Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Beban Pencemar Logam Berat Industri terhadap Kualitas Sungai Citarum Hulu: Analysis of Industrial Heavy Metal Pollutant Load on Upstream Citarum River Febrita, Joana; Roosmini, Dwina
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 1: April 2022
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.7.1.77-88

Abstract

Berbagai penelitian mengatakan bahwa kualitas Sungai Citarum sudah tidak memenuhi baku mutu. Sungai Citarum Hulu telah tercemar oleh logam berat. Hasil yang didapatkan belum menggambarkan pencemaran yang sebenarnya karena sebagian besar logam berat terakumulasi pada sedimen atau biota akuatik. Penelitian dilakukan dengan menganalisis konsentrasi logam berat di air dan sedimen sungai untuk mengetahui kualitas sungai kemudian melakukan simulasi pencemaran logam berat di air sungai bila efluen industri memenuhi baku mutu. Pengukuran logam berat dilakukan menggunakan AAS setelah mengekstraksi sampel air (SNI 6989.17:2009) dan sedimen (EPA Method 200.2 1994). Simulasi pencemaran logam berat di sungai dilakukan dengan menghitung konsentrasi campuran logam berat (air sungai dan efluen industri). Hasil pengukuran menunjukkan Sungai Citarum Hulu mengandung logam berat Cr, Cu, Zn, dan Ni baik pada air maupun sedimen sungai dari Danau Cisanti hingga Nanjung. Konsentrasi keempat logam berat pada sedimen lebih besar dari konsentrasi pada air. Pada air, konsentrasi logam terlarut lebih kecil dibandingkan dengan logam total. Lokasi dengan konsentrasi logam berat tertinggi pada air adalah Sapan dan Cisirung. Hasil simulasi menunjukkan bahwa walaupun industri mengeluarkan efluen sesuai dengan baku mutu efluen industri, baku mutu sungai pada beberapa daerah tetap tidak tercapai. Baku mutu sungai dan efluen serta sistem monitoring sungai perlu dievaluasi.
Perancangan Sewage Treatment Plant (STP) sebagai Implementasi Aspek Green Building pada Apartemen Samasta Mahata Margonda Depok Puspitasari, Putri Arum; Saptomo, Satyanto Krido; Febrita, Joana
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 3: Desember 2022
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.7.3.211-220

Abstract

Peningkatan pertumbuhan penduduk menyebabkan naiknya jumlah limbah cair domestik yang berasal dari kegiatan rumah tangga dan perkantoran. Konsep green building harus diterapkan terutama aspek konservasi air agar penggunaan air dapat berjalan dengan optimal. Salah satu upaya untuk mengolah air limbah domestik di Apartemen Samasta Mahata Margonda adalah penggunaan Sewage Treatment Plant (STP). Penelitian ini bertujuan merencanakan STP, melakukan identifikasi potensi penggunaan kembali air hasil pengolahan, serta melakukan penilaian green building kategori konservasi air. Unit pengolahan air limbah yang digunakan antara lain bar screen, grit chamber, ekualisasi, suspended growth, sedimentasi sekunder, ammonia stripping, reverse osmosis, dan klorinasi. Konsentrasi akhir dari parameter air limbah BOD, COD, TSS, dan ammonia setelah melewati unit reverse osmosis sebesar 0,54 mg/L, 2,52 mg/L, 10,72 mg/L, dan 4,79 mg/L sehingga sudah memenuhi baku mutu standar aliran kelas 2 untuk penggunaan kembali air daur ulang. Penghematan air yang dapat dicapai untuk siram tanaman dan siram toilet adalah 56% atau 156,5 m3/hari dari total kebutuhan air bersih 276 m3/hari. Hasil penilaian green building kategori konservasi air pada proses pembangunan Apartemen Samasta Mahata Margonda mendapatkan 9 poin dari total 21 poin maksimum.
Pengaruh Tata Guna Lahan terhadap Kualitas Air Sungai Cisadane di Kota Bogor Iqtashada; Febrita, Joana
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 1: April 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.1.9-18

