Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS POSTER HASIL KREATIVITAS SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 3 SINGARAJA DARI ASPEK BAHASA DAN ISI Ni Putu Veni Antari; Made Sri Indriani; Gde Artawan
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i2.20386

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimanakah aspek bahasa dalam poster hasil kreativitas siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja?, (2) Bagaimanakah aspek isi yang terdapat pada poster hasil kreativitas siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja?. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis bahasa dalam bentuk penggunaan kalimat efektif pada poster hasil kreativitas siswa, (2) menganalisis aspek isi yang terdapat pada poster hasil kreativitas siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah poster hasil kreativitas siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja . Objek dalam penelitian ini adalah bahasa dan isi poster. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa ciri-ciri penggunaan kalimat efektif dalam poster hasil kreativitas siswa yaitu: (1) kesepadanan, (2) ketegasan, (3) kehematan. Terdapat aspek isi yang mengacu pada (1) menarik perhatian pembaca, (2) komposisi dasar, (3) kesesuaian gambar dengan pernyataan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sebanyak 23 siswa yang berhasil menggunakan kalimat efektif dalam bentuk kesepadanan, 27 siswa yang berhasil menggunakan kalimat efektif dalam bentuk penekanan dan 20 siswa yang berhasil menggunakan kalimat efektif dalam bentuk kehematan. (2) Sebanyak 23 siswa yang berhasil menulis poster dikriteria menarik, 24 siswa berhasil dalam komposisi poster dan 29 siswa yang berhasil mengaitkan gambar dengan pernyataan.
ANALISIS KALIMAT IMPERATIF DALAM VIDEO TUTORIAL SKINCARE CLARIN HAYES DI YOUTUBE DAN RELEVANSINYA PADA PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR DI SMA Anak Agung Sri Darmawanti; Made Sri Indriani; Made Astika
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i2.20488

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan kalimat imperatif dalam video tutorial skincare Clarin Hayes di Youtube, dan (2) untuk mendeskripsikan kesesuaian video tutorial skincare Clarin Hayes di Youtube sebagai bahan ajar teks prosedur di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan teknik analisi deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) video tutorial skincare Clarin Hayes menggunakan lima macam kalimat imperatif; kalimat imperatif permintaan paling banyak digunakan dalam video tutorial skincare Clarin Hayes; yang terdiri atas 9 kalimat imperatif biasa, 23  kalimat imperatif permintaan, 5 kalimat imperatif pemberian izin, 9 kalimat imperatif ajakan, dan 15 kalimat imperatif suruhan; (2) video tutorial skincare Clarin Hayes memiliki relevansi dengan pembelajaran teks prosedur di SMA; video tutorial Skincare Clarin Hayes memiliki struktur dan syarat sesuai dengan pembelajaran teks prosedur, semua struktur dan kaidah kebahasan dalam teks prosedur; terdapat dalam video tutorial skincare Clarin Hayes hanya saja menggunakan gaya bahasa nonbaku
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT MELALUI MEDIA GAMBAR ILUSTRASI PADA SISWA KELAS X IPA 2 SMA NEGERI 2 MENGWI KD SEPTI DWIANTARI .; Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i2.21425

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan menentukan (1) langkah-langkah pembelajaran menulis teks anekdot melalui media gambar ilustrasi, (2) hasil belajar menulis teks anekdot melalui media gambar ilustrasi, dan (3) respons siswa terhadap pembelajaran menulis teks anekdot melalui media gambar ilustrasi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X IPA 2 SMA Negeri 2 Mengwi. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran media gambar ilustrasi, peningkatan hasil belajar, dan respons siswa dalam penggunaan media gambar ilustrasi. Data dalam penelitian dikumpulkan melalui observasi, metode tes, dan metode kuesioner dan analisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot (2) media gambar ilustrasi meningkatkan kemampuan menulis hal ini dibuktikan dari hasil belajar siswa secara klasikal pada prasiklus 65,00 (cukup), pada siklus I meningkat sebesar 76,85 (baik), dan siklus II meningkat sebesar 79,98 (baik), dan (3) respons siswa terhadap penggunaan media gambar ilustrasi tergolong positif dengan rata-rata skor pada siklus I sebesar 42,60 (positif) dan meningkat pada siklus II sebesar 45,88 (positif). Kata Kunci : kemampuan menulis, media gambar ilustrasi, siswa SMA Classroom Action Research aims to determine (1) the steps of learning