Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Tentang Pijat Perineum Pada Ibu Hamil Trimester III Istiana, Siti; Kusumawati, Erna; Rahmayani, Alya Aulia; Aryana, Dwi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Kota Semarang dari tahun 2020 ke 2021 mengalami kenaikan dari 71,35/ 100.000 KH menjadi 95,30/ 100.000 kelahiran hidup dengan jumlah 21 kasus, dimana 16 kasus meninggal karena Covid. Pada tahun 2022 jumlah ibu yang meninggal turun menjadi 15 kasus dengan AKI 67,25 per 100.000 KH. Kematian ibu disebabkan oleh Perdarahan (40%), Pre eklampsi (21%), Sepsis (13%), Penyakit (13%), Lain lain (13%). Penyebab perdarahan dan infeksi bisa dikarenakan terjadinya laserasi perineum. Perlukaan pada perineum berefek pada kondisi fisik dan psikologis seorang wanita pasca persalinan. Wanita postpartum yang mempunyai luka perineum biasanya memiliki waktu penyembuhan yang relatif lebih lama. Beberapa penelitian telah dilakukan dalam hal tekhnik pemecahan masalah persalinan, terutama perlukaan jalan lahir. Hasil yang didapatkan adalah pijat perineum. Metode kegiatan adalah pendidikan kesehatan tentang pijat perineum Sasaran ibu hamil TM III di wilayah Puskesmas Tlogosari Kota Semarang. Pendidikan kesehatan diberikan dengan menggunakan media booklet dan leaflet. Metode pendidikan kesehatan dilakukan secara individu maupun kelompok. Pendidikan kesehatan dilakukan 2 kali, pertama  pada saat kunjungan ibu ke Puskesmas, yang kedua melakukan evaluasi melalui whatsapp atau telepon. Pada tahap akhir memberikan evaluasi kepada mitra mengenai pemahaman terhadap pijat perineum. Seluruh materi dapat disampaikan dan diterima dengan baik. Ada beberapa kendala yaitu masalah perizinan membutuhkan waktu yang lama serta ibu hamil yang datang ke Puskesmas tidak pada waktu yang bersamaan
Paparan Media Terhadap Perilaku Berisiko Remaja Agustin Rahmawati; Siti Istiana; Erna Kusumawati
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/k720vv43

Abstract

Background: Adolescent life is a life that is crucial for the future of the rest of their lives. Adolescent delinquencecan happen when sociological and psychological needs are not well, so that will bring various pattern of aggressive behavior and tend toward the negative. Aggressive behavior problems tend to be negative and it cannot beseparated from mental problems, and the psychological journey dominant in adolescents is still unstable. Influencescoming from the outside often have an impact that brings them to risky behaviors such as smoking, free sex, anddrugs. Therefore, this study aims to find the effect of media exposure on adolescent risk behavior.Method: The type of research used in this research is a survey research of cross sectional approach. The samplein this research is a part of the population of the students of class XI SMK Sudirman Semarang from June until July2015 which amounted to 39 students. The sampling techniques used are a sampling of saturated.Result: Data obtained by the majority of adolescent who have high-risk behavior as much as 53.8%. Media exposure mostly give positive exposure to 61.5%. Results of the correlation of Chi Square p value = 0.000 (p <0.05). Theinfluence of the incorrect information may negatively impact if not matched with the right information from sourcesthat can be accounted for.Conclusion: There are any significant correlation media exposure with the risky behavior of adolescent.Keywords: risky behavior, adolescents, media exposure
Studi Literatur: Faktor Resiko Kejadian Depresi Pada Ibu Pasca Melahirkan Aniatul Janah; Siti Istiana; Sherkia Ichtiasi Prakasiwi; Ariyani Lutfitasari
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Depresi postpartum, juga dikenal sebagai depresi postpartum (PPD), adalah gangguan kesehatan mental yang umum bagi ibu setelah melahirkan dan merupakan masalah kesehatan mental masyarakat karena berdampak langsung pada bayi dan keluarganya. Di negara-negara Asia, depresi postpartum cukup tinggi, berkisar antara 26-85%, sedangkan di Indonesia berkisar antara 50-70%. Akibat dari blues pasca persalinan yang tidak ditangani adalah salah satu dari banyak penyebab depresi ini. Tujuan: Literatur ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor resiko kejdian depresi pada ibu pasca melahirkan. Metode: Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan literature review. Artikel yang akan direview didapatkan melalui pencarian di data base elektronik yaitu google scholar. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa pada penelitian literature review ini menggunakan 8 jurnal nasional yang diakses dari google scholar yang menjelaskan mengenai faktor-faktor resiko kejadian depresi ibu setelah melahirkan. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa kondisi psikososial, dukungan suami, status ekonomi, kecemasan, cara persalinan dan onset laktasi, kepuasan pernikahan, keikhlasan dan kematangan emosi, self efficacy, jenis persalinan, kesiapan ibu dan komplikasi/penyulit persalinan menjadi faktor resiko kejadian depresi pada ibu setelah melahirkan. Kata Kunci : depresi postpartum, faktor resiko depresi postpartum, postpartum.