Claim Missing Document
Check
Articles

Resiliensi guru pembentuk profesionalisme guru Nafiati, Dewi Amaliah Nafiati; Hendaryati, Neni
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 2 No. 01 (2024): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2023/ns.v2i01-pp50

Abstract

Resilient teacher’s merupakan kapasitas guru untuk tangguh dalam situasi sulit, menjaga "ketangguhan sehari-hari." Pentingnya konsep ini tidak hanya berlaku pada guru, tetapi juga pada siswa. Perubahan paradigma guru sebagai penanggung jawab dalam mengelola stres dan masalah menantang, menekankan upaya menjaga motivasi, komitmen, dan fokus dalam proses pembelajaran. Resiliensi sebagai titik balik dari kondisi sulit terkait pengabdian, efikasi, dan motivasi dalam mencerdaskan siswa. Faktor pelindung dan risiko seperti kemampuan mengendalikan emosi, kontrol impuls, fleksibilitas kognitif, self efficacy, berpikir optimis dan realistis, empati, dan kemampuan berkomunikasi tak terpisahkan dari resiliensi guru. Konsep relasional dalam pembelajaran harus dipertahankan. Guru yang resilien akan berjuang untuk sukses dalam pembelajaran karena melihat profesi sebagai panggilan jiwa, siap menghadapi berbagai kondisi. Resilient teacher’s menjadi prinsip peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, di mana guru tangguh menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, ketekunan, dan kemampuan mengatasi situasi sulit, tanpa memikirkan keuntungan materi dalam pengabdian kepada bangsa.
COOPERATIVE LEARNING : ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN COMMUNICATION SKILL PADA SEKOLAH BOARDING Rismawati, Noviana; Nafiati, Dewi Amaliah; Azami, Tomi; Hendaryati, Neni
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 9, No 2 (2024): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpe.v9i2.3656

Abstract

The teacher's role in improving students' communication skills when learning economics in boarding-based schools has a big influence in the classroom. Teachers must know the appropriate steps to determine the success of learning through the cooperative learning model. The cooperative learning model can improve critical thinking skills, formulate arguments, and work together to solve problems. The aim of this research is to improve the communication skills of students in boarding-based schools when learning economics through a cooperative learning model. This research uses quantitative methods with experiments.  Sampling used a cluster random sampling technique. The research sample is class X SMA Al-Irsyad Tegal which is based on boarding. Researchers conducted experimental research by giving each sample the same treatment. The results of the Paired t-test in this study show that the sig (2-tailed) value is 0.00 < 0.05. This means that applying the cooperative learning model can optimize communication skills. So, it can be concluded that the cooperative learning model implemented in high school based on boarding can be used as an alternative to improve communication skills
Entrepreneurial Attitudes and Interpersonal Communication in Teaching Students Nafiati, Dewi Amaliah; Sukirno, Sukirno; Mulyani, Endang
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v16i2.338

Abstract

The purpose of the study was to describe the entrepreneurial attitude and interpersonal communication of teaching students. This study uses a cross sectional design and a quantitative descriptive approach through the explanatory method. The research sample was 168 respondents with purposive sampling technique. The data collection technique used a questionnaire, the analysis technique was a technique for categorizing the mean results from hypothetical statistics and the Kruskal-Wallis test. The research findings are the entrepreneurial attitude of teacher students in the low category of 60.07% and the mean result of the Kruskall Wallis test is 31.7321. The students' interpersonal communication is also in the low category of 43.45% and the mean value of the Kruskall Wallis test is 26.6488. Practical and academic implications of research findings for policy makers and future researchers in the field of entrepreneurship education to find effective learning process formulations to shape entrepreneurial attitudes and improve teacher student interpersonal communication.
Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pengolahan Limbah Organik Kulit Pisang Amaliah Nafiati, Dewi; Hendaryati, Neni; Afifah, Nurul; Marlinda, Widya Antika; Silviana, Vina Ayu; Amrizal, Amrizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 5 (2024): JPMI - Oktober 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.2921