to write anecdotal texts through illustrative media, (2) the results of learning to write anecdotal texts through illustrative media, and (3) student responses to learning to write anecdotal texts through media illustrated image. The subjects of this study were teachers and students of class X IPA 2 Mengwi State Senior High School 2. The object of this research is the steps of learning media illustration images, improving learning outcomes, and student responses to the use of illustrated media images. The data in the study were collected through observation, test methods, and questionnaire and analysis methods with quantitative descriptive and qualitative descriptive techniques. The results of this study indicate that (1) the appropriate learning steps to improve the ability to write anecdotal text (2) illustrative media media improve the ability to write this is evidenced by the student learning outcomes in a classic on prasiklus 65.00 (enough), in the first cycle increased by 76.85 (good), and the second cycle increased by 79.98 (good), and (3) the students' response to the use of illustration media media was classified as positive with an average score in the first cycle of 42.60 (positive) and increased in the second cycle of 45.88 (positive).keyword : writing skills, media illustration images, high school students
PEMBELAJARAN DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA KURIKULUM 2013 Ni Luh Putu Wisiani; I Made Sutama; Made Sri Indriani
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v10i2.29126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengkaji tentang pembelajaran drama dengan menggunakan pendekatan kontekstual dari beberapa aspek, yaitu  perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini dirancang  dalam bentuk deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah seperti berikut ini. Perencanaan pembelajaran meliputi penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, penyiapan media pembelajaran dan sumber belajar, perangkat penilaian pembelajaran, dan skenario pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran drama dibagi menjadi 3 kegiatan mulai dari tahap pendahuluan, inti, dan penutup. Langkah-langkah pembelajaran drama sudah tertuang dalam RPP. Proses pembelajaran di sekolah dilaksanakan secara interaktif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk aktif dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu metode pembelajaran yang dirancang oleh guru benar-benar digunakan, seperti diskusi, tanya jawab, caramah, dan penugasan. Evaluasi yang digunakan sudah tercantum dalalm RPP yang telah disusun. Guru melakukan penilaian dengan memperhatikan tiga ranah. Ranah pengetahuan dinilai melalui tes lisan, penugasan, tes tertulis, dan portofolio. Ranah keterampilan melalui unjuk kerja, proyek dan portofolio. Ranah sikap dinilai dalam dua aspek, yaitu : sikap spritual dan sosial. Pembelajaran drama dengan menggunakan pendekatan kontekstual telah direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi dengan baik oleh guru.Kata Kunci : kurikulum 2013, pembelajaran drama, pendekatan kontekstual
Penggunaan Aplikasi Articulate Storyline dalam Pembelajaran Mandiri Teks Negosiasi Kelas X Boga di SMK Negeri 2 Singaraja Made Sri Indriani; I Wayan Artika; Dwi Ratih Wahyu Ningtias
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i1.29316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penggunaan aplikasi articulate storyline dalam pembelajaran mandiri teks negosiasi, (2) pengalaman belajar yang diperoleh peserta didik dengan penggunaan aplikasi articulate storyline dalam pembelajaran mandiri teks negosiasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas X Boga. Objek penelitian ini adalah penggunaan aplikasi articulate storyline dalam pembelajaran mandiri teks negosiasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) penggunaan aplikasi articulate storyline dalam pembelajaran mandiri, pertama peserta didik dalam proses pembelajaran di ruang laboratorium komputer, semua kelompok diarahkan untuk mencari materi pelajaran teks negoasiasi dari berbagai sumber, setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil pembelajaran di depan kelas, (2) pengalaman belajar yang diperoleh peserta didik dengan penggunaan aplikasi articulate storyline yaitu memudahkan peserta didik memahami materi teks negosiasi dalam pembelajaran mandiri, membuat pembelajaran mandiri lebih efektif dan berdaya guna, memotivasi peserta didik dalam proses belajar, dan kesulitan peserta didik dalam penggunaan aplikasi articulate storyline.Kata Kunci: aplikasi articulate storyline; pembelajaran mandiri; teks negosiasi.
