Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Dampak Implementasi Sistem Informasi Gampong (SIGAP) pada Digitalisasi Administrasi Desa dalam Konsep Smart Village Initiative di Gampong Luthu Lamweu, Aceh Besar Al Bahri; Safrizal Razali; Maimun; Aulia Rahman; Sayed Muchallil; Hubbul Walidainy
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 9 No 3 (2025): JULI-SEPTEMBER 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v9i3.3345

Abstract

A quantitative descriptive approach with a retrospective pre-test design was used to assess changes in community perceptions through a Likert-scale questionnaire covering seven key indicators, including service speed, data accessibility, and digital literacy. Results show significant improvements across all indicators, with the highest gains in data access (21%) and administrative transparency (20%). These outcomes highlight SIGAP’s potential to strengthen technology-driven governance and foster community engagement in smart village development. The findings offer practical implications for rural digital transformation and the implementation of information systems in other local contexts.
Penerapan Sistem IoT Berbasis Energi Surya untuk Pemberian Pakan Otomatis dan Pemantauan Kualitas Air pada Budidaya Udang Vaname Safrizal Razali; Aulia Rahman; Adrian Damora
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 9 No 1 (2025): JANUARI-MARET 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v9i1.3346

Abstract

Vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas utama akuakultur nnasional di Indonesia dengan potensi?ekonomi yang besar. Nonetheless, obstacles like poor water quality and inadequate feed practices prevent sustainable aquaculture. This study aims to design an automatic feeding system for the Internet of Things (IoT) equipped for real-time monitoring of water pH and temperature, powered by solar energy. The system consists of a pH sensor (PH-4502C), a temperature sensor (DS18B20), an ESP32 microcontroller and a Blynk application, which serves as the main interface for the system. The testing was done to prove that this whole system works fine with 2 nos of 100Wp monocrystalline solar panels with 12V 100Ah batter. The system successfully enhances farm operational efficiency, boosts energy sustainability, and offers a novel solution for vannamei shrimp farm management.
Implementasi Media Pembelajaran Emosi Berbasis AR untuk Meningkatkan Literasi Emosi Anak di Panti Sosial Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe M Ghailan Dhiaulhaq; Melinda Melinda; Aulia Rahman; Yunidar Yunidar; Siti Rusdiana; Ainil Syafitri; Fadilah Amanda Putri
Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jprw.v3i1.1922

Abstract

Kemampuan mengenali dan meregulasi emosi merupakan bagian penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak. Namun, proses pembelajaran emosi di lingkungan pengasuhan sosial masih didominasi metode konvensional yang kurang interaktif sehingga pemahaman anak terhadap materi emosi belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran emosi berbasis Augmented Reality (AR) bernama MEURASA untuk meningkatkan literasi emosi anak di UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe (RSAN). Media dikembangkan dalam bentuk aplikasi interaktif berbasis AR yang menampilkan visualisasi emosi tiga dimensi melalui perangkat mobile. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, perancangan dan pengembangan aplikasi, implementasi, serta evaluasi menggunakan pendekatan pre-test dan post-test dengan instrumen Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS-16). Kegiatan melibatkan 31 anak usia 7–12 tahun sebagai peserta. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi Meurasa dapat digunakan dengan baik dalam proses pembelajaran dan mampu meningkatkan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung. Seluruh peserta memperoleh nilai di atas 85 poin pada evaluasi akhir pemahaman materi emosi. Selain itu, hasil pengukuran DERS-16 menunjukkan penurunan rata-rata skor dari 52,3 pada pre-test menjadi 38,7 pada post-test, yang mengindikasikan peningkatan kemampuan regulasi emosi peserta. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis AR yang dikembangkan dinilai efektif sebagai inovasi teknologi pembelajaran untuk mendukung peningkatan literasi emosi anak di lingkungan panti sosial.  
Implementasi Sistem Computer-Assisted Test (CAT) untuk Meningkatkan Efisiensi Evaluasi Belajar di Lembaga Bimbingan Belajar Graha Taruna Aceh Al Bahri; Safrizal Safrizal; Aulia Rahman
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 10 No 4 (2026): OCTOBER 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v10i4.6366

Abstract

The Computer-Assisted Test (CAT) system represents a practical application of information technology aimed at improving the efficiency and accuracy of learning evaluation processes. This study aims to implement and evaluate a web-based CAT system at Graha Taruna Aceh Tutoring Institution. The research methodology includes system design and implementation, followed by evaluation through functional testing and a user perception survey. The results indicate that the CAT system enhances the efficiency of examination administration, improves scoring transparency, and facilitates the management of test items and examination results, while also generating significant operational cost savings, with an average cost reduction of approximately 60% per examination session compared to conventional methods. The implementation of this system further contributes to increased utilization of information technology within non-formal educational institutions.
COMPARING ROTATION-ROBUST MECHANISMS IN LOCAL FEATURE MATCHING: HAND-CRAFTED VS. DEEP LEARNING ALGORITHMS Aulia Rahman; Louis Gautama Lie; Haris Wahyudi; Fahri Heltha
International Journal of Innovation in Mechanical Engineering and Advanced Materials Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/ijimeam.v5i3.24794

