Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Uji Coba Media Diari Giziku Pada Siswa di SDS IT AL Wahdah Kota Kendari Tahun 2024 Devi Savitri Effendy; Nabila Dwi Saputri; Hartati Bahar; Hariati Lestari; Febriana Muchtar; Ramadhan Tosepu
MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Februari : MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mengabdi.v3i1.1256

Abstract

Multiple nutrition remains a major problem in Indonesia, including among school-age children, which can affect the quality of human resources in the future. School-age children are a group that is vulnerable to nutritional problems because they need diverse food intake for optimal growth and development. The purpose of this activity is to determine the difference in students' knowledge about balanced nutrition before and after being given education through my nutrition diary media at SDS IT ALWahdah Kendari in 2024. Data were collected through questionnaires distributed both before and after education, using the Diari Giziku book media. Students who will receive education are 35 students. The assessment results of the paired sample t-test test show the p-value of knowledge (0.000) < α (0.05), attitude (0.000) < α (0.05), and motivation (0.000) < α (0.05), meaning that there is a difference in knowledge before and after being given education through my nutrition diary media, therefore it can be concluded that my nutrition diary media is a medium that can increase students' understanding of balanced nutrition.
A climate Encouraging the Growth and Flourishing of Monkeypox in Indonesia Ramadhan Tosepu; Effendy, Devi Savitri; Nasaruddin, Nasaruddin; Asriati, Asriati; Yusran, Sartiah
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 5 No. 1: MARCH 2025
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v5i1.6198

Abstract

Introduction: Introduction: Climate change has significant impacts on human health and has the potential to trigger the emergence of various diseases by changing temperature, rainfall, wind patterns, and sunlight exposure. These changes create environmental conditions that support the survival, reproduction, and spread of disease-causing agents, such as viruses and bacteria. Adaptation of disease agents to these changes increases the risk of disease spreading in the community. In addition, climate change also expands the range of some disease agents, which were previously limited to certain areas, thus having a wider impact. Low temperatures (10–25°C), high humidity (?70%), and limited sunlight (UV index <6) promote the environmental persistence of the monkeypox virus, whereas high temperatures (>30°C) and UV exposure (290–320 nm) accelerate its degradation, influencing transmission patterns and infection risk in humans and animals. Methods: This study examines the climate conditions that may support the development of monkeypox in Jakarta. The main focus of this study is to identify climate factors, such as temperature, humidity, and rainfall patterns, that allow the spread of monkeypox virus. Climate data are analyzed to understand how these conditions play a role in increasing the risk of monkeypox virus transmission, both from animals to humans and between humans. Results: Our findings indicate a minimum temperature of 27.96°C, a maximum of 33.74°C, and an average of 30.11°C. The average humidity was 74.21%. The duration of sunlight ranged from a minimum of 7.30 hours to a maximum of 9.60 hours. Conclusion: Climate factors are key triggers in the development of Monkeypox within the environment. Specific temperature and humidity levels can create favorable conditions for the spread of the Monkeypox virus in certain regions. Additionally, extreme climate fluctuations may influence the spread patterns and severity of the disease, underscoring the importance of understanding how environmental conditions affect the transmission of diseases like Monkeypox.
SEHAT DAN CERIA BERSAMA GIZI SEIMBANG: PENGABDIAN MASYARAKAT DI TK NEGERI PEMBINA WAWONII BARAT Afifah, Nur; Devi Saviri Effendy; Ramadhan Tosepu; Waode Salma
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 4 (2025): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i4.5840