Penerapan Strategi Omaggio Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Menyimak Cerita Rakyat Siswa Kelas X Multimedia SMK TI Bali Global Singaraja Siti Nur Anisa; Gde Artawan; Made Sri Indriani
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i2.34654

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk memaparkan proses pembelajaran dan hasil belajar menyimak cerita dengan menerapkan strategi Omaggio di kelas X Multimedia SMK TI Bali Global Singaraja. Peneliti melakukan pelaksanaan tindakan kelas dalam dua siklus. Tiap siklusnya dilakukan secara bertahap, dimulai dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek yang peneliti amati yaitu guru bahasa Indonesia dan 31 peserta didik di kelas X Multimedia SMK TI Bali Global Singaraja semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021. Data mengenai proses penerapan strategi Omaggio pada pembelajaran menyimak cerita rakyat didapat melalui hasil observasi pengamatan aktivitas pengajar beserta siswa selama pembelajaran berlangsung, sedangkan data mengenai hasil belajar menyimak cerita rakyat diperoleh dari hasil akhir tes uraian yang telah diberikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara proses pembelajaran menyimak cerita rakyat dengan menerapkan strategi Omaggio mengalami peningkatan terhadap akitivitas guru dan siswa. Guru dan siswa sudah melakukan pembelajaran berdasarkan langkah-langkah strategi Omaggio dan sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah ditetapkan. Penerapan strategi Omaggio juga dapat meningkatkan hasil belajar menyimak cerita rakyat siswa, hal tersebut terlihat dari nilai rata-rata pada pelaksanaan tindakan kelas. Pada siklus I nilai rata-rata siswa sebesar 74,29 dan nilai rata-rata siswa pada pelaksanaan tindakan siklus II mencapai 86,93. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi Omaggio tepat diterapkan pada pembelajaran menyimak cerita rakyat di kelas X Multimedia SMK TI Bali Global Singaraja.Kata Kunci: Menyimak; Cerita Rakyat; Strategi Omaggio.
Analisis Gaya Bahasa Cerpen Pada Surat Kabar Mingguan Jawa Pos 2019 Novi Yaqutunnafis; Sang Ayu Putu Sriasih; Made Sri Indriani
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i2.34975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, (1) penggunaan gaya bahasa dalam cerpen mingguan Jawa Pos, dan (2) gaya bahasa yang cenderung atau yang paling banyak muncul dalam cerpen mingguan Jawa Pos. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah cerpen pada surat kabar mingguan Jawa Pos edisi Juni-Oktober 2019. Objek penelitian adalah penggunaan gaya bahasa pada cerpen surat kabar mingguan Jawa Pos. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) gaya bahasa dalam cerpen mingguan Jawa Pos sangat beragam. Terdapat 19 jenis gaya bahasa, yakni gaya bahasa perumpamaan, metafora, personifikasi, alegori, antitesis, pleonasme, tautologi, perifrasis, hiperbola, litotes, sinisme, paradoks, metonimia, sinekdoke, eufemisme, asindenton, asonansi, tautotes, dan simploke. (2) gaya bahasa yang cenderung atau sering muncul dalam cerpen mingguan Jawa Pos, terdapat 8 jenis gaya bahasa, yakni gaya bahasa perumpamaan yang berjumlah 13, gaya bahasa metafora berjumlah 13, gaya bahasa hiperbola berjumlah 11, gaya bahasa antitesis berjumlah 10, gaya bahasa sinekdoke berjumlah 8, gaya bahasa persosifikasi berjumlah 6, gaya bahasa pleonasme berjumlah 5, dan gaya bahasa eufemisme dengan jumlah 5 data gaya bahasa. Kata Kunci: Cerpen; Gaya Bahasa; Jawa Pos.
