Claim Missing Document
Check
Articles

Found 68 Documents
Search
Journal : Publika

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN JALAN LINGKUNGAN DESA LEWOMADA KECAMATAN TALIBURA KABUPATEN SIKKA Imelda Melina Sari; Indah Prabawati
Publika Vol 8 No 5 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n5.p%p

Abstract

Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan bukan berarti masyarakat menanggung tugas pembangunan dan tanggung jawab pelaksanaannya tetapi harus menerima dan memanfaatkan kembali dampak dari pembangunan itu sendiri. Keberadaan delegasi masyarakat dalam pembangunan sangat krusial dimana bisa membuka kesempatan masyarakat untuk ikut menentukan dan mengawasi kebijakan pembangunan daerahnya. Penelitian dilakukan karena masih belum terpenuhinya kebutuhan masyarakat terkait infrastruktur terutama jalan lingkungan yang ada di Desa Lewomada, meskipun pembangunan jalan lingkungan di Desa Lewomada dalam pelaksanaan pembangunan telah medapatkan porsi penganggaran, maka dari itu partisipasi masyarakat dalam pembangunnan jalan lingkungan perlu diteliti lebih mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui paparan yang jelas terkait keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan jalan lingkungan dalam upaya membangunan jalan lingkungan . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah partisipasi masyarakat yang dilihat dari bentuk partisipasi pikiran, partisipasi tenaga, partisipasi harta benda, partisipasi keterampilan dan kemahiran, dan partisipasi sosial. Subyek yang digunakan adalah dengan teknik Purpose Sampling. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian yang dilakukan peneliti memperlihatkan bahwa antusias masyarakat dalam pembangunan jalan lingkungan sesuai dengan besarnya keinginan masyarakat akan ketersediaan pembangunan yang lebih baik di Desa Lewomada. Proses pembangunan jalan lingkungn di Desa Lewomada berorientasi pada kepentingan dan partisipasi masyarakat, sehingga dalam pembangunan jalan lingkungan masyarakat diberikan otoritas yang sebesar-besarnya sesuai dengan pengetahuan, keterampilan dan pendidikan yang mendukung pembangunan jalan lingkungan di Desa Lewomada. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Pembangunan. Community involvement in development does not mean that the community bears the task of development and its implementation responsibilities but must accept and reuse the effects of development itself. The existence of a community delegation in development is very crucial where it can open up opportunities for the community to participate in determining and overseeing regional development policies. The research was conducted because the community's needs related to infrastructure were still not fulfilled, especially the environmental roads in Lewomada Village, although the construction of environmental roads in Lewomada Village in the implementation of the development had obtained the budgeting portion, therefore community participation in the construction of environmental roads needed to be investigated more deeply. The purpose of this study is to find out clear exposures related to community involvement in the process of building environmental roads in an effort to build environmental roads. This research uses descriptive research with a qualitative approach. The focus of research used in this study is community participation as seen from the form of mind participation, labor participation, property participation, skill and skill participation, and social participation. The subject used was the Purpose Sampling technique. Data collection by interview, observation and documentation. Data analysis uses data collection techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of research conducted by researchers showed that the enthusiasm of the community in the construction of environmental roads is in accordance with the magnitude of the community's desire for better development availability in Lewomada Village. The process of building an environmental road in Lewomada Village is oriented to the interests and participation of the community, so that in the construction of environmental roads the community is given the maximum possible authority in accordance with the knowledge, skills and education that supports the construction of environmental roads in Lewomada Village. Keywords: Community Participation, Development.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KARTU IDENTITAS ANAK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO Mohammad Rizqi Haji Ega Firnanda; Indah Prabawati
Publika Vol 8 No 5 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n5.p%p

