Claim Missing Document
Check
Articles

Resiliensi Usaha MIkro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Kebijakan Pemerintah di Masa Pandemi Covid 19 Dewi Amaliah Nafiati Raharjo; Endang Sri Mulyani
Jurnal Utilitas Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Utilitas
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/utilitas.v6i2.5250

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are businesses that play an important and strategic role as a stabilizer and dynamics of economic development in Indonesia. UMKM resilience also has tested when Indonesia experienced a monetary crisis in 1997. Currently, Indonesia is experiencing a crisis again caused by the COVID pandemic 19. The COVID 19 pandemic crisis has had a significant impact on the sustainability of MSME. Almost all MSMEs suffer losses, have difficulty running their operational activities, and even have to close down their businesses because their products cannot be absorbed by the market. This condition is again testing the resilience of MSMEs to be able to deal with the 19th COVID pandemic crisis. Various strategies have been developed to get out of this crisis. Among others by optimizing the online-based sales system that utilizes a variety of marketplace platforms to market their products. The role of the government is very important to help MSMEs to be strong in facing the COVID pandemic crisis 19. Monetary policies such as relaxation of loans, delaying installments and interest on loans as well as social assistance are a breath of fresh air for MSMEs to be able to breathe a little between the crush of the COVID pandemic crisis 19.
Penerapan Model "Contecstual Teaching Learning" dalam Peningkatan Life Skill Pelajaran Akuntansi di SMK Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal Dewi Amaliah Nafiati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 5 (2008)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.301 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v3i5.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenaipenerapan model pembelajaran contecstual teaching learning yang dilaksanakanoleh guru pada siswa dalam upaya untuk meningkatkan keterampilan dankecakapan hidup. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif karenamenggunakan angka-angka sebagai sumber pengolahan datanya, dan ditunjangoleh studi kepustakaan sesuai dengan karakteristik yang diteliti dan data yangdikumpulkan. Populasi data dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII JurusanAkuntansi SMK Negeri I Dukuhturi Kabupaten Tegal Tahun Pelalajaran2007/2008 sejumlah 100 siswa.Pengolahan data dilakukan secara statistik dengan menggunakan rumuskoefesien product moment dengan angka kasar. Pengetesan signifikasi korelasidilakukan terhadap hipotesis nihil Ho yang berbunyi “tidak ada korelasi antaravariable X dan variable Y. Ho ditolak jika harga r sama atau melebihi harga kritikr. Interpretasi terhadap korelasi product moment didasarkan atas tabel hargakritik r product moment dan standar konservatif. Adapun hasil penelitianmenunjukkan harga kritik r = +0,760, oleh karena n yang diselidiki adalah 100,sedangkan harga kritik r 95% = +0,195, maka harga r = +0,760 jauh melebihiharga kritiknya.Penerapan model pembelajaran Contecstual Teaching Learning denganpeningkatan kecakapan hidup siswa kelas XII Jurusan Akuntansi pada SMKNegeri I Dukuhturi Kabupaten Tegal terdapat korelasi dan meyakinkan.Sedangkan berdasarkan standar konservatif menunjukan harga r sebesar +0,760berada pada interval +0,600 sampai dengan +0,800 diinterpretasikan memilikinilai cukup tinggi, artinya bahwa pengaruh yang ditimbulkan dari penerapanmodel pembelajaran Contecstual Teaching Learning terhadap peningkatankecakapan hidup (life skill) siswa kelas XII Jurusan Akutansi pada SMK Negeri IDukuhturi Kabupaten Tegal adalah berpengaruh cukup tinggi. Walaupun prestasihasil belajar dari penerapan model pembelajaran Contecstual Teaching Learningberpengaruh cukup tinggi terhadap nilai kecakapan hidup siswa, namun agarlebih obyektif dalam menilai kecakapan hidup hendaknya guru menitikberatkankompetensi belajar siswa sesuai dengan jurusan bidang/program keahlianmasing-masing siswa. dalam menempatkan siswanya pada perusahaan tempatdilaksanakannya Praktek Kerja Industri (Prakerin).
Perbandingan Antara Metode Konstekstual Tipe CTL dengan Metode Kooperatif Tipe TGT Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa dalam Mata PElajaran Ekonomi Kelas X SMA N 01 Bulakamba Kabupaten Brebes Dewi Amaliah Nafiati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 6 (2009)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.34 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v3i6.30

Abstract

Permasalahan ini adalah “Apakah ada perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan metode kontekstual tipe CTL dengan metode kooperatif tipe TGT pada mata pelajaran ekonomi pada siswa kelas X SMA Negeri 01 Bulakamba Kab. Brebes tahun pelajaran 2008/2009? Tujuannya adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar ekonomi menggunakan metode kontekstual tipe CTL dengan metode kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X SMA Negeri 01 Bulakamba Kab. Brebes tahun pelajaran 2008/2009. Untuk menjawab pertanyaan tersebut diajukan jawaban sementara yaitu ada perbedaan tingkat prestasi belajar ekonomi antara siswa yang diajar dengan menggunakan metode kontekstual tipe TGT dengan yang diajar menggunakan metode kooperatif tipe TGT . Hal ini menunjukan bahwa penggunaan metode pembelajaran kontekstual tipe CTL sangat efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Guna membuktikan membuktikan hipotesis tersebut dilakukan penelitian terhadap sampel siswa sebanyak 74 siswa sebagai responden, 37 siswa kelompok eksperimen dan 37 siswa kelompok kontrol. Berdasarkan dari hasil analisis yang menggunakan perhitungan uji t dapat bahwa t hitung sebesar 3,00 yang ada pada daerah penolakan Ho untuk untuk taraf signifikan 1% dan dk 68 diperoleh t table sebesar 2,382, karena t hitung lebih besar dibandingkan t table maka terdapat perbedaan rata-rata prestasi belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, sedangkan rata-rata nilai yang diperoleh kelas eksperimen sebesar 79,49 dan kelas kontrol sebesar 73,24. Keberhasilan prestasi belajar yang dicapai siswa yang diajar menggunakan metode pembelajaran kontekstual tipe CTL lebih baik dari pada siswa yang tidak diajarkan menggunakan metode pembelajaran tipe CTL(metode kooperatif tipe TGT) menunjukan betapa besar manfaat penggunaan metode pembelajaran kontekstual tipe CTL.
Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Melalui Penggunaan Multimedia Dewi Amaliah Nafiati Dewi Amaliah Nafiati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2011)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.294 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v6i1.50

Abstract

GURU sebagai tenaga profesional harus trusmelakukan perubahan-perubahan ataupenyesuaian dalam strategi, pendekatan, danteknologi pembelajaran. Sebagaimanadikemukakan oleh Gerstnet, dkk (Supriadi,2003: 4) bahwa peran guru pada abad ke-21di antaranya adalah “teacher as learning –who always improve and renew treriknowledge”.Hal tersebut dapat dilakukan denganmengintegrasikan teknologi dalam prosespembelajaran. Dengan memanfaatkanteknologi, menurut Centron (1988), prosesbelajar untuk menguasai ilmu pengetahuandan teknologi semakin cepat dan hematwaktu dan prosesnya akan semakinindividual sesuai dengan kebutuhan setiapsiswa, tetapi sekaligus massal.
Pengaruh Professioalisme dan Motivasi Guru Terhadap Jenjang Karir Guru SD di Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Dewi Amaliah Nafiati; Neni Hendaryati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.421 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v8i2.68

Abstract

Profesionalisme guru adalah kemampuan guru dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya dalam lapanganpendidikan yang di peroleh melalui pendidikan dan latihan lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengujiapakah profesionalisme guru dan motivasi guru berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap jenjangkarir guru SD di Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.Popolasi penelitian adalah guru SD yang berstatuspegawai negeri sipil dengan pangkat/ golongan IV/a berjumlah 166 orang guru dan IV/b yang berjumlah 2orang guru. Sampel di ambil menggunakan teknik purposive sampling, sehingga di peroleh sampel sebesar42 orang guru yaitu 40 orang dengan pangkat IV/a dan 2 orang dengan pangkat IV/b. Data penelitiandianalisis dengan menggunakan alat statistik, yaitu uji F untuk mengetahui secara keseluruhan pengaruh darisemua variabel independent secara simultan terhadap variabel dependent.Hasil penelitian dapat di lihat dariuji ANOVA atau F test, diperoleh F hitung sebesar 134,659 dengan tingkat probabilitas 0.000 (signifikansi).Karena probabilitas jauh lebih kecil dari 0,01, maka model regresi dapat dikatakan bahwaindependentvariable yaitu Profesionalisme Guru dan Motivasi Gurusecara simultan berpengaruh terhadap Jenjang KarierGuru SD di Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.
Lingkungan Belajar dan Kecerdasan Emosional Sebagai Faktor yang Mempengaruhi Stres Kuliah Mahasiswa Dewi Amaliah Nafiati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.454 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i1.77

Abstract

Lingkungan belajar merupakan manifestasi mahasiswa dalam proses belajar. Kecerdasan emosional melatih kemampuanmahasiswa untuk mengelola perasaannya, memotivasi dirinya, kesanggupan untuk tegar dalam menghadapi frustasi,kesanggupan mengendalikan dorongan dan menunda kepuasaan sesaat, mengatur suasana hati yang reaktif, serta mampuberempati dan bekerja sama dengan orang lain sehingga dapat mendukung seorang mahasiswa untuk menghadapi streskuliah dan mencapai tujuan serta cita-citanya.Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah lingkungan belajar dankecerdasan emosional mahasiswa berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap stres kuliah pada mahasiswaPendidikan Ekonomi, FKIP-UPS Tegal.Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa FKIP-Universitas Pancasakti Tegal.Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Responden penelitian ini adalah mahasiswa semester VIII(delapan) sebanyak 87 mahasiswa yang tersebar pada tiga kelas. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan alatstatistik, yaitu uji F untuk mengetahui secara keseluruhan pengaruh dari semua variabel independent secara simultantehadap variabel dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lingkungan Belajar dan Kecerdasan Emosional secarasimultan berpengaruh terhadap Stres Kuliah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas PancasaktiTegal. Pengujian ini menunjukkan hasil yang signifikan dan berarti dapat disimpulkan bahwa lingkungan belajar yang baikdapat mengurangi stres kuliah pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Pancasakti Tegal.Kecerdasan emosional berpengaruh positif terhadap stres kuliah pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIPUniversitas Pancasakti Tega
Pengaruh Ability and Effort, Emotional Skill dan Lingkungan Belajar Terhadap Penguasaan Mata Kuliah Pengantar Akuntansi Dewi Amaliah Nafiati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.828 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v9i2.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ability and effort(kemampuan dan usaha), Emotional Skill, dan Lingkungan Belajar terhadappenguasaan Mata Kuliah Pengantar Akuntansi. Penelitian ini dilaksanakan diPerguruan Tinggi Jawa Tengah yang memiliki Jurusan Akuntansi. Populasi dalampenelitian adalah mahasiswa dari perguruan tinggi (universitas) yang telahmengambil Mata Kuliah Pengantar Akuntansi. Penentuan sampel menggunakanteknik purposive sampling. Dari populasi sebanyak 28 universitas baik negerimaupun swasta terpilih 22 universitas sebagai anggota sampel. Data penelitiandiperoleh melalui angket dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan TeknikAnalisis Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwaprestasi belajar mahasiswa dalam mata kuliah pengantar akuntansi dipengaruhisecara signifikan oleh semua variabel penelitian (ability and effort, emotional skill,dan lingkungan belajar). Implikasi dari penelitian ini adalah Dosen pengampusebelum memberikan perkuliahan perlu diketahui dan dipertimbangkan potensipotensi yang dimiliki mahasiswa dengan mengungkapkan faktor-faktor yangberpengaruh positif terhadap penguasaan mata kuliah yang diampu. Selain itu jugahendaknya dapat mensinergikan faktor-faktor yang telah terbukti berpengaruhpositif dan signifikan (Ability and Effort, Emotional Skill, dan Lingkungan Belajar)terhadap proses dan hasil belajar dalam perkuliahan.
Sistem Pembelajaran di Sekolah Dasar Kelas Rendah Berbasis Paikem Gembrot Guru SD di Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Dewi Apriani; Dewi Amaliah Nafiati; Neni Hendaryati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.033 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v10i1.91

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar kelas rendah membutuhkan motivasi yang tinggi. Pendidikandi klas rendah ini innovasi dan kreatifitas sangat di perlukan untuk mewujudkan motivasi,innovasi dan kreatifitas tersebut diperlukan berupa pendampingan pada guru sekolah dasardengan metode pembelajaran PAIKEM GEMBROT. Sistem pembelajaran PAIKEM GEMBROTmerupakan pembelajaran yang menyenangkan dengan media yang sederhana dan mudahdiadakan yaitu dengan media kertas atau semacamnya yang dibentuk dan dipotong sesuaikreasi dan innovasi guru agar dapat menarik bagi siswa, kemudian diberi tulisan yang terdiridari satu kata saja dalam pokok bahasan tertentu kemudian kata tersebut dicari makna,sinonim, antonim dan lain-lain, kemudian dilakukan berpasangan dimana siswa yang satumencari pasangan dengan siswa yang lain dipandu dan atau diawasi oleh guru di klasrendah tersebut, Jadi intinya membantu siswa mempermudah pemahaman materi pokokbahasan atau sub pokok bahasan sehingga siswa dapat memahami pokok bahasan tersebutdan guru dapat mencapai tujuan pembelajaran pada pokok bahasan tersebut
Expo Kewirausahaan Untuk Membangkitkan Minat Berwirausaha dan Pembentukan Karakter Kemandirian Dewi Amaliah Nafiati; Neni Hendaryati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.979 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v12i2.143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan bukti empiris mengenai: 1) expo kewirausahaan dapat membangkitkan minat berwirausaha mahasiswa, 2) expo kewirausahaan dapat membangkitkan pembentukan karakter kemandirian, 3) expo kewirausahaan secara simultan dapat membangkitkan minat berwirausaha dan pembentukan karakter kemandirian. Jenis penelitian ini asosiatif kausal dan dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP, Universitas Pancasakti Tegal. Penelitian ini termasuk penelitian populasi dengan jumlah responden sebanyak 67 mahasiswa yang sudah mengikuti mata kuliah praktik kewirausahaan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Uji validitas dan reliabilitas digunakan sebagai uji instrumen. Uji normalitas, uji homogenitas varian dan homogenitas varian menjadi prasyarat kualitas data, sedangkan manova digunakan sebagai uji hipotesisnya. Instrumen valid sebanyak 43 butir dengan reliabilitas masuk dalam kriteria cukup-tinggi. Hasil uji normalitas menunjukkan hasil bahwa nilai signifikansi variabel XY1 sebesar 0,882 dan nilai signifikansi variabel XY2 sebesar 0,711. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa data residual berdistribusi normal. Hasil uji Levene menunjukkan bahwa nilai signifikansi minat berwirausaha sebesar 0,576 dan signifikansi karakter kemandirian sebesar 0,457. Nilai keduanya >0,05 maka dapat dikatakan bahwa Y1 dan Y2 memiliki varian yang homogen, sehingga manova bisa dilanjutkan. Dilihat dari signifikansi Box’s M sebesar 0,227. Artinya nilai tersebut tidak signifikan atau > 0,05, sehingga covarian dinyatakan sama dan analisis maova dapat dilanjutkan. Hasil uji manova menyatakan bahwa: 1) expo kewirausahaan dapat membangkitkan minat berwirausaha mahasiswa, 2) expo kewirausahaan dapat membangkitkan karakter kemandirian mahasiswa, 3) minat berwirausaha dan karakter kemandirian mahasiswa dapat dibangkitkan melalui expo kewirausahaan
Entrepreneurial Attitudes and Interpersonal Communication in Teaching Students Dewi Amaliah Nafiati; Sukirno Sukirno; Endang Mulyani
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 16 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v16i2.338

Abstract

The purpose of the study was to describe the entrepreneurial attitude and interpersonal communication of teaching students. This study uses a cross sectional design and a quantitative descriptive approach through the explanatory method. The research sample was 168 respondents with purposive sampling technique. The data collection technique used a questionnaire, the analysis technique was a technique for categorizing the mean results from hypothetical statistics and the Kruskal-Wallis test. The research findings are the entrepreneurial attitude of teacher students in the low category of 60.07% and the mean result of the Kruskall Wallis test is 31.7321. The students' interpersonal communication is also in the low category of 43.45% and the mean value of the Kruskall Wallis test is 26.6488. Practical and academic implications of research findings for policy makers and future researchers in the field of entrepreneurship education to find effective learning process formulations to shape entrepreneurial attitudes and improve teacher student interpersonal communication.