Tindak Komunikasi Verbal dan Nonverbal Bentuk Lepas Hormat dalam Bahasa Bali I Nengah Suandi; Made Sri Indriani
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol 6 No 1 (2016): REFLEKSI SENI BAHASA BALI
Publisher : Pusat Kajian Bali Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.75 KB)

Abstract

Abstract: Tindak  Komunikasi  Verbal  dan  Nonverbal Bentuk  Lepas Hormat dalam Bahasa Bali. This study aims at describing (1) quatitative appropriateness between verbal and nonverbal communicatin acts of Balinese speakers’ loosely respective forms and 2) qualitative appropriateness between verbal and nonverbal communication acts of Balinese speakers’ loosely respective forms in four villages in Bali. This appropriateness is viewed from the macro and micro linguistic functions. The subjects of this study were Balinese speakers (young generation, adult people, and old people from four villages in Bali. The data in the form of quantitative appropriateness were collected by means of questionnaire and observation with eliciting technique. The collected data were analyzed descriptively. The result of the study shows that with respect to Balinese speakers’ loosely respective forms of utterances (1) quantitatively, there was no appropriateness between verbal communication acts and nonverbal communication acts and (2) there was an appropriateness between verbal communication acts and nonverbal communication acts, in the sense that the presence of nonverbal communication acts was notparticularly intended to respect the interlocutors, but it was merely intended (1) to complete verbal messages (2) to clarify verbal messages, and (3) to emphasize verbal messages being delivered.
PENANDAAN IKONIS, INDEKSIKAL, DAN SIMBOLIS PADA WACANA TRAGEDI BOM BALI Made Sri Indriani
Jurnal IKA Vol. 11 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v11i2.1985

Abstract

PENANDAAN IKONIS, INDEKSIKAL, DAN SIMBOLIS PADA WACANA TRAGEDI BOM BALI Oleh Made Sri Indriani Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Undiksha ABSTRAK Tujuan utama kajian ini adalah untuk mengungkapkan penandaan ikonis, indeksikal, dan simbolis pada wacana tragedi bom Bali. Berkaitan dengan tujuan itu, penelitian ini menggunakan teori semiotika yang dikemukakan oleh Charles Sander Peirce (1986), Sudjiman dan Art van Zoest (1992), Art van Zoest (1993), dan Budiman (1999) dengan menggunakan metode kualitatif. Sejumlah media massa di Indonesia seperti Kompas, Tempo, Jawa Pos, Republika, Media Indonesia, Gatra, Bali Post, Nusa Radar Bali, Warta Bali, dan DenPost yang memuat berita tentang tragedi bom Bali dianalisis terutama untuk mendapatkan penanda (signifier) berkaitan dengan tanda-tanda ikonis, indeksikal, simbolis. Tanda-tanda ikonis, indeksikal, dan simbolis pada wacana tragedi bom Bali itu diungkapkan dengan petanda (signified) atau makna tersirat di balik sistem tanda dan sistem linguistik yang diaplikasikan. Penelitian ini membuktikan bahwa semua media massa di tanah air telah menyatakan perang pada teroris dan terorisme. Kata-kata kunci: tragedi bom Bali, penanda ikonis, penanda indeksikal, penanda simbolis, penanda, petanda, terorisme.
