Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penggunaan Media Sosial Instagram Pandawara Group (@pandawaragroup) Sebagai Media Komunikasi Program Kerja Ajaraksa Pada Siswa SMPN 13 Bandung Manurung, Normanela Tassel Epaphras; Wijaksono, Dimas Satrio
eProceedings of Management Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to look at the use of the Pandawara Group Instagram social media (@pandawaragroup) as acommunication medium for the Ajaraksa work program for SMPN 13 Bandung students. There are two views held byPierre Levy, namely the view of social interaction and social integration. This research was conducted using aqualitative approach method where there were subjects as informants, namely four key informants, one supportinginformant, and one expert informant. The data collection method will be in the form of interviews with informants inthe form of subjects, observations, and also followed by documentation in interview activities and also observations.The validity of the data depends on the source triangulation technique. The research results show that the view ofsocial interaction using social media Instagram @pandawaragroup is quite effective but can add information fromuploaded videos. Meanwhile, from a social integration perspective, the use of Instagram social media is quite effective. Keywords-Pandawara Group, Ajaraksa, Instagram, social interaction, social integration.
Interaksi Simbolik Keluarga Low-Income Single Mother Dalam Proses Pembentukan Karakter Percaya Diri Pada Anak Di Kabupaten Sragen Egidia, Kezia Irene; Wijaksono, Dimas Satrio
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini stigma mengenai ibu tunggal atau janda masih sangat tabu di Indonesia. Stigma ini juga dapat mempengaruhimental dan konsep diri ibu tunggal beserta anak anaknya. Dalam konteks ini, penting untuk mengetahui bagaimana ibutunggal dapat berkomunikasi dengan anak anaknya sehingga stigma negatif dapat terpecahkan. Analisis penelitian inidifokuskan pada bagaimana komunikasi ibu dan anak sehingga dapat diketahui bahwa keduanya memilikikomunikasi yang baik untuk membentuk konsep diri. Dalam konteks ini, peneliti menggunakan teori InteraksiSimbolik yang dikemukakan oleh Mead. Penelitian difokuskan pada tiga konsep interaksi simbolik Mead itu sendiriyaitu mind (pikiran), self (diri), dan society (masyarakat). Subjek dalam penelitian ini adalah ibu tunggalberpenghasilan rendah dan anaknya yang memiliki kepercayaan diri tinggi dibuktikan melalui prestasi yang diraih.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan objek komunikasi dan interaksi simbolik yangterjadi dalam kehidupan sehari hari keluarga ibu tunggal berpenghasilan rendah di Kabupaten Sragen. Hasilpenelitian mengungkapkan bahwa komunikasi dan interaksi simbolik yang terjalin antara ibu dan anak berjalansecara lancar sehingga mereka memiliki konsep diri yang baik sesuai dengan teori interaksi simbolik. Penelitian inijuga menerapkan teori interaksi simbolik Mead untuk menganalisis simbol-simbol perilaku ibu dan anak seperti caraberbicara ibu dalam membangun konsep diri anak. Kata Kunci-ibu tunggal berpenghasilan rendah, anak dengan kepercayaan diri tinggi, komunikasi interaksi simbolik
Strategi Komunikasi Organisasi PM XTC Dalam Membangun Citra Positif Di Lingkungan Masyarakat Kabupaten Bandung Rumanggit, Amrico Afgan; Wijaksono, Dimas Satrio
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengubah citra sebuah organisasi pada umumnya merupakan hal yang sulit, terutama bagi kelompok yang memilikilatar belakang yang kontroversial, seperti Exalt to Creativity (XTC) di Kabupaten Bandung, yang dulunya dikenalsebagai geng motor yang memiliki perilaku kekerasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanastrategi komunikasi ketua organisasi PM XTC di Kabupaten Bandung dalam membangun citra positif komunitas.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan 5 informan yang diwawancarai, diobservasi, dandidokumentasikan, serta triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa XTC berhasil menggunakanvisualisasi dan interaksi digital untuk merehabilitasi reputasi mereka, mempengaruhi narasi publik, dan memberikandampak positif bagi masyarakat. Strategi komunikasi yang digunakan meliputi pemilihan pesan yang cermat dankonsistensi identitas visual, yang membantu menghilangkan stigma negatif dan memperkuat citra baru mereka sebagaiagen perubahan sosial. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan komunikasi yang terencana danpenggunaan media sosial dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mendefinisikan kembali identitas organisasi danmenciptakan integrasi komunitas yang baik. Temuan ini memiliki implikasi substansial bagi organisasi lain yangberusaha mengubah citra mereka dan menggunakan teknologi digital untuk alasan yang sama. Kata Kunci-Exalt to Creativity (XTC), strategi komunikasi, citra organisasi
Disaster Communication and Civic Voluntarism during COVID-19 Pandemic: The Case of Bandung Ismail, Oki Achmad; Wijaksono, Dimas Satrio
Jurnal Komunikasi Vol. 18 No. 2 (2024): VOLUME 18 NO 2 APRIL 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/komunikasi.vol18.iss2.art5

