Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Innovation for Community Service Journal

Pelatihan Pembuatan Cuka Kelapa dari Air Kelapa Kepada Ibu-Ibu PKK Negeri Kilang Jolantje Latupeirissa; Ivonne Telussa; Nikmans Hattu; Stephanie Sohilait; Marsela Susan Laratmase
Innovation for Community Service Journal Vol 1 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v1i2.8526

Abstract

Pelatihan pembuatan cuka kelapa telah dari air kelapa dilaksanakan kepada ibu-ibu PKK Negeri Kilang, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon. Tahap-tahap kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim melakukan survei pendahuluan untuk mengetahui kondisi lapangan, tempat/lokasi yang digunakan. Selanjutnya tim menyiapkan bahan dan perlengkapan yang digunakan untuk pembuatan cuka kelapa. Pada tahap pelaksanan, tim melakukan penyuluhan kepada ibu-ibu PKK dengan menyampaikan materi tentang cara pembuatan cuka kelapa dan manfaat cuka kelapa. Kemudian dilanjutkan dengan proses pembuatan cuka kelapa. Air kelapa bersih dimasukkan dalam stoples, ditambahkan ammonium sulfitt dan ragi, diaduk, dan ditutup, kemudian dibiarkan selama 6 hari untuk terjadi proses fermentasi (proses fermentasi). Setelah 6 hari hasil fermentasi dipanaskan untuk memisahkan cuka dengan alkohol. Larutan yang tertinggal merupakan cuka sedangkan alkohol telah menguap. Pada tahapan ini seluruh peserta dilatih bagaimana cara membuat cuka kelapa. Tahap ketiga yaitu tahap evaluasi, dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan yang telah dilakuka. Hal ini dapat dilihat dari antusias dan semangat peserta dalam membantu proses pembuatan cuka tersebut. Luaran yang dihasilkan adalah produk kreatifiitas tanaman kelapa yaitu cuka kelapa yang telah dibuat ibu-ibu PKK Negeri Kilang untuk dapat dimanfaatkan sehari-hari.
Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) di Negeri Morella, Maluku Tengah Shielda Natalia Joris; Imanuel B. D. Kapelle; Serly J. Sekewael; Ivonne Telussa; Semuel S. Pada; Stephanie P. Sohilait
Innovation for Community Service Journal Vol 1 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v1i2.8996

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung tema peningkatan nilai ekonomis santan kelapa melalui pembuatan virgin coconut oil (VCO) merupakan salah satu bentuk kepedulian akademisi bidang kimia terhadap penyebaran informasi dan produksi produk industri rumah tangga dengan nilai ekonomis tinggi. Penyebarluasan aplikasi, prosedur pembuatan, serta prosedur pemasaran maupun pencerahan informasi dapat dilakukan untuk mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang produk maupun proses kimia di sekitarnya. Selain itu, secara tidak langsung, masyarakat penerima informasi ini dapat mengaplikasikannya dan menjadi produsen industri kecil berskala rumah tangga. Hal ini dapat membantu membangkitkan ekonomi nasional setelah masa pandemik. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan pembuatan VCO bagi Masyarakat Negeri Morella, Maluku Tengah dilakukan dengan metode demonstrasi secara interaktif dan terstruktur untuk menginisiasi creative thinking masyarakat setempat dalam memanfaatkan potensi kelapa. Peserta kegiatan merupakan tim pelatihan dan masyarakat Negeri Morella telah berhasil membuat produk VCO khas Negeri Morella.
Pemanfaatan Buah Kelapa sebagai VCO di SMK Negeri 6 Ambon Pentury, Evangeline; Telussa, Ivonne; Kapelle, Imanuel Berly Delvis; Tehubijuluw, Hellna; Souhoka, Fensia Analda; Runtu, Irwan
Innovation for Community Service Journal Vol 2 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v2i2.15691