Abstract

Sungai menjadi salah satu sumber air permukaan yang banyak dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas manusia. Tata guna lahan dan aktivitas makhluk hidup di DAS memengaruhi kualitas air sungai karena air buangan dan limpasannya dialirkan ke sungai tersebut. Sungai Cisadane merupakan sungai yang sangat vital di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air Sungai Cisadane di Kota Bogor serta mengetahui pengaruh dari tata guna lahan terhadap kualitas air sungai tersebut. Total panjang segmen yang dikaji sebesar 23,7 km. Metode yang digunakan yaitu menghitung indeks kualitas air dan memetakan sebaran tata guna lahan di DAS, lalu menganalisis hubungan keduanya. Data sekunder yang digunakan adalah data kualitas air Sungai Cisadane tahun 2021 dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) Kota Bogor dan data DEM Nasional dari situs Indonesia Geospasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Cisadane di Kota Bogor memiliki indeks pencemaran rata-rata Tahun 2021 sebesar 0,89 (status mutu baik). Total DAS Cisadane sebesar 3952,4 ha yang terbagi oleh permukiman sebesar 53%, kebun sebesar 15,6%, sawah sebesar 13,6%, hutan sebesar 17,7%, dan perindustrian sebesar 0,2%. Tutupan lahan yang paling berpengaruh terhadap kualitas air sungai adalah permukiman. Hal tersebut dibuktikan dengan tingginya nilai R2 permukiman terhadap kualitas air Sungai Cisadane di Kota Bogor yaitu sebesar 0,9981, nilai tersebut merupakan nilai korelasi tertinggi dari kelima tata guna lahan.
Analisis Kenyaman Ruang Menggunakan Simulasi Software Ecotect Analysis pada Masjid Kawasan Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor Fauzan Hakim, Fadli; Febrita, Joana
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.137-146

Abstract

Indonesia berada di iklim tropis lembab, yang menyebabkan suhu cenderung tinggi dan kecepatan angin rendah. Keadaan ini berpengaruh pada tidak tercapainya kenyamanan ruang dalam masjid. Kenyamanan ruangan dapat meningkatkan kondisi kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas seseorang. Tujuan penelitian ini adalah menentukan tingkat kenyamanan ruang lima masjid yang berada di Kawasan kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor dan melakukan simulasi modifikasi menggunakan Software Ecotect Analysis. Penelitian ini dilakukan dengab pengukuran langsung di lapangan yang meliputi pengukuran suhu dan kelembapan, intensitas cahaya, dan kebisingan kemudian dilakukan modifikasi menggunakan Software Ecotect Analysis. Terdapat lima masjid yang belum memenuhi kriteria kenyamanan termal dan audial, serta terdapat tiga masjid yang belum memenuhi kenyamanan visual. Modifikasi menggunakan Timber Clad Masonry (pasangan batu bata berplaster dengan lapisan kayu) dan Concrete Block Plaster (dinding berbahan beton dengan plaster). Hasil modifikasi terbaik terdapat pada Masjid Agung dengan modifikasi 2 terjadi penurunan sebesar MRT 21,9%, penurunan menurunkan PPD sebesar 75%, meredam arah suara sebesar 49,9% dan meningkatkan pencahayan sebesar 297%.
Implementasi Aspek Green Building Berdasarkan Kenyamanan Ruang di Kawasan Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan Fadillah, Andy; Febrita, Joana
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 9 No. 1: April 2024
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.9.1.41-50

Abstract

PPKS (Pusat Penelitian Kelapa Sawit) Medan merupakan unit kerja dari PT. Riset Perkebunan Nusantara yang merupakan anak perusahaan dari Holding PT. Perkebunan Nusantara III (Persero). Penelitian ini dilakukan untuk memberikan penilaian pada gedung PPKS Medan berdasarkan kriteria greenship rating tools untuk bangunan terbangun versi 1.1 dan membandingkan kenyamanan ruang menggunakan simulasi Ecotect Analysis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2023 hingga Mei 2023. Hasil assessment kategori energy efficiency and conservation (EEC) menunjukkan bahwa gedung PPKS telah memenuhi 5,5% dari kriteria greenship atau mendapatkan 2 dari 36 poin. Hasil assessment kategori indoor health and comfort (IHC) menunjukkan bahwa gedung PPKS telah memenuhi 35% dari kriteria greenship atau mendapatkan 7 dari 20 poin. Pengukuran pada 12 ruang PPKS Medan mendapatkan nilai rata-rata suhu sebesar 23,30 ℃, kelembaban relatif sebesar 56,39 %, kebisingan sebesar 52,55 dB(A) yang memenuhi standar, dan intensitas cahaya sebesar 201,38 lux yang tidak memenuhi standar. Simulasi software Ecotect Analysis menghasilkan intensitas cahaya yang lebih baik dengan nilai antara 180-684 lux dibandingkan pengukuran langsung antara 158,82-247,73 lux, dikarenakan analisis simulasi mengganti bahan material kaca dan jendela dengan single glazed alumunium frame blind sehingga Gedung PPKS Medan dapat memenuhi standar kenyamanan visual.
Analisis Sebaran PM10 menggunakan Model AERMOD View pada Jalan Raya Gunung Putri, Kabupaten Bogor Adli, Muhammad Tiyono Dzul; Febrita, Joana
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 9 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.9.2.167-178

