Ana Irhandayaningsih
Program Studi Ilmu Perpustakaan , Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Published : 77 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Taman Baca Masyarakat (TBM): Studi Kasus di Desa Pledokan Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang Yaris Yuliyanto; Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 4 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.33 KB) | DOI: 10.14710/anuva.3.4.377-386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Taman Baca Masyarakat (TBM) Rumah Uplik dalam permberdayaan masyarakat di Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan observasi dan wawancara. Wawancara dilaksanakan dengan cara semi terstruktur dan melibatkan sebanyak 5 orang informan yang terdiri dari 1 pengelola dan 4 dari masyarakat desa Pledokan yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dari wawancara selanjutnya dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran TBM Rumah Uplik dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang meliputi: pertama, meningkatkan pengetahuan melalui program Taman Bacaan dan Uplik Keliling. Kedua, meningkatkan keterampilan melalui program Sanggar Seni dan Bengkel Kreativitas. Ketiga, menyediakan berbagai fasilitas untuk masyarakat yang meliputi penyediaan koleksi, peminjaman koleksi, penyediaan peralatan kesenian, melakukan kegiatan pemasaran dan memberikan layanan kesehatan melalui kegiatan pengobatan gratis.
Pengembangan Motif Batik Temanggung Melalui Penguatan Ciri Visual Bertema Kopi Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 1, No 2 (2017): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.457 KB) | DOI: 10.14710/anuva.1.2.71-77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan motif batik dengan ciri khas ornamen visual berupa tanaman kopi disetiap motifnya. Untuk membuat motif batik yang lebih bervariasi, maka dikembangkan ornamen daun dan biji kopi dari beberapa batik Temanggung khususnya di pengrajin “Batik Lumbung”. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan atau R&D (research and Development) dengan sepuluh (10) tahapan. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini sampai dengan tahap enam (6), yaitu; potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain,revisi desain dan uji coba produk. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Observasi dilakukan terhadap hasil pengembangan motif batik kopi Temanggung yang bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan motif batik yang terbaik ditinjau dari unsur dan prinsip desain. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi dengan skala daftar cocok (Check List) yang diisi oleh tiga puluh (30) observer. Hasil pengumpulan data tersebut dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan penghitungan ratarata (mean). Hasil jadi pengembangan motif batik Temanggung ditinjau dari unsur dan prinsip desain berupa motif  kopi pada aspek perpaduan warna, dan gabungan antara ornamen dan warna dinilai baik. Bentuk motif dan isen-isen, perpaduan antar garis pada keseluruhan motif, perpaduan warna, serta gabungan antara ornamen dan warna dinilai baik.
Penguatan Karakter Kebangsaan Melalui Media Sosial pada Masyarakat Desa Nolokerto Kecamatan Kaliwungu Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 2, No 3 (2018): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.606 KB) | DOI: 10.14710/anuva.2.3.243-251

Abstract

Artikel yang berjudul penguatan karakter kebangsaan melalui media sosial pada masyarakat desa nolokerto kecamatan kaliwungu Kabupaten kendal ini ditulis dengan tujuan mengetahui sejauh mana media sosial berpengaruh pada penguatan karakter kebangsan. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan diawali dengan observasi ke lapangan akhirnya mendapatkan suatu hasil kesimpulan yang menunjukan bahwa media sosial sangat berpengaruh bagi penguatan karakter kebangsaan. Hal ini karena sebagian besar masyarakat di desa Nolokerto menggunakan handphone sebagai alat komunikasi, Bahkan mereka sudah menganggap media sosial sebagai suatu kebutuhan penting dalam hideupnya. Melalui facebook, twiter, whatsup, line, mereka melakukan komunikasi dengan sekitarnya. Bahkan lebih banyak menggunakan media sosial dalam berkomunikasi dibanding dengan interaksi langsung. Hal ini sangat berpengaruh bagi perilaku dan sikap mereka sehari-hari.
Pengukuran Literasi Digital Pada Peserta Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19 Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 4, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.341 KB) | DOI: 10.14710/anuva.4.2.231-240

