Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengembangan Instrument Minat Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Iswanto Iswanto
Syntax Idea Vol 3 No 2 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i2.1047

Abstract

The purpose of the research was to generate an interest in learning science students in grade IV elementary school who met valid and reliable criteria. The variables observed in this study were instruments of interest in learning science with the research subjects of students of SDN Karangrejo 02 and SDN Cingklung in Bancar Subdistrict, Tuban Regency. This research is a type of development research (R&D) by applying plomp research model with five stages including (1) Investigation Phase, (2) Design, (3) Realization, (4) Evaluation and Revision, (5) Implementation. The instruments developed are questionnaires of interest in learning science for elementary school students with indicators of students' feelings of pleasure, interest and attention in learning science. Questionnaire test, conducted grain validation test using correlation technique SPSS application version 23 with the number of question items 20 and respondents (N-24) with a level of significance of 5% (0.05) is 0.404 ( R table). Obtained 13 valid statement items and 7 invalid statement items. Reliability test has Cronbach's Alpha value of more than 60% or 0.6, which is 0.801 which means the poll is said to be Reliable.
SISTEM PERINGATAN DINI TANAH LONGSOR BERBASIS ATMEGA8535 Iswanto Iswanto; Nia Maharani Raharja; Alif Subardono
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang banyak lembah, bukit dan gunung berapi. Sehingga setiap tahun, Indonesia banyak terjadi bencana alam tanah longsor. Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran tersebut, bergerak ke bawah atau keluar lereng. Penelitian ini mencoba membangun suatu system peringatan dini tanah longsor dengan menggunakan mikrokontroler ATMEGA8535. Pada saat tanah bergeser lebih 4 cm dan curah hujan perhari mencapai 100 mm/hari, maka sistem ini akan membunyikan sirine bahaya dan akan menghubungi perangkat desa agar mengevakuasi warganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk suatu sistem peringatan dini tanah longsor berbasis mikrokontroler ATMEGA8535 bekerja dengan baik
Pemanfaatan Games Kartu Jodoh dalam Pembelajaran IPS Iswanto Iswanto
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVII Nomor 1, Februari 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7792.966 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v16i6.4368

Abstract

Pendidikan sebagai usaha yang digunakan untuk mentransfer pengetahuan untuk mengadakan berbagai perubahan, sehingga diperlukan sistem pendidikan integral yang membutuhkan totalitas fungsional terarah pada satu tujuan. Keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh perubahan dalam segala komponen pendidikan yaitu kurikulum, sarana-prasarana, peserta didik, media, dan metode yang tepat. Sekolah merupakan lembaga sentral yang berperan dalam mengembangkan dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik sebelum terjun ke masyarakat. Sudah seharusnya pendidik turut berperan serta dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pendidik dapat mengawalinya dari hal yang terkecil, diantaranya dengan membenahi strategi pembelajaran, proses belajar mengajar, penilaian dan lainnya.
TERAPI INFRA-RED BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN RELAKSASI OTOT Elsye Maria Rosa; Iswanto Iswanto; Erika Loniza; Ipin Prasojo; Noor Ridha
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.755 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.797

Abstract

Kehadiran virus Corona/ Covid-19 sebagai pandemic yang mengharuskan pembatasan interaksi social, menyebabkan gangguan psikologis berupa stress yang berwujud dalam bentuk ketakutan, kegelisahan, dan kecemasan. Gangguan cemas muncul karena adanya situasi yang mengancam yang merupakan reaksi normal dari stress. Gangguan kecemasan memiliki gejala yang diantaranya gemetar dan keringat dingin,otot tegang, pusing dan sakit kepala, mudah marah,susah tidur, dada berdebar- debar, sering merasa lelah dan sesak napas. Dalam bidang medis sinar Infrared digunakan untuk terapi terhadap suatu penyakit, termasuk relaksasi otot. Terapi ini bersifat fisioterapi maksudnya adalah pengobatan yang dilakukan secara fisik dengan menggunakan pancaran radiasi sinar infrared yang dihasilkannya. Tujuan:Pembuatan alat terapi berbasis android untuk membantu masyarakat memperoleh pengobatan alternatif dalam meningkatkan relaksasi otot guna mengurangi tingkat stress dan kecemasan bagi pasien yang mengalami masalah pada tubuhnya seperti nyeri pada otot dan persendian terutama di saat pandemic Covid-19. Metode: PAR (Participatian Action Research) dengan 2 siklus yaitu siklus -1: merakit alat infrared, siklus ke-2: menerapakan alat terapi infrared berbasis android ke panti asuhan. Hasil: Alat Terapi infra-red berbasis android membantu masyarakat terutama Panti Asuhan Muhammadiyah Putra Daarusubusi dalam memperoleh pengobatan alternatif. Alat Terapi Infrared berbasis Android yang bisa digunakan untuk meningkatkan relaksasi bagi masyarakat yang mengalami masalah pada tubuhnya seperti nyeri pada otot dan persendian terutama di saat pandemi Covid-19. Kesimpulan: alat terapi infrared berbasis android merupakan salah satu solusi alternatif bagi masyarakat untuktetap menjaga tubuhnya terutama pada saat pandemic Covid-19.
MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PERBANKAN (STUDI PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERCATAT DI BEI) Iswanto Iswanto
Manajemen Bisnis Vol. 4 No. 2 (2014): October
Publisher : Universitas muhammadiyah malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmb.v4i2.5292