Abstract

VCO atau Virgin Coconut Oil, adalah minyak kelapa murni yang diekstrak dari daging kelapa segar tanpa melalui proses pemanasan. VCO semakin populer sebagai produk alami yang multifungsi, baik untuk konsumsi maupun perawatan kecantikan. Tujuan dari pembuatan VCO ini adalah untuk memberikan informasi pemanfaatan hasil kelapa yang berupa santan yang dapat diolah kembali menjadi minyak VCO yang memiliki nilai jual yang tinggi dan memiliki kegunaan sebagai obat maupun untuk produk kecantikan. Pemateri bersama mitra melakukan praktek bersama yang diawali dengan melakukan demo pembuatan VCO oleh pemateri kemudian akan diikuti oleh para siswa SMK Negeri 6 Ambon. Prosedur pembuatan dimulai dari kelapa yang kering diparut, diperas lalu didiamkan selama 4 jam untuk memisahkan santan kental dan air. Santan kemudian didiamkan kembali selama 24 jam sampai terbentuk 3 lapisan yaitu air, minyak dan ampas santan. Minyak yang didapat dipisahkan lalu disaring dan dimasukkan kedalam botol kemasan. VCO siap untuk dikonsumsi dan dijual. Tahapan-tahapan pembuatan VCO dapat diikuti dengan baik oleh para siswa SMK Negeri 6 Ambon.
Edukasi Pengelolaan Obat (DAGUSIBU) kepada Masyarakat Desa Asilulu untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang Pengelolaan Obat yang Benar Pentury, Evangeline; Telussa, Ivonne; Hattu, Nikmans; Latupeirissa, Jolantje; Nusaly, Windy Natalia
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i1.19133

Abstract

Swamedikasi merupakan praktik umum untuk mengatasi masalah kesehatan ringan tanpa konsultasi medis, namun mengandung risiko jika dilakukan dengan tidak tepat. Program pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Asilulu dengan menggunakan pendekatan edukatif untuk meningkatkan kesadaran tentang penggunaan dan pengelolaan obat yang tepat. Program ini berfokus pada konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) yang bertujuan untuk mendidik masyarakat tentang praktik mengelola obat yang tepat-mulai dari memperoleh obat dari sumber terpercaya hingga membuang obat yang sudah kedaluwarsa dengan aman. Kegiatan diawali dengan observasi lapangan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan obat, diikuti dengan sesi penyuluhan interaktif dan pembagian materi edukasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang rasional, termasuk penggunaan obat yang tepat, penyimpanan yang aman, serta pembuangan obat yang ramah lingkungan. Kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya dari pengelolaan obat yang tidak tepat juga meningkat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif dalam menumbuhkan perilaku rasional dalam penggunaan obat. Pentingnya hasil ini terletak pada kontribusi nyata terhadap peningkatan kesehatan masyarakat dan upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik pengelolaan obat yang benar
Pemanfaatan Sayur Bayam Sebagai Cemilan Sehat untuk Mengatasi Stunting di Desa Hatusua, Kab. Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku Male, Yusthinus Thobias; Sohilait, Hanoch Julianus; Sekewael, Serly Jolanda; Kapelle, Imanuel Berly Delvis; Tehubijuluw, Hellna; Bijang, Chaterina Manukpadang; Hattu, Nikmans; Telussa, Ivonne; Siahaya, Antho Netty; Rosmawaty, Rosmawaty; Sohilait, Mario Rowan
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i1.19628

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Desa Hatusua, Seram Bagian Barat, menghadapi tantangan dalam pemenuhan gizi seimbang akibat rendahnya konsumsi makanan bergizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi serta memperkenalkan inovasi pengolahan sayur bayam sebagai cemilan sehat yang menarik bagi anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup survei awal, dan pelatihan pembuatan cemilan berbahan dasar bayam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi, serta perubahan pola makan anak-anak yang lebih menerima cemilan berbahan dasar bayam. Selain itu, beberapa peserta berantusias mengikuri pelatihan dalam pembuatan kripik bayam berbasis cemilan sehat sebagai peluang ekonomi lokal. Keberhasilan program ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis pangan lokal dan keterlibatan masyarakat secara aktif dapat menjadi solusi efektif dalam penanggulangan stunting. Program ini berpotensi dikembangkan lebih luas dengan dukungan pemerintah dan berbagai pihak terkait guna menciptakan keberlanjutan dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Pengolahan Nata de Coco sebagai Produk Potensial Limbah air Kelapa Asal Desa Tial Kecamatan Salahutu Hasanela, Nurani; Telussa, Ivonne; Kapelle, Imanuel Berly Delvis; Sohilait, Mario Rowan; Maahury, Mirella Fonda; Rahayu, Rahayu
Innovation for Community Service Journal Vol 1 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v1i1.8392