Abstract

Pandemi COVID-19 mengubah proses pembelajaran yang menjadi berbasis daring. Kompetensi literasi digital memiliki hubungan erat dengan pelaksanaan pembelajaran daring, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat literasi digital pada peserta pembelajaran daring. Salah satu acuan untuk melakukan pengukuran tingkat literasi digital adalah Konsepsi Bawden, yang membagi kompetensi literasi digital pada empat aspek. Penelitian ini menunjukkan responden memiliki tingkat literasi digital yang tinggi jika diukur menggunakan Konsepsi Bawden. Pada aspek kemampuan dasar literasi digital, seluruh responden mampu terhubung ke platform untuk mengikuti pembelajaran daring, dan mampu menggunakan teknologi worksheet untuk menuliskan artikel tugas sesuai format yang ditentukan. Pada aspek kedua, latar belakang pengetahuan informasi, hampir seluruh responden mampu mencari suplemen pembelajaran dalam bentuk artikel referensi dan menemukan relevansinya berdasarkan abstrak dari artikel tersebut. Pada aspek ketiga, kompetensi utama literasi digital, sebagian besar responden mampu mengutip bagian yang relevan untuk menyusun artikel tugas,serta mampu membandingkan isi dari beberapa artikel referensi. Pada aspek sikap dan perspektif pengguna informasi hamper seluruh responden mampu menuliskan sitasi dan menyusun daftar pustaka untuk artikel referensi.
Penerapan Teknologi Produksi dan Perbaikan Kemasan Produk Guna Meningkatkan Nilai Produk Batik Tulis di Kampung Batik Kauman Pekalongan Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 2, No 2 (2018): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.446 KB) | DOI: 10.14710/anuva.2.2.137-143

Abstract

Pengrajin batik di Kampung Batik Kauman menghadapi tantangan dalam hal daya saing produk batik yang dihasilkan. Hal tersebut ditambah dengan penurunan daya bei masyarakat dan adanya kain bermotif batik buatan pabrik dengan harga yang jauh lebih murah. Salah satu alternatif pemecahannya adalah upaya perbaiakan dari sisi intern maupun ekstern. Sisi ekstern yaitu dengan cara peningkatan kualitas sumber daya produksi untuk meningkatkan pengelolaan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk batik dari UKM Batik Mas dan UKM Batik Nulaba dengan menerapkan menerapkan teknologi produksi dan perbaikan kemasan produk batik. Teknologi produksi yang diterapkan adalah kompor listrik untuk pembakaran lilin batik.  Dampak yang dihasilkan bagi UKM Batik Mas adalah efisiensi pada proses pembakaran lilin malam, peningkatan kualitas batik yang dihasilkan, serta tidak adanya polusi yang dihasilkan. Dampak yang dihasilkan bagi UKM Batik Nulaba adalah meningkatnya keberagaman kemasan produk batik serta adanya desai kemasan yang menarik perhatian konsumen.
Tantangan Literasi Informasi dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kota Semarang Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.689 KB) | DOI: 10.14710/anuva.3.1.1-9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan literasi informasi pada masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Kota Semarang. Tantangan tersebut meliputi keterserapan sumber informasi, akses sumber informasi, dan regulasi pemerintah. Tujuan kedua adalah mengetahui tantangan literasi informasi pada kelompok perempuan dalam masyarakat pesisir, terkait dengan informasi program pemberdayaan perempuan dari pemerintah Kota Semarang. Literasi informasi program pemberdayaan memiliki beberapa tantangan, meliputi literasi informasi pada perencanaan program, literasi informasi pada pelaksanaan program, literasi informasi pada pengambilan manfaat program, dan literasi informasi pada evaluasi program. Disain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah participatory action research yaitu u pengumpulan dan analisis yang disertai proses dialog antar obyek  penelitian. Lokasi penelitian dilakukan di Kelurahan Mangkang Wetan Kecamatan Tugu Kota Semarang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner, wawancara, dan focus group discussion kepada obyek penelitian yang dipilih melalui random sampling. Berdasarkan hasil penelitian, tantangan literasi informasi masyarakat pesisir adalah serapan  informasi yang rendah, kuantitas sumber informasi yang sedikit, dan kekerungan terkait sumber informasi. Selanjutnya, masyarakat di lokasi penelitian telah menunjukkan keberhasilan dalam mengatasi tantangan literasi informasi dalam program pemberdayaan perempuan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi program.
Strategi Pengembangan Desa Gemawang Sebagai Desa Wisata Eko Budaya Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 3 (2019): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.416 KB) | DOI: 10.14710/anuva.3.3.283-290