Abstract

Sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang terbesar polusi akibat dari emisi atau zat buang yang dihasilkan pada proses pembakarannya. Parameter pencemar udara ambien yang dihasilkan oleh aktivitas sektor transportasi salah satunya yaitu Particulate Matter 10 (PM10). PM10 pada jangka panjang dapat menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan. Banyaknya pabrik-pabrik dan transportasi yang beraktivitas di Kecamatan Gunung Putri dapat memengaruhi kualitas udara di wilayah tersebut. Oleh karena itu, analisis pola sebaran konsentrasi PM10 di Jalan Raya Gunung Putri dengan pemodelan AERMOD perlu dilakukan. Hasil pengukuran langsung di lapangan diperoleh besarnya konsentrasi PM10 pada hari kerja berkisar antara 72,80 - 135,39 µg/m3 sedangkan pada hari libur berkisar antara 50,68 - 82,52 µg/m3. Sumber pencemar PM10 yang bergerak berasal dari kendaraan seperti motor, mobil, bus, dan truk. Jumlah kendaraan yang melintas menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya nilai konsentrasi PM10, semakin banyak kendaraan yang melintas konsentrasi PM10 juga akan meningkat. Pola sebaran konsentrasi PM10 dengan AERMOD View pada hari kerja berkisar antara 33,78 – 238,49 µg/m3 sedangkan pada hari libur berkisar antara 17,20 – 110,90 µg/m3 dengan arah angin bergerak dominan ke arah Tenggara. Konsentrasi PM10 di beberapa segmen jalan seperti segmen 1, segmen 2, dan segmen 6 tidak memenuhi baku mutu, yaitu lebih besar dari 75 µg/m3.
Potential Composting Paper and Food Waste using Cow Rumen Bioactivator at IPB University Dramaga Campus Yulianti, Alda Hesti; Febrita, Joana
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 10 No. 1: April 2025
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.10.1.149-158

Abstract

Educational institutions including IPB University Dramaga is generating paper and food waste. Waste paper reaching 679.84 kg per day and food waste reached 379.55 kg/ day. Both is collected at Taman Semangat located in Cikabayan IPB Dramaga and has the potential to pollute the environment if not treated further. On the other hand, IPB has the potential of cattle rumen that has not been effectively utilized. One of the waste treatments that can be done is composting. This study aims to analyze the characteristics and quality of compost, determine the best compost variation, and analyze the potential of composting in reducing paper and food waste at IPB Dramaga Campus. Composting was done by mixing waste paper and food waste using cow rumen bioactivator. Composting was carried out for 8 weeks aerobically with two composting methods, namely open windrow and aerated static pile (ASP). The results showed that compost characteristics including color, volume, temperature, moisture content, pH, C-Organic, N-Total and C/N ratio were in accordance with SNI 19-7030-2004. Compost that is in accordance with the standard is found in variations A3 and B3 in four weeks. In this variation, the weight ratio of waste paper to food waste and cow rumen is 1.75: 5: 3,25. This composting variation is able to reduce waste paper and food waste based on variations A3 and B3 by 67% and 13%.
Design and Performance Evaluation of Conventional and Modified Aerobic Composters for Food and Agricultural Waste Management Loppies, Rasendriya Arkananta Bhanu; Febrita, Joana; Arif, Chusnul
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 10 No. 2: October 2025
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.10.2.327-336