Abstract

The purpose of this study is to determine the most influential ratio of CAMEL on bankruptcy of banking companies listed on the Stock Exchange. The other purpose is to predict bank bankruptcy. The result resesarch found that the ratios of CAMEL have a positive and significant effect in predicting bankruptcy of the banking company. The ratio of capital adequacy ratio (CAR) is accurate for predicting bank bankruptcy with a significance level of 0.014. It could be suggested that banks management should be pay more attention to the ratio of capital adequacy ratio (CAR) because it can provide a positive influence on the prediction of bank bankruptcy. Investors should be also pay more attention to the CAR when making a decision to minimize the risk. Further research should be consider other than CAMEL ratios, for example, aspects of compliance including Maximum Lending limit (LLL), reserve requirement (GWM), and Net Open Position (NOP). Keywords: Predicting Bankruptcy, CAMEL and CAR.
Local Marriage System of Boti Community Depicted through its Speech Ritual Iswanto Iswanto
Kawalu: Journal of Local Culture Vol 3 No 2 (2016): July - December 2016
Publisher : Laboratorium Bantenologi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.772 KB)

Abstract

Marriage system in the indigenous trust describes the relationship of supernatural effect on family kinshipinthe community. Such the relevance is the primary identifier and the identity of the diversity of the Indonesian nation. It is inevitable that a cultureas a pillar of diversity is a buffer for entering the era of multicultural and globalization. Values of Humanist is the power of social relation among individuals in the community groups. This paper describes the characteristic of marriage in society of Boti in East Nusa Tenggara who hold the original trust Halaika.The results shows behaviors that indicate homage to supernatural of Uis Pah (Lord of the Earth), Uis Oe (Lordof Water) and Uis Neno (Lord of Heaven) in a series of marriages that is rich of value and meaning. Keywords: Halaika, Boti, Local Marriage
KOMPETISI DALAM MENDAPATKAN PANGSA PASAR MUATAN EKSPOR IMPOR BAGI PERUSAHAAN PELAYARAN DI INDONESIA Iswanto Iswanto
Majalah Ilmiah Bahari Jogja Vol 13 No 20 (2015): BAHARI Jogja Edisi Februari 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.672 KB) | DOI: 10.33489/mibj.v13i20.73

Abstract

Pasar Impor dan ekspor saat ini sangat menjanjikan bagi dunia perdagangan internasional dengan kurs rupiah yang berlaku saat ini terhadap dolar menyebabkan gairah menggali rupiah di dalam negeri semakin baik. Namun bagi pasar internasional suatu negara tidak akan berpengaruh apabila antara pasar impor dan ekspor merimbang sehingga akan memberi nilai positif apabila ekspornya memberikan nilai surplus bagi perdagangan internasional. Berkenaan dengan tersebut khususnya bagi angkutan laut akan sangat dipengaruhi oleh aktifitas keduanya yaitu kegiatan impor dan ekspor. Apabila kegiatan impor dan ekspor baik maka akan memberikan keuntungan bagi penyelenggaraan angkutan laut. Hal ini tidak kalah pentingnya bagi perusahaan dalam mencari pangsa pasar baik pengangkutan untuk impor maupun ekspor dalam aktifitas perdagangan internasionalnya. Beberapa hal yang bisa dijadikan indikator agar mendapatkan pangsa pasar yang baik perlu memperhatikan : Pelayanan, Waktu Transit dan Perjalanan Kapal, Lalu lintas Kapal. Ketersediaan Tempat di Kapal, Ketersediaan Kontainer, Tariff dan Harga, Dokumen dan Paska Pelayanan.indikator ini akan sangat menentukan dalam merebut pangsa pasar.
SIMPLIFIKASI SISTEM DAN PROSEDUR DI PELABUHAN DAPAT MENGURANGI CELAH PENYIMPANGAN DAN EKONOMI BIAYA TINGGI Iswanto Iswanto
Majalah Ilmiah Bahari Jogja Vol 13 No 21 (2015): Bahari Jogja, Edisi Juli 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.188 KB) | DOI: 10.33489/mibj.v13i21.77