Abstract

The objective of this research is to conduct a performance comparison between hand-crafted feature matching algorithms and deep learning-based counterparts in the context of rotational variances. Hand-crafted algorithms underwent testing utilizing FLANN (Fast Library for Approximate Nearest Neighbors) as the matcher and RANSAC (Random sample consensus) for outlier detection and elimination, contributing to enhanced accuracy in the results. Surprisingly, experiments revealed that hand-crafted algorithms could yield comparable or superior results to deep learning-based algorithms when exposed to rotational variances. Notably, the application of horizontally flipped images showcased a distinct advantage for deep learning-based algorithms, demonstrating significantly improved results compared to their hand-crafted counterparts. While deep learning-based algorithms exhibit technological advancements, the study found that hand-crafted algorithms like AKAZE and AKAZE-SIFT could effectively compete with their deep learning counterparts, particularly in scenarios involving rotational variances. However, the same level of competitiveness was not observed in horizontally flipped cases, where hand-crafted algorithms exhibited suboptimal results. Conversely, deep learning algorithms such as DELF demonstrated superior results and accuracy in horizontally flipped scenarios. The research underscores that the choice between hand-crafted and deep learning-based algorithms depends on the specific use case. Hand-crafted algorithms exhibit competitiveness, especially in addressing rotational variances, while deep learning-based algorithms, exemplified by DELF, excel in scenarios involving horizontally flipped images, showcasing the unique advantages each approach holds in different contexts.
Perancangan Sistem Pendeteksi Gas Metana Menggunakan Sensor Gas MQ-4 pada Limbah Feses Sapi Aulia Rahman; Syahrial Syukur Harahap; Alfatirta Mufti
Jurnal Komputer Informasi Teknologi dan Elektro Vol. 11 No. 1 (2026): April
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Komputer Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v11i1.1504

Abstract

Gas metana memiliki potensi besar sebagai sumber energi alternatif atau biogas, khususnya yang dihasilkan dari limbah feses sapi. Penelitian ini mengembangkan sistem pengukuran kadar gas metana menggunakan sensor MQ-4 yang dilakukan pada limbah feses sapi dengan memvariasikan berat pada feses sapi, yang bertujuan untuk mengetahui akurasi dari sensor MQ-4 dengan membandingkan prototipe yang dibuat terhadap alat acuan SW-733A. Persentase galat yang dihasilkan pada penyimpanan feses sapi dengan konsentrasi feses sapi 1, 2, dan 3 kg sebesar 0,44% - 1,50%, 0,56% - 5,08%, dan 0,40% - 3,52%. Persentase galat paling kecil sebesar 0,40% dan paling besar diperoleh 5,08%. Sistem yang dibuat berhasil mengukur kadar gas metana dengan sensor MQ-4 pada limbah feses sapi dan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sistem yang dibuat memiliki akurasi 94,92% sampai dengan 99,60%. Penggunaan sistem deteksi berbiaya rendah dan akurat ini memberikan kemudahan dan solusi praktis bagi peternak maupun pengelola limbah dalam memantau emisi gas metana secara mandiri.
Rancang Bangun Pemberi Pakan Udang Otomatis Berbasis Pengendali PID Menggunakan Panel Surya Ariq Alghifary; Alfatirta Mufti; Aulia Rahman; Fahri Heltha; Yunidar Yunidar; Andi Mulkan
Jurnal Komputer Informasi Teknologi dan Elektro Vol. 11 No. 2 (2026): August
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Komputer Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya udang merupakan sektor vital dalam industri akuakultur Indonesia. Sektor ini memiliki permintaan yang cukup besar akan inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi. Salah satu kemajuan utama adalah implementasi alat pemberi pakan udang otomatis. Namun, alat pemberi pakan konvensional yang menggunakan motor DC sering kali mengalami fluktuasi kecepatan putaran motor yang dapat mengurangi akurasi jarak penyebaran pakan. Studi ini bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut dengan mengintegrasikan sistem kontrol Proporsional-Integral-Derivatif (PID) yang dapat meningkatkan stabilitas dan efisiensi motor. Sebelum implementasi PID, motor dapat mempertahankan kecepatan putar pada 5100 RPM (yang diukur dengan rotary encoder), kecepatan awal lemparan pakan adalah 18,69 m/s, dan jarak lemparan sejauh 5,13 meter. Setelah menerapkan pengendali PID, kecepatan putaran motor meningkat menjadi 6500 RPM, dengan kecepatan awal sebesar 23,82 m/s dan jarak lemparan mencapai 6,55 meter. Dari hasil simulasi MATLAB Simulink, didapatkan parameter yang cukup baik dengan waktu naik 2,14 detik, waktu tunak 4,08 detik, nilai tunak 681 rad/s, dan %OS sebesar 0,5%. Hasil simulasi ini selaras dengan implementasi real pada sistem pelontar pakan udang dengan waktu tunak sekitar 5 detik, nilai tunak 6500 RPM, dan %OS sebesar 9%. Selain itu, sistem ini menggunakan sumber energi terbarukan melalui implementasi panel surya yang menyediakan energi rata-rata sebesar 617,35 Wh. Energi ini jauh melebihi kebutuhan sistem pemberi pakan otomatis yang hanya berkisar di 200 Wh. Integrasi pengendali PID dan energi matahari secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional, keberlanjutan, dan efektivitas biaya, sehingga menjadikan penelitian ini sebagai inovasi yang menjanjikan untuk akuakultur modern, khususnya dalam budidaya udang.