Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Edukasi Pencegahan DOMS pada Komunitas Penggiat Hobi Hanagatsu Wotagei Mario, Prabawati Sinta; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Istiqomah, Siti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6141

Abstract

Wotagei merupakan bentuk kegiatan yang berasal dari Jepang dengan gerakan tangan sederhana berupa chanting. Seiring dengan berkembangnya zaman, terjadi pergeseran budaya yang menyebabkan wotagei berubah dari gerakan chanting menjadi modern dance dengan light sticks (light dance). Gerakan berulang serta eksplosif pada wota seperti rotasi shoulder dan wrist, dan penggunaan kelompok otot yang berulang dapat memicu terjadinya Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), terutama jika dilakukan tanpa pemanasan yang tepat. Walaupun tidak terlihat seperti olahraga, komunitas penggiat hobi seperti Hanagatsu Wotagei juga berisiko terkena DOMS, disamping itu belum adanya edukasi mengenai pencegahan DOMS pada komunitas ini. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota komunitas mengenai mekanisme terjadinya DOMS serta tindakan pencegahan melalui pemanasan yang tepat. Metode dari pengabdian ini menggunakan deskriptif kualitatif, Dimana pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pemberian pre dan post-test mengenai DOMS. Edukasi diberikan melalui penyampaian materi dengan media leaflet, diskusi interaktif, serta demonstrasi latihan pemanasan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman responden mengenai DOMS, yang ditunjukkan melalui perbandingan skor pre dan post-test. Responden menunjukkan keterlibatan aktif selama materi diberikan dan tergerak untuk mulai memodifikasi teknik pemanasan sesuai edukasi yang diberikan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan anggota komunitas mengenai DOMS dan pentingnya pemanasan yang tepat serta membangun kesadaran untuk bertindak lebih baik dalam pemanasan sebelum aktivitas wotagei.
Needs Analysis of IPAS Learning Media Development Based on Smart Apps Creator in Elementary Schools in Rural Areas of Indonesia Istiqomah, Siti; Murwaningsih, Tri; Sukarno, Sukarno
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98891

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu faktor yang memudahkan siswa dalam mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengumpulkan informasi mengenai kebutuhan awal dalam rangka merancang draft media pembelajaran IPAS berbasis Smart Apps Creator. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V dan guru sekolah dasar di Kecamatan Purwantoro. Indikator pemilihan aplikasi desktop Smart Apps Creator (SAC) dan analisis materi mengenal bumi kita. Hasil penelitian menunjukkan: 91,25% lingkungan sekolah memiliki sinyal internet yang tidak stabil, 100% sekolah dasar memiliki fasilitas Wi-Fi, 100% siswa memiliki smartphone, 86,76% siswa berinteraksi dengan smartphone lebih dari 4 jam per hari, 85,60% materi IPAS tidak ada di lingkungan sekolah, seperti: sungai, gunung berapi, laut, selat; 87,45% materi tidak dapat dijangkau dengan pembelajaran di luar kelas. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat kebutuhan pengembangan media pembelajaran IPAS kelas V dengan aplikasi desktop SAC berbasis Android dengan materi mengenal bumi kita untuk siswa kelas V SD di Kecamatan Purwantoro.
ANALISIS KEGIATAN ‘HUJAN KARYA’ MERUPAKAN BAGIAN DARI PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN SENI MUSIK PRODI PGSD, MERUPAKAN PENGUATAN SOFT SKILL DALAM TEKNIK BERMAIN MUSIK TRADISIONAL Loustiawaty, Lousy; hilmy, Fauziyah Maftuh Hilmy; Nidya Septianty, Cindy; Indah Oktaviani, Zahra; Azis; Istiqomah, Siti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55496

Abstract

The Hujan Karya activity is an implementation of the Project-Based Learning (PjBL) approach in the Music Education course within the Elementary School Teacher Education (PGSD) Program, aimed at strengthening students’ soft skills in traditional music performance. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observations, interviews, and documentation of the Hujan Karya activity, which involved students in designing, practicing, and performing traditional music compositions collaboratively. The findings indicate that the activity was effective in enhancing students’ collaboration, communication, discipline, responsibility, creativity, and self-confidence. In addition, students demonstrated improved technical skills in playing traditional musical instruments such as gamelan, angklung, and other regional instruments. The implementation of Project-Based Learning through the Hujan Karya activity successfully bridged the balance between theoretical understanding and practical application while fostering students’ appreciation and love for Indonesia’s traditional musical heritage. The soft skills developed through this activity are expected to serve as valuable competencies for PGSD students as future elementary school teachers in delivering creative, innovative, and contextual music education.