Abstract

Kartu Identitas Anak di singkat menjadi KIA merupakan kartu yang secara resmi diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) sebagai bukti diri atau identitas untuk anak usia 16 tahun dan belum menikah. KIA memiliki tujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan, dan pemenuhan hak konstitusional warga Negara yang telah diatur di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016. Untuk itu peneliti melakukan penelitian di Dispendukcapil Sidoarjo sebagai Dinas yang mengelola atau menjalankan penerbitan KIA.Berkenaan dengan hal tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan dari Kartu Identitas Anak Dispendukcapil Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatna kualitatif, dan subjek dalam penelitian ini adalah aparatur Dispendukcapil bagian Daftar Penduduk. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, sehingga data dapat dianalisis dan ditarik kesimpulan. Penelitian ini menunjukan bahwa hasil dari implementasi Kebijakan KIA yang di berlakukan oleh Dispendukcapil telah sesuai dengan teori yang diterapkan untuk penelitian ini, yaitu teori George C.Edward III dimana terdapat empat indikator yang digunakan sebagai bahan acuan penelitian berupa kominikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Implementasi kebijakan KIA di dispendukcapil berdasarkan keempat indikator telah berjalan dengan baik dan sebagaimana mestinya karena dalam pelaksanaannya mengikuti SOP dan Undang-undang yang mengatur KIA. Peneliti menemukan adanya hal-hal yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan sebagai bahan penilaian agar suatu kebijakan dapat lebih baik dan efektif dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Kebijakan tersebut terdapat pada indikator komunikasi dimana dalam implementasinya masyarakat masih ada yang belum mengetahui adanya kebijakan KIA serta bagaimana penerapan dan fungsi KIA yang diberlakukan di daerah Sidoarjo, kemudian ada pada sumber daya fasilitas dimana perlu adanya penambahan pada sarana dan prasarana untuk memberikan kenyamanan bagi pendaftar. Disarankan untuk memberlakukan pendaftaran KIA secara online agar dapat memberikan kemudahan bagi orang tua dan sebagai wadah informasi bagi orang tua serta perlu ada perbaikan dan penambahan fasilitas agar dapat memberikan kenyamanan bagi pendaftar kartu Identitas Anak. Kata kunci : Implementasi, Administrasi Kependudukan, Kartu Identitas Anak The Child Identity Card, shortened to KIA, is a card officially issued by the Sidoarjo Regency Population and Civil Registration Service (Dispendukcapil) as proof of identity or identity for 16 year olds and unmarried children. The Child Identity Card aims to increase data collection, protection, and fulfillment of the constitutional rights of citizens as stipulated in the Minister of Home Affairs Regulation Number 2 of 2016. For this reason, researchers conducted research at the Sidoarjo Regional Office as the Agency that manages or runs the KIA issuance, so that the formulation The problem of this research is how the implementation of the Child Identity Card Policy is carried out at Dispendukcapil implemented or run. In this regard, the purpose of this study is to determine the implementation of policies from the Sidoarjo Dispendukcapil Child Identity Card. This research used a descriptive research type with a qualitative approach, and the subjects in this study were the Dispendukcapil Apparatus in the Population List. This study uses observation data collection techniques, interviews, and documentation, so that data can be analyzed and conclusions drawn. This study shows that the results of the implementation of the MCH Policy implemented by the Ministry of Civil Service and Civil Registration are in accordance with the theory applied for this research, namely the theory of George C. Edward III where there are four indicators used as research reference materials in the form of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Researchers found that there are things that need to be improved or improved as an assessment material so that a policy can be better and more effective in achieving the desired goals. This policy is found in the communication indicators where in its implementation there are still people who do not know about the MCH policy and how the MCH implementation and function is enforced in the Sidoarjo area. It is recommended to apply online MCH registration in order to provide convenience for parents and as a forum for information for parents. Keyword : implementation, population Administration, MHC
IMPLEMENTASI PROGRAM DESA BERWAWASAN PENDIDIKAN DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Shofiyatun Nuzuliyah; Indah Prabawati
Publika Vol 8 No 5 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v8n5.p%p