Abstract

Gemawang merupakan salah satu desa di Kecamatan Jambu, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Desa Gemawang memiliki potensi unggulan yang dihasilkan oleh UKM kreatif bernuansa budaya, yaitu batik tulis dan batik warna alam. Potensi lainnya adalah berupa hasil alam seperti kopi, padi, peternakan lebah, singkong, dan talas. Potensi alam tersebut sebagian telah diolah dimanfaatkan menjadi potensi unggulan berupa produk kuliner yaitu singkong beku dan talas beku. Topografi desa Gemawang juga memiliki kualitas visual yang indah dengan didukung oleh ekologi khas desa di perbukitan. Sejak tahun 2012, Desa Gemawang dinobatkan sebagai desa vokasi karena banyaknya masyarakat yang memiliki keterampilan dalam berwirausaha. Dalam pengembangannya, perlu disusun suatu strategi yang berbasis pada keunggulan kompetitif Desa Gemawang, yaitu kekayaan alam (ekologi) dan kekayaan budaya. Salah satu pengembangan yang dapat dilakukan adalah dengan menjadikan Desa Gemawang sebagai desa wisata eko budaya. Salah satu model analisa yang dapat digunakan untuk pengembangan potensi Desa Gemawang adalah melalui analisas SWOT. Analisis ini digunakan untuk mengenali potensi dan kelemahan Desa Gemawang, berikut kesempatan dan hambatan eksternal yang dihadapi. Berdasarkan hasil analisis dari potensi tersebut dapat disimpulkan bahwa desa Gemawang dapat menjadi desa wisata eko budaya.
Filter Informasi dalam Proses Penyebaran Informasi pada Pengguna Facebook Kategori Usia Remaja di Kota Yogyakarta Yuli Rohmiyati; Lydia Christiani; Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 4, No 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.943 KB) | DOI: 10.14710/anuva.4.1.119-132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem filter informasi dalam proses penyebaran informasi yang dilakukan oleh pengguna facebook kategori usia remaja di kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem filter informasi dalam proses penyebaran informasi pada pengguna facebook kategori usia remaja di kota Yogyakarta dikonstruksi dengan landasan fungsi pembanding dalam sistem filter informasi berupa penilaian relevansi fungsi akuisisi profil pengguna dengan fungsi representasi dokumen yang diwujudkan dalam sikap tanggungjawab saat menerima informasi di beranda facebook. Informasi yang telah diterima, terlebih dahulu dilakukan penelaahan konten berita, kemudian lebih lanjut dilakukan verifikasi dengan teman-teman serta dokumen pendukung seperti foto dan video, serta menghapus berita yang tidak kredibel. Informasi yang tidak kredibel diabaikan dan tidak digunakan, bahkan dihapus dari akun facebook. Sementara informasi yang terbukti kredibel, setelah melewati proses filter informasi, disebarluaskan pada khalayak yang memiliki ruang lingkup yang lebih luas.
Tingkat Literasi Informasi Mahasiswa Menurut Standar ACRL : Studi Kasus Peserta KKN UNDIP di Masa Pandemi COVID-19 Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.273 KB) | DOI: 10.14710/anuva.5.1.53-61

Abstract

Dalam pelaksanaan KKN secara daring, mahasiswa harus memiliki keterampilan literasi informasi terutama untuk keperluan menyusun modul dan bahan ajar untuk kegiatan pendampingan kepada masyarakat.  Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat literasi mahasiswa Universitas Diponegoro peserta KKN Tim 1 tahun 2021 menurut standar ACRL. Hasil penelitian menunjukkan, pada aspek kemampuan menentukan sifat dan cakupan informasi, kemampuan mayoritas responden berada pada tingkat ‘sangat terampil’ untuk merumuskan informasi yang dibutuhkan; serta mengidentifikasi jenis dan ragam format informasi, dan mayoritas responden ‘cukup terampil’ untuk mengevaluasi kembali sifat dan cakupan informasi yang diperoleh. Pada aspek mengakses informasi dengan efektif dan efisien, kemampuan mayoritas respon berada pada tingkat ‘cukup terampil’ untuk memilih metode penelusuran; serta ‘sangat terampil’ untuk menggunakan strategi penelusuran seperti boolean operator, truncation, URL, dan tipe dokumen; dan ‘sangat terampil’ untuk mengutip, mencatat, dan mengelola sumber informasi. Pada aspek mengevaluasi berdasarkan sumber, kemampuan mayoritas responden berada pada tingkat ‘sangat terampil’ untuk  meringkas ide utama yang dikutip; ‘terampil’ untuk menggunakan ide utama dari informasi yang diperoleh untuk mengkonstruksi konsep baru; serta ‘cukup terampil’ untuk membandingkan dan menganalisa informasi yang diperoleh dengan pengetahuan yang telah ada. Pada aspek menggunakan informasi untuk tujuan tertentu, kemampuan mayoritas responden berada pada tingkat ‘sangat terampil’ untuk ketiga hal berikut : menggunakan informasi baru dan pengetahuan terdahulu untuk menghasilkan karya; mengkomunikasikan hasil karya dengan media yang tepat; serta menggunakan daftar pustaka dalam pembuatan karya. Pada aspek menggunakan informasi secara etis, mayoritas kemampuan responden berada pada tingkat ‘terampil’ untuk menggunakan informasi yang mengandung hak cipta.
Penerapan Komponen Human Capital dalam Teori Andrew Mayo (Studi Kasus: Perpustakaan Daerah Kabupaten Purbalingga) Lintang Anindya; Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.753 KB) | DOI: 10.14710/anuva.5.2.237-250