Abstract

This research examined communication strategies in increasing volunteer participation and communication methods in improving disaster communication skills. This research also identified challenges and obstacles in implementing civic voluntarism in the city of Bandung. This research used a qualitative method with a case study approach at the Bandung City Fire and Disaster Management Service. Data was collected through interviews, documents, observations and literature studies. The research results show that the people of Bandung City have a movement based on civic voluntarism in dealing with Covid 19. Technical guidance is used to encourage civic voluntarism. Technical guidance is used to train skilled volunteers in carrying out disaster communications. By having knowledge, reliability and communication skills, volunteers become one of the strengths of disaster communication in the city of Bandung. There are three main obstacles in its implementation, namely differences in education level, motivation and time availability among volunteers.
The Influence of Interpersonal Communication on Student Learning Motivation in Completing Final Projects (Study on Communication Major Class of 2019 at Telkom University's School of Communication and Business) Wijaksono, Dimas Satrio; Ismail, Oki Achmad; Pramitha, Jalesita Putri
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 10 No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v10i1.7252

Abstract

Aspects of motivation and interpersonal communication are very important in the learning process in college, because motivation will ensure how much effort and encouragement for students in completing education. Not only that, interpersonal communication also affects how students interact with others, to be able to put themselves in a positive atmosphere, so that they can get motivation to be able to complete the final project in achieving a bachelor's degree. The influence of interpersonal communication on students' learning motivation to complete the final project is the subject of this study. This research is based on the theory of self-disclosure proposed by Sydney Marshall Jourad. Quantitative research methods are correlational; Information was collected through questionnaires and analyzed descriptively. The results of this study showed that interpersonal communication skills affected learning motivation to complete the final project by 6.1%. So it can be concluded that interpersonal communication skills have a less significant effect on learning motivation in completing the final project, so it requires other supporting aspects. Keywords: Interpersonal Communication; learning motivation; Final Project Completion
Pengaruh Konten Tiktok @Somethincofficial Terhadap Perilaku Impulsive Buying Mahasiswi Di Jabodetabek Anisa, Safira Nur; Wijaksono, Dimas Satrio
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TikTok melihat pola penggunaan media sosial di masyarakat saat ini sebagai media promosi kegiatan bisnis danpemasaran. Pada tahun 2020, popularitas Somethinc sebagai brand kecantikan lokal berhasil menghantarkan kepadajajaran top 50 brand Indonesia. Fenomena influencer dalam mengunggah konten berupa review produk di akunTikTok mendorong audiens untuk melakukan pembelian tanpa perencanaan (impulsive buying). Metode penelitiankuantitatif korelasional dipilih untuk menggambarkan keterkaitan konten TikTok @somethincofficial terhadapperilaku impulsive buying mahasiswi dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswi pengguna produk Somethincdi Jabodetabek. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 400 responden, dapat dinyatakan bahwa Pengaruh KontenTikTok @somethincofficial Terhadap Perilaku Impulsive Buying Mahasiswi di Jabodetabek memiliki pengaruhsebesar 1,5% atau 0,015. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang mendukung antara lain relevansi, akurasi,mudah ditemukan, mudah dipahami, bernilai dan konsistensi terhadap konten yang diunggah di TikTok. Kata Kunci-impulsive buying, konten, TikTok
Analysis of Communication Patterns at Pengharapan Baptist Church in Surabaya on Implementing Simple Church Imanuela Winda Putri; Dimas Satrio Wijaksono
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i12.1377