Abstract

Program desa berwawasan pendidikan adalah program untuk meningkatkan sumber daya aparatur desa yangagamis, sehat, cerdas, terampil, mandiri dan professional; meningkatnya peran serta dan partisipasi masyarakatterhadap kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dansumber daya alami demi meningkatnya taraf hidup dan kemakmuran masyarakat serta mengurangi kesenjangansosial, ekonomi budaya dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi ProgramDesa Berwawasan Pendidikan di Desa Sidomulyo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Metode penelitian inimenggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi,wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajiandata dan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti dengan menggunakan teori George C. Edward IIIbahwa implementasi program desa berwawasan pendidikan ini sudah berjalan dengan baik, namun masihditemukan kendala dalam pelaksanaannya. Terkait dengan komunikasi yaitu pihak pelaksana program ini melaluisosialisasi kepada masyarakat terkait dengan program desa. Terkait dengan sumber daya dalam pelaksanaanprogram secara kualitassudah memadai melihat penempatan pelaksanaan program sudah sesuai seperti pelaksanaprogram dan pengawas lapangan, kemudian terkait dengan disposisi sudah baik dari penujukkan pihak pelaksanadan petugas pengawasan lapangan yang bertanggungjawab dengan dibentuknya kelompok kerja. Terkait denganstruktur organisasi dengan dikeluarkannya SK Kepala Desa Sidomulyo nomor 470/027/473.112.06/II/2015.Kesimpulan dari peneliti masih terdapat kendala pada sumberdaya terkait dengan fasilitas dan sumber dayamanusia yang kurang memadai. Saran dari peneliti yaitu diharapkannya fasilitas dan sumber daya manusia dalampelaksanaan program ini dipenuhi agar pelaksanaan program desa berwawasan pendidikan ini berjalan denganbaik.Kata Kunci: Implementasi, Program, Desa Berwawasan Pendidikan The education-oriented village program is a program to increase the resources of village officials who arereligious, healthy, intelligent, skilled, independent, and professional; participation of the community indevelopment activities and community empowerment to increase economic growth and natural resources in orderto maintain the standard of living and prosperity of the community and reduce social, economic, cultural andeducational activities. This study aims to describe the implementation of the Village Education-Based Programin Sidomulyo Village, Sidayu District, Gresik Regency. This research method uses a descriptive method with aqualitative approach. The data technique used was observation, interview and documentation. The data analysistechnique was carried out by studying the data, data reduction, data presentation and reports. The results of theresearch obtained by researchers using the theory of George C. Edward III show that the implementation of thevillage program with an educational perspective has gone well, but is still being found in its implementation.Related to communication, namely the implementer of this program through socialization to the communityrelated to the village program. With regard to resources in the implementation of the quality program, it issufficient to see that the placement of program implementation is appropriate, such as the program executor andfield supervisors, then related to the good disposition of the appointment of implementing parties and fieldsupervisory officers responsible for the formation of working groups Related to the organizational structure withthe issuance of the Village Head Decree number 470/027 / 473.112.06 / II / 2015. The conclusions of theresearchers are still trapped in problems related to inadequate human resources. Suggestions from researchersare expected that the facilities and human resources in the implementation of this program are fulfilled so thatthe implementation of this educational-oriented village program runs well.Keywords: Implementation, Program, The Village Of Insightful Education.
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA WAUNG KECAMATAN BARON KABUPATEN NGANJUK (STUDI PADA BIDANG PENDIDIKAN) Alfian Fauzi Ardiyanto; Indah Prabawati
Publika Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v9n1.p13-24

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) Bidang Pendidikan penting untuk diterapkan dalam rangka meningkatkan angka sadar pendidikan dan partisipasi pendidikan dasar wajib sembilan tahun serta upaya mengurangi angka kemiskinan yang berlebihan pada suatu keluarga. Pendidikan sebagai perangkat penting dalam menignkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi PKH Bidang Pendidikan di Desa Waung Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis data melalui l) Reduksi data, 2) Penyajian data, dan 3) Verifikasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Implementasi PKH dalam bidang pendidikan, diketahui bahwa fasilitas yang ada dalam implementasi PKH oleh PPKH dalam Bidang pendidikan belum tersedia dengan baik. Sedangkan indikator lainnya sudah terpenuhi dengan baik. Hambatan yang dihadapi dalam Proses verifikasi, kendala fasilitas, dan kendala proses informasi penyaluran dana. Upaya yang dilakukan yaitu meningkatkan proses verifikasi, melibatkan masyarakat dan warga umum, upaya meningkatkan kemampuan aparatur Pemerintah desa, dan konfirmasi ulang terhadap penerima bantuan. Kata Kunci: Implementasi, Program Keluarga Harapan (PKH), Bidang Pendidikan. The background in this research is that the Family Hope Program (PKH) in Education is important to be implemented in order to increase the awareness level of education and participation in basic nine-year compulsory education as well as efforts to reduce excessive poverty in a family. Education as an important tool in improving community welfare. The purpose of this researchwas to determine the Implementation of PKH in Education in Waung Village, Baron District, Nganjuk Regency. The research method used is a qualitative-descriptive method. Data collection techniques using interview, observation and documentation. Data analysis techniques through l) data reduction, 2) data displays and 3) verification. The results as follows: In the implementation of the PKH in the field of education, it is known that the existing facilities in the implementation of the PKH by the Implementers of PPKH in the field of education are not yet available properly. Meanwhile, other indicators have been fulfilled properly. Constraints faced in the verification process, constraints on facilities, and constraints in the information process for the distribution of funds. Efforts made include improving the verification process, involving the community and general citizens, efforts to improve the capacity of village government officials, and reconfirming aid recipients. Keywords: Implementation, Family Hope Program (PKH), Education Sector.
EVALUASI PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENGAMANAN LALU LINTAS MELALUI LAYANAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DRIVE THRU DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN SIDOARJO Linda Wahyuni; Indah Prabawati
Publika Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v9n1.p49-62

