Claim Missing Document
Check
Articles

Kurasi dan Sosialisasi Sebagai Tahap Awal Pengembangan Festival Seni Difabel di Yayasan Sanggar Insan Harapan Klaten Henny Tri Hastuti Hasana; Dahlan Susilo; Arif Yulianto; Angga Kusuma Dawami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5093

Abstract

Penyandang disabilitas, khususnya anak-anak dengan autisme di Kabupaten Klaten, menghadapi keterbatasan akses terhadap ruang ekspresi seni dan publikasi karya. Yayasan Sanggar Insan Harapan (SIH) sebagai komunitas binaan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) memiliki potensi besar untuk mengembangkan seni inklusif, namun memerlukan pendampingan dalam aspek kurasi, publikasi, dan identitas sosial. Program Inovasi Seni Nusantara menjadi bagian dari upaya penguatan peran difabel dalam ekosistem seni melalui inovasi berbasis seni, desain, dan media. Program ini bertujuan untuk memperkuat identitas sosial difabel melalui penyelenggaraan Festival Seni dan Budaya Disabilitas Klaten 2025, serta meningkatkan kapasitas mitra dalam manajemen, kurasi, dan publikasi karya seni difabel secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui dua tahap awal, yaitu: a) Sosialisasi program, guna memperkenalkan tujuan, tahapan kegiatan, dan peran masing-masing pihak (SIH, PPDK, dan tim pelaksana).b) Kurasi awal karya seni, untuk menyeleksi dan mengelompokkan karya anak-anak difabel berdasarkan tema, teknik, dan potensi pameran. Hasil tahap awal menunjukkan meningkatnya pemahaman mitra terhadap tujuan program, serta lahirnya panduan kurasi awal sebagai acuan dalam menyiapkan pameran. Kegiatan sosialisasi dan kurasi awal berhasil membangun kesadaran dan komitmen awal mitra dalam mengembangkan seni inklusif. Tahapan selanjutnya akan diarahkan pada pelatihan peningkatan keterampilan, penataan ruang pamer, dan penerapan inovasi digital melalui website dan festival seni.
Perancangan Motion Graphic sebagai Pengenalan Kain Tenun Lurik untuk Siswa SMK di Boyolali Agustina, Andina Aulia; Anwar, Ahmad Khoirul; Yulianto, Arif
JURNAL ASSOSIATIV Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Asosiatif
Publisher : Fakultas Sosial Humaniora dan Seni Usahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This final project focuses on designing motion graphics to introduce vocational high school students to lurik woven fabric, especially the Tuluh Watu motif. This design is motivated by the low interest and limited understanding of the younger generation toward lurik fabric compared to batik, especially regarding traditional motifs, so media is needed to attract attention while conveying information clearly. The objective of the design is to produce a digital educational media that is modern, informative, educative, and visually appealing. Motion graphics are designed with a communicative, fun cartoon visual style that combines traditional and modern elements to resonate with vocational high school students. The method used design thinking with five stages, namely empathize, define, ideate, prototype, and test. The empathize stage is carried out through observation, surveys, and interviews to understand the conditions, preferences, and perceptions of students towards lurik fabric, the define stage formulates the main problems and needs of the audience, the ideate stage produces various visual and narrative concepts, and the prototype stage creates an initial version of the motion graphic that combines cartoon animation, Tuluh Watu motif illustrations, warm tertiary colors, and a combination of sans serif and decorative typography. The resulting design consists of a motion graphic concept and prototype that clearly and engagingly introduces the Tuluh Watu motif. It uses a light, communicative visual style, with color and typography that support readability and aesthetics. This creates a modern, informative, and relevant visual medium for vocational school students. Keywords Motion Graphic; Lurik Woven Fabric; Tuluh Watu Motif; Design Thinking; Cartoon Visuals
Analisis Representasi Identitas Budaya Lokal pada Environmental Graphic Design Pasar Dhoplang Wibowo, Yudi; Yulianto, Arif; Hiedayati Berliana Putri, Cornelia
JURNAL ASSOSIATIV Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Asosiatif
Publisher : Fakultas Sosial Humaniora dan Seni Usahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran budaya visual kontemporer yang sangat dominan di ruang publik dewasa ini cenderung mengubah eksistensi simbol dan nilai budaya setempat. Sebagai akibatnya, identitas budaya lokal kian terdesak keberadaannya dalam konteks kehidupan sehari-hari masyarakat. Situasi ini mendorong pentingnya memperkuat representasi budaya daerah lewat media komunikasi visual yang dapat menghidupkan kembali nilai, karakter, dan makna budaya lokal. Environmental Graphic Design atau Desain Grafis Lingkungan berfungsi secara strategis sebagai media visual yang menciptakan identitas ruang sekaligus menjadi alat komunikasi budaya bagi masyarakat. Pasar Dhoplang sebagai pasar makanan tradisional menyajikan konsep visual yang mengangkat budaya Jawa melalui berbagai elemen Environmental Graphic Design, seperti ilustrasi, tipografi, warna, simbol, dan ornamen visual. Keunikan penggunaan elemen-elemen itu menjadikan Pasar Dhoplang sebagai ruang publik yang berfungsi tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga sebagai sarana representasi identitas budaya setempat. Studi ini bertujuan menganalisis penggambaran identitas budaya lokal dalam Environmental Graphic Design Pasar Dhoplang. Penelitian ini difokuskan pada analisis elemen visual yang dipakai serta arti simbolis yang terkandung di dalamnya sebagai sarana komunikasi visual budaya setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi visual terhadap elemen Environmental Graphic Design, dokumentasi visual, dan penelitian pustaka. Analisis data dilakukan dengan pendekatan formalist untuk mengkaji elemen-elemen visual serta pendekatan semiotik untuk memahami arti dan simbol budaya yang direpresentasikan. Hasil penelitian menyatakan bahwa Desain Grafis Lingkungan Pasar Dhoplang berperan sebagai alat strategis dalam mencerminkan identitas budaya Jawa serta menciptakan citra pasar yang berkelanjutan dan menarik. Desain bukan sekadar sarana komunikasi visual, melainkan juga instrumen yang membangun makna, ideologi, dan pengalaman ruang yang mengintegrasikan budaya, ekonomi, dan ekologi dalam satu sistem yang harmonis.
Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada PT. Masterban Berkat Indonesia Palembang Wijaya, Hendri; Yulianto, Arif
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63472