Abstract

The management of organic waste, such as food scraps and straw, remains a challenge, particularly in residential areas that produce large amounts of waste but lack effective waste management systems. This study aimed to design and evaluate the performance of two types of aerobic composters: a conventional method and a modified method using a passive aeration system with perforated pipes. Six compost material variations were tested based on different ratios of food waste to straw and observed over an eight-week period using key parameters such as temperature, height, pH, moisture content, organic carbon, nitrogen content, and C/N ratio. The results showed that All compost variations met the compost quality standards of SNI 7763:2024. No significant difference was found between the conventional and modified methods based on ANOVA test results for the C/N ratio and pH. This study concluded that variation B6 was the most favorable, as it produced a C/N ratio closest to the standard value, met the quality standard criteria during the composting process, and reached acceptable pH and carbon levels more quickly than the other variations. Therefore, the compost quality of variation A2 and A3 was superior and reached maturity in a shorter time compared to the other treatments.
Indoor Thermal Comfort in Tropical Urban Houses in Indonesia: The Effect of Outdoor Temperature and Windows Nur Azizah, Jihan; Joana Febrita; Yudi Chadirin
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 10 No. 2: October 2025
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.10.2.347-356

Abstract

Indoor thermal comfort in tropical urban houses is important to manage because it determines the quality of life for the inhabitants. However, it is prone to sudden changes of temperature, especially in a developing country, such as Indonesia, where indoor air circulation is mainly supported by windows. This research aims to evaluate the indoor thermal comfort in Indonesian urban houses, and to analyse the correlation of outdoor temperature and the number of windows on the indoor temperature. This study took place in the Greater Bogor Area with a total of five houses. Outdoor and indoor temperatures were monitored in four areas for each home, which are the living room, bedroom, toilet, and terrace. The dry and wet temperatures were analysed to determine the indoor thermal comfort status based on ASHRAE (The American Society of Heating, Refrigerating, and Air Conditioning Engineers)-55. The correlation between outdoor temperature and the number of windows on indoor thermal comfort was analysed using multiple linear regression. Three of the five houses had areas that met the standard for thermal comfort. The areas were mainly the terrace and the bedroom. The average (standard deviation) of outdoor dry and wet temperatures was 27.79 oC (1.03 oC), and 25.59 oC (1.56 oC), respectively. While for the indoors, the average for dry and wet temperatures were 27.96 oC (1.87 oC), and 25.39 oC (2.31 oC). Outdoor temperature and number of windows showed insignificant correlation with indoor temperature (R2: 0.1448; adj R2: 0.08145; p>0.121), opposing the previous studies on the effect of outdoor temperature and number of windows on indoor temperature. Apart from this finding, the effect of windows/ventilation's presence on indoor thermal comfort cannot be undermined. As ventilation serves as a part of human adaptation to heat, it is becoming more important amidst the increased extreme heat caused by climate change.
Efektivitas Penyerapan Amonia dalam Metode Soybean Crude Urease Calcite Precipitation Febrita, Joana; Natasyarini, Nanda Purwita; Putra, Heriansyah
CIVED Vol. 10 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i1.380112

Abstract

Penggunaan metode soybean crude urease calcite precipitation (SCU-CP) untuk perbaikan tanah menghasilkan produk sampingan berupa amonia, yang jika nilainya tinggi dapat memberikan dampak buruk pada lingkungan. Penelitian ini menggunakan zeolite, arang aktif, dan karang sebagai bahan penyerap amonia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bahan yang paling efektif dalam penyerapan amonia dan pengaruhnya saat diaplikasikan pada tanah. Pengujian dilakukan menggunakan dua konsentrasi dan tiga waktu pengadukan untuk semua bahan penyerap. Hasil pengujian menunjukkan penyerapan amonia terbesar terjadi pada arang aktif dengan konsentrasi 0,1 g/ml dan waktu pengadukan 20 menit, dengan nilai penyerapan 62%. Arang aktif disimpulkan memiliki efektivitas penyerapan amonia terbaik dibandingkan dengan zeolite dan karang. Penyiraman larutan aquades sebanyak 5 PV pada sampel dengan arang aktif menghasilkan nilai konsentrasi amonia terkecil sebesar 0,00001500 g/ml yang belum memenuhi baku mutu. Efektivitas penyerapan total yang terukur setelah dilakukan penyiraman pada tanah adalah sebesar 99% dari konsentrasi amonia kontrol. Penggunaan arang aktif terbukti efektif untuk mengurangi konsentrasi amonia saat larutan SCU-CP diaplikasikan pada tanah, meskipun nilainya belum memenuhi baku mutu.