Abstract

This study aims to analyze the communication patterns at GBI Pengharapan Surabaya in the implementation of the Simple Church model. Effective communication is a key element in supporting structural and operational changes within the church organization. This research uses a qualitative approach with data collection techniques through in- depth interviews with three informants: one expert informant, one key informant, and one supporting informant. The expert informant is the senior pastor of Hope Baptist Church, who has extensive experience in leading various organizations. He is the person who introduced and taught the Simple Church concept at GBI Pengharapan Surabaya. The key informant is the assistant pastor of GBI Pengharapan Surabaya, who plays a significant role in directing and implementing the Simple Church model in the church. The supporting informant is an active congregation member who provides perspective on the experiences and impacts of communication changes in the daily life of the church. The results of the study indicate that downward communication, upward communication, and lateral communication at GBI Pengharapan Surabaya function well, with information and instructions flowing effectively from the senior pastor and leadership to the congregation and vice versa through various channels. Furthermore, lateral communication among church committees demonstrates strong synergy and effective coordination. The findings also show that the church’s communication network employs various patterns that support effective interaction, such as the chain pattern for sequential information flow, the wheel pattern with a clear central information hub, the circle pattern allowing cyclical communication among group members, the free-flow pattern enabling communication unrestricted by formal hierarchy, and the Y pattern connecting information through two main channels to a central point. All these patterns are well-implemented, supporting operational efficiency and collaboration within the church.
PELATIHAN AUDIO VISUAL DALAM PRAKTIK FILM PENDEK PADA SISWA SMK TELKOM BANDUNG Dimas Satrio Wijaksono; Fiqie Lavani Melano; Agung Kade Griyantara; Nabila Rachmadania
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7178

Abstract

Dalam era 4.0, karya audio visual telah menjadi sarana utama penyampaian informasi dan hiburan. Film pendek, sebagai karya audiovisual singkat, sangat penting untuk menyajikan cerita, pesan, dan pengalaman dalam durasi terbatas. Penggunaan teknik audio visual dalam produksi film pendek berperan penting dalam menciptakan atmosfer yang mendalam, meningkatkan kualitas narasi dan membuat penonton terhubung dengan konten. Generasi Z merupakan komunitas yang sangat berpotensi melakukan kegiatan promosi digital, mengingat generasi ini merupakan generasi yang hidup berdampingan dengan teknologi. Berdasarkan potensi tersebut Tim Pengabdian masyarakat akan melakukan pelatihan audio visual dalam praktik film pendek kepada mitra sasar siswa SMK Telkom Bandung dengan tujuan meningkatkan wawasannya mengenai potensi audio visual, diperdalam keterampilan editing, terutama dalam konteks audio visual, serta diajak untuk menciptakan konten yang menarik melalui praktik film pendek. Selain itu, proyek ini akan memperkuat kemampuan analisis peserta dalam menyampaikan pesan melalui bahasa audio dan visual yang terpadu. Menggunakan metode sharing season dengan penyampaian materi dan sesi tanya jawab. Kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan penambahan skill bagi mitra sasar dengan harapan di masa depan mitra sasar dapat memperoleh pemahaman lebih lanjut tentang potensi audio visual, meningkatkan kemampuan editing, terutama dalam konteks audio visual, dan diajak untuk membuat konten yang menarik melalui praktik film pendek. Selain itu, proyek ini akan meningkatkan kemampuan siswa dalam analisis dan analisis pembuat film. Diharapkan, proyek ini akan membekali siswa dengan alat yang diperlukan untuk menghadapi tantangan di dunia nyata. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat “Pelatihan Audio Visual Dalam Praktik Film Pendek Pada Siswa SMK Telkom Bandung” berjalan dengan baik. Dari hasil observasi terutama saat diskusi dapat disimpulkan bahwa tujuan PKM terhadap pemahaman mengenai audio visual dalam praktik film pendek pada peserta telah dicapai, peserta memahami materi yang disampaikan.
Romantisasi Kesedihan dalam Representasi Kota pada Lirik Bandung Hari Ini Dimas Satrio Wijaksono; Freddy Yusanto; Jalesita Putri Pramitha
Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital Volume 6, No. 1, Juli 2026 Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital (JRJMD)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrjmd.v6i1.10161