Analisis Kelayakan Isi Materi Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas XII Terbitan Kemdikbud Edisi Revisi 2018: Feasibility Analysis of the Contents of Indonesian Language Textbook for Class XII Published by the Ministry of Education and Culture, Revised Edition 2018 Gita Wulandari; Made Sri Indriani; Gede Nurjaya
Journal of Digital Learning and Education Vol. 1 No. 3 (2021): DECEMBER
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/jdle.v1i3.254

Abstract

Buku teks adalah salah satu media pembelajaran yang sering dipakai oleh guru. Karena itu, guru perlu paham kualitas dari sebuah buku teks. Untuk membantu guru mengetahui kualitas dari buku teks, maka diadakan analisis secara mendalam kesesuaian buku teks dengan kurikulum yang berlaku, mengenai isi materi dalam buku teks. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan adalah buku teks Bahasa Indonesia kelas XII SMA/MA/SMK/MAK terbitan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan edisi revisi 2018. Sedangkan, objek penelitian yang diangkat adalah kelayakan isi materi buku tersebut. Hasil analisis menunjukan isi materi buku teks yang dianalisis masuk dalam kategori layak meskipun terdapat beberapa komponen indikator yang harus diperbaiki. Textbooks are one of the learning media that are often used by teachers. Therefore, teachers need to understand the quality of a textbook. To help teachers know the quality of the textbooks, an in-depth analysis of the suitability of the textbooks with the applicable curriculum is carried out regarding the content of the material in the textbooks. This research used the descriptive qualitative method.  The subjects used were textbooks of Bahasa Indonesia kelas XII SMA/MA/SMK/MAK published by the Ministry of Education and Culture in the 2018 revised edition. Meanwhile, the object of research that was raised was the feasibility of the contents of the book. The results of the analysis show that the content of the textbook material analyzed is in the proper category although several indicator components must be improved.
Co-Authors ., Anak Agung Alit Sanjaya ., ANNISA ., Ayu Silvia Sintya .d ., I Gst A Kd Yulandari ., I Gusti Ayu Bintang Yuniari ., I Putu Dirga ., I Wyn Pasek Eka Yasa ., Ida Ayu Sri Maharthini ., Ida Bagus Made Anabiwesa ., Kadek Dwi Cahyadiantari ., Kadek Jara Merani ., Kadek Moni Ratningsih ., Kadek Ria Ari Astini ., KD SEPTI DWIANTARI ., Made Nita Purwanti ., Mei Aryantini Ni Luh Putu ., Ni Komang Indah ., Ni Luh Ayu Gayatri ., Ni Luh Putu Ayu Ariani ., Ni Luh Putu Yogi Indus Pratiwi ., Ni Made Prabandari Listiani ., Ni Made Utari Krisna Dewi ., Ni Nyoman Ayu Juita Ersani ., Ni Putu Sri Lestari ., Ni Putu Vina Novita Sari ., NI PUTU YUNA MARTIKA ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. ., Putu Adi Prabawa ., Widiari Luh A.M.D. I Wayan Gitar Hardinata . Agus Awitama . Anak Agung Alit Sanjaya . Anak Agung Ayu Rahatri Ningrat . Anak Agung Sri Darmawanti Anisa, Siti Nur Annisa . Antari, Ni Putu Veni Artawan, Gede Ayu Silvia Sintya .d . Darmawanti, Anak Agung Sri Deva Nirmala Sugita . Deva Nirmala Sugita ., Deva Nirmala Sugita Dewi, Ni Kadek Ray Putri Yunitha Candra Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Dwi Ratih Wahyu Ningtias Gde Artawan Gede Artawan Gede Gunatama Gede Pande Widiarta . Gede Wira Bayu