Abstract

Masalah gizi pada anak usia dini masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah pesisir seperti Kabupaten Konawe Kepulauan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak usia taman kanak-kanak dan guru mengenai pentingnya gizi seimbang melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Pengabdian dilaksanakan pada bulan Mei 2025 di TK Negeri Pembina Wawonii Barat dengan melibatkan 15 anak dan 4 guru sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi pelatihan guru, edukasi anak melalui media interaktif seperti permainan, kartu gizi, dan lagu edukatif, serta observasi partisipatif dan evaluasi kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anak mengenai makanan sehat, dengan lebih dari 80% mampu mengelompokkan makanan bergizi secara benar. Guru juga menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyampaikan edukasi gizi secara kreatif. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi gizi yang dikemas secara menyenangkan dan melibatkan guru secara aktif dapat meningkatkan literasi gizi pada anak usia dini. Diharapkan program serupa dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain, khususnya di wilayah kepulauan dan pesisir yang rentan terhadap permasalahan gizi.  
GAMBARAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGEPTY PADA DESA LANTAWONUA, KECAMATAN RUMBIA, KABUPATEN BOMBANA, TAHUN 2024 Wa Ode Mutmainnah; Sun Juniar Marno; Arsela Eka Putri; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyamuk Aedes Aegepty merupakan vektor yang membawa virus dengue yang dapat menyebabkan penyakit DBD. Penyakit demam berdarah ini merupakan penyakit demam akut yang bisa menyebabkan kematian. Kasus DBD saat ini sedang meningkat di Provinsi Sulawesi Tenggara, terkhususnya di wilayah Kabupaten Bombana. Tujuan dilakukan kegiatan pemantauan ini untuk mengetahui sebaran jentik nyamuk Aedes Aegepty pada setiap dusun di Desa Lantawonua, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Dalam kegiatan ini metode yang digunakan adalah observasi lapangan yang dilakukan pada setiap dusun di Desa Lantawonua. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa dari ketiga dusun yang dilakukan pemantauan jentik nyamuk, hanya rumah - rumah pada dusun Lantawonua dan Puntongari yang ditemukan adanya jentik nyamuk. Sedangkan, rumah - rumah pada Dusun Ladoa tidak ditemukan adanya jentik nyamuk.
PENGARUH EDUKASI JAJANAN SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU PADA SISWA(I) SDN 21 LANTAWONUA Yumi Cantika; Sitti Normalindah; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian keracunan pangan sering kali masih terjadi dikalangan usia anak Sekolah. Salah satu pangan yang sering dikonsumsi anak usia sekolah adalah Jajanan Anak Sekolah (JAS). Harga yang murah, mudah didapat, menarik, dan bervariasi menjadi alasan anak usia sekolah tertarik untuk membeli makanan jajanan. Anak usia sekolah merupakan usia yang rentan terhadap berbagai penyakit, khususnya yang berhubungan dengan pencernaan seperti diare dan cacingan karena diusia anak sekolah yang masih sering jajan di luar. Berdasarkan Laporan Akhir Hasil Monitoring Dan Verifikasi Profil Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Nasional dalam 10 tahun terakhir, menunjukkan bahwa 98,9% anak jajan di sekolah dan hanya 1% yang tidak pernah jajan. Perilaku jajanan sembarangan dan tidak terkontrol sering menjadi masalah tersendiri bagi anak sekolah. program pengapdian masyarakat dalam bentuk penyuluahan tentang jajana sehat kepada Siswa (i) SDN 21 Lantawonua , sebagai bentuk upaya untuk meningkatakan pengetahuan Siswa (i) dinyatakan berhasil hal ini dapat di buktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan setelah di lakukanya penyuluhan hal ini di peroleh dari hasil post test yang di bagikan.
PENYULUHAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PEMBERIAN VITAMIN A PADA ANAK DI DESA LANTAWONUA Putri Wahyu Enjelita; Windiastuti; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin A adalah zat gizi yang paling penting dikarenakan konsumsi makanan kita sehari- hari yang belum mencukupi kebutuhan vitamin A didalam tubuh, sehigga diperlukan asupan vitamin A dari luar tubuh. Kekurangan vitamin A (KVA) akan meningkatkan angka kesakitan bahkan sampai sampai menyebabkan kematian, keluhan yang sering didapat bila seseorang menderita KVA gejalanya bisa di dapat seperti mudah diserang diare, radang paru-paru, pneumoria, dan akhirnya kematian. Dampak dari pengetahuan yang kurang terutama bagi ibu yang mempunyai balita salah satunya tidak mengetahui pentingnya vitamin A serta manfaat dari vitamin A. Maka dari itu kegiatan edukasih diperlukan kepada masyarakat agar memiliki pengetahuan untuk menghindari bahaya gangguan kekurangan Vitamin A. Berdasarkan hasil kuesioner pre-test dan post-test didapatkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata pre-test yang diberikan sebelum penyuluhan dan post-test diberikan setelah penyuluhan. Hal ini menandakan bahwa penyuluhan yang diberikan serta pemberian leaflet kepada masyarakat sebagai media penyuluhan serta hasil merubah pengetahuan mereka
MENINGKATKAN KESEHATAN DENGAN KEGIATAN SEJURA (SENAM JUMAT CERIA) DI SDN 21 LANTAWONUA Sestika Munawar Dina; Nabila Aprilia Zahra Rahman; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senam adalah latihan tubuh yang dipilih dan diciptakan dengan sengaja dan berencana, disusun secara sistematik dengan tujuan membentuk dan mengembangkan keseluruhan yang harmonis. Senam merupakan salah satu olahraga populer di sekolah. Hasil dari kegiatan senam pagi pada bidang kesehatan masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKN-MBKM yang telah dilaksanakan pada hari jum’at tanggal 26 April 2024 di SDN 21 Lantawonua, Kecamatan Rumbia, Bombana. Menjaga kesehatan jasmani sangatlah penting bagi manusia. Dengan melakukan kegiatan senam pagi dapat memberikan manfaat yang baik bagi tubuh manusia dan merupakan salah satu cara kita menjaga daya imun agar tetap kuat dan terhindar dari berbagai virus. Seperti yang sudah di lakukan siswa/siswi di SDN 21 Lantawonua yang mengikuti kegiatan senam pagi dan merasa lebih baik setelah melakukan senam pagi.
PEMERIKSAAN KESEHATAN (TEKANAN DARAH, KOLESTROL, ASAM URAT, DAN GULA DARAH) DI DESA LANTAWONUA Maria Pasolon; Santy Aulya Pratiwi Genda; Siti Nur Rahmawati; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan, pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau, berhak secara mandiri dan bertanggung jawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya, mendapatkan lingkungan yang sehat bagi pencapaian derajar kesehatan, mendapatkan informasi dan edukasi tentang kesehatan yang seimbang dan bertanggung jawab. Pentingnya pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala menjadi dasar dilakukannya pengabdian kepada masyarakat. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, kolesterol, asam urat dan glukosa darah) masyarakat di Desa Lantawonua Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana. Kegiatan dilakukan dengan membagikan kupon kepada masyarakat beberapa hari sebelumnya. Pada hari pelaksanaan, masyarakat melakukan registrasi kemudian mulai memeriksa kesehatan berupa tekanan darah, kolesterol, asam urat, dan gula darah. Hasil pemeriksaan dicatat kemudian dijelaskan bagaimana hasil dari seluruh pemeriksaan yang sudah dilakukan. Berdasarkan hasil dari kegiatan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa hasil dari kegiatan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, kolesterol, asam urat dan gula darah dapat digunakan untuk mengetahui keadaan kesehatan masyarakat.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Remaja di Sma Negeri 9 Kota Kendari Sulawesi Tenggara Dea Febrian; Kesya Natania; Istiqomah Irwan; Inun; Dwi Kartika Puspitasari; Ramadhan Tosepu; Hariati Lestari; Febriana Muchtar; Hartati Bahar; Devi Savitri Effendy; Sartiah Yusran; Fadilla Ilmiah
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v1i2.54