Abstract

Port as a gateway, interface and become links in and out of goods bothregionally and internationally has a current density of services a very high,ranging from maintenance to come goings of ships, entry and exit of goods aswell as the utilization of existing facilities at the port, either by means ofcompulsory and only when needed , from hardware and software. The density ofthe maintenance of this service requires a long bureaucratic and everything isalmost in the form of a monopoly or near-monopoly at risk of fraud, since allservice users want quick service, which is generally to avoid high-cost economy,the condition of this kind must be overcome to prepare the system andprocedures either to eliminate the negative image of the harbor, m bureaucraticbarriers, and can also be reached by entrepreneurs bureaucracy, by changingthe mental attitude of bureaucrats to focus on the goals, improve the system ofreward, so that the organization is performing well, along with a control strategyby using rules that detail well as using culture that can touch feeling and canchange the minds of the organization, which eventually can strengthen newpositive behavior, so that the direction the organization is clear and can achievethe expected goals.
BONGKAR MUAT BARANG DI PELABUHAN INTENSITAS DAN AKTIVITAS SUATU TINJAUAN EMPIRIK Iswanto Iswanto
Majalah Ilmiah Bahari Jogja Vol 14 No 23 (2016): Bahari Jogja Edisi Juli 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.9 KB) | DOI: 10.33489/mibj.v14i23.92

Abstract

Kegiatan pelabuhan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi akan menjadi perebutan para pemegang kepentingan, antara Pemerintah sebagai regulator yang dilaksanakan BUMN (bersifat monopoli) dan perusahaan swasta nasional juga ingin mendapatkan bagian kue kegiatan yang tersebut. Secara ekonomi bahwa satu kegiatan monopoli biasanya kurang sehat dan cenderung diselewengkan kegiatan dimaksud sejak kapal masuk sudah harus berurusan dengan regulator, kapal sandar, bongkar muat dan kapal meninggalkan pelabuhan, sehingga ingin segera dilayani dan segera meninggalkan pelabuhan. Regulasi yang dilaksanakan pemerintah dengan monopoli menjadi masalah karena urusan fisik kapal, awak namun kegiatan bongkar muat masih ada peran swasta yang juga berkepentingan, dan selama ini masih terpinggirkan.
Pemanfaatan Kebun Sekolah Sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Siswa pada Materi Biologi Nurwidodo Nurwidodo; Iin Hindun; Nurul Mahmudati; Iswanto Iswanto
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8268

Abstract

Background: Pemanfatan kebun sekolah sebagai sumber belajar belum pernah dilakukan oleh guru, sehingga mendorong tim dosen mendedikasikan pengalaman dan pengetahuannya untuk mendampingi guru IPA di MTsN Batu dalam rangka meningkatkan pemanfaatan kebun sekolah sebagai sumber belajar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemanfaatan kebun sekolah sebagai sumber belajar. Metode: Pemanfaatan kebun sekolah sebagai sumber belajar adalah dengan sosialisasi, observasi, identifikasi, analisis, menyusun rencana aksi dan implementasi. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa guru menerima pengetahuan baru dan terdorong untuk memanfaatkannya dalam praktek memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Hasil juga menunjukkan menunjukkan bahwa di kebun sekolah tersedia berbagai macam tanaman yang belum dieksplorasi dan diutilisasi sebagai sumber belajar. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kebun sekolah berpotensi menjadi sumber belajar untuk materi klasifikasi tumbuhan dan struktur serta fungsi tumbuhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemanfaatan kebun sekolah sebagai sumber belajar telah memenuhi 6 persyaratan yaitu kejelasan potensi, kejelasan tujuan, kejelasan sasaran, kejelasan informasi yang tersedia, kejelasan cara atau pedoman serta kejelasan perolehan. Kesimpulan: Pemanfaatan kebun sekolah sebagai sumber belajar yang didessain dalam organisasi instruksional akan mampu meningkatkan kualitas proses belajar siswa dan hasil belajar yang berupa fakta, konsep, prinsip terkait dengan klasifikasi tumbuhan serta struktur dan fungsi tumbuhan.