Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Collaborative Governance Pengembangan "Living Lab" Sekolah Bidang Lingkungan Hidup: Studi Kasus Kemitraan SMPN 3 Katingan Kuala Dengan PT. Pagatan Usaha Makmur Angga Pratama, Rendi; Irwani, Irwani; Busyairi, Muhammad Hasan
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.66-78

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik collaborative governance dalam pengembangan living lab sekolah bidang lingkungan hidup melalui studi kasus kemitraan antara SMPN 3 Katingan Kuala dan PT Pagatan Usaha Makmur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan SMPN 3 Katingan Kuala dan PT Pagatan Usaha Makmur telah membentuk praktik collaborative governance yang berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Kolaborasi diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif, seperti MPLS Menyenangkan berbasis outing class, peringatan Hari Orang Utan Sedunia, guru tamu kehutanan, penguatan peran orang tua melalui ngaji parenting, kegiatan cinta lingkungan, outing class di hutan konsesi, hingga pengembangan Laboratorium Green School. Selain itu juga terdapat inovasi BAKAT ECOBRIK sebagai bentuk penguatan living lab yang bersifat transformatif. Inovasi ini mengintegrasikan pendidikan, konservasi lingkungan, dan ekonomi sirkular melalui tiga pilar utama, yaitu Laboratorium Green School, Bank Sampah, dan Kandang Cerdas. Collaborative governance efektif sebagai kerangka pengembangan living lab sekolah bidang lingkungan hidup, terutama ketika didukung oleh komitmen aktor, kesesuaian dengan konteks lokal, dan orientasi keberlanjutan jangka panjang. Temuan ini memberikan kontribusi empiris bagi kajian administrasi publik, khususnya pada pengembangan model kolaborasi sekolah–swasta dalam pendidikan lingkungan hidup berbasis inovasi lokal. 
Valuasi Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove di Desa Betahwalang, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah Bellatris Santri; Rudhi Pribadi; Irwani irwani
Journal of Marine Research Vol 9, No 4 (2020): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v9i4.26960

Abstract

ABSTRAK: Ekosistem hutan mangrove memiliki 3 fungsi utama yaitu fungsi fisik, fungsi ekologis dan fungsi ekonomi. Pemanfaatan ekosistem mangrove semakin meningkat sehingga menyebabkan kerusakan dan penurunan jasa lingkungan. Untuk menghindari hilangnya fungsi ekosistem hutan mangrove maka perlu dilakukan konservasi mangrove dengan upaya rehabilitasi. Perhitungan valuasi ekonomi untuk mengetahui kerugian dari hilangnya nilai ekonomi ekosistem hutan mangrove. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui nilai guna (use value) maupun nilai non guna (non use value) dan nilai ekonomi total ekosistem hutan mangrove di Desa Betahwalang, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif yang ditekankan pada kuantifikasi total nilai pemanfaatan langsung maupun tidak langsung ekosistem hutan mangrove. Sampel penelitian yang diambil adalah masyarakat yang mempunyai mata pencaharian berkaitan dengan keberadaan ekosistem hutan mangrove secara langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan nilai ekonomi total ekosistem hutan mangrove di Desa Betahwalang adalah sebesar Rp 1.510.046.534/tahun yang didapatkan dari nilai guna (use value) sebesar Rp 817.443.034,35/tahun dan nilai non guna (non use value) sebesar Rp 692.603.500/tahun.  ABSTRACT: The mangrove forest ecosystem is an ecosystem located along the coast or river estuary that is influenced by the tide of sea water. The existence of this ecosystem has a very important role in the surrounding environment, either directly or undirectly. The Mangrove forest ecosystem has 3 main functions, physical, ecological and economic function. The utilization of mangrove ecosystem by the community is increasing and causing damage to the mangrove forest ecosystem. To avoid the loss of ecosystem function of mangrove forest, it needs to be renewed with mangrove rehabilitation. Calculation of economic valuation to determine the loss of economic value of the mangrove forest ecosystem if its existence is not maintained properly. This research has purposes for knowing the use value or non use value and the total economic value of the mangrove forest ecosystem in Betahwalang Village, Bonang District, Demak Regency. The methods used in this research are descriptive and explorative method that is emphasized on quantifying the total value of direct or undirect utilization of mangrove forest ecosystems. The method of discourse is used to describe the socio-economic activities of the community and the condition of mangrove forest ecosystem through interviews. Exploratory method is a method to find out the problems that exist in the community and natural phenomena that can affect the existence of economic value of the mangrove forest ecosystem. The results showed the total economic value of the mangrove forest ecosystem in the Betahwalang village is Rp. 1.510.046.534/year consisting of use value of Rp. 817.443.034.35/year and non use value Rp 692.603.500/year. The use value includes direct use value Rp 800.275.000/year and option value Rp 17.168.034.35/year. The non use value include existence value Rp 612.576.000/year and bequest value Rp 80.027.500/year.
Peran Koperasi Simpan Pinjam Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan UMKM Di Kota Makassar (Studi Kasus Pada Koperasi Simpan Pinjam Berkat Cabang Tamalanrea) Irwani, Irwani; Abdi, Muhammad Nur; Syah, Firman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6516

Abstract

Koperasi simpan pinjam berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyediaan akses permodalan, khusunya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu kendala utama yang dihadapi UMKM adalah ketebatasan modal usaha yang berdampak pada rendahnya kapasitas produksi dan pendapatan. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui  peran koperasi simpan pinjam dalam upaya meningkatkan pendapatan UMKM di kota  makassar (studi kasus pada koperasi simpan pinjam berkat cabang tamalanrea). Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri  dari pengurus koperasi serta pelaku UMKM. Data yang diperoleh dianalisis secara induktif dan komparatif untuk menggambarkan secara mendalam peran koperasi dalam mendukung keberlangsungan usaha UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi simpan pinjam berkat cabang tamalanrea terbukti berperan aktif dalam meningkatkan pendapatan UMKM melalui penyediaan akses permodalan usaha yang relatif mudah dan terjangkau. Pemberian pinjaman modal usaha tersebut dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk menambah stok barang, memperluas usaha, serta meningkatkan kapasitas produksi. Dampak dari pemanfaatan modal tersebut terlihat pada peningkatan penjualan dan pendapatan usaha. Jumlah data UMKM yang tercatat di koperasi simpan pinjam cabang tamalanrea menunjukkan adanya peningkatan jumlah peminjam pada tahun 2020 dan pada tahun 2024 mengalami penurunan dengan variasi jenis usaha dan pinjaman yang berbeda. Berdasarkan data yang disajikan, terdapat tiga jenis usaha UMKM yang mengalami peningkatan pendapatan secara signifikan setelah memperoleh pembiayaan dari koperasi. Dengan demikian, koperasi simpan pinjam berkat cabang tamalanrea memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM di kota makassar.