Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Gerak Pesawat Atwood Menggunakan Sensor IR-LED Dan Pengolahan Citra Zaroni, Ahmad; Ristanto, Sigit; Nuroso, Harto
Lontar Physics Today Vol 3, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v3i1.19212

Abstract

Abstrak. Praktikum Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) yang umum digunakan yaitu dengan menggunakan set alat pesawat Atwood. Pengoperasian alat ini biasanya masih dilakukan secara tradisional menggunakan stopwatch. Seringkali praktikum yang dilakukan dengan alat tradisional menghasilkan data yang kurang akurat, sehingga perlu dikembangkan set alat yang beroperasi secara otomatis. Set alat otomatis yang dapat dikombinasikan dengan pesawat Atwood  diantaranya yaitu sensor IR-LED dan software pengolahan citra TRACKER. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tahu perbedaan keakuratan antara sensor IR-LED dan software TRACKER dalam analisis GLB dan GLBB menggunakan pesawat Atwood. Penelitian ini dilakukan sebanyak 10 kali pada setiap alatnya. Didapati hasil, rata-rata kecepatan 46,89 cm/s untuk analisis menggunakan sensor IR-LED dan 48,35 cm/s untuk rata-rata kecepatan analisis menggunakan software TRACKER. Sedangkan rata-rata percepatan yang terukur adalah 59,42 cm/s² untuk analisis menggunakan sensor IR-LED dan 54,85 cm/s² untuk analisis menggunakan software TRACKER. Perbedaan hasil pengukuran dari kedua percobaan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keakuratan antara sensor IR-LED dan software TRACKER yang digunakan untuk menganalisis GLB dan GLBB pada pesawat Atwood. Kata kunci: Pesawat Atwood, IR-LED, pengolahan citra, TRACKER.Abstract. Practicum of Uniform Motion (GLB) and Uniformly Changing Motion (GLBB) which are commonly used are using the Atwood plane tool set. The operation of this tool is usually still done traditionally using a stopwatch. Often practicums carried out with traditional tools produce less accurate data, so it is necessary to develop a set of tools that operate automatically. Sets of automatic tools that can be combined with Atwood aircraft include IR-LED sensors and TRACKER image processing software. This research was conducted to find out the difference in accuracy between the IR-LED sensor and the TRACKER software in the analysis of GLB and GLBB using the Atwood aircraft. This research was carried out 10 times on each tool. The results showed that the average speed was 46.89 cm/s for analysis using the IR-LED sensor and 48.35 cm/s for the average speed of analysis using TRACKER software. While the average acceleration measured is 59.42 cm/s² for analysis using IR-LED sensors and 54.85 cm/s² for analysis using TRACKER software. The difference in the measurement results of the two tools, concluded that there was a difference in accuracy between the IR-LED sensor and the TRACKER software used to analyze GLB and GLBB on Atwood aircraft.Keywords: Atwood aircraft, IR-LED, image processing, TRACKER
Simulation of the effect of regenerator porosity on the performance of zero centrigade thermoacoustic cooler generated by the single-stage thermoacoustic machine for sustainable refrigeration Farikhah, Irna; Aldiansyah, Edo Putra; Khoiri, Nur; Ristanto, Sigit; Wibowo, Setyoningsih
Widya Teknik Vol. 23 No. 2 (2024): November-Profesi Insinyur
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i2.6115

Abstract

Refrigeration systems are an essential need in everyday life. There are lots of modern industry that uses refrigerator for helps maintain temperature stability from overheating and prevents the product from drying out protected from dirt and insect attacks. However, the refrigeration system used in industry still uses a refrigeration system vapor compression and using chlorofluorocarbon (CFC) refrigerant and hydro-chlorofluorocarbons (HCFCs) which are harmful to the environment. Therefore, it requires thermoacoustic cooling generated by the engine single-stage thermoacoustic. This research was conducted numerically. In this research, the effects are simulated stack porosity on the performance of thermoacoustic cooling generated by a single-stage thermoacoustic machine at 0°C. the porosity was varied from 0.37 to 0.97. It was found that the stack porosity was optimal when the porosity is 0.97 and the performance of the cooler is 52 %. Moreover, the lowest heating temperature for the thermoacoustic machine is 217°C. This temperature can be used for waste heat recovery. 
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pembelajaran Siswa SMP di Kota Semarang Lestari, Maria Yosephin Widarti; Budiman, Theresia Cicik Sophia; Sodiq, Jafar; Ristanto, Sigit
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 2 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i2.21653

Abstract

Era digital pada industri 4.0 telah membawa banyak perubahan dalam berbagai aspek kehidupan. Beberapa perubahan yang dimaksud meliputi cara berkomunikasi, akses ke informasi, dan penggunaan berbagai bentuk media dalam kegiatan sehari-hari. Perkembangan teknologi ini juga berdampak pada sistem pendidikan dan salah satu teknologi yang sangat memberi dampak adalah penggunaan digital learning. Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Semarang sebagai Mitra Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Semarang menyadari pentingnya meningkatkan kemampuan para guru dalam menerapkan digital learning dalam proses pembelajaran di kelas.  Untuk membantu Mitra PKM UPGRIS dalam mencapai tujuan peningkatan SDM Pendidikan di sekolah tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini perlu menyelenggarakan in-house training  Model Pembelajaran berbasis digital. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan pelatihan atau pembelajaran kepada para guru di SMPN 3 Semarang.  Kegiatan diawali dengan diskusi tentang kondisi SDM pendidikan di SMPN 3 Semarang yang dilanjutkan dengan identifikasi kebutuhan dan jenis kegiatan yang diperlukan berupa pelatihan atau pembelajaran berbasis digital.  Bentuk kegiatan PKM ini adalah workshop berupa pemberian ceramah atau kuliah dan pendampingan perencanaan pembelajaran berbasis digital learning kepada para guru. Luaran yang diharapkan dari kegiatan PKM ini adalah perangkat pembelajaran kreatif berupa model pembelajaran dan media pembelajaran digital yang tepat yang dihasilkan para guru untuk diimplementasikan dalam proses kegiatan belajar mengajar di SMPN 3 Semarang.