Abstract

Masyarakat Tial memiliki lahan perkebunan kelapa yang sangat luas. Kekayaan alam ini menjadi salah satu sumber alam yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pemanfaatan limbah buah kelapa oleh masyarakat tial merupakan salah satu alternative peningkatan nilai ekonomis buah kelapa. Masyarakat tial memiliki prospek yang besar dalam meningkatkan perekonomian dengan pengolahan limbah air kelapa menjadi produk potensial. Untuk itu dengan program pengabdian masyarakat, Jurusan kimia FMIPA mengembangkan produk-produk berbasis pemanfaatan kelapa salah satunya yaitu produk Nata de coco. Nata de coco merupakan produk microbial secara fermentasi yang memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Pembuatan Nata de Coco memerlukan waktu sekitar 7 sampai 14 hari. Hasil yang didapatkan memberikan ketebalan dan warna yang sangat baik sehingga produk ini menjadi bahan yang dapat diusahakan oleh masyarakat desa Tial sebagai peluang peningkatan perekonomian mereka.
Pengenalan Sel Surya Berbasis Mikroalga Kepada Siswa SMK Negeri 4 Ambon Lilipaly, Eka Rahmat Mahayani Anthonio Putera; Telussa, Ivonne; Pormes, Ludwina
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i2.15951

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat adalah bentuk tanggung jawab sosial atas pengembangan dan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni bagi seorang dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi langsung kepada masyarakat melalui metode ilmiah yang berorientasi pada pemecahan masalah. Pengabdian kepada masyarakat kali ini bertujuan untuk menumbuhkan dan menambah rasa keingintahuan siswa terhadap topik sains dan matematika, terutama pada siswa SMK Negeri 4 Ambon. Pada umumnya kedua mata pelajaran ini dianggap sulit oleh kebanyakan peserta didik. Banyak yang menganggap hanya orang-orang yang pintar yang belajar sains. Padahal setiap hari kita senantiasa bertemu dengan sains. Berdasarkan fenomena inilah, diperlukan suatu wadah yang dapat memunculkan rasa suka dan cinta terhadap sains, yaitu dengan cara membentuk suatu program pengenalan sains melalui demo sains khususnya eksperimen kimia sederhana. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2024, diharapkan dapat menjadikan seluruh siswa untuk mencintai sains. Oleh sebab itu kegiatan-kegiatannya dirancang secara atraktif dan edukatif agar siswa merasa senang dan kegiatan-kegiatannya juga memuat materi percobaan sains dengan metode yang menyenangkan dan menakjubkan. Penjelasan mengenai keunggulan mikroalga yang dapat diaplikasikan menjadi sel surya, diharapkan dapat memberikan rasa keingintahuan siswa mengenai energi terbarukan, khususnya sel surya berbasis bahan organik. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan siswa tentang sains di sekolah.
Sosialisasi dan Edukasi Interaktif Tentang Resistensi Antibiotik Bagi Siswa SMA Negeri 6 Maluku Tengah Usman, Dwi Anggara Putri; Telussa, Ivonne; Gaspersz, Nelson; Rutu, Irwan; Lakoan, Milda Rianty
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i2.22918

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat karena dapat menurunkan efektivitas pengobatan infeksi. Rendahnya pemahaman masyarakat, terutama remaja, terhadap penggunaan antibiotik yang benar menjadi alasan penting dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMA Negeri 6 Maluku Tengah mengenai penggunaan antibiotik secara rasional. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu pra-kegiatan (observasi dan koordinasi), pelaksanaan (sosialisasi, diskusi interaktif, dan kuis edukatif), serta evaluasi (pre-test dan post-test). Kegiatan diikuti oleh 30 siswa dan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari 30% sebelum kegiatan menjadi 80% setelah kegiatan. Siswa juga menunjukkan perubahan sikap positif terhadap penggunaan antibiotik dengan lebih berhati-hati dan tidak menggunakan obat tanpa resep dokter. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif interaktif efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan di kalangan pelajar. Kegiatan ini penting karena memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesadaran generasi muda dalam mencegah resistensi antibiotik dan berpotensi dikembangkan menjadi program berkelanjutan berbasis sekolah di wilayah kepulauan.