutan Pajak Digital Berdasarkan Faktor Individual Radithia, Radithia; Inayati, Inayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.771 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i12.5051

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah meningkatkan jumlah pengguna internet di berbagai dunia, sehingga smartphone dan layanan data internet menjadi sebuah kebutuhan di era modern ini. Perubahan perilaku masyarakat telah menciptakan fenomena berbelanja secara online dan berkembangnya industri e-commerce secara masif. Di Indonesia sendiri tercatat ada sekitar 4.5 juta penjual online yang aktif berdagang di tahun 2017 dengan proyeksi nilai penjualan barang kotor sebesar 55-65 milyar USD di tahun 2022. Potensi besar dari industri e-commerce ini dibersamai dengan tantangan bagi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk melakukan pemajakan terhadap para pelaku bisnis yang terlibat dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan analisa terkait kesiapan DJP dalam melakukan pemungutan pajak digital di Indonesia yang ditinjau dari dimensi faktor individual. Dengan menggunakan pendekatan post-positivisme dengan menggunakan metode kualitatif dalam melakukan analisia penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa aparatur pajak di kantor pusat DJP telah menyadari akan adanya perubahan lingkungan bisnis yang mengarah pada digitalisasi dan menilai perlu adanya perubahan dari sisi organisasi DJP. Dan kesimpulan dari penelitian ini adalah DJP telah memiliki kesiapan dari Faktor Individual
Alternatif Kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan Atas Tanah Kosong Di Provinsi DKI Jakarta Maradona, Chandra; Inayati, Inayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.579 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.2185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alternatif kebijakan pajak atas tanah kosong di DKI Jakarta. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, bersumberkan hasil wawancara. Latar belakang penulisan ini karena semua jumlah wajib pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan badan (perusahaan) atas tanah kosong tidak memanfaatkan insentifnya. Hal ini menandakan ketidakoptimalan merancang kebijakan pajak atas tanah kosong. Pada skema insentif tidak memberikan solusi bagi perusahaan pemilik tanah kosong, sedangkan skema disinsentif menguntungkan wajib pajak badan atas tanah kosong sebagai faktor pengurang dalam pemungutan pajak penghasilan wajib pajak badan (perusahaan) pemilik tanah kosong. Hal ini disebabkan karena perumusan kebijakan hanya menggunakan metode perintah langsung dari gubernur. Kendala yang dialami oleh wajib pajak badan pemilik tanah kosong yaitu tidak memperoleh kejelasan informasi biaya pembangunan dan waktu pemanfatan tanah kosong dibangun ruang terbuka hijau memunculkan kekhawatiran kepemilikan hak tanah kosong dapat beralih pada pemerintah. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah DKI untuk optimalisasi penggunaan lahan yang dibiarkan kosong di jalan protokol melalui peraturan gubernur tentang pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan. Berdasarkan hasil analisis, penulis menyarankan bahwa alternatif kebijakan pajak atas tanah kosong yaitu dengan cara menerapkan prinsip best highest and used dan meningkatkan akurasi penilaian atas tanah untuk memenuhi ruang terbuka hijau.
Analisis Strategi Pemerintah dalam Upaya Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Youtuber Di Indonesia Carolina, Anita; Inayati, Inayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.299 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.2189