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Komponen Human Capital di Perpustakaan Daerah Kabupaten Purbalingga”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan komponen human capital di Perpustakaan Daerah Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Pengumpulan data penelitian ini melibatkan 3 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.  Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik thematic analysis. Hasil analisis menunjukan tujuh tema yaitu kompetensi diri, pengembangan diri, proses kerja, penilaian kinerja, lingkungan kerja, kerja tim dan kepemimpinan. Ketujuh tema tersebut yang merepresentasikan bagaimana komponen human capital diterapkan. Hasil dari penelitian ini yaitu penerapan komponen human capital di Perpustakaan Daerah Kabupaten Purbalingga masih dapat ditingkatkan kembali khususnya pada komponen individual capability dan individual motivation agar pustakawan dapat terus berkembang. Meskipun dalam proses kerja terdapat berbagai kendala seperti kekurangan tenaga ahli perpustakaan dan tidak adanya anggaran dana, pustakawan tetap dapat bekerja dengan maksimal dan memperoleh hasil melebihi target. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penerapan komponen human capital di Perpustakaan Daerah Kabupaten Purbalingga sudah cukup baik.
Co-Authors Achmad Nur Ramadhan Adriana Tfaentem, Adriana Agustia Tri Kurniasih Amin Taufiq Kurniawan Amin Taufiq Kurniawan Arum, Taqna Nia Azizah, Ika Nur Beta Estri Adiana Bramiana, Chelly Novia Devega, Frasetyo Devi Oktaviana, Devi Dyah Ayu Suriptiani Etnanta, Yunar Chaerdinan Fitra Ayu Ayu Kusuma Habibah, Choirunisa Rohimah Al Hanindita, Hanung Hasanah, Maya Nurmaya Hastoto, Sufyan Mulana Ida Ayu Putu Sri Widnyani Inawati, Hanifa Istiqomah, Levia Riza Joko Wasisto, Joko Kaharudin, Rizal Gani Kiftiya, Fahnida Kristin, Virginia Emmanuela Kurnia Sholihah, Kurnia Kurniawati, Anis Dewi Lathifah, R. Ayu Siti Lintang Anindya Lydia Christiani Mahaliyah, Nur Asprijuli Mardillah, Ina Estiaji Martha Riadityas Maulana Robani Ikhsan Maulida, Elisa Maulidah, Farikhatul Mentari, Hesti Muhammad Gunawan Mulandono, Agus Nabiella Fikri Rufaidha Nabiha, Puteri Inandin Nafingah, Laelatun Novia Fitriana Nuora Ayuning Kusuma, Nuora Ayuning Nurarini, Hany Zafira Pradani, Lintang Asthi Pradita, Anisa Utami Pramudyo, Gani Nur Puji Dwi Utami Hidayat, Puji Dwi Utami Purnomo, Afryanto Bimantara Purwanti, Eka Ferani Dewi Puspitasari, Anisa Ayu Puspitasari, Maria Sri Putri, Delia Fitri Wijayanti Rahayuningsih, Anni Ria, Glori Tiffani Rofan Aziz Griya Perdana Rukiyah Rukiyah Rukoyah, Siti Sabriana, Annisa Sani, Muhammad Hasnul Sania Cahyani Putri Sari, Dian Alfina Sawitri, Alfiani Enggar Sutejo, Danny Ahge Vina Amanda Utami Wiweko Artadi Yaris Yuliyanto Yesi Ratna Putri Yolanda Sheila Nabila Yuli Rohmiyati