Abstract

Abstact. This study analyzes the romanticization of sadness in the representation of the city in the lyrics of the song “Bandung Hari Ini” by For Revenge using Roland Barthes’s semiotics. From a cultural communication perspective, lyrics are understood as cultural texts that produce social meaning through a system of signs. The study employs an interpretive qualitative approach by identifying signifiers and signifieds, denotative and connotative meanings, cultural codes, as well as myths and ideologies. The results show that, denotatively, the lyrics represent exhaustion, loneliness, pain, unfulfillment, a journey, and a return. Connotatively, Bandung is interpreted as a space of nostalgia, a sense of security, homecoming, and emotional healing. Cultural codes regarding homecoming, the demands of adult success, urban mobility, self-care, and the aesthetics of melancholy shape the myth of Bandung as an “emotional home.” The lyrics also convey an ideology of urban productivity and naturalize sadness as an authentic and meaningful experience. The novelty of this research lies in the construction of urban space as a repository of memory, identity, homecoming, and hope. Abstrak. Penelitian ini menganalisis romantisasi kesedihan dalam representasi kota pada lirik lagu Bandung Hari Ini karya For Revenge menggunakan semiotika Roland Barthes. Dalam perspektif komunikasi budaya, lirik dipahami sebagai teks budaya yang memproduksi makna sosial melalui sistem tanda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan mengidentifikasi penanda dan petanda, makna denotatif, konotatif, kode budaya, serta mitos dan ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif lirik merepresentasikan kelelahan, kesepian, luka, ketidakcapaian, perjalanan, dan kepulangan. Secara konotatif, Bandung dimaknai sebagai ruang nostalgia, rasa aman, kepulangan, dan pemulihan emosional. Kode budaya mengenai kepulangan, tuntutan keberhasilan usia dewasa, mobilitas urban, perawatan diri, dan estetika melankolia membentuk mitos Bandung sebagai “rumah emosional”. Lirik juga membawa ideologi produktivitas urban serta menaturalisasi kesedihan sebagai pengalaman autentik dan bermakna. Kebaruan penelitian terletak pada konstruksi ruang kota sebagai penyimpan memori, identitas, kepulangan, dan harapan.
PENERAPAN KOMPOSISI DINAMIK PADA FILM DOKUMENTER SOLO ECO CITY Rizca Haqqu; Freddy Yusanto; Dimas Satrio Wijaksono
Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Seni Desain Grafis Vol. 1 No. 02 (2020): Terbitan September 2020
Publisher : University of Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/dimensi.v1i02.61

Abstract

Film dokumenter selama ini dianggap sebagai sebuah realitas murni yang dituangkan dalam sebuah tayangan audio visual sebagai jenis representasi lain dari realita itu sendiri. Salah satu karya film Dokumenter yang mengungkap realita tentang tatanan kota hijau yaitu “Solo Eco Ciy”. Pada film tersebut penulis bermaksud untuk mendeskripsikan penerapan komposisi Dinamik pada setiap Teknik pengambilan gambarnya. Pada film Dokumenter Solo Eco City, komposisi dinamik diganakan untuk menempatkan obyek pada sepertiga bidang garis imajiner atau biasa disebut dengan Rule of thirds. Penempatan obyek pada salah satu pada empat buah titik simpang dimaksudkan untuk menciptakan ruang kosong atau arah gerak. Penerapan komposisi Dinamik pada film Dokumenter Solo Eco City ini bermaksud memaksimalkan ruang kosong atau arah gerak sebagai background yang mampu memberikan motivasi serta penekanan pada obyek utama