Abstract

Youtube sebagai salah satu dari produk digitalisasi menjadi wadah yang dicari berbagai kalangan untuk mendapatkan berbagai sumber informasi dan hiburan dengan cepat dan mudah. Dari hasil mengunggah konten, Youtuber akan mendapatkan penghasilan. Disaat penghasilan beberapa Youtuber jauh melebihi batas penghasilan, tidak sesuai dengan penerimaan pajak negara yang hampir tidak pernah memenuhi target. Sebagai negara yang menganut self assessment, kepatuhan wajib pajak merupakan penentu penerimaaan pajak. Karena itu diperlukan strategi untuk meningkatkan kepatuhan youtuber dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor yang mendorong serta menghambat kepatuhan Youtuber sebagai wajib pajak di Indonesia serta menjelaskan strategi pemerintah dalam menghadapi era digitalisasi khususnya dalam hal penerapan kebijakan perpajakan atas penghasilan YouTuber. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat beberapa faktor penghambat Youtuber dalam melakukan kewajiban perpajakannya seperti belum adanya kerjasama antara DJP dengan Google serta belum adanya kebijakan yang mengatur mengenai penghasilan yang didapat Youtuber dari pengunggahan kontennya. Sesuai dengan latar permasalahan tersebut mendorong penulis untuk membuat karya tulis dalam bentuk tesis dengan judul, “Analisis Strategi Pemerintah Dalam Upaya meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Youtuber di Indonesia”.
The Urgency of Implementing Tax Incentives Through The Exemption of Renewable Energy Vehicles from PKB and BBNKB Tax Objects in The HKPD Law Dewati, Devilia Ratna; Inayati, Inayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i1.56045

Abstract

Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai insentif pajak sebagai instrumen kebijakan perpajakan, seperti pembebasan pajak kendaraan bermotor (PKB) berbasis energi terbarukan dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) berdasarkan UU HKPD, dalam mengurangi isu eksternalitas negatif. Selain itu, dijelaskan pula peran insentif pajak dan subsidi berbasis energi terbarukan sebagai instrumen kebijakan yang tepat untuk mengatasi eksternalitas negatif dalam mendukung kebijakan hijau. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan studi pustaka. Kesenjangan penelitian yang teridentifikasi meliputi perlunya data kualitatif untuk memahami dampak holistik dari eksternalitas negatif, meliputi kerusakan lingkungan, kemacetan lalu lintas, kecelakaan, dan kerusakan jalan. Dengan diterapkannya subsidi dan insentif pajak, pemerintah berharap dapat meningkatkan kepemilikan kendaraan listrik, sehingga dapat mengurangi dampak negatif seperti pencemaran udara, air, dan tanah. Penelitian ini akan memberikan gambaran perbandingan deskriptif studi pustaka yang dilakukan di Tiongkok sebagai pelopor kendaraan listrik, serta implikasi kebijakan dan peluang untuk meningkatkan efektivitas transisi menuju kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta, dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut.
Efektivitas Pemungutan Retribusi Tempat Rekreasi Taman Margasatwa Ragunan Terhadap Pendapatan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 Khoerudin, Miftah Farid; Inayati, Inayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i7.17012

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas pemungutan retribusi di kawasan rekreasi Taman Margasatwa Ragunan terhadap pendapatan retribusi daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Purposive sampling digunakan untuk menentukan informan. Temuan menunjukkan bahwa efektivitas pemungutan retribusi Taman Margasatwa Ragunan terhadap penerimaan retribusi daerah DKI Jakarta pada tahun 2022 adalah sebesar 77% yang dinilai cukup efektif. Evaluasi dan perbaikan pemungutan retribusi diperlukan untuk meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan retribusi daerah DKI Jakarta di masa depan.
Efektivitas Kebijakan Digitalisasi Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan di Provinsi Daerah Khusus Jakarta Rosadi, Andi Ahmad Marsulin; Inayati, Inayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62415

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the digitalization policy of the Land and Building Acquisition Duty (BPHTB) in the Special Capital Region of Jakarta in promoting transparent, efficient, and accountable local tax governance. The research employs a descriptive qualitative approach, collecting data through interviews, observations, and document analysis involving the Regional Revenue Agency (Bapenda), Land Deed Officials (PPAT), and taxpayers using the e-BPHTB system. The findings indicate that the digital tax system has improved administrative efficiency and service transparency. However, its overall effectiveness remains limited due to technological infrastructure issues, uneven human resource capacity, weak inter-agency coordination, and low digital literacy among taxpayers. From the perspective of good governance, the e-BPHTB system fulfills the principles of transparency and accountability, but responsiveness and public participation require further enhancement. The study recommends strengthening system integration across institutions, providing digital training for tax officers and PPAT, improving taxpayers’ digital literacy, and establishing a regular policy evaluation mechanism to ensure the sustainability of digital tax governance effectiveness.