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan keberdayaan individu dalam suatu komunitas. Salah satu pendekatan yang inovatif dalam pemberdayaan masyarakat adalah dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia di sekitar mereka. Tulisan ini mengkaji potensi pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan industri keripik kulit pisang. Kulit pisang, limbah organik yang sering diabaikan, memiliki potensi ekonomi dan lingkungan yang besar. Dengan pendekatan ini, masyarakat lokal dapat mengubah limbah kulit pisang menjadi produk bernilai tinggi, seperti keripik kulit pisang. Proses produksi keripik ini melibatkan pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi anggota masyarakat, menciptakan peluang pekerjaan baru, dan memperkuat ekonomi lokal. Melalui pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat positif secara langsung dari pengembangan industri keripik kulit pisang. Pemberdayaan ini bukan hanya menghasilkan pendapatan tambahan, tetapi juga meningkatkan rasa memiliki, kemandirian, dan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat lokal. Dengan demikian, inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan produk seperti keripik kulit pisang dapat menjadi model yang inspiratif untuk merangsang perkembangan ekonomi lokal sambil memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Menuju Pendidikan Berintegritas: Studi Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Dana BOS Simanjuntak, Melissa Nathania; Nafiati, Dewi Amaliah; Hendaryati, Neni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1588

Abstract

Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya pengelolaan dana BOS yang transparan dan akuntabel di tingkat sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Sekolah, Bendahara I, Bendahara II, Komite Sekolah, dan Wali Murid. Instrumen yang digunakan meliputi pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi laporan keuangan. Data dianalisis menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan sekolah telah melakukan upaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS, seperti menyusun laporan keuangan, keterbukaan informasi kepada publik, dan menerapkan mekanisme pengawasan internal yang efektif. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun upaya yang dilakukan sudah baik, masih diperlukan penguatan pengawasan dan peningkatan kapasitas manajemen keuangan. Penelitian ini menyarankan perlunya penguatan pengawasan internal, peningkatan kemampuan manajerial keuangan, dan pengembangan komunikasi yang efektif dengan pemangku kepentingan.
Desain Instrumen Tes Capaian Pembelajaran Matematika Dengan Uji Validitas Pearson Correlation Lusiana, Ika Septi; Susongko, Purwo; Nafiati, Dewi Amaliah
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1700

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi di dunia pendidikan adalah pengembangan instrumen asesmen yang valid dan dapat diandalkan untuk mengukur capaian pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model instrumen tes yang valid guna mengukur capaian pembelajaran matematika dalam Kurikulum Merdeka di akhir fase D. Dalam pengembangan instrumen ini, peneliti menggunakan pendekatan uji validitas dengan metode Pearson correlation untuk memastikan bahwa setiap butir soal dapat secara akurat merefleksikan pemahaman dan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematika. Data yang diperoleh dari pengujian instrumen melibatkan respon peserta didik yang kemudian dianalisis menggunakan rumus Pearson correlation. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua butir soal memiliki koefisien korelasi yang signifikan, dengan nilai di atas ambang batas yang ditetapkan, sehingga dinyatakan valid. Validitas instrumen ini sangat penting untuk memastikan bahwa evaluasi hasil belajar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kurikulum Merdeka, serta mendukung pencapaian tujuan kurikulum dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan asesmen pendidikan yang lebih efektif dan efisien
PJBL: MENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK DI SMA Indrayani, Pungki; Apriani Fr, Dewi; Hendaryati, Neni; Nafiati, Dewi Amaliah
Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 12, No 2 (2024): Promosi
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jp.v12i2.10395

Abstract

Abstract Education is an effort to increase the nation's intelligence and improve the quality of society in Indonesia. It is important that teachers and students work together to achieve educational goals. However, often the learning process is still focused on the role of the teacher, the use of less innovative lecture methods causes students to become bored and less active. The method applied in this research is literature study. There is various evidence that supports the PjBL learning model to increase student activity. It should be remembered that supervision and guidance from educators is still needed to ensure the successful implementation of this learning model. Based on the results of the literature study, it can be concluded that the PjBL learning model is effective in increasing student activity in high school level economics subjects. The use of the PjBL model in learning activities results in increased student learning activities. The stages in the PjBL model show significant potential in increasing student activity. However, to successfully implement this learning model, educator creativity is also very important.
Construct Validation of Science Literacy Instrument with Rasch Modeling on Students of Grade VIII Junior High School Tabacholly, Fahriana Alfiokti; Susongko, Purwo; Nafiati, Dewi Amaliah
Journal of English Language and Education Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i1.652