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perusahaan untuk melakukan transformasi digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing. PT Masterban Berkat Indonesia, sebuah perusahaan ritel otomotif roda dua yang memiliki 11 outlet di Palembang, menghadapi tantangan dalam pengelolaan sistem informasi yang belum terintegrasi. Permasalahan utama meliputi pencatatan stok manual antar outlet, ketidaksesuaian data inventory, dan proses pendataan barang yang memakan waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan strategis sistem informasi menggunakan metode Ward and Peppard agar teknologi informasi dapat selaras dengan strategi bisnis perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara, observasi, dan studi literatur. Teknik analisis data menggunakan SWOT Analysis, PESTEL Analysis, Five Forces Porter, Value Chain Analysis, Balanced Scorecard, dan McFarlan Strategic Grid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Masterban membutuhkan pengembangan sistem informasi terintegrasi berbasis website dan mobile application yang mencakup sistem penjualan, inventory, keuangan, dan kepuasan pelanggan. Portofolio aplikasi strategis yang diusulkan meliputi Website Penjualan dan Promosi Terintegrasi, Aplikasi Mobile Penjualan, Sistem Informasi Inventory, dan Sistem Informasi Keuangan dengan estimasi biaya implementasi sekitar Rp 70.000.000 dalam waktu 6-8 bulan. Perencanaan strategis ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses bisnis, mengurangi kesalahan pencatatan, serta memperkuat daya saing perusahaan dalam industri otomotif roda dua melalui transformasi digital yang terukur dan berkelanjutan.
Model Bisnis Signature Coffee:Inovasi Produk dan Strategi Diferensiasi di Pasar Kopi Lokal Yulianto, Arif
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 1 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas model bisnis yang diterapkan oleh Signature Coffee, sebuah entitas bisnis kopi yang berupaya menonjol di tengah ketatnya persaingan pasar kopi lokal. Fokus utama adalah bagaimana Signature Coffee melakukan inovasi produk dan menerapkan strategi diferensiasi untuk menarik serta mempertahankan pelanggan. Analisis mencakup tinjauan terhadap tren pasar kopi lokal, identifikasi elemen kunci inovasi produk.(seperti minuman signature, biji kopi unik, atau metode penyeduhan khusus), serta eksplorasi strategi diferensiasi yang digunakan (misalnya, pengalaman pelanggan, branding, atau komunitas). Tujuan jurnal ini adalah memberikan pemahaman tentang faktor-faktor keberhasilan sebuah bisnis kopi di pasar yang kompetitif melalui studi kasus Signature Coffee.Kata Kunci: Model Bisnis, Kopi Lokal, Inovasi Produk, Diferensiasi, Strategi Pemasaran, Signature Coffee.