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat dan bertanggung jawab. Namun, masih banyak remaja di Indonesia yang memiliki pemahaman terbatas mengenai kesehatan reproduksi, yang menyebabkan tingginya risiko perilaku seksual berisiko. Berdasarkan data nasional tahun 2022, Provinsi Sulawesi Tenggara menempati urutan ke-29 dalam jumlah kasus HIV/AIDS, dengan total 1.516 kasus. Di Kota Kendari sendiri, terjadi lonjakan kasus HIV yang cukup signifikan, yakni meningkat dua kali lipat pada tahun 2022. Tercatat sebanyak 272 orang dinyatakan positif HIV/AIDS dari bulan Januari hingga November di tahun yang sama. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja melalui kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan di SMA Negeri 9 Kendari. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan permainan edukatif Ranking Satu yang diikuti oleh 25 siswa sebagai kelas percontohan. Hasil pre-test menunjukkan skor rata-rata sebesar 92, sedangkan post-test menunjukkan skor rata-rata sebesar 98,6. Dengan demikian, terjadi peningkatan skor rata-rata sebesar 6,6 poin atau sekitar 7,17%. Penyuluhan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran remaja serta dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dengan cara yang benar. Sebaiknya, kegiatan seperti ini perlu rutin dilakukan di sekolah agar banyak remaja yang sadar akan pentingnya menjaga diri sejak dini.