Gita Wulandari Gusti Ayu Putu Novi Widya Utami . Gusti Ayu Putu Novi Widya Utami ., Gusti Ayu Putu Novi Widya Utami Hijriyah Hijriyah I Gede Nurjaya I Gst A Kd Yulandari . I Gusti Agung Ayu Weli Supriyanti . I Gusti Agung Ayu Weli Supriyanti ., I Gusti Agung Ayu Weli Supriyanti I Gusti Ayu Bintang Yuniari . I GUSTI AYU MADE PERMATA DEWI . I Ketut Paramarta I Ketut Trika Adi Ana I Komang Agus Dedy Pradnyana . I Komang Agus Dedy Pradnyana ., I Komang Agus Dedy Pradnyana I MADE GEDE SEMARA PUTRA . I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nyoman Yasa I PUTU DEDHY ESAMIARSA . I Putu Dirga . I Putu Mas Dewantara I Putu Wahya Santosa . I Putu Wahya Santosa ., I Putu Wahya Santosa I Wayan Artika I Wayan Gitar Hardinata, A.M.D. . I Wayan Putu Widiana . I Wayan Sudiasa . I Wayan Sumahardika . I Wayan Sumahardika ., I Wayan Sumahardika I Wayan Wendra I Wayan Yogi Mellastyawan . I Wayan Yogi Mellastyawan ., I Wayan Yogi Mellastyawan I Wyn Pasek Eka Yasa . Ida Ayu Putu Purnami Ida Ayu Sri Maharthini . Ida Bagus Made Anabiwesa . Ida Bagus Made Ludy Paryatna Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Sutresna Jabbar, Mohammad Malik Januarta, Anak Agung Gede Aditya Jayanti, Ida Ayu Kade Dwi Kadek Dwi Cahyadiantari . Kadek Jara Merani . Kadek Moni Ratningsih . Kadek Nita Kristina . Kadek Nita Kristina ., Kadek Nita Kristina Kadek Ria Ari Astini . KADEK SITA DEWI PERMANA . Kadek Wirahyuni KD SEPTI DWIANTARI . Ketut Rahayu Kiki Aulia Rizki . Kiki Aulia Rizki ., Kiki Aulia Rizki Komang Dian Suastini . Komang Krisna Kumarawati . Komang Susi Ariantini . Komang Susi Ariantini ., Komang Susi Ariantini Luh Juni Susanti . Luh Juni Susanti ., Luh Juni Susanti M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Astika Made Astika Made Nita Purwanti . Mahdalena Maulana, Ibnu Mei Aryantini Ni Luh Putu . Mia anggun Puspitasari Mohammad Malik Jabbar Ni Kadek Ayu Diah Prabasasti . Ni Kadek July Indrayani . Ni Kadek Nova Wahyu Wintari . Ni Kadek Nova Wahyu Wintari ., Ni Kadek Nova Wahyu Wintari Ni Kadek Rusmini . Ni Kadek Suwitriyani . Ni Kadek Suwitriyani ., Ni Kadek Suwitriyani Ni Km Rika Damayanti . Ni Komang Indah . Ni Komang Sintari . Ni Luh Ayu Gayatri . Ni Luh Putu Ayu Ariani . Ni Luh Putu Ratna Dewi . Ni Luh Putu Ratna Dewi ., Ni Luh Putu Ratna Dewi Ni Luh Putu Wisiani Ni Luh Putu Yogi Indus Pratiwi . Ni Made Prabandari Listiani . Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Utari Krisna Dewi . Ni Nyoman Ayu Juita Ersani . NI NYOMAN MUDIASTINI . Ni Putu Liana Randika Diantari ni putu mirah yunisa putri . Ni Putu Sri Lestari . Ni Putu Veni Antari Ni Putu Vina Novita Sari . NI PUTU YUNA MARTIKA . NI WAYAN NINA ARSINI . Ni Wayan Septianingsih . Ningtias, Dwi Ratih Wahyu Novelia, Kadek Dian Novi Yaqutunnafis Pratama, I Putu Fajar Pratiwi, Tatik Endang Ayu Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Putu Adi Prabawa . Putu Ari Capri Angga . Putu Edy Permana Putra . Rahayu, Ketut Rani Larassati Ratih, I Dewa Ayu Gede Suwari Ratna Ayu Yistiana . S.S. M.Pd Ida Ayu Sukma Wirani . Sang Ayu Putu Sriasih Semaraputri, Kezia Febryana Septyanti, Ni Kadek Putri Siti Nur Anisa Tantri, Ade Asih Susiari Trisiwi, Ni Putu Ayu Wayan Somodana . Widiari Luh . Widiya Aprianti . Widiya Aprianti ., Widiya Aprianti Wisiani, Ni Luh Putu Wisnu, I Wayan Gede Yaqutunnafis, Novi