Abstract

Program pengendalian dan pengamanan lalu lintas merupakan salah satu program yang telah dicantumkan di dalam Rencana Strategis Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo tahun 2017-2021. Program ini telah dilaksanakan untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan uji kir menggunakan uji kelayakan kendaraan bermotor, yang mana dilakukan secara berkala untuk menguji kendaraan bermotor yang besar, kecil, milik pribadi ataupun perusahaan yang telah melalui tahap lulus layak uji sehingga dapat beroperasi di jalan raya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program pengujian kendaraan bermotor drive thru di Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik dalam penelitian ini melalui metode studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunkan metode deskriptif-kualitatif, dengan mengkompres fakta, objek penelitian, dan data bahasa maupun wacana. Hasil penelitian ini menujukan bahwa program uji kir drive thru masih belum efektif, perbedaan antrian sesudah dan sebelum adanya drive thru tidak signifikan sehingga masih perlu di maksimalkan. Dari segi efisiensi, pelaksanaan uji kir sangat baik dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam hal kecukupan jalur uji dan lahan yang masih kurang menyebabkan antrian panjang masih sering terjadi. Pada kesamaan pengujian dilakukan sesuai antrian pendaftaran. Rensponsivitas masyarakat masih banyak yang memilih jalur pengujian biasa. Keseluruhan pelaksanaan uji kir sudah baik, semua dilakukan sesuai peraturan yang berlaku. Saran dari penelitian ini karyawan lebih disiplin jam buka, menambah jalur baru, membedakan jalur antara jalur biasa dengan drive thru, dan menyelesaikan pembagunan lahan baru uji kir di Jalan Veteran Lingkar Timur. Kata Kunci : Evaluasi , Uji Kir, Drive Thru. The traffic control and security program are one of the programs that have been included in the Strategic Plan of the Sidoarjo Regency Transportation Service for 2017-2021. This program has been implemented to minimize the number of traffic accidents. To achieve this goal, a test car is carried out using a motorized vehicle feasibility test, which is carried out periodically to test large, small, private, or company motorized vehicles that have passed the test-worthy stage so that they can operate on the highway The purpose of this study was to evaluate the drive-thru motorized vehicle testing program at the Department of Transportation, Sidoarjo Regency. The type of research used in this research is descriptive qualitative research. The technique in this research is through the method of literature study, observation, interviews, and documentation. The analysis technique uses descriptive-qualitative methods, by compressing facts, research objects, and language and discourse data. The results of this study indicate that the drive-thru kir test program is still ineffective, the queue difference after and before the drive-thru is not significant so it still needs to be maximized. In terms of efficiency, it is best to carry out the test run according to the applicable regulations. In terms of the adequacy of the test route and the insufficient land, long queues still occur. On the similarity, testing is carried out according to the registration queue There are still many people who choose the usual test route. The overall implementation of the test is good, everything is carried out by the applicable regulations. Suggestions from this research are employees to be more disciplined in opening hours, add new routes, differentiate between the normal route and the drive-thru, and complete the construction of a new land test at Jalan Veteran Lingkar Timur. Keywords: Evaluation, Kir Drive-Thru Test
EVALUASI LAYANAN SURABAYA SINGLE WINDOW (SSW) PADA UNIT PELAYANAN TERPADU SATU ATAP (UPTSA) KOTA SURABAYA Yazid Dwi Kurniawan; Indah Prabawati
Publika Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v9n1.p227-238

Abstract

Pelayanan publik di Indonesia menjadi hal penting yang harus diberikan oleh pemerintahan pusat maupun daerah kepada masyarakat yang dituangkan dalam kebijakan khususnya pelayanan perizinan. Di tengah berkembangnya era reformasi banyak masyarakat yang semakin cerdas dan kebutuhan yang diperlukan semakin meningkat, mendorong pemerintah harus banyak mengeluarkan sebuah kebijakan terkait inovasi di dalam pelayanan publik. Hal tersebut telah menjadi tugas pemerintah daerah dalam pemenuhan terkait pelayanan publik. Salah satunya Kota Surabaya yang mengeluarkan kebijakan e-Government yaitu inovasi pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) Kota Surabaya, inovasi tersebut adalah Surabaya Single Window (SSW). SSW ini merupakan sistem pelayanan dalam bidang perizinan. Tujuan dari sistem ini adalah untuk mempersingkat waktu pelayanan dan pengecekan data serta persyaratan di Kota Surabaya. Setelah dilaksanakan dan berjalan beberapa tahun, maka perlu dilakukan perbaikan dengan mempertimbangkan evaluasi yang telah didapatkan baik dari masyarakat atau organisasi pemerintah yang lainnya. Jenis penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian deskriptif dengan metode penelitian yaitu metode studi pustaka. Fokus penelitian menggunakan enam kriteria evaluasi yaitu 1) Efektivitas, 2) Efisiensi, 3) Kecukupan, 4) Perataan, 5) Responsivitas, dan 6) Ketepatan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan SSW ini sudah sangat baik namun masih terdapat kelemahan dan kekurangan yang muncul di setiap tahun pelaksanaan seperti tidak semua pelayanan perizinan dapat di akses melalui website SSW. Maka dari itu peneliti menyarankan agar tetap memperbaiki kekurangan program SSW ini dengan alternatif penyempurnaan untuk program SSW. Selain itu unit pelaksana pelayanan SSW juga harus meningkatkan kinerja program SSW guna meminimalisir kesalahan yang akan muncul. Kata Kunci : Evaluasi, Surabaya Single Window (SSW), Pelayanan Perizinan Services in Indonesia important things that must provided by central and regional governments to community as outlined in policies especially licensing services. In midst the development of reform era many people are getting smarter and needs are increasing, encouraging the government to issue a lot policies related to innovation in public services. This has become duty of local governments in fulfilling public services. One of them is city of Surabaya which issued an e-Government policy, namely public service innovation implemented by UPTSA of City Surabaya, this innovation is Surabaya Single Window (SSW). SSW is a service system in licensing sector. Purpose of system to shorten service time and check data and requirements in city of Surabaya. After being implemented and running for several years, it necessary to make improvements by considering the evaluations that have been obtained either from community or other government organizations. This research was conducted using descriptive research with research method, namely literature study method. Focus of study used 6 evaluation criteria, namely 1)Effectiveness, 2)Efficiency, 3)Adequacy, 4)Smoothness, 5)Responsiveness, and 6)Accuracy. Results of study conclude the implementation of SSW has been very good but there are still weaknesses and shortcomings that arise in each year of implementation such as not all licensing services can be accessed through SSW website. Therefore, the researcher suggests that we continue to improve shortcomings of SSW with alternative improvements to SSW program. In addition, SSW service implementation unit must also improve the performance SSW program in order to minimize errors that will arise. Keywords: Evaluation, Surabaya Single Window (SSW), licensing services.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS (STUDI AKSESIBILITAS BANGUNAN UMUM DI STASIUN MALANG KOTA BARU) Yeni Wulansari; Indah Prabawati
Publika Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v9n1.p307-320

Abstract

Ketersediaan aksesibilitas digunakan untuk mencapai kemudahan dan kesejahteraan bersama terlebih bagi penyandang disabilitas. Fasilitas yang memadai sangat penting bagi penyandang disabilitas untuk dapat merasakan kemudahan tanpa adanya rasa diskriminasi sesama pengguna fasilitas. Bangunan publik seperti Stasiun Kereta Api nampaknya dapat menjadi perhatian penting dalam menyediakan aksesibilitas fasilitas bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan kriteria pengukuran keberhasilan implementasi menurut Ripley dan Franklin, yaitu tingkat kepatuhan ketentuan yang berlaku, adanya kelancaran rutinitas dan tidak ada masalah, dan aspek terwujudnya kinerja serta dampak yang dikehendaki. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stasiun Malang Kota Baru telah menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas berupa toilet dengan tanda-tanda/signage, ramp/tangga landai, dan pos kesehatan. Namun terdapat aksesibilitas yang belum diberikan yaitu tempat parkir khusus disabilitas, ruang tunggu khusus difabel, elemen pada tangga landai disabilitas, tangga landai/ramp yang maksimal dengan kemiringan 10°, teras stasiun pada pintu masuk yang masih terdapat lubang/cekukan, dan belum menyediakan tangga khusus untuk naik atau turun kereta untuk difabel. Saran dari penelitian ini adalah penyediaan aksesibilitas lebih dimaksimalkan agar dapat memudahkan bagi penyandang disabilitas dalam melakukan kegiatan di stasiun sebagaimana hak mereka atas kesamaan perlindungan sebagai penyandang disabilitas. Kata Kunci: Implementasi, Aksesibilitas, Penyandang Disabilitas. The availability of accessibility is used to achieve mutual convenience and welfare especially for people with disabilities. Adequate facilities are very important for people with disabilities to able for experience convenience without a sense of discrimination among facility users. Public buildings such as as Railway Stations seem to be an an important concern in providing accessibility to facilities for people with disabilities. This research uses the criteria for measuring the success of implementation according to Ripley and Franklin, namely the level of compliance with applicable regulations, the existence of a smooth routine and no problems, and aspects of the realization of the desiredperformance and impact. This research uses a descriptive research method with a qualitative approach. This research uses data collection techniques with literature study. The results showed that Malang Kota Baru Station had provided facilities for people with disabilities in the form of toilets with signage, ramps, and health post. However, there is accessibility that has not been given, namely a special parking area for people with disabilities, a special waiting room for people with disabilities, elements on the ramps for people with disabilities, a ramp with maximum inclination of 10°, the station terrace at the entrance that still has a hole, and has not provided a special ladder to climb or get off the train for people with disabilities. The suggestion of this research is that the provision of accessibility is maximed so that it can make it easier for people with disabilities to carry out activities at the station as their right to equal protection as people with disabilities. Keyword: Implementation, Accessibility, People with Disabilities.
IMPLEMENTASI PROGRAM BERBASIS INOVASI PELAYANAN KEPEGAWAIAN SISTEM APLIKASI PELAYANAN KEPEGAWAIAN (SAPK) (STUDI PADA APLIKASI LAYANAN PENSIUN PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR) Zafrul Dedy Setyawan; Indah Prabawati
Publika Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v9n2.p159-170

Abstract

Electronic government telah banyak diimplementasikan di berbagai instansi seperti pemerintah / instansi pemerintah Negeri bagian maupun swasta. Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur merupakan instansi pemerintah / Negeri bagian yang melaksanakan e-government. Sebagai lembaga pemerintah / Negeri yang mewadahi pejabat publik dalam pelayanan publik adalah Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan Sistem Aplikasi Layanan Kepegawaian (SAPK) khususnya penerapan layanan pensiun pegawai di BKD Provinsi Jawa Timur. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan untuk melakukan penelitian pustaka. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data tambahan yaitu studi tedahulu yaitu SAPK dalam peraturan BKD, SOP dan ASN di Provinsi Jawa Timur. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, representasi data, dan validasi data. Subjek kajiannya adalah keberhasilan implementasi kebijakan, yaitu: 1) Komunikasi ini bukan hanya layanan komunikasi, tetapi juga memperhitungkan data pegawai yang benar dan distribusi informasi jelas dan konsisten yang meminimalkan kurangnya komunikasi antara unit. 2) Sumber daya, yaitu pelaksana SAPK di Provinsi Jawa Timur adalah operator dalam aplikasi, terutama di bagian mutasi pegawai, serta asuransi komputer, aplikasi, softwear. 3) disposisi yaitu Sikap dan komitmen operator di BKD Provinsi Jatim khususnya dibagian mutasi dalam melaksanakan kebijakan tersebut sehingga kebijakan tersebut dapat tercapai sesuai dari sasaran kebijakan tersebut. dan 4) struktur birokrasi yaitu Tanggung jawab dan pembagian antar pelaksana kebijakan (SAPK) di BKD Provinsi Jatim khususnya di bagian Mutasi Pegawai berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dijalankan atas dasar aturan hukum peraturan perundang-undangan ASN. Adapun saran mengoptimalkan sosialisasi sehingga pegawai dapat memanfaatkan fungsi dari program SAPK tersebut secara optimal sehingga partisipasi pegawai dalam menggunakan program dapat berjalan sesuai sasaran kebijakan, kemudian agar data kepegawaian dapat diakses setiap waktu, maka setiap instansi memberikan fasilitas jaringan internet yang baik. Sehingga data kepegawaain dapat dikelola dengan baik serta tepat waktu. Kata Kunci : Implementasi, Inovasi Pelayanan, Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian Electronic government has been implemented in various agencies such as government / state and private government agencies. The Regional Civil Service Agency of East Java Province is a state / government agency that implements e-government. As a government / state institution that accommodates public officials in public services is the Civil Service Application System (SAPK). The purpose of this study is to describe the application of the Employment Service Application System (SAPK), especially the application of employee retirement services in BKD, East Java Province. In this study, qualitative methods were used to conduct library research. Sources of data in this study use additional data sources, namely previous studies, namely SAPK in the BKD, SOP and ASN regulations in East Java Province. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data representation, and data validation. The subject of the study is the success of policy implementation, namely: 1) This communication is not only a communication service, but also takes into account correct employee data and clear and consistent information distribution that minimizes the lack of communication between units. 2) Resources, namely SAPK implementers in East Java Province, are operators in applications, especially in the section for employee transfer, as well as computer insurance, applications, softwear. 3) disposition, namely the attitude and commitment of operators in the BKD of East Java Province, especially in the mutation section in implementing the policy so that the policy can be achieved in accordance with the policy objectives. and 4) bureaucratic structure, namely responsibility and distribution among policy implementers (SAPK) in the BKD of East Java Province, especially in the Division of Employee Movements based on Standard Operating Procedures (SOP) carried out on the basis of statutory rules and regulations of ASN. There are suggestions for optimizing socialization so that employees can take advantage of the functions of the SAPK program optimally so that employee participation in using the program can run according to policy goals, then so that employment data can be accessed at any time, each agency provides good internet network facilities. So that employee data can be managed properly and on time. Keywords: Implementation, Service Innovation, Personnel Service Application System.
EVALUASI DAMPAK PROGRAM BROADBAND LEARNING CENTER DI TAMAN PRESTASI SURABAYA Via Mega Arista; Indah Prabawati
Publika Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v9n2.p283-294

Abstract

Broadband Learning Center adalah program pelatihan komputer gratis yang disediakan oleh Pemerintah Kota Surabaya yang bertujuan untuk menjawab permasalahan di Surabaya seperti masyarakat yang kurang menguasai teknologi dan meningkatkan produktivitas dalam menggunakan teknologi. Broadband Learning Center telah memiliki 52 titik lokasi yang sudah menyebar di seluruh wilayah Surabaya salah satunya di Taman Prestasi Surabaya. Dalam program Broadband Learning Center tersebut masih terdapat kendala seperti kurang meratanya informasi mengenai Broadband Learning Center kepada seluruh lapisan masyarakat dan kendala dalam pelaksanaan pelatihan. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran terkait dampak program Broadband Learning Center di Taman Prestasi Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan penelitian studi kepustakaan (library research) yang dimana data diperoleh dari literatur-literatur terkait dengan topik penelitian seperti makalah, artikel, jurnal dan berita dari website (internet). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa program Broadband Learning Center di Taman Prestasi Surabaya berdampak pada Individu dengan adanya kemudahan mendaftar dan meningkatkan kemampuan di bidang teknologi. Dampak pada organisasional yaitu adanya penghargaan untuk Pemerintah Kota Surabaya yang didapat melalui program Broadband Learning Center ini. Pelatihan ini juga berdampak pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap instansi pemerintah dan berdampak pada lembaga sosial atau sistem sosial seperti lembaga pendidikan dan lembaga ekonomi. Saran dalam pelaksanaan Broadband Learning Center ini yaitu mensosialisasikan program secara berkala, mengupgrade sarana prasarana untuk pelatihan dan menambah variasi materi yang lain sehingga dapat menarik minat masyarakat. Kata Kunci: Dampak, Broadband Learning Center. The Broadband Learning Center is a complimentary computer training program provided by the Surabaya Government which aims to answer the problems in Surabaya, such as people who are clueless about technology to increase their productivity in using technology. This Broadband Learning Center has 52 location points that have spread throughout the Surabaya area, one of them is located in Taman Prestasi Surabaya. In the implementation of the Broadband Learning Center program, there are still have obstacles such as the lack of even information about the Broadband Learning Center to all levels of society and constraints in the implementation of training. This research aims to provide an overview of the impact evaluation of the Broadband Learning Center program in Taman Prestasi. This research uses a qualitative approach and uses library research. The data is obtained from literature related to the research topics from papers, articles, journals, and news from websites (internet). The results of this research state that the Broadband Learning Center program in Taman Prestasi Surabaya impacts individuals with the ease of registering and increasing skills in the field of technology. The organizational impact is an award for the Surabaya City Government obtained through the Broadband Learning Center program. This training also impacts increasing public trust in institutions government and impacts social institutions or social systems such as educational institutions and economic institutions. Suggestions on implementing the Broadband Learning Center are to regularly socialize the program, upgrade the infrastructure for training, and add a variety of other materials to attract public interest. Keywords: Impact, Broadband Learning Center
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN VAKSINASI COVID-19 DI PUSKESMAS KEDUNGDORO KECAMATAN TEGALSARI KOTA SURABAYA Ruli Ani Siregar; Indah Prabawati
Publika Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v10n2.p471-486

Abstract

The Indonesian government issued a COVID-19 vaccination policy as an effort to overcome the Covid-19 problem. The Kedungdoro Health Center is one of the health facilities located in the city center with a dense level of community mobility. With the density of mobility, group immunity is needed to overcome the spread of the Covid-19 virus by vaccinating against Covid-19. The purpose of this study is to describe the implementation of the Covid-19 Vaccination Policy at the Kedungdoro Health Center as an effort to protect themselves from the covid-19 virus by usingindicators content of policy and context of policy. The research method used is a qualitative approach research method with descriptive research type. Data collection techniques used are participant observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study were based on indicators of content of policy, namely the benefits of a vaccination policy being able to reduce cases of positive patients and deaths due to COVID-19 at the Kedungdoro Health Center. This is also driven by the role of good program implementers and sufficient resources. The obstacles encountered were the level of community compliance was still lacking due to fear of needles, fear of comorbid patients, and doubts about the effectiveness of vaccines due to the spread ofnews hoax. Meanwhile, inindicators context of policy, the strategies used are socialization, creatinggroups WhatsApp, door to door and vaccination monitoring throughapplications Pcare and Smile. The vaccination process carried out by the Kedungdoro Health Center was in accordance with technical instructions, but there was a lack of preparation in its implementation. The researcher's suggestion is that the puskesmas carry out routine socialization more deeply by explaining the contents of policies that regulate vaccination to convince the public regarding the importance of covid-19 vaccination accompanied by monitoring the spread ofnews hoax. Keywords: Policy Implementation, Vaccination, Covid-19.
Co-Authors ACHMAD IRGI RIZA ARTANDI Achmad Nabil Nurul Haq Aditya Ramadhani, Bayu Ahmad Nizar Hilmi AIMATUSH SHOLIHAH AINUN KUSUDUR Alfian Fauzi Ardiyanto ALJARREAU MAHMUD SUTRISNO ANIS NUR FADHILAH ANUGRAH ARY KURNIAWAN Arik Susanti BERIL ISDITYO NADIS Christina Yovanka Cindy Dwi Antika DELDHA EQY ARTAMALIA DIAN ARLUPI UTAMI DIAZ ASTIZA DINA HARDIYANTI DINA SRI ANITA DINDA PLAWINDRI NOVIANTARI ELYSA PUSPITA SARI Eny Sulistyowati Eva Hany Fanida FANDI EKA SETYAWAN PUTRA FINA ANGGRAENI Firda Aprilian Putri firdanada ristriannisa FITRI NILAM SARI FITROTUN NISWAH FLORIDA SYAKILA SEPTIANTI HENDRO ADI WIBOWO HIMMA FARIDATUL HUSNA IKE PENILITA Imelda Melina Sari Intan Ismariana KHANIN KHOLID MABRURI Linda Wahyuni M AINUDIN AL AFGHONI M.Noer Falaq Al Amin MAHENDRA GITA NILASARI Mariana Irbach Khonsa R Mariya Ulfa Meirinawati MOHAMMAD ANDRE DJORGHY Mohammad Rizqi Haji Ega Firnanda Muhammad Akbar Muhammad Rizky Hidayat Nafa Nabilla Dwi Eriana Nindia Ananta Zalfa Wijaya NOVIA MUQTI YUNISIA AINUR HAQIQI NUR AHMED NUR ENGGAR IRIANI NUR MUFIDAH Oktavia Putri Mandasari Paulina Binti Achmad Putri Ayu Lailatun Nafi’ah Rahmawati, Novika RAKA AMYRUL SURYA RASHIF GHANI HARVIANTO REZA RAHMAD KURNIAWAN RIA PITRIANI RISKHA LAILA FITRIANA Rizki Wahyu Amanta Ruli Ani Siregar RUNGKY LECESNAWATI Salsa Izza Shafinaz Sukardi SATRIA BUDI SETIAWAN SHERYN WIJAYANTI Shofiyatun Nuzuliyah SILVIA AYU ARIYANTI Siska Wulandari SUCI NURUL ALLIFAH TAURAN Tauran, T. Tjitjik Rahaju Tjitjik Rahayu Trenda Aktiva Oktariyanda Via Mega Arista WINDIANY PUTRI EFFENDY Yazid Dwi Kurniawan Yeni Wulansari YULI YANA WULANSARI YUNITA EKA RIZKI LESTARI Zafrul Dedy Setyawan ZULIA SAIDAH