Abstract

This study aims to develop and analyze science literacy assessment instruments for grade VIII junior high school students using Rasch modeling. The development and analysis of the instrument was carried out with an approach that includes content, substantive, structural, and consequential aspects. The science literacy assessment instrument was developed based on eight science learning materials for grade VIII semester 1, designed to represent science literacy competencies according to PISA standards, namely: explaining phenomena scientifically, interpreting data and evidence scientifically, and evaluating and designing scientific enquiry. The questions are presented in the form of multiple choice with a total of 48 itemsThis study used the Research and Development (RD) method with Tessmer's Formative Research design. The research approach applied is mixed methods, which combines qualitative and quantitative approaches. Research data were obtained from 158 students at SMPN 7 Brebes. The results of data analysis using the Rasch model with the R version 4.4.2 program and the eRm package showed that 85% of the items were valid with a p value 0.01. Based on validation covering content, psychometric, and construct aspects (consisting of content, substantive, structural, and external), this instrument meets the requirements as a good quality item
Development of Academic Supervision Based on the TIRTA-Innovative Coaching Flow to Improve Teachers' Professional Competence Handayani, Mugih; Hartinah, Sitti; Nafiati, Dewi Amaliah
Journal of English Language and Education Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i1.617

Abstract

This research in the form of developing academic supervision based on TIRTA-Innovative Coaching flow as an innovative approach in academic supervision aims to 1) Describe the condition of TIRTA-Innovative coaching-based academic supervision that is currently applied in improving teachers' professional competence; 2) Develop a development model of TIRTA-Innovative coaching-based academic supervision; 3) Test the effectiveness of the model in improving teachers' professional competence; 4) Identify the TIRTA-Innovative coaching-based academic supervision model in improving the professional competence of elementary school teachers in Dabin Dr. Wahidin Sudiro Husodo; 5) Describe the TIRTA-Innovative coaching-based academic supervision framework model. This research method involves a qualitative approach with a design using library research by using studies related to various writings, both in the form of books, journals, articles, and other appropriate sources, as well as analyzing documents related to academic supervision. This research makes a significant contribution to the development of TIRTA-Innovative flow coaching-based academic supervision. The findings can provide practical guidance for education practitioners, principals, and policy developers in improving teachers' professional competence.
Kontradiksi dalam penetrasi QRIS bagi UMKM Hendaryati, Neni; Dewi Amaliah Nafiati; Nur Azizah Oktaviana; Indah Safitri
EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol. 1 No. 13 (2025): Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/equilibrium.v1i13.21025

Abstract

Tidak semua UMKM memahami arti penting penggunaan QRIS sebagai media transaksi digital. Masih terdapat gerai/ Toko di wilayah Kota Tegal dan Kabupaten Tegal yang belum menggunakan QRIS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kontradiksi penetrasi QRIS pada UMKM serta strategi yang digunakan untuk mendorong adopsi QRIS terhadap UMKM. Metode penelitian dikembangkan menggunakan kerangka theory of planned behaviour dan technology acceptance model, serta disesuaikan dengan konteks UMKM Indonesia, melalui penelitian kualitatif yang telah dilakukan. Data empiris dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan kuesioner yang melibatkan UMKM di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal, kemudian dianalisis dengan di reduksi, disajikan dan disimpulkan secara komprehensif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kontradiksi penetrasi QRIS bagi UMKM di lihat dari faktor ekstern yaitu, persepsi, keamanan, manfaat dan hambatan/ kendala. Kontradiksi menitik beratkan pada faktor keamanan, manfaat dan hambatan/ kendala yang dihadapi. Strategi yang tepat diperlukan jika Bank Indonesia mentargetkan 27 juta transaksi non tunai di tahun 2024 seperti, peningkatan literasi keuangan, penawaran fasilitas, pengembangan infrastruktur teknologi, perkuat regulasi dan kebijakan, kemitraan, dan mendorong inklusi keuangan